Anda di halaman 1dari 32

* Journal Reading

A Trial of Wound Irrigation in the


Initial Management of Open Fracture
Wounds
IDENTITAS JURNAL
Judul : A Trial of Wound
Irrigation in the Initial
Management of Open
Fracture Wounds

Publish : New England


Journal of Medicine,
2015
ABSTRAK

LATAR BELAKANG

METODE

HASIL

DISKUSI

KESIMPULAN
ABSTRACT
Pengelolaan fraktur terbuka
memerlukan irigasi luka dan
debridement untuk menghilangkan
kontaminan, tetapi efektivitas
berbagai tekanan dan cairan untuk
Latar irigasi masih kontroversial. Kami
Belakang meneliti efek dari sabun Kastilia
dibandingkan irigasi normal saline
disampaikan dengan cara tekanan
irigasi tinggi, rendah, atau sangat
rendah.
Desain penelitian 2 dari 3
faktorial, pada 41central,
secara acak , pasien fraktur
terbuka extremitas yang
menjalani irigasi dengan 3
jenis tekanan yang berbeda
METODE serta salah satu dari jenis
cairan untuk mencuci. (sabun
kastilia atau normal saline).
Hasil akhir yang dilihat adalah
reoperasi dalam 12 bulan
setelah operasi untuk
frakturnya.
Sebanyak 2.551 pasien, di antaranya
2.447 dianggap memenuhi syarat dan
termasuk dalam analisis akhir.
Reoperation terjadi di 109 dari 826 pasien
(13,2%) pada kelompok-tekanan tinggi,
103 dari 809 (12,7%) pada kelompok-
tekanan rendah, dan 111 dari 812 (13,7%)
pada kelompok-tekanan yang sangat

*HASIHAhshad
rendah. rasio hazard untuk tiga
perbandingan berpasangan adalah sebagai
berikut: untuk rendah dibandingkan
HASIL tekanan tinggi, 0,92 (95% confidence
interval [CI], 0,70-1,20; P = 0.53), untuk
tinggi dibandingkan tekanan yang sangat
rendah, 1,02 (95% CI, 0,78-1,33; P =
0,89), dan untuk rendah dibandingkan
tekanan yang sangat rendah, 0,93 ( 95%
CI, 0,71-1,23; P = 0.62). Reoperation
terjadi di 182 dari 1.229 pasien (14,8%)
pada kelompok sabun dan di 141 dari
1.218 (11,6%) pada kelompok saline (rasio
hazard, 1,32, 95% CI, 1,06-1,66; P =
0,01).
LATAR
BELAKANG
Menghi
ndari
infeksi
dan
memper
cepat
penyem
buhan
luka
Kontroversi pemilihan tekanan irigasi dan dan
cairan yang digunakan tulang.
Irrigation Pressure Solution
1.HIGH PRESSURE NORMAL SALINE.1

2.LOW PRESSURE SOAP.2

3.VERY LOW PRESSURE

Tekanan tinggi dapat lebih efektif dari tekanan


rendah untuk menghilangkan daerah kotor dan
berbakteri tapi dapat menambah kerusakan
tulang dan memperlambat penyembuhan.
Tekanan rendah dapat menghindari kerusakan
tulang dan perlambatan penyembuhan tapi
mungkin tidak efektif menghilangkan daerah
Kami meneliti efek dari alternatif tekanan dan sabun Kastilia
dibandingkan irigasi normal saline pada komposit dari sejumlah alasan
yang berbeda untuk reoperations dalam waktu 12 bulan setelah operasi
awal
METODE
INKLUSI
Prosedur
>20 psi

5-10 psi

Steril 1-2 psi

Follow up : 1,2, 6 miggu , 3,6, 9 dan 12 bulan post op.


Point penilaian Penelitian
Operasi berulang :
Jenis Operasi Ulang
irigasi dan debridement untuk luka yang
terinfeks
irevisi dan penutupan untuk dehiscence luka
untuk luka yang terinfeksi atau nekrotik
drainase hematoma
reoperation untuk kegagalan hardware yang
mungkin terkait dengan infeksi,
woundhealing , atau masalah penyembuhan
tulang (misalnya, maluniuon atau nonunion)
cangkok tulang atau prosedur implan-ganti
nonunion didirikan pada pasien dengan
celah fraktur pasca operasi kurang dari 1 cm
dynamizations kuku intramedulla di ruang
operasi (dinamisasi melibatkan
penghapusan penguncian baut dari kuku
Analisis data : regresi COX bertingkat
sesuai tingkat keparahan fraktur terbuka

P
<0,05
*HASIL
Tabel 1. Karakteristik Subjek
Telaah
Kritis
* Judul dan Pengarang
No. Kriteria Ya (+) atau Tidak
(-)
1 Jumlah kata dalam judul < 12 +
kata (11 kata)
2 Deskripsi judul Menggambarkan
isi utama
penelitian, menarik
dan tanpa
singkatan
3 Daftar penulis sesuai aturan +
jurnal
4 Korespondensi penulis +
5 Tempat & waktu penelitian Tempat (+)
dalam judul Waktu (+)
Abstrak

No. Kriteria Ya (+) atau Tidak (-)


1 Abstrak satu paragraf -

2 Mencakup komponen IMRC +

3 Secara keseluruhan informatif +

4 Tanpa singkatan selain yang baku +

5 Kurang dari 250 kata -


(355)
Pendahuluan
No. Kriteria Ya (+) atau Tidak (-)
1 Terdiri dari dua bagian atau dua -
paragraf

2 Paragraf pertama mengemukakan -


alasan dilakukan penelitian

3 Paragraf kedua menyatakan -


hipotesis atau tujuan penelitian

4 Didukung oleh pustaka yang relevan +

5 Kurang dari satu halaman +


Bahan dan Metode Penelitian

No. Kriteria Ya (+) atau Tidak (-)


1 Jenis dan rancangan penelitian +
2 Waktu & tempat penelitian +
3 Populasi sumber +
4 Teknik sampling +
5 Kriteria inklusi +
6 Kriteria ekslusi -
7 Perkiraan dan perhitungan +
besar sampel
8 Perincian Cara penelitian +
9 Blind +
10 Uji statistik +
11 Program komputer +
12 Persetujuan subjek (IC) +
Hasil
No. Kriteria Ya (+) atau Tidak (-)

1 Jumlah subjek +

2 Tabel karakteristik subjek +

3 Tabel hasil penelitian +

4 Komentar & pendapat penulis ttg +


hasil

5 Tabel analisis data dengan uji +


Pembahasan, Kesimpulan, Daftar Pustaka
No. Kriteria Ya (+) atau Tidak (-)
1 Pembahasan & kesimpulan dipaparkan +
terpisah
2 Pembahasan & kesimpulan dipaparkan +
dengan jelas
3 Pembahasan mengacu dari penelitian +
sebelumnya
4 Pembahasan sesuai landasan teori +
5 Keterbatasan penelitian +
6 Simpulan utama +
7 Simpulan berdasarkan hasil penelitian +
8 Saran penelitian -
9 Penulisan daftar pustaka sesuai aturan +
* Bukti Valid
Pertanyaan
Apakah alokasi pasien pada YA
penelitian ini dilakukan secara
acak?
Apakah pengamatan pasien YA
dilakukan secara cukup panjang
dan lengkap?
Apakah semua pasien dalam YA
kelompok yang diacak, dianalisis?
Apakah pasien dan dokter tetap YA
blind dalam melakukan terapi,
selain dari terapi yang diuji?
Apakah kelompok terapi dan YA
kontrol sama?
*Bisa Diterapkan
Dapat Diterapkan
Apakah pada pasien kita terdapat Tidak, bisa diterapkan
perbedaan bila dibandingkan
dengan yang terdapat pada
penelitian sblmnya sehingga hasil
tsb tdk dpt diterapkan pada
pasien kita?
Apakah terapi tersebut mungkin Ya
dapat diterapkan pada pasien
kita?
Apakah pasien memiliki potensi Menguntungkan
yang menguntungan atau
merugikan bila terapi tsb
diterapkan?
*Lembar kerja telaah kritis
terapi
1. Apakah lokasi subyek penelitan ke kelompok terapi atau ya Tidak Tidak
kontrol betul betul secara acak (random) atau tidak ? diketahui

2.Apakah semua keluaran (outcome) dilaporkan ? ya Tidak Tidak


diketahui

3.Apakah lokasi penelitian menyerupai lokasi anda bekerja ya Tidak Tidak


atau tidak ? diketahui

4.Apakah kemaknaan statistik maupun klinis dipertimbangkan ya Tidak Tidak


atau dilaporkan ? diketahui

5.Apakah tindakan terapi yang dilakukan dapat dilakukan ya Tidak Tidak


ditempat anda bekerja atau tidak ? diketahui

6.Apakah semua subyek penelitian dipertimbangkan dalam ya Tidak Tidak


kesimpulan ? diketahui