Anda di halaman 1dari 28

ILMU

PENGETAHUAN

Oleh: Dr. K. Panjaitan, M.Pd


Pendekatan Ilmiah :
Perumusan masalah jelas dan spesifik
Masalah merupakan hal yang dapat diamati dan
diukur secara empiris
Jawaban permasalahan didasarkan pada data
Proses pengumpulan dan analisis data,
serta pengambilan keputusan berdasarkan logika
yang benar
Kesimpulan siap/terbuka untuk diuji oleh orang lain

Contoh :
Penggunaan Metode Ilmiah
Pendekatan Non Ilmiah :
1 ) Perumusan kabur atau abstrak
2) Masalah tidak selalu diukur secara
empiris dan dapat bersifat
supranatural/dogmatis
3) Jawaban tidak diperoleh dari hasil
pengamatan data di lapangan
4) Keputusan tidak didasarkan pada hasil
pengumpulan dan
analisis data secara logis
5) Kesimpulan tidak dibuat untuk diuji
ulang oleh orang lain

Contoh :
Penggunaan akal sehat, prasangka,
What Is The Science ?
Ilmu Pengetahuan :
Bangunan atau akumulasi
pengetahuan yang diperoleh
sepanjang sejarah perkembangan
pengetahuan manusia

Ilmu Pengetahuan dianggap sebagai produk


Contoh : Einstien dengan teori relatifitasnya
Newton dengan teori tentang gaya
dll
Pengetahuan yang diperoleh
melalui
prosedur ilmiah (Metode
Ilmiah)

Ilmu Pengetahuan dianggap sebagai


proses, diperoleh secara logis (dasar &
alasan yang deduktif rasional) untuk
menjelaskan suatu gejala dan diuji secara
empiris sehingga bersifat terbuka.

Contoh : Lahirnya ilmu pengetahuan


Fungsi Ilmu Pengetahuan :

Untuk menerangkan gejala


Untuk memahami hakekat gejala
Untuk meramalkan kejadian
yang akan datang
Untuk mengendalikan gejala
Ciri Ilmu Pengetahuan :

1. Mempuyai obyek kajian


2. Mempunyai metode
pendekatan
3. Disusun secara sistematis
4. Bersifat universal
(legitimated)
Apakah Metode
Ilmiah
Metode Ilmiahitu ? mekanisme atau
adalah
cara men-dapatkan pengetahuan dengan
prosedur yang di-dasarkan pada suatu
struktur logis yang terdiri atas tahapan
kerja :
1. adanya kebutuhan obyektif
2. perumusan masalah
3. pengumpulan teori
4. perumusan hipotesis
5. pengumpulan data/informasi/fakta
6. analisis data
7. penarikan kesimpulan
Sifat Metode
Ilmiah :
1.Efisien dalam penggunaan
sumber daya (tenaga, biaya,
waktu)
2. Terbuka (dapat dipakai oleh
siapa
saja)
Pola Pikir dalam Metode
Ilmiah :
Induktif
Pengambilan kesimpulan dari
kasus yang bersifat khusus
menjadi kesimpulan yang bersifat
umum

Deduktif
Pengambilan kesimpulan dari
Contoh sederhana :
Induktif :
Tumbuhan akan mati
(khusus)
Hewan akan mati (khusus)
Manusia akan mati (khusus)

Kesimpulan : Semua
makhluk hidup akan mati
Deduktif :
Semua manusia akan mati
(umum)
Aris adalah manusia
(khusus)

Kesimpulan: Aris akan mati


(khusus)
Tidak semua orang
bisa melakukan
penelitian
mengapa ?
Kesimpulan
Berdasarkan uraian di atas dapat dibuat kesimpulan :
1.Ada perbedaan prinsip antara ilmu dengan
pengetahuan. Ilmu merupakan kumpulan dari berbagai
pengetahuan, dan kumpulan pengetahuan dapat
dikatakan ilmu setelah memenuhi syarat-syarat objek
material dan objek formal
2.Ilmu bersifat sistematis, objektif dan diperoleh
dengan metode tertentu seperti observasi, eksperimen,
dan klasifikasi. Analisisnya bersifat objektif dengan
menyampingkan unsur pribadi, mengedepankan
pemikiran logika, netral (tidak dipengaruhi oleh
kedirian atau subjektif).
1. Pengetahuan adalah keseluruhan pengetahuan yang belum tersusun,
baik mengenai matafisik maupun fisik, pengetahuan merupakan
informasi yang berupa common sense, tanpa memiliki metode, dan
mekanisme tertentu. Pengetahuan berakar pada adat dan tradisi yang
menjadi kebiasaan dan pengulangan-pengulangan. Dalam hal ini
landasan pengetahuan kurang kuat cenderung kabur dan samar-samar.
Pengetahuan tidak teruji karena kesimpulan ditarik berdasarkan asumsi
yang tidak teruji lebih dahulu. Pencarian pengetahuan lebih cendrung
trial and error dan berdasarkan pengalaman belaka
2. Dalam penulisan karangan ilmiah atau penulisan lainnya harus
dibedakan antara ilmu dengan pengetahuan, agar kekaburan makna dari
kata tersebut tidak terjadi.
3. Penggabungan kata ilmu dengan pengetahuan menjadi ilmu
pengetahuan berkonotasi ganda, sehingga dalam penulisannya cukup
dipakai salah satu kata sesuai dengan maknanya.
Saran
1. Dalam penulisan karangan ilmiah atau
penulisan lainnya harus dibedakan antara ilmu
dengan pengetahuan, agar kekaburan makna
dari kata tersebut tidak terjadi.
2. Penggabungan kata ilmu dengan
pengetahuan menjadi ilmu pengetahuan
berkonotasi ganda, sehingga dalam
penulisannya cukup dipakai salah satu kata
sesuai dengan maknanya.