Anda di halaman 1dari 11

PNEUMONIA NEONATAL

Definisi
Pneumonia neonatal merupakan infeksi paru
yang terjadi perinatal/pascanatal yang
dikelompokkan menjadi :
Kongenital pneumonia

1. Disebut juga early onset pneumonia


(umur3 hari pertama)
2. Penularan transplasenta
.Post amnionitis pneumonia

1. Penularan darri flora vagina secara


ascending
2. Predisposisi : persalinan prematur, KPD,
persalinan memanjang dengan dilatasi
serviks, pemeriksaan obstetri yang sering
Transnatal pulmonal
1. Tidak ada bukti korioamnionitis atau infeksi
pada ibu
2. Onset lambat
3. Proses infeksi selalu terjadi pada paru
4. Penyebab terbanyak grup B streptokokus
. Nasokomial pneumonia

Didapat selama perawatan di RS dengan faktor


predisposisi BBL <1500 gram, dirawat
lama,penyakit yang berat, prosedur invasif
banyak, peralatan ventilator terkontaminasi,
kebersihan petugas kurang.
Epidemiologi
1% pada bayi cukup bulan
10% pada bayi kurang bulan
Kejadian meningkat pada neonatus yang
dirawat di NICU
Etiologi

Bakte Group streptokokus, stap. Aureus,


stapilokokus epidermis, e.coli,
pseudomonas, serratia marcescens,
ri klebsiella

Virus RSV, adenovirus, enterovirus, cmv

Jamur Candida
Patofisiologi
Transplasenta
Kuman/agent melalui plasenta
hematogen paru-paru janin pnemonia
(kongenital pnemonia) / early onset
pneumonia
Ascending infeksi
Kuman/agent dari flora vagina ascending
menyebar ke chorioconic plate amnionitis
aspirasi paru pneumonia
Gambaran Klinis
Tidak mau minum
Ada riwayat

Letargi
takikardia janin Distensi abdomen
Suhu tidak stabil
Skor APGAR rendah

Asidosis metabolik
Segera setelah lahir
terjadi distres napas
Takikardia
Perfusi perifer kurang
Diagnosis
Pemeriksaan Laboratorium
Analisa cairan lambung setelah lahir,

bila leukosit (+) menunjukkan adanya


inflamasi amnion risiko pneumonia tinggi
pengecatan gram, bila bakteri (+) berarti
janin menelan flora vagina risiko infeksi
Kultur darah bila (+) kuman penyebab
Photo thorax infiltrat (+)
Penatalaksanaan
(sebelum hasil kultur ada : antibiotika)

Ampisilin Gentamisin
umur 0-7 hari : 100 mg/kgBB/hari, IV, Dosis 2,5 mg/kgBB/dosis, IV, IM,
IM dibagi 2dosis diberikan :
umur > 7 hari : 100 mg/kgBB/hari, IV, Umur < 7 hari
IM dibagi 3-4 dosis UK < 28 mgg diberikan tiap 36 jam
UK 28-32 mgg, diberikan setiap 24 jam
UK> 32 mgg diberikan tiap 18 jam
Umur > 7 hari
UK < 28 mgg, diberikan setiap 24 jam
UK 28-32 minggu diberikan setiap 18 jam
UK > 32 minggu diberikan setiap 12 jam
Cukup bulan diberikan setiap 8 jam

Setelah ada hasil kultur sesuaikan dengan


resistensi dan sensitivitasnya
Prognosis
Kematian 20-40%