Anda di halaman 1dari 28

TUMOR JINAK

MUSKULOSKELETAL
Agneska Ernestia Lastasa
1510221010
FK UPN Veteran Jakarta
PENDAHULUAN

Tumor: benjolan

Neoplasma: setiap pertumbuhan sel yg baru

Tumor tulang merupakan kelainan pada sistem muskuloskeletal


yg bersifat neoplastik
EPIDEMIOLOGI

Tumor tulang primer: 65,8% jinak, 34.2% ganas

Insiden tumor jinak


Osteoma: 39.3%

Osteokondroma: 32.5%

Kondroma: 9.8%

Tumor jinak lainnya: 18.4%


TUMOR ASAL JARINGAN TULANG

Osteoma

Osteoid Osteoma

Osteoblastoma
OSTEOMA

Gambaran Klinis
Paling sering ditemukan (39.3%)
Usia 20-40 tahun
Bentuknya kecil tapi dapat menjadi besar tanpa menimbulkan gx spesifik

Lokasi
Tulang tengkorak: maxilla, mandibula, palatum, sinus paranasal
Tulang panjang: tibia, femur, dan falangs

Pemeriksaan Radiologis
Foto rontgen: berbentuk bulat dgn batas tegas tanpa adanya destruksi tulang.
Patologi
Ditemukan lesi pada tulang kompak dengan sistem Harvers atau trabekula tulang dengan
sumsumnya idsebut spongiosteoma
Strukturnya tdd jaringan tulang dewasa yg didominasi oleh struktur lamelar dgn pertumbuhan
yg sangat lambat
Berlokasi pada tulang panjang biasanya bersifat multipel

Diagnosis Banding
Osteokondroma
Parosteal osteosarkoma
Parostistis osifikans
Penatalaksanaan
Osteoma kecil dan tidak memberikan keluhan tidak perlu tindakan khusus

Osteoma besar serta memberikan gangguan kosmetik atau terdapat penekanan ke jaringan
sekitarnya sehingga menimbulkan keluhan sebaiknya dilakukan eksisi
OSTEOID OSTEOMA

Gambaran Klinis
Jarang ditemukan (1.8%)
Usia 10-25 tahun
:=1:2
Gx paling menonjol adalah nyeri pada suatu daerah tertentu dan menghilang dgn pemberian
salisat
Lokasi
Femur (25%)
Tibia (25%)
Daerah lain
Pemeriksaan Radiologis
Foto rontgen: adanya daerah yg radiolusen yg disebut nidus di daerah diafisis dan penebalan
kortikal yg merupakan reaksi pembentukan tulang
OSTEOSID OSTEOMA
Patologi
Kelainan tdd jaringan seluler dengan tingkat vaskularisasi yg tinggi dan jaringan tulang yg belum matang
serta jaringan osteoid

Diagnosis Banding
Abses brodie
Sarkoma Ewing
Periostitis kronis

Penatalaksanaan
Mengeluarkan seluruh jaringan nidus disertai eksisi sebagian tulang
Evaluasi dgn foto rontgen utk menilai apakah eksisi yg dilakukan akurat
OSTEOBLASTOMA

Gambaran Klinis
2,5% dari seluruh tumor jinak
Lebih sering pada dewasa muda
<<
Sering terdapat nyeri

Lokasi
Os vertebrae
Tulang pendek: Oss ilium, cpstae, ps phalanx, dan os tarsal

Pemeriksaan Radiologis
Terdapat daerah osteolitik dgn batas tegas yg jelas serta adanya bintik kalsifikasi
Diameter lesi bervariasi bisa sampai beberapa cm
OSTEOBLASTOMA
Patologis
Mirip osteoid osteoma tetapi gambaran sel dan vaskularisasinya lebih terlihat

Diagnosis Banding
Osteoid osteoma

Osteogenik sarkoma

Penatalaksanaan
Eksisi tumor

Rongga yg terbentuk diisi dgn tulang dari tempat lain (bone graft)
TUMOR ASAL JARINGAN TULANG
RAWAN

Kondroma

Osteokondroma

Kondroblastoma Jinak

Fibroma Kondromiksoid
KONDROMA

Gambaran Klinis
9.8% dari seluruh tumor jinak tulang
Sering pada usia dewasa muda
Gx berupa benjolan yg tidak nyeri

Lokasi
Os phalanx, os tarsal, costae

Pemeriksaan Radiologis
Terdapat daerah radiolusen yg bersifat sentral antara metafisis dan diafisis
Ditemukan sedikit ekspansi dari tulang
Pada tulang matur ditemukan bintik-bintik kalsifikasi di daerah lusen
Patologi
Terdapat pembentukan tulang rawan yg matur tanpa tanda-tanda pleimorfik, mitosis, atau gx
keganasan lainnya
Sering ditemukan perubahan miksoid pada jaringan lunak

Penatalaksanaan
Tidak selalu diperlukan
Jika tumor bertambah besar:
Dikeluarkan melalui kuretase
Bone graft
OSTEOKONDROMA

Gambaran Klinis
Tumor jinak tulang tersering kedua (32.5%)
Sering pada remaja dan dewasa muda
Gx nyeri tjd bila terdapat penekanan apda bursa atau jaringan lunak sekitar
Benjolan keras di daerah sekitar lesi

Lokasi
Daerah metafisis tulang panjang: femur distal, tibia proksimal, dan humerus proksimal

Pemeriksaan Radiologis
Ditemukan penonjolan tulang berbatas tegas sbg eksostosis yg muncul dari metafisis
Dapat bersifat tunggal atau multiple
OSTEOKONDROMA
Patologi
Ditemukan adanya tulang rawan hialin di daerah sekitar tumor dan terdapat
eksostosis yg berbentuk tiang di dalamnya
Lesi yg besar dpt berbentuk gambaran bunga kol dgn degenerasi dan kalsifikasi di
tengahnya

Penatalaksanaan
Tindakan operasi bila:
Terdapat penekanan pd jaringan lunak, mis. pembuluh darah atau saraf sekitarnya
Tumor tiba-tiba membesar disertai rasa nyeri
Tjd pada orang dewasa
KONDROBLASTOMA JINAK

Gambaran Klinis
Jarang ditemukan
Pada umur 10-25 tahun
<<
Gx utama: nyeri sendi
Pertumbuhan tumor sangat lambat

Lokasi
Berasal dari daerah epifisis dan berkembang ke arah metafisis
Terutama ditemukan pada epifisis tibia proksimal, femur distal, dan humerus
proksimal
Pemeriksaan Radiologis
Foto rontgen:
refraksi yg jelas pada tulang kanselosa yg dapat melebar di luar dari daerah garis epifisis
bentuk eksentrik dgn korteks yg tipis
batas tumor terlihat reguler, tidak disertai dgn bintik-bimtik kalsifikasi dgn adanya gambaran deposisi
kalsium

Patologi
Ditandai dgn gx karakteristik dari banyaknya sel yg tdk berdiferensiasi
Hanya ditemukan sedikit jaringan seluler dari matriks jaringan tulang rawan yg disertai
kalsifikasi fokal dan jaringan retikulin
Penatalaksanaan
Kuretase

Bone graft
FIBROMA KONDROMIKSOID

Gambaran Klinis
Jarang ditemukan
Terutama ditemukan pada anak-anak dan dewasa muda
Pertumbuhan tumor ini sangat lambat

Lokasi
Daerah metafisis tulang panjang
Tulang-tulang kecil pada tarsal dan metatarsal
FIBROMA KONDROMIKSOID
Pemeriksaan Radiologis
Gambaran khas berupa daerah radiolusen yg bulat/oval terletak eksentrik pada
jaringan miksoid dan kondroid intraseluler

Penatalaksanaan
Berpotensi menjadi ganas
Kuretase
Eksisi lokal
KESIMPULAN

Klasifikasi tumor tulang ditetapkan berdasarkan atas kriteria histologis, jenis


diferensiasi sel tumor yg diperlilhatkan dan jenis intraseluler matriks yg diproduksinya
yg bersifat osteogenik, kondrogenik, atau mielogenik.

Hal paling penting untuk menegakkan diagnosis tumor tulang adalah dengan
anamnesis yg meliputi:
Umur pasien

Lama dan perkembangan tumor

Nyeri yg merupakan keluhan utama tumor

Pembengkakan yg timbul secara perlahan dan jangka waktu yg lama


Pemeriksaan yang dilakukan untuk membantu menegakkan diagnosis antara
lain:
Pemeriksaan klinik: lokasi, ciri-ciri tumor (besar, bentuk, batas, sifat), gangguan
pergerakan sendi, spasme otot dan kekakuan tulang belakang, fraktur patologis

Pemeriksaan Biopsi

Penatalaksanaan dilakukan dgn cara operasi, radioterapi dan kemoterapi


berdasarkan jenis tumor muskuloskeletal tersebut.