Anda di halaman 1dari 21

Arum Kurniawati (1301037)

Halimah Yustika TD (1301045)


Latifah Ratna K (1301051)
Ratri Yuanita R (1301057)
Yanuar Caesario PP (1301063)
PENDAHULUAN
Muhammadiyah, sebagai gerakan keagamaan yang
berwatak sosio-kultural, dalam dinamika
kesejarahannya selalu berusaha merespon berbagai
perkembangan kehidupan dengan senantiasa merujuk
pada ajaran Islam (al-ruj il al-Qurn wa al-sunnah,
menjadikan al-Quran dan as-Sunnah sebagi sumber
rujukan).
Pemikiran keislaman meliputi segala sesuatu yang
berkaitan dengan tuntunan kehidupan keagamaan
secara praktis, wacana moralitas publik dan discourse
(wacana) keislaman dalam merespon dan
mengantisipasi perkembangan kehidupan manusia.
MATAN KEYAKINAN DAN CITA-CITA HIDUP MUHAMMADIYAH

Matan keyakinan dan cit-cita Hidup Muhammadiyah


(MKCH) merupakan rumusan ideologi Muhammadiyah
yang menggambarkan tentang hakekat
Muhammadiyah,Faham agama menurut Muhammadiyah
dan misis Muhammadiyah dalam kehidupan berbangsa
dan bernegara. MKCH berisis lima pokok pikiran yang
terbagi dalam tiga kelompok :

Kelompok persoalan ideologis


Kelompok faham agama
Kelompok persoalan mengenai fungsi dan misi
Muhammadiyah dalam negara Republik Indonesia
ISI MATAN KEYAKINAN DAN CITA-CITA HIDUP
(MKCH) MUHAMMADIYAH ADALAH :
A. Muhammadiyah adalah gerakan berasas Islam ,bercita-
cita dan bekerja untuk terwujudnya masyarakat Islam
yang sebenar-benarnya, untuk melaksanakan fungsi
dan misi manusia sebagai hamba dan khalifah Allah di
muka bumi.
B. Muhammadiyah berkeyakinan bahwa Islam adalah
Agama Allah yang diwahyukan kepada Rasul-Nya, sejak
Nabi Adam,Nuh,Ibrahim,Musa,Isa,dan seterusnya
sampai kepada Nabi Penutup Muhammadiyah SAW
sebagai hidayah dan rahmat Allah kepada umat
manusia sepanjang masa dan menjamin kesejahteraan
hidup materiil dan spiritual,duniawi dan ukhrawi.
C. Muhammadiyah dalam mengamalkan Islam
berdasarkan :
Al-Quran (Kitab Allah yang diwahyukan kepada Nabi
Muhammad SAW)
Sunnah Rasul (Penjelasan dan pelaksanaan ajaran-
ajaran Al-Quran yang diberikan oleh Nabi
Muhammad SAW dengan menggunakan akal pikiran
sesuai dengan jiwa ajaran Islam).
D. Muhammadiyah bekerja untuk terlaksananya
ajaran-ajaran Islam yang meliputi bidang-bidang :

Aqidah.
Yaitu dengan bekerja untuk tegaknya aqidah Islam
yang murni,bersih dari gejala-gejala kemusrikan,
bidah dan khurafat,tanpa mengabaikan prinsip
toleransi menurut ajaran Islam.
Akhlaq.

Yaitu dengan bekerja untuk tegaknya nilai-nilai


akhlak mulia dengan berpedoman kepada ajaran-
ajaran Al-Quran dan Sunnah Rasul,tidak bersendi
kepada nilai-nilai ciptaan manusia.
Ibadah.
Yaitu dengan bekerja untuk tegaknya ibadah yang
dituntunkan oleh Rasulullah SAW tanpa tambahan dan
perubahan dari manusia.

Muamalat Duniawiyat.
Yaitu dengan bekerja untuk terlaksananya muamalat
duniawiyat (pengolahan dunia dan pembinaan
masyarakat dengan berdasarkan ajaran agama serta
menjadikan semua kegiatan dalam bidang ini sebagai
ibadah kepada Allah SWT.
E. Muhammadiyah mengajak segenap lapisan bangsa
Indonesia yang telah mendapat karunia Allah berupa
tanah air yang mempunyai sumber-sumber
kekayaan,kemerdekaan bangsa dan negara Republik
Indonesia yang berfilsafat Pancasila, untuk berusaha
bersama-sama menjadikan suatu negara yang adil dan
makmur dan diridlai Allah SWT :Baldatun
Thayyibatun Wa Rabbun Ghofur.
PEDOMAN HIDUP ISLAMI WARGA MUHAMMADIYAH

a. Memahami Pedoman Hidup Islami Warga


Muhammadiyah
Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah
adalah seperangkat nilai dan norma Islami yang
bersumber Al-Quran dan Sunnah menjadi pola bagi
tingkah laku warga Muhammadiyah dalam
menjalani kehidupan sehari-hari sehingga
tercermin kepribadian Islami menuju terwujudnya
masyarakat utama yang diridloi Allah SWT.
b.Landasan dan Sumber
Landasan dan sumber Pedoman Hidup Islami Warga
Muhammadiyah ialah Al-Quran dan Sunnah Nabi
dengan pengembangan dari pemikiran-pemikiran
formal (baku) yang berlaku dalam Muhammadiyah,
seperti: Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup
Muhammadiyah ,Muqaddimah Anggaran Dasar
Muhammadiyah, Matan Kepribadian
muhammadiyah, Khittah Perjuangan
Muhammadiyah serta hasil-hasil Keputusan Majelis
Tarjih
c. Kepentingan
Warga Muhammadiyah dewasa ini memerlukan pedoman
kehidupan yang bersifat panduan dan pengkayaan dalam
menjalani berbagai kegiatan sehari-hari, Tuntutan ini
didasarkan atas perkembangan situasi dan kondisi antara
lain :

1) Kepentingan akan adanya Pedoman yang dijadikan


acuan bagi segenap anggota Muhammadiyah sebagai
penjabaran dan bagian dari Keyakinan Hidup Islami
Dalam Muhammadiyah
2) Perubahan-perubahan sosial-politik dalam kehidupan
nasional di era reformasi yang menumbuhkan dinamika
tinggi dalam kehidupan umat dan bangsa serta
mempengaruhi kehidupan Muhammadiyah
3) Perubahan-perubahan alam pikiran yang cenderung
pragmatis , materialistis, dan hedonistis yang
menumbuhkan budaya inderawi dalam kehidupan
modern .
4) Penetrasi budaya dan multikulturalisme
(kebudayaan masyarakat dunia yang majemuk dan
serba milintasi) yang dibawa oleh globalisasi.
5) Perubahan orientasi nilai dan sikap dalam
bermuhammadiyah karena berbagai faktor (internal
dan eksternal) yang memerlukan standar nilai dan
norma yang jelas dari Muhammadiyah sendiri.
SIFAT
Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah
Memiliki beberapa sifat/kriteria sebagai berikut:
1) Mengandung hal-hal pokok/prinsip dan penting
dalam bentuk acuan nilai dan norma.
2) Bersifat pengkayaan dalam arti memberi banyak
khazanah untuk membentuk keluhuran dan kemuliaan
ruhani dan tindakan.
3) Aktual, yakni memiliki keterkaitan dengan runrutan
dan kepentingan kehidupan sehari-hari.
4) Memberikan arah bagi tindakan individu maupun
kolektif yang bersifat keteladanan.
5) Ideal, yakni dapat menjadi panduan untuk
kehidupan sehari-hari yang bersifat pokok dan utama.
6) Rabbani, artinya mengandung ajaran-ajaran dan
pesan-pesan yang bersifat akhlaqi yang membuahkan
kesalihan.
7) Taisir, yakni panduan yang mudah dipahami dan
diamalkan oleh setiap muslim khususnya warga
Muhammadiyah.
TUJUAN

Terbentuknya perilaku individu dan kolektif


seluruh anggota Muhammadiyah yang
menunjukkan keteladanan yang baik (uswah
hasanah) menuju terbentuknya masyarakat
utama yang diridlai Allah SWT.
KERANGKA

Materi Pedoman Hidup Islami Warga


Muhammadiyah dikembangkan dan dirumuskan
dalam kerangka sistematika sebagai berikut:
1) Bagian Pertama: Pendahuluan
2) Bagian Kedua: Islam dan Kehidupan
3) Bagian Ketiga: Kehidupan Islami Warga
Muhammadiyah
a) Kehidupan Pribadi
b) Kehidupan dalam Keluarga
c) Kehidupan Bermasyarakat
d) Kehidupan Berorganisasi
e) Kehidupan dalam Mengelola Amal Usaha
Muhammadiyah
f) Kehidupan dalam Berbisnis
g) Kehidupan dalam Mengembangkan Profesi
h) Kehidupan dalam Berbangsa dan Bernegara
i) Kehidupan dalam Melestarikan Lingkungan
j) Kehidupan dalam Mengembangkan Ilmu
Pengetahuan dan Teknologi
k) Kehidupan dalam Seni dan Budaya
KONSEP KEPERAWATAN
Aqidah dalam
A. proses keperawatan

Yaitu dengan bekerja untuk tegaknya aqidah Islam yang


murni,bersih dari gejala-gejala kemusrikan, bidah dan
khurafat,tanpa mengabaikan prinsip toleransi menurut
ajaran Islam.

Contoh: Kalau ada keluarga pasien yang masih percaya


dengan dukun untuk menyembuhkan penyakit,Kita harus
memberitahu secara halus dan sopan bahwa itu
termasuk dalam kemusyrikan tanpa harus menyinggung
perasaannya.
B. Akhlaq dalam proses keperawatan
Yaitu dengan bekerja untuk tegaknya nilai-nilai
akhlak mulia dengan berpedoman kepada ajaran-
ajaran Al-Quran dan Sunnah Rasul,tidak bersendi
kepada nilai-nilai ciptaan manusia.

Contoh:Sebagai perawat kita harus mempunyai


akhlaq mulia tulus ikhlas membantu sesama sesuai
dengan aturan Al;Quran dan assunnah.
C. Ibadah dalam proses keperawatan

Yaitu dengan bekerja untuk tegaknya ibadah yang


dituntunkan oleh Rasulullah SAW tanpa tambahan dan
perubahan dari manusia.

Contoh: Kita harus beranggapan bahwa bekerja kita


niatkan sebagai beribadah.
D. Muamalat Duniawiyat dalam proses keperawatan

Yaitu dengan bekerja untuk terlaksananya muamalat


duniawiyat (pengolahan dunia dan pembinaan
masyarakat dengan berdasarkan ajaran agama serta
menjadikan semua kegiatan dalam bidang ini sebagai
ibadah kepada Allah SWT.

Contoh: Membina masyarakat untuk hidup sehat dan


menjaga kebersihan lingkungan,karena islam cinta
kebersihan.