Anda di halaman 1dari 58

TUTORIAL CBT

Basic Science +
Compounding & Dispensing
Deden Indra Dinata, M.Si.,
Apt.
Blueprint UKAI
Memuat 6 (enam) tinjauan:
1. Area Kompetensi
2. Dimensi Perilaku
3. Kemampuan Memberikan Reasoning
4. Resipien (Penerima) Layanan Kefarmasian
5. Bentuk Sediaan
6. Farmakoterapi

UKAI = Ujian Kompetensi Apoteker


2
Indonesia
Format Soal UKAI

Farmakoterapi T-1

T-6 T-2 Vignette

SOAL Lead in
Option
T-5 T-3
Sediaan T-4
Farmasi

BASIC
SCIENCE 3
Apa Yang Akan Diukur
Basic knowledge
Procedural knowledge
Procedural skills
Intelectual processes
Decision making skills

4
PRINSIP SOAL CBT
1. Jenis soal bukan soal jebakan telah
direview oleh reviewer (telah di TO-kan)
2. Hanya 1 jawaban paling benar diantara
pilihan jawaban yang homogen
3. Kasus (klinik) yang disajikan pada Vignette
adalah yang benar-benar terjadi, atau
memang sesuai dengan Tinjauan
Farmakoterapi
4. Bentuk sediaan obat memang ada di pasaran
5. Lead in soal tidak terpisah dengan Vignette
Rekapitulasi Soal Berdasarkan Area
Kompetensi
No Area Kompetensi Target Realisasi
1 Praktik profesional, legal & etik (15-20%) 90 91
2 Optimalisasi penggunaan sediaan farmasi (30-35%) 180 304
3 Dispensing sediaan farmasi dan alat kesehatan (20-30%) 120 78*)
4 Formulasi dan pembuatan sediaan farmasi (10-15%) 60 90
5 Komunikasi dan kolaborasi (5-10%) 30 22*)
6 Upaya preventif dan promotif kesehatan masyarakat (5-10%) 30 21*)
7 Pengelolaan sediaan farmasi dan alat kesehatan (10-15%) 60 59
8 Kepemimpinan dan manajemen diri 0 2
9 Peningkatan kompetensi profesi (5-10%) 30 12*)
Jumlah: 600 606
Kontribusi Soal Berdasarkan Area
Kompetensi
No Area Kompetensi Target Realisasi
1 Praktik profesional, legal & etik (15-20%) 30 28
2 Optimalisasi penggunaan sediaan farmasi (30-35%) 60 63
3 Dispensing sediaan farmasi dan alat kesehatan (25-30%) 50 25
4 Formulasi dan pembuatan sediaan farmasi (10-15%) 20 41
5 Komunikasi dan kolaborasi (15-20%) 30 11
6 Upaya preventif dan promotif kesehatan masyarakat (5-10%) 10 11
7 Pengelolaan sediaan farmasi dan alat kesehatan (10-15%) 20 20
8 Kepemimpinan dan manajemen diri 0 0
9 Peningkatan kompetensi profesi (5-10%) 10 1
Jumlah: 230 200
Tinjauan 2 Tinjauan 3
Dimensi Reasoning
Perilaku Ability

1. Kognitif 80 ----144 1. Recall 40 --62


2. Procedural Knowledge
80---41 2. Reasoning 140 138
3. Konatif 20 --15
Tinjauan 4: Resipien
1. Neonatal 0 --- 0
2. Pediatri 20 --30
3. Adult 80 --124 7. Renal failure 6--0
4. Eldery 20 -- 8 8. Liver failure 6 --0
5. Pregnancy 4 --12 9. Schock 0 --0
6. Brest feeding 2 --0 10. Malnutrisi 2 --0
11. Masyarakat 10 --26
Tinjauan 5: Dosage
Form

1. Solid 80 --- 142


2. Liquid 40 --- 8
3. Semisolid 60 --- 49
4. Gas 10 --- 1
Tinjauan 6: Farmakoterapi
1. Kardiovaskular 20-25 9. Hematologi 6 --5
2. Pernafasan 6--17
10. Tulang & sendi 2--7
3. Syaraf 12 --13
11. Kulit 16--6
4. Psikiatri 2 --5
5. Saluran cerna 24- 22 12. Infeksi 46 43
6. Ginekologi 6 -6 13. Ginjal 67
7. Endokrin 6 --19 14. Onkologi 2--10
8. Mata, Telinga, 6--3 15. Nutrisi 4-7
Hidung & 16. Gawat darurat 2-4
Tenggorokan
TINJAUAN BASIC SCIENCE
1. Kimia
2. Biologi
3. Biokimia
4. Mikrobiolo
gi
5. Pathofisiol
ogi

1. Tinjauan 5 (Sediaan
Farmasi)
PEMBEKALAN BASIC
SCIENCE
Baca buku-buku sederhana:
Farmakoterapi & Terminologi medis
Mengenal obat-obat secara mudah
Farmakoterapi penyakit, dll
Kumpulkan standar-standar
normal data lab. batas penyakit
- kadar normal tekanan darah
- kadar normal kolesterol, TG
- kadar normal gula darah
- kadar normal hematologi
- dll
Banyak latihan soal CBT
Jadikan menyenangkan
Tinjauan Soal CBT
Infeksi : Mikrobiologi
Endokrin/Hormonal :
Hal-hal terkait Basic
Biokimia
Science : Pencernaan : anfisman
Mengenali Penyakit pasen Kardiovaskuler : biokimia &
(gejala, penyebab) patofisiologi
Pertimbangan Umum
Pertimbangan Pemilihan
Pemilihan pd kondisi
Obat fisiologis ttt
Mengenal Faktor-faktor Pemilihan pd kondisi
pertimbangan pemberian patologis ttt
obat Pemilihan pd kondisi
khusus

Tinjauan 5 Sediaan Farmasi


Tinjauan 6 Farmakoterapi
Pertimbangan Umum dalam Pemilihan
Obat
1. Timbanglah manfaat-risiko
2. Pilihan pertama, pilihlah
obat yg paling establish
3. Cocokan dgn data lab, data
klinis, dan keluhan pasen
4. Gunakan obat yang
diketahui paling baik
5. Kebutuhan pasen
6. Kesesuaian Dosis
7. Gunakan dosis ekeftif
terkecil
8. Pilihlah rute/cara pemberian
paling aman
Pemilihan Obat pd Kondisi Fisiologis
tertentu
1. Neonatus (0-30 hari)
dan Bayi Premature
. hindarkan penggunaan
sulfonamid, aspirin,
heksaklorofen berbahaya
sehub dg permeabilitas dan
kulit sangat tipis
. Petidin, morfin dan
barbiturat dpt menimbulkan
depresi pernafasan, terlebih
iv
. Absorpsi oral sering tidak
pasti sering dipilih iv dan
rektal
. Gunakan dosis yg lebih
rendah
Pemilihan Obat pd Kondisi Fisiologis
tertentu
2. Anak-anak
- balita : 0-5 tahun
- anak-anak : 5-11 th
- remaja awal : 12-16 th
- remaja akhir : 17-25 th
(Depkes 2009) Lihat Daftar tabel
- Usia, BB, LPT atau
kombinasinya dpt digunakan
Penentuan Dosis
utk menghitung dosis anak anak
dari dosis dewasa, perhitugan
berdasarb LPT adalah paling
tepat _ _______________
- LPT = TB (cm) x BB (kg)
3600
Pemilihan Obat pd Kondisi Fisiologis
tertentu
3. Usia Lanjut (Lansia)
a. Berikan obat yg hanya betul-
betul diperlukan (sesuai indikasi)
b. Pilih obat yg rasio manfaat
resiko paling menguntungkan
dan tdk berinteraksi dgn obat
lain
c. Mulai pengobatan dgn dosis
separuh lebih sedikit dari dosis
biasa diberikan kpd pasien
dewasa muda
d. Selanjutnya sesuaikan dosis
obat berdasarkan dosis klinik
pasien (umumnya lebih
rendah) , bila perlu monitor
kadar obat dlm plasma
Pemilihan Obat pd Kondisi Patologis
tertentu
1. Gangguan 2. Penyakit
Kardiovaskuler
Saluran Cerna Turunkan dosis awal
hindarkan obat iritan maupun dosis penunjang
( KCL, aspirin, AIS dan Sesuaikan dosis
AINS) berdasarkan respon klinis
hindarkan sediaan pasen
lepas lambat dan 3. Penyakit Hati
sediaan salut enterik - Pilih obat yg disekresi
pd keadaan hiper ginjal
atau hipomotilitas sal - Hindarkan obat
cerna pendepresi SSP
dosis disesuaikan dgn - Gunakan dosis yg lebih
respon klinis pasen rendah dari normal
Pemilihan Obat pd Kondisi patologis
tertentu
4. Penyakit Ginjal
pilih obat yg
eliminasinya melalui
hati
hindarkan tetrasiklin,
diuretik hemat kalium,
diuretik tiazid,
antidiabetik oral, dan
aspirin (kcl
paracetamol)
gunakan dosis yg lebih
rendah dari normal
Pemilihan Obat pd Kondisi Khusus

1. Kehamilan 2. Menyusui
-. Tdk ada obat yg 100% - Hindari pemberian obat
aman utk janin pilih jika memungkinkan selama
terapi non farmakologi laktasi
-. Obat yg diberikan hanya - Gunakan obat yg sdh
yg keuntungan pd ibu terbukti aman
lebih besar drpd oleh
- Jika terpaksa minum obat,
janin
infan dan bayi hrs disusui
-. Efek pad janin dpt tdk segera sblm mnm obat
sama dgn efek pd ibu
- Perhatikan waktu paruh
obat, sesuaikan dgn laktasi
TEMPLATE SOAL CBT
KODE SOAL ( PERHATIKAN )1
Tinjauan-1 Praktik profesional, legal dan etik / Optimalisasi penggunaan sediaan farmasi /
Dispensing sediaan farmasi dan alkes / Formulasi dan pembuatan sediaaan
farmasi / Komunikasi dan kolaborasi / Upaya preventif dan promotif kesehatan
masyarakat / Pengelolaan sediaan farmasi dan alkes / Peningkatan
kompetensi profesi
Tinjauan-2 Kognitif / Pengetahuan Prosedural / Konatif
Tinjauan-3 Reasoning / Recall knowledge
Tinjauan-4 Neonatus / Anak (Pediatri) / Dewasa / Lanjut Usia / Ibu Hamil / Ibu Menyusui /
Gagal Ginjal / Gagal Hati / Syok / Malnutrisi / Masyarakat

Tinjauan-5 Padat / Semi Padat / Cair / Gas


Tinjauan-6 Gangguan Kardiovaskular / Gangguan Pernapasan / Gangguan Saraf /
Gangguan Psikiatri / Gangguan Saluran Cerna / Gangguan Saluran Kemih dan
Ginekologi / Gangguan Endokrin / Gangguan Mata dan Telinga dan
Tenggorokan / Gangguan Darah / Gangguan Imunologi / Gangguan Tulang
dan Sendi/ Gangguan Kulit / Gangguan Infeksi / Gangguan Onkologi /
Gangguan Ginjal / Gangguan Nutrisi / Gawat Darurat
Vignette Seorang laki-laki usia 40 tahun datang dengan keluhan nyeri sendi setelah
mengalami kecelakaan lalu lintas 2 hari yang lalu. Pasien menderita ulkus
peptikum sejak 2 tahun yang lalu.
Pertanyaan Apa analgesik yang tepat diberikan untuk penderita tersebut?
Pilihan Jawaban A. Celecoxib
B. Aspirin
C. Ibuprofen
D. Diklofenak
E. Meloksikam
Kunci Jawaban A
Penulis Soal Deden Indra Dinata, M.Si., Apt.
Bagian / Departemen Kimia Medisinal /Kimia Farmasi Analisis/compounding & dispensing
Asal Institusi STFB
Referensi literature Edelson, E, M.O. Sullivan, S.B., Abrams, Prescription & Over The Counter
Drugs, The Readers Digest Association, Inc., Pleasantville, New York,
Montreal.
Tipikal Soal CBT (BS)
KODE SOAL ( tidak perlu diisi )6
Tinjauan-1 Praktik profesional, legal dan etik / Optimalisasi penggunaan sediaan farmasi / Dispensing
sediaan farmasi dan alkes / Formulasi dan pembuatan sediaaan farmasi / Komunikasi dan
kolaborasi / Upaya preventif dan promotif kesehatan masyarakat / Pengelolaan sediaan farmasi
dan alkes / Peningkatan kompetensi profesi
Tinjauan-2 Kognitif / Pengetahuan Prosedural / Konatif
Tinjauan-3 Reasoning / Recall knowledge
Tinjauan-4 Neonatus / Anak (Pediatri) /Dewasa/ Lanjut Usia / Ibu Hamil / Ibu Menyusui / Gagal Ginjal / Gagal
Hati / Syok / Malnutrisi / Masyarakat
Tinjauan-5 Padat / Semi Padat / Cair / Gas
Tinjauan-6 Gangguan Kardiovaskular/ Gangguan Pernapasan / Gangguan Saraf / Gangguan Psikiatri /
Gangguan Saluran Cerna / Gangguan Saluran Kemih dan Ginekologi / Gangguan Endokrin /
Gangguan Mata dan Telinga dan Tenggorokan / Gangguan Darah / Gangguan Imunologi /
Gangguan Tulang dan Sendi / Gangguan Kulit / Gangguan Infeksi / Gangguan Onkologi /
Gangguan Ginjal / Gangguan Nutrisi / Gawat Darurat

Vignette Seorang pasien 36 th membawa resep yang berisi felodipine untuk hipertensinya. Apoteker
memberinya konseling. Pasien dewasa ini merasakan sakit di bagian lambung padahal ia suka
sekali memakan makanan asem-asem.
Pertanyaan Apakah yang harus dijelaskan oleh apoteker untuk pasen ini agar terhindar dari perubahan yang
terjadi pada obat hipetensinya?
Pilihan Jawaban A. Hindari meminum jus buah
B. Hindari makanan dengan tiramin
C. Memakan felodipine dengan asam folat
D. Memakan felodipine saat perut kosong
E. Memakan felodipine 2 jam sebelum obat lain

Kunci Jawaban A
Penulis Soal Deden Indra Dinata, M.Si., Apt.
Bagian / Departemen Kimia Medisinal /Kimia Farmasi Analisis/Compounding & Dispensing
Asal Institusi STFB
Referensi literature Sinko, P.J.,2006, Martins Physical Pharmacy and Pharmaceutical Science, 5th Edition, Lippincot
Williams & Wilkins, Philadelphia
Ketentuan Umum Peserta
UKAI
Telah terdaftar pada Daftar Peserta Uji
Kompetensi Apoteker Indonesia.
Peserta harus membawa KARTU UJIAN DAN
KARTU IDENTITAS (KTP, SIM atau Paspor)
Peserta harus memperhatikan aturan
berpakaian yang rapi dan DILARANG
memakai celana berbahan DENIM, kaos T-
shirt dan sandal. Apabila peserta melanggar
ketentuan ini, peserta harus mengganti hal-
hal yang dilarang dalam berpakaian saat
ujian
Overview
Paper Based Computer Based Testing
Aplikasi Web Based : Mozilla Firefox
200 soal
200 menit : 3 jam 20 menit
Workstation: Komputer Intranet
MCQ : Tipe A (Memilih Jawaban yang
paling benar, dari 5 pilihan)
Tidak ada sistem minus Semua
pertanyaan sebaiknya terisi
Login
- Log in dengan No.
Peserta Ujian sesuai
Kartu Ujian

- Kata Sandi: 8 digit


angka spesifik dan unik
yang terdapat pada
Amplop Informasi
Login

- Klik Masuk

26
Salah Kata Sandi

27
Salah Kata Sandi
Muncul tampilan salah kata sandi
Periksa kembali Informasi login peserta
Hubungi pengawas lokal
Ketikkan kembali Kata Sandi
Ikuti dan Patuhi aba-aba dari Pengawas
Pernyataan Tata Tertib Ujian
Tata Tertib dan Peraturan
Pernyataan Tata Tertib Ujian
Tampilan Soal

1 4 8

5 9
6
2 7

10
3
Soal Mikrobiologi
Seorang laki-laki usia 28 tahun datang ke
Puskesmas dengan keluhan diare sudah 2
minggu. Darah (-), lendir (-), nyeri perut saat BAB.
Hasil Pemeriksaan feses : serial feses ditemukan
parasit oval dengan inti satu, vakuola ektoplasma
terdapat eritrosit dalam parasit tersebut.
Organisme penyebab kelainan pasien yang
mungkin adalah....
A. Amoeba
B. Giardia lambria
C. Balatidum coli
D. Taenia saginata
E. Trichuris tricura
Soal Mikrobiologi + Kimia
Seorang anak berusia 4 tahun mengeluh gatal pada
kepalanya. Pada pemeriksaan fisik, terlihat rambut
berwarna kusam ke abu-abuan, dan terdapat bercak
yang menyebar disertai kebotakan pada beberaapa
tempat. Dilakukan pull test dan pasien tidak merasakan
kesakitan. Dokter langsung memeriksakan dengan
lampu wood dan hasilnya hijau kekuning-kuningan.
Tenaga kesehatan ingin melakukan pemeriksaan KOH.
Berapa persenkah KOH yang dibutuhkan?
A. KOH 10 %
B. KOH 20%
C. KOH 30%
D. Persentase berapapun
E. Bukan salah satu di atas
Soal Mikrobiologi
Seorang anak, 11 bulan, datang dengan keluhan diare
dengan lendir dan darah. Menurut Ibunya, perut pasien
kembung, BAB cair sejak 3 hari yang lalu, frekuensi 6x/hari,
setiap kali BAB pasien mengeluh nyeri dan mengedan.
Pemeriksaan fisik: keadaan gelisah, BB normal, suhu normal,
tanda-tanda dehidrasi (+), bising usus meningkat, abdomen
cembung, tidak distensi. Pemeriksaan lab: Hb: 10,3 g/dl,
leukosit: 13.400/ml, serum elektrolit normal.
Antibiotik yang tepat adalah..
A. Ampicillin
B. Kloramfenikol
C. Tetrasiklin
D. Colistin
E. Metronidazole
Soal Mikrobiologi + Biokimia
Pasien seorang laki-laki 53 tahun datang ke
RS dengan keluhan batuk lama lebih dari 3
bulan. Pasien tinggal serumah dengan 3
orang anaknya, anaknya berusia 7, 5 dan 2
tahun. PF bising paru (+), PP sputum BTA (+).
Test yang tepat dilakukan terhadap anak-
anak pasien adalah
A. Melakukan tes sputum BTS
B. Menyarankan untk konsul ke dokter spesialis paru
C. Pemeriksaan foto thorax
D. Pengobatan TB +
E. Pemeriksaan mantoux tes
Soal Mikrobiologi + Biokimia
Anak laki-laki usia 5 tahun dibawa oleh ibunya ke
puskesmas dengan keluhan sulit tidur, rewel dan
nafsu makan menurun. 2 bulan sebelumnya pasien
menginap di rumah saudaranya yang mempunyai
keluhan yang serupa. Pada pemeriksaan fisik
ditemukan bekas garukan pada daerah anus.
Obat apa yang dianjurkan untuk diberikan pada
pasien ini?
A. Diabendazole
B. Dietilkarbamazin sitrat
C. Prazikuantel
D. Primakuin
E. Pirantel Pamoat
Soal Biokimia
Anak laki-laki, usia 1 tahun, dibawa ke UGD karena mengantuk.
Tiga hari sebelumnya, pasien demam tinggi, BAB 8-10 kali/hari,
tidak ada lendir maupun darah. Anak masih dapat minum sedikit.
Satu hari sebelumnya, anak selalu muntah jika diberi makan atau
minum. Terakhir BAK 6 jam sebelumnya, jumlah sedikit dan
berwarna kuning gelap. Keadaan anak mengantuk, lemah,
frekuensi jantung 190x/menit, nafas 38x/menit, suhu badan 38,5 0C,
nadi kaki teraba lemah dan akral lembab.
Cairan apa yang paling cocok?
A. Larutan oralit
B. Larutan dextrosa 5%
C. Larutan RL dan dekstrosa 5%
D. Larutan NaCl 0,9%
E. Larutan NaCl 3%
Soal Biokimia
Pasien datang ke UGD dengan keluhan mengalami lepuh pada
seluruh tubuh. Riwayat minum obat sebelumnya +. PF : kesadaran
compos mentis, ditemukan eritema generalisata, vesikel +, bula +,
beberapa hari kemudian timbul menjadi erosi yang luas, krusta
hitam pada bibir dan selaput lendir mulut, dan ditemukan
konjungtivitis, tidak ditemukan epidermolisis.
Kejadian biokimia yang paling mungkin terjadi pada pasen di atas
adalah?
A. Nekrolisis Epidermal Toksik
B. Sindroma Steven Johnson
C. Sindrom Epidermis
D. Fix Drug Eruption
E. Eritema Multiforme
1. OPTIMALISASI PENGGUNAAN
SEDIAAN FARMASI
PRINSIP OPTIMALISASI SEDIAAN
FARMASI
Integrasikan pengetahuan Farmakologi &
Farmaseutik
Pengetahuan Farmakologi meliputi :
- Gejala Klinis dari penyakit dan kondisi resipien (pasien)
- Etiologi (penyebab) dan implikasi (akibat)
- Pilihan obat sesuai dengan indikasi
- Pengetahuan kondisi normal
Pengetahuan Farmaseutik meliputi :
- Sifat fisikokimia zat aktif senyawa obat
- bentuk sediaan yang tersedia di pasaran
- kesesuaikan bentuk sediaan dengan resipien
- kesesuain kekuatan sediaan dengan indikasi
Contoh Soal 1
Doni ( 4 Tahun ) sering makan permen sejak 2 tahun
yang lalu dan memiliki kebiasaan tidak suka gosok
gigi,dia juga mengeluh sakit pada saat menelan, batuk
dan panas 39.50C. Dokter mendiagnosis anak tersebut
menderita pneumonia dan salah satu P drug yang
akan diberikan adalah Tetracycline
Apakah bentuk sediaan obat yang tepat diberikan ?:
A. Tablet
B. Sirup
C. Suspensi
D. Emulsi
E. Serbuk
Jawaban ?
Soal 2
Seorang pasen datang ke apotek dimana apoteker
berpraktek dan menyerahkan resep salep yang
memerlukan peracikan untuk keluhan infeksi jamur.
Dalam ruang praktek selalu tersedia buku referensi
terkait praktek farmasi.
Manakah buku referensi yang paling tepat terkait
dengan persiapan pembuatan salep ?
A. Martindale : The Complete Drug Reference
B. Pharmacoterapy: A Pathophysiologic Approach
C. Physicians Desk Reference
D. Remigton: The Science and Practice of Pharmacy
E. Harriet Land Handbook
Jawaban?
Soal 3
Seorang pasen 45 tahun seorang perokok aktif
datang dengan membawa hasil pemeriksaan total
kolesterol 230 mg/dL dan trigliserida 165 mg/dL.H
DL-C : 45 mg/dL dan LDL-C 99 mg/dL
Apakah pilihan sediaan obat antihiperlipidemia
paling tepat untuk pasen tersebut ?
A. Tablet simvastatin
B. Serbuk colestyramin
C. Injeksi insulin
D. Granul colestipol
E. Kapsul fenofibrat
o.Jawaban ?
Soal 4
Seorang pasen didiagnosis menderita aspergillosis.
Ia Perlu obat yang cocok dengan kondisi kulitnya. Ia
ingin obat yang dapat menghentikan secara tuntas
keluhan penyakitnya.
Sediaan apakah yang paling cocok untuk kondisi
pasen tersebut ?
A. Krim Nistatin
B. Serbuk Asam Salisilat
C. Tablet kloramfenikol
D. Tablet acyclovir
E. Injeksi caspofungin
o.Jawaban ?
Soal 5 dr. Ada Deh
No. Ijin Dokter
Alamat : Jl. Amarta
Telp :

5 Agustus15
Seorang Ibu membawa
resep sebagaimana
terlihat. Meminta untuk
diracikkan kepada R/Interhistin tab 1
Apoteker. Ternyata Asam
askorbat tidak tersedia di Prednison 5mg tab 1
Apakah yang akan dilakukan
apotek. Acid Ascorbat 75 mg
oleh Apoteker untuk mengatasi
permintaan ibu tersebut? m.f. pulv d.t.d No XX
A. Menolak resep S . 3. d. d 1 pulv
B. Meminta pasen pulang
C. Membeli ke apotek lain paraf
D. Menemui dokter
E. Meracik seadanya Pro : An. Imut
Umur : 5 th
Alamat : Jl. Cikaso 12
Soal 6
Seorang anak, 11 bulan, datang dengan keluhan diare
dengan lendir dan darah. Menurut Ibunya, perut pasien
kembung, BAB cair sejak 3 hari yang lalu, frekuensi 6x/hari,
setiap kali BAB pasien mengeluh nyeri dan mengedan.
Pemeriksaan fisik: keadaan gelisah, BB normal, suhu normal,
tanda-tanda dehidrasi (+), bising usus meningkat, abdomen
cembung, tidak distensi. Pemeriksaan lab: Hb: 10,3 g/dl,
leukosit: 13.400/ml, serum elektrolit normal.
Antibiotik yang tepat adalah..
A. Ampicillin
B. Kloramfenikol
C. Tetrasiklin
D. Colistin
E. Metronidazole
Jawaban
1. C. Suspensi
2. D. Remigton: The Science and Practice of
Pharmacy
3. A. Tablet simvastatin
4. E. Injeksi caspofungin
5. C. Membeli ke apotek lain
6. E. Metronidazol
2. Dispensing sediaan farmasi dan alat kesehatan (20-
30%)
PRINSIP DISPENSING SEDIAAN
FARMASI & ALKES
RASIONAL (risk & benefit rasio) sesuai dengan guide
line WHO (7 Tepat) kasus klinis = indikasi obat
Terapkan Evidence Based Medicines (pengetahuan
ttg current best evidence)
Terapkan prinsip Patient Safety (pengetahuan ttg
DRPs : medication error, ADR, efek samping,
interaksi obat)
Pengetahuan ttg tata cara penggunaan sediaan
farmasi dan alat kesehatan
Kategori alat kesehatan berdasarkan regulasi yg
berlaku
Contoh Soal 1
Seorang Iaki-laki, 21 tahun, mengeluhkan
keadaannya kepada apoteker selama 2 bulan ini
sedang mendapat terapi OAT, 3 hari terakhir,
pasien mengeluh penglihatan terganggu, dan
sering salah dalam membedakan warna benda.
Manakah obat yang dapat menimbulkan efek
samping tersebut ?
A. Isoniazid
B. Rifampicin
C. Pirazinamid
D. Etambutol
E. Streptomisin
Soal 2
Seorang perempuan 50 tahun, dibawa ke UGD
dengan keluhan sering BAK, sering makan, dan
sering minum. Pada pemeriksaan fisik dalam batas
normal. GDP 155, HBA1C 7,2. Apoteker mendapat
permintaan dari dokter untuk membantu
menyerahkan obat.
Obat antidiabetik apakah yang tepat diberikan?
A. Insulin
B. Metformin
C. Rosiglitozolid
D. Acarbose
E. Glibenklamid
Soal 3
Seorang laki-laki berusia 20 tahun dibawa ke UGD dengan
keluhan tidak bisa melihat sejak 4 jam yang lalu.
Sebelumnya dia meminum-minuman oplosan yang terdiri
dari alkohol, obat flu, minuman berkarbonasi, dan lotion anti
nyamuk. Lalu dia sempat tidak sadarkan diri dan setelah
sadar dia tidak bisa melihat. Orang tua korban berkonsultasi
kepada apoteker mengetahui asal muasal kejadian.
Penyebab yang mungkin adalah :
A. Keracunan metanol
B. Keracunan etanol
C. Keracunan obat flu
D. Keracunan bikarbonat
E. Keracunan lotion anti nyamuk
Soal 4
Pasien seorang laki-laki berumur 75 tahun datang
ke UGD RS dengan keluhan sesak nafas dan
mudah lelah. Riwayat merokok 50 tahun,
mempunyai penyakit jantung dan diabetes yang
tidak terkontrol. Pasien sudah dibeikan
pengobatan inhalasi salbutamol tetapi keluhan
tidak membaik.
Terapi lanjutan untuk pasien ini adalah
A. Aminofilin inhalasi
B. Teofilin inhalasi
C. Aminofilin iv
D.Ipatropium bromide inhalasi
E. Glukokortikoid iv
Soal 5
Seorang pria 45 tahun datang ke praktek dokter dengan
keluhan nyeri kepala yang hebat. Keluhan ini disertai dengan
mual, muntah dan pandangan kabur. Sebelumnya pasien
memiliki riwayat meminum obat anti hipertensi, captopril dan
HCT tetapi tidak teratur. Pada pemeriksaan fisik TD = 210/140
mmHg, Nadi = 123x/menit. Dokter meminta saran apoteker
untuk menangani pasen ini.
Pada pasien ini cara pemberian obat anti hipertensi yang tepat
adalah?
A. Oral
B. Rektal
C. Topikal
D. Parenteral
E. Sublingual
Soal 6
Di sebuah IFRS, seorang ibu membawa resep untuk
anaknya (6 th) yang sedang di rawat inap dengan keluhan
panas selama 3 hari, sulit makan dan muntah-muntah
dengan hasil pemeriksaan lab SGOT 794 SGPT 235.
Diantara resep yang diminta terdapat alat kesehatan yang
tidak dimengerti. Kemudian ibu ini bertanya kepada
apoteker.
Manakah alat kesehatan yang dimaksud untuk pasien anak
tersebut ?
A. Kateter
B. Abbocath
C. Needle
D. Syringe
E. Spuit
Soal 7
Seorang ibu datang membawa anaknya yang berusia
30 jam ke RS dengan keluhan kuning. Bayi lahir cukup
bulan, BB 2750 gram. Sudah mendapatkan asi ekslusif.
Pada Pemeriksaan fisik terdapat kuning pada wajah dan
dada. Saat diperiksa bilirubun total 15 mg/dl. Bilirubin
direk 1 mg/dL.
Alat kesehatan apakah yang tepat untuk Penanganan
pada pasien ini ?
A. Incubator
B. Fototerapi
C. CT Scan
D. Infus set
E. Elisa rider
Jawaban
1. E. Etambutol
2. B. Metrformin
3. A. Keracunan Metanol
4. D. Ipatropium bromide inhalasi
5. D. Parenteral
6. B. Abbocath
7. B. Fototerapi