Anda di halaman 1dari 11

PRESENTASIKASUS

OUTPATIENT ENCOUNTER
BLOK EARLY CLINICAL AND COMMUNITY EXPOSURE III

HERPESZOSTER

Disusun Oleh:
Dian Dwi Nathania Salim G1A 012 047


KEMENTERIANRISETDANPENDIDIKANTINGGI
UNIVERSITASJENDERALSOEDIRMAN
FAKULTASKEDOKTERAN
JURUSANKEDOKTERAN
PURWOKERTO

2015
IDENTITAS

Nama : An. Farelino


Usia : 14 tahun
Jenis Kelamin : Laki-laki
Alamat : Cipete RT 3 RW 1, Cilongok
ANAMNESIS

Keluhan Utama : Gatal dan nyeri


Riwayat Penyakit Sekarang
Onset : 7 hari
Kualitas : nyeri, sangat mengganggu

Kuantitas : terus menerus sepanjang hari


Memperberat :-
Memperingan :-
Gejala lain : demam

Kronologi : tiba-tiba muncul lenting-lenting berisi cairan di daerah


dada, yang semakin meluas, terasa gatal, panas, dan nyeri
RPD : riwayat cacar air usia 8 tahun
RPK : tidak ada anggota keluarga dengan keluhan serupa
R. Sosek : kebiasaan bermain sepak bola, tidak ada riwayat
digigit serangga.
PEMERIKSAAN FISIK

KU : Baik
Vital sign : TD(120/80), Nadi (82x/menit), RR (17x/menit), suhu (-)
Kepala : dbn
Leher : dbn
Thorax :
Inspeksi = vesikel multipel dengan dasar kulit eritem, terletak
unilateral, dengan distribusi dermatomal setinggi T4
Palpasi = nyeri pada lesi kulit
Perkusi = dbn
Auskultasi = dbn
Abdomen : dbn
Ekstremitas : dbn
Usulan Pemeriksaan Penunjang
(tidak diperlukan)

Tzanck Smear
Kultur Virus
Polymerase Chain Reaction (PCR)
DIAGNOSIS

Diagnosis Kerja : Herpes Zoster


Diagnosis Banding : Herpes Simpleks
Varisela
Dermatitis Venenata
Talak Farmakologis

Causative
Antiviral (Acyclovir cream 5 gram, 3 kali sehari pada lesi kulit selama 7 hari)
Simpomatic
CTM tablet 4 mg diminum 2 kali sehari 1 tablet, Paracetamol tablet 500 mg
diminum 3 kali sehari 1 tablet. (diminum hingga gejala hilang)

Profilaksis Infeksi Sekunder


Amoxicillin tablet 250 mg diminum 3 kali sehari selama 3 hari.
TALAK NON FARMAKOLOGIS

Menjaga kebersihan kulit dan menghindari menggaruk


lesi kulit.
Cuci tangan setelah menggaruk kulit.
Makan makanan bergizi dan minum air putih minimal
2 liter/hari
Memperbanyak asupan buah dan sayur.
EDUKASI

Pasien dan keluarga diberikan pemahaman mengenai


penyakit kulit yang diderita pasien dan hal-hal yang perlu
diperhatikan seperti:
Edukasi tentang penyebaran dan faktor risiko penyakit kulit.
Pengobatan dilakukan secara teratur dan menghindari
menggaruk lesi.
Menjaga higienitas lesi kulit dan bagian kulit lain.
Kontrol kembali dan segera ke dokter jika ada keluhan lain.
Menjaga asupan makanan yang bergizi.
PROGNOSIS

Ad vitam : Bonam
Ad functionam : Bonam
Ad Sanationam : Bonam
TERIMA KASIH