Anda di halaman 1dari 28

Arthritis

(peradangan sendi)

dr. Jeremia Roy


APA ITU ARTHRITIS ?

Peradangan pada satu atau kedua sendi


anda, pada satu atau kedua lutut atau
pergelangan tangan, atau pada bagian
punggung
JENIS JENIS ARTHRITIS

OSTEOARTHRITIS
RHEUMATOID ARTHRITIS
GOUT ARTHRITIS

OSTEOPOROSIS
OSTEOARTHRITIS

Osteoarthritis atau penyakit sendi


degeneratif yang disebabkan oleh
proses penuaan.
Biasanya menyerang berbagai sendi
seperti pada lutut, pinggul, tulang
belakang, kaki, dan pangkal ibu jari.
Faktor risiko obesitas, trauma sendi, dan
pengguanaan berulang sendi tertentu.
RHEUMATOID ARTHRITIS

Penyebab sistem kekebalan tubuh


menyerang membran sinovial yang
mengakibatkan nyeri, pembengkakan,
serta kekakuan pada sendi.
Diagnosis dini seringkali sulit dilakukan
karena gejala awal yang samar dan
memburuk secara bertahap.
OSTEOPOROSIS

Kondisi saat kualitas kepadatan tulang


menurun. Kondisi ini membuat tulang
menjadi keropos dan rentan retak.
Disebabkan kurang kalsium dan vitamin
D, terutama pada usia lansia diatas 60
70 tahun (wanita > pria)
Gout Arthritis /
Hiperurisemia
Asam Urat, Hiperurisemia

Asam urat (urat) adalah produk akhir


dari metabolisme protein (purin)
Hiperurisemia : konsentrasi asam urat
yang larut dalam darah berlebih ( > 6.8
mg/dl)
Akibat overproduksi asam urat atau
ekskresi (pengeluaran) yang berkurang
Kelainan konsentrasi zat dalam serum
yang cukup sering ditemukan
Sebab Hiperurisemia
Overproduksi (produksi berlebihan)
Primer (tidak diketahui penyebabnya)
Sekunder
Asupan tinggi
Peningkatan kecepatan pembentukan purin
Peningkatan kecepatan pemecahan protein

Hipoekskresi (pengeluaran yang berkurang)


Primer (tidak diketahui penyebabnya)
Sekunder
Gangguan fungsi ginjal
Hipertensi, dll
Kristal Urat Monosodium

Dipengaruhi oleh
Turunnya kelarutan asam urat
Suhu, pH rendah
Gangguan pada sendi dan jar. ikat
Trauma / injury
Reabsorpsi air supersaturasi
Kurang gerak sendi (mis. saat tidur)
Gout

Kondisi yang diakibatkan pengendapan


kristal asam urat pada sendi
Ditandai peningkatan asam urat dalam
darah & peradangan sendi berulang
(artritis)
Terbanyak menyerang usia dekadi 4-6
(Pria : 9x dibanding wanita)
Faktor Resiko
Usia & Jenis kelamin
Obesitas
Alkohol
Hipertensi
Gangguan Fungsi Ginjal
Penyakit-penyakit metabolik
Pola diet
Obat: Aspirin dosis rendah, Diuretik, obat-obat
TBC
Faktor Pencetus

Dehidrasi
Alkohol
Overeating
Trauma / injury pada sendi
Demam
Tindakan pembedahan
Diagnosis

Gejala
Inflamasi dan nyeri sendi yang mendadak,
biasanya timbul pada malam hari
Nyeri
hebat, bengkak, kemerahan, panas
Demam, menggigil, nyeri badan

Hilang dalam 3-10 hari walau tanpa


pengobatan
90% serangan pertama menyerang 1
sendi saja
Diagnosa

Laboratorium
Kadar asam urat bisa normal / tinggi
Pemeriksaan cairan sendi Gold
Standard
Ditemukan kristal yang mengendap pada
sendi
Gout kronis

Sendi bengkak, kaku, tidak nyaman


persisten
Intensitas nyeri lebih kurang daripada
serangan awal
Kadang-kadang diselingi serangan akut
Perubahan bentuk sendi
Timbul benjolan berisi endapan asam
urat pada jaringat ikat (TOPHI)
Terapi
Mengatasi serangan akut dengan segera
Obat: analgetik, colcichine, kortikosteroid
Program pengobatan untuk mencegah
serangan berulang
Obat: analgetik, colcichine dosis rendah
Mengelola hiperurisemia (menurunkan kadar
as.urat) & mencegah komplikasi lain
Obat-obat penurun asam urat
Gaya hidup
Penyakit lain akibat
Hiperurisemia
Ginjal
Batu ginjal
Gagal ginjal akut / kronis
Kardiovaskuler
Hipertensi
Payah jantung
Penyakit metabolik lain
Diabetes
Hiperlipidemia
Pencegahan

Minum cukup (8-10 gelas / hari)


Mengelola Obesitas BB Ideal
Kurangi konsumsi alkohol
Pola diet sehat
Pola Diet
Golongan A ( 150 - 1000 mg purin/ 100g ) :
Hati, ginjal, otak, jantung, paru, lain-lain jerohan, udang, remis, kerang, sardin,
herring, ekstrak daging, ragi (tape), alkohol, makanan dalam kaleng

Golongan B ( 50 - 100 mg purin/ 100g ) :


Ikan yang tidak termasuk gol.A, daging sapi, kacang-kacangan kering, kembang kol,
bayam, asparagus, buncis, jamur, daun singkong, daun pepaya, kangkung

Golongan C ( < 50mg purin/ 100g ) :


Keju, susu, telur, sayuran lain, buah-buahan

Bahan makanan yang diperbolehkan :


Semua bahan makanan sumber karbohidrat
Semua jenis buah-buahan
Semua jenis minuman, kecuali yang mengandung alkohol
Semua macam bumbu
Bila kadar asam urat darah >7mg/dL
dilarang mengkonsumsi bahan
makanan gol.A, sedangkan konsumsi
gol.B dibatasi
Batasi konsumsi lemak
Banyak minum air putih
Contoh:

Pagi : Roti dengan margarin dan selai,


Susu/ kopi/ teh manis
Jam 10 : Buah pepaya
Siang : Nasi putih, pepes ikan, sayur
asam, jeruk
Jam 16 : Buah pisang
Malam: Nasi putih,telur bumbu bali, cah
tahu, sayur bening gambas wortel, apel