Anda di halaman 1dari 33

22

ME
NG
ID
E NT
Bab
IFI
KA
23 S IR
ME IS
NI IKO
LA

AUDIT
BA
IR W
IS AA
IKO N
24 BA
RI W
AA
SI N
KO
SI
GN
IFI
KA
N

3/16/17
Raijifa Jazunqa Asrie Dyah Median Syahputra
Bab
MENGIDENTIFIKASI RISIKO BAWAAN
2
22

ISA 240 dan ISA


315
2
3/16/17
Tujuan Auditor

ISA 240.10 a)Mengidentifikasi dan menilai rIsiko


salah saji yang material
b)Memperoleh bukti
c) Menanggapi dengan tepat kecurangan
atau dugaan kecurangan

ISA 315.3 Mengidentifikasi dan menilai risiko salah


saji yang material, yang disebabkan
kecurangan maupun kesalahan, pada
tingkat Laporan Keuangan dan tingkat
asersi.
3/16/17
Istilah-istilah yang gunakan dalam
tujuan ISA

ISA 200.13 Risk Of Material Misstatement

Inherent Risk Control Risk

Fraud
ISA 240.11
Fraud Risk Factor

3/16/17
Auditor wajib mempertahankan skeptisisme
ISA 240.12 profesional sepanjang audit.

Kecuali jika audtior mempunyai alasan untuk


ISA 240.13 berfikir sebaliknya.

Mewajibkan pembahasan di antara anggota tim


ISA 240.15 (audit) dan partner penugasan

Auditor wajib bertanya kepada manajemen


ISA 240.17 tentang (penilaian, proses, dan kamunkasi)
manajemen terhadap risiko salah saji yang
3/16/17 material dalam LK
Auditor wajib menanyakan kepada manajemen/
ISA 240.18 orang yang tepat dalam entitas mengenai
kecurangan yang terjadi.

Auditor wajib mengevaluasi apakah hubungan


ISA 240.22 yang tidak biasa yang dapat mengidentifikasi
kecurangan.

Auditor wajib mempertimbangkan informasi


ISA 240.23 yang dapat mengindikasikan risiko salah saji
yang material karena kecurangan

Auditor wajib mengevaluasi informasi yang


ISA 240.24 mengindikasikan faktor terhadap kecurangan
memang ada.
3/16/17
Auditor wajib memasukan hal-hal berikut dalam
ISA 240.44 dokumentasi audit mengenai risiko salah saji yang
material yang ditetapkan ISA 315 :
Keputusan dalam pembahasan Tim Audit
Risiko salah saji yang material, yang
terindentifikasi dan melalui penilaian risiko pada
tingkat LK dan Asersi

Auditor wajib memperoleh pemahaman mengenai


ISA 315.11 berikut :
Industri
Sifat entitas
Penilaian dan penerapan kebijakan akuntansi
oleh entitas
Tujuan dan strategi entitas
Pengukuran dan reviu kinerja keuangan entitas
3/16/17
Selayang pandang

Identifikasi risiko
merupakan fondasi dari
suatu audit.
Tujuan tahap penilaian risiko
(tahap pertama dalam proses
audit) adalah mengidentifikasi
sumber-sumber risiko audit dan
kemudian menilai apakah risiko
tersebut merupakan faktor
penyebab salah saji yang material
3/16/17
dalam laporan keuangan.
Jenis Risiko

Risiko Bisnis
(Business Risk)

Risiko Kecurangan
(Fraud Risk)

3/16/17
Sumber Informasi Mengenai Entitas

Internal External
Financial

Financial Statement Information on the Internet


Budgets Industry Information
Reports creditor
Financial

Vision, Values, Objectives, Information on the Internet


Non-

and Strategies Trade Association data


Organization Structure Government Agencies

3/16/17
Prosedur Penilaian Resiko

Faktor Faktor
eksternal internal

Sumber Risiko
Tujuan dan
strategi dalam Laporan Indikator
kinerja
entitas
Keuangan

Pengendali Kebijakan
an internal akuntansi

3/16/17
Risko Kecurangan

Management fraud + Employee fraud = Collusion


Konsep-konsep dalam menginvestigasi Fraud, yang
dikemukakan oleh Association of certified fraud
examiners (ACFE) dalam buku Akuntansi Forensik &
Audit Investigasi (AFAI) :
Fraud Tree (AFAI, Bab 6)
Predication and W5H2 (AFAI, Bab 12)
Fraud Triangle (AFAI, Bab 6)

3/16/17
Segitiga Kecurangan

Tekanan

Pembenaran Peluang

3/16/17
Skeptisisme
Profesional

Kewaspadaan Profesional :
Sadari, manajemen selalu bisa
membuat kecurangan.
Sikap berfikir yang senantiasa
mempertanyakan.
Waspada
Terapkan kehati-hatian

3/16/17
Mengidentifikasi Faktor Risiko
Bawaan

Langkah-langkah identifikasi Risiko :


1. Kumpulkan informasi dasar tentang entitas
2. Rancang, laksanakan, dan dokumentasikan prosedur
penilaian risiko
3. Hubungan risiko yang diindentifikasi dengan area
dalam laporan keuangan

3/16/17
Mendokumentasi proses identifikasi
risiko

Informasi mengenai entitas


Prosedur penilaian risiko
Menghubungkan risiko dengan kemungkinan salah saji
dalam laporan keuangan

3/16/17
AUDIT Bab

2
22

MENILAI RISIKO BAWAAN


3
3/16/17
Kegiata Tujua Dokumenta
Rinci faktor
n n resiko si
Kegiatan pra Putuskan Independensi
penugasan terima/tolak Surat
penugasan
penugasan
Menilai Risiko

Materialitas
Buat strategi Diskusi tim audit
Rencanakan audit Strategi audit
Auditnya menyeluruh dan menyeluruh
rencana audit
Resiko bisnis &
Identifikasi/nilai
Laksanakan fraud, termasuk
RSSM dgn
prosedur resiko signifikan
memahami
penilaian
entitas
resiko
Rancang/impleme
ntasi PI

Nilai rssm di
tingkat : lap.keu
asersi

3/16/17
ISA 240.25

ISA 240.26

ISA 240.27
ISA 315.25

ISA 315.26

3/16/17
TINJAUAN PUSTAKA

Penilaian atas risiko yang diidentifikasi


mempertimbangkan dua atribut mengenai
risiko, yaitu :
1. Berapa besarnya peluang terjadinya
salah saji (dalam laporan keuangan)
akibat risiko tersebut?
2. Berapa besar dampak moneternya jika
risiko itu menjadi kenyataan?

3/16/17
PELUANG TERJADINYA
SALAH SAJI

Berapa probabilitas risiko itu


terjadi?Auditor dapat
mengevaluasi probabilitas ini
dengan sederhana, yakni
apakah probabilitasnya tinggi,
sedang atau rendah.

3/16/17
Besaran Jika Risiko
Terjadi

Pendapat mengenai hal ini


Jika risiko itu harus dinilai terhadap suatu
jumlah tertentu sebagai
memang terjadi, acuan. Jika tidak, orang yang
berapa besar berbeda (dengan angka
dampak materialitas yang berbeda
dalam benaknya) bisa
moneternya? berkesimpulan yang
berbeda.Untuk tujuan audit,
angka yang ditetapkan
berhubungan dengan apa
yang merupakan salah saji
3/16/17
material dalam laporan
Penilaian Risiko oleh
Entitas

Dalam entitas yang lebih kecil, proses penilaian risiko bersifat informal
dan tidak terstruktur
Risiko dalam entitas yang lebih kecil seringkali diakui secara
implisit dan bukan eksplisit
Manajemen mungkin saja menyadari risiko yang
berhubungan dengan pelaporan keuangan melalui
keterlibatan langsung pegawai dan pihak-pihak luar
Oleh karena itu, auditor harus menanyakan kepada
manajemen mengenai bagaimana manajemen
mengidentifikasi dan mengelola risiko.Pertanyaan
selanjutnya, risiko apa saja yang benar-benar diidentifikasi
dan dikelola oleh manajemen
Auditor kemudian mendokumentasikan proses ini
beserta hasilnya.

3/16/17
Mendokumentasikan Risiko
yang Dinilai Penilaian risiko salah saji material dilakukan pada dua
tingkat, yakni ditingkat laporan keuangan dan ditingkat
asersi untuk jenis transaksi, saldo akun, dan disclosures
Dokumentasi bisa berbentuk memo(narasi)
atau tabel daftar resiko
Sumber Risiko Implikasi Faktor Risiko Asersi PCAEV
Imbalan bagian penjualan Potensi penjualan fiktif, pencatatan EA
berupa komisi penjualan. penjualan dalam periode yang salah,
syarat penjuala dimainkan, dan upaya
lain untuk mencapai/melewati ambang
batas bonus
Pelanggaran terhadap perjanjian Journal entries tanpa perstujuan untuk P
kredit sengaja ditutup-tutupi menunda pembebanan biaya, bias
agar tidak diketahui/ditanya manajemen dalam membuat estimasi
oihak bank. akuntansi
Pegawai memasukkan penyuplai Entitas membayar harga yang mahal EA
fiktif. untuk barang/jasa yang tidak terima
Hubungan pihak berelasi Pendapatan dan beban tida dicatat P
dirahasiakan dari pemegang dengan nilai pasar wajar (fair market
saham yang bukan pemegang value)
saham pengendali
3/16/17
Penjualan tunai spare parts dan Pendapatan dan ast dinyatakan terlalu CAE
rendah (understand)
AUDIT Bab

2
22

RISIKO SIGNIFIKAN
4
3/16/17
RISIKO
SIGNIFIKAN

Memberikan petunjuk mengenai sifat dan penentuan


risiko yang signifikan dan apa konsekuensinya terhadap
audit.
Acuan :
1. ISA 240
2. ISA 315
3. ISA 330

3/16/17
ISA ISA
ISA 315.4
240.26 315.25

ISA ISA ISA


315.29 315.28 315.27

ISA ISA ISA


330.21 550.18 550.19

3/16/17
Butir Pertimbangan

Ketika mempertimbangkan risiko


signifikan, memang sulit
mengabaikan daya tangkal dari
pengendalian internal yang relevan
dengan risiko tersebut. Misalnya,
auditor mengenal dengan baik
petugas yang melaksanakan
pengendalian itu dan
kompetensinya yang tidak
diragukan lagi.
Yang harus dilakukan ialah
memisahkan risiko bawaan dari
pengendalian yang dipasang,
3/16/17
contoh dari kehidupan kita.
Sumber Risiko

1. Kegiatan beresiko tinggi


2. Transaksi nonrutin (ukuran & sifat)
3. Perlu judgment, ada investasi manajemen dan
rutinitas/kebosanan
4. Potensi kecurangan

3/16/17
Mengidentifikasi Risiko
Signifikan

Jika risiko salah saji material sudah


diidentifikasi dan dinilai, yang diperlukan
ialah menelaah temuan dan kemudian
memilih risiko-risiko yang memang
signifikan.

3/16/17
High Impact High Impact
Low Likelihood High Likelihood

Impact (magnitude) of risk

Low Impact Low Impact


Low Likelihood High Likelihood

Likelihood of risk occurring


3/16/17
n
um

ka
ifi
k
do

gn
Auditor mendokumentasikan risiko
an en

si signifikan yang diidentifikasikannya


dan tanggapan audit yang akan
M

ko

dilakukannya. Jika semua risiko


didokumentasikan di suatu tempat,
si

pendokumentasian risiko signifikan


ri

dalam perluasan dari informasi yang


sudah didokumentasikan.

3/16/17
ANY
QUESTION?

3/16/17