Anda di halaman 1dari 31

KELENJAR LIEN

ACHMAD AZHARI
LIEN = LIMFA
MERUPAKAN ORGAN LYMPHOID YANG
PALING BESAR, TERLETAK DALAM
RONGGA HYPOCHONDRIUM KIRI
DIBAWAH DIAFRAGMA DAN DIFIKSASI
OLEH (1). LIG. GASTRO LIENALIS (2) LIG.
PHRENICOLIENALIS DAN (3) LIG.
LIENORENALIS
SELURUH PERMUKAAN DITUTUPI
OLEH PERITONEUM, KECUALI PADA
HILUM, SERTA TIDAK DIJUMPAI VASA
AFFERENT DAN VASA EFFERENS.
KELENJAR INI DISELIMUTI OLEH
CAPSUL JARINGAN PENGIKAT PADAT
YANG MENGANDUNG SERABUT
ELASTIKA DAN OTOT POLOS. JARINGAN
KAPSUL MENDESAK KEARAH DALAM
MEMBENTUK TRABECULA YANG SALING
BERHUBUNGAN MEMBENTUK
ANASTOMOSE HINGGA MEMBENTUK
RUANGAN RUANGAN YANG INKOMPLET.
TERDAPAT CEKUKAN = HILLUM
KELENJAR INI MEMPUNYAI KAPASITAS
UNTUK MEMBESARKAN DIRI PADA
KEADAAN KEADAAN TERTENTU.
RUANGAN RUANGAN YANG DIBENTUK
OLEH TRABECULA DIISI OLEH MASSA
JARINGAN YANG LUNAK SEPERTI
BUSA, JARINGAN INI DISEBUT SEBAGAI
PULPA LIENALIS = SPLENIC PULP YANG
DIBEDAKAN MENJADI 2 BAGIAN ATAS
DASAR WARNANYA MENJADI (1) PULPA
ALBA DAN (2) PULPA RUBRA
PULPA RUBRA
TAMPAK DITEMBUS OLEH FLEKSUS
SINUS VENOSUS HUNGGA MEMECAH
JARINGAN LYMPHOID YANG KEMUDIAN
MEMBENTUK GAMBARAN SEPERTI PITA
PITA YANG MEMANJANG, PITA PITA INI
DISEBUT SPLENIC CORDS ATAU DISEBUT
JUGA CORDS OFF BILLROTH, JARINGAN
LYMPOID INI DI INFILTRASI OLEH SEL
SEL ERYTROCYT HINGGA DENGAN
DEMIKIAN PULPA RUBRA INI
MERUPAKAN PENGGABUNGAN SINUS
VENOSUS DAN SPLENIC CORDS

PULPA ALBA
TERDIRI DARI JARINGAN LYPHOID
YANG PADAT DAN TERSUSUN
MENGELILINGI SUATU ARTERI
HINGGA MEMBENTUK PERIARTERIAL
SHEATH YANG SEBENARNYA
MERUPAKAN SUATU NODULUS
LYMPHATICUS = SPLENIC NODULE =
NODULUS MALPHIGII YANG
BENTUKNYA MIRIP DENGAN NODULUS
PADA LYMPHONODUS
DIANTARA PULPA RUBRA DAN PULPA
ALBA TERDAPAT AREA YANG DISEBUT
SEBAGAI MARGINAL ZONE, SEDANG
ARTERI YANG DIKELILINGI OLEH
PERIARTERIAL SHEATH TADI
DISEBUT SEBAGAI A. CENTRALIS
PADA ANAK ANAK SETIAP NODULUS
LIENALIS DIJUMPAI GERMINAL
CENTRE, SEDANG PADA ORANG
DEWASA TIDAK SEMUA NODULUS
DIJUMPAI GERMINAL CENTRE,
WALAUPUN ADA, JUMLAH NODULUS
YANG MENGANDUNG GERMINAL
CENTRE INI DIJUMPAI DALAM JUMLAH
YANG SEDIKIT
DARI MASING MASING SPLENIC
CORDS, DISAMPING JARINGAN
LYMPHOID TADI, DIJUMPAI PULA :
SEL RETICULER, YANG TERDIRI DARI 2
JENIS YAITU (1) BERSIFAT
PHAGOCYTIC, DIMANA DALAM
CYTOPLASMANYA DIJUMPAI PARTIKEL
BENDA ASING, LEUKOSIT YANG
MENGALAMI DEGENERASI, SEBAGIAN
ATAU SELURUH ERYTROCYT DAN
GRANULA HEMOSIDERIN.
(2) SEL RETIKULER YANG BELUM
BERDIFFERENSIASI

SEL SEL LYMPHOCYT DALAM


BERBAGAI UKURAN YANG DALAM
PULPA ALBA TAMPAK PADAT SEDANG
PADA PULPA RUBRA TAMPAK
TERSUSUN LEBIH LONGGAR
MONOCYT DAN PLASMA CELL
GRANULAR LEUKOSIT DAN
ERYTROCYT
GIANT CELL / MEGAKARYOCYT YANG
DIJUMPAI HANYA PADA MASA
FEUTALIS

VASCULARISASI
ARTERI MASUK MELALUI HILUM
KEMUDIAN BERCABANG MASUK KE
JARINGAN TRABECULA SEBAGAI
ARTERI TRABECULARIS ATAU A.
INTERLOBULARIS DIMANA ARTERI INI
BERJALAN BERSAMA SAMA DENGAN
VENA, KEMUDIAN
MENINGGALKAN TRABECULA
MENEMBUS JARINGAN LYMPHOID
MENJADI A. CENTRALIS, MENUJU
KE MARGINAL ZONE DAN DAPAT
BERAKHIR DISINI ATAU
MELANJUTKAN DIRI KE PULPA
RUBRA DAN MEMBENTUK SINUS
VENOSUS PADA PULPA RUBRA
INERVASI
SERABUT SERABUT SYARAF TIDAK
BERMYELIN BERUPA AXON
SYARAF SYNPHATIS YANG
BERJALAN SEJAJAR DAN
BERSAMA SAMA DENGAN
ARTERIA, SEMENTARA SERABUT
SYARAF BERMYELIN MERUPAKAN
SERABUT SYARAF SENSORIS
T
WP

RP

Pulpa putih (WP) tampak tercat biru gelap, area yang kaya akan sel
sel lymphocyt mengelilingi Pulpa Merah (RP) yang merupakan pulp
cord dan sinus venosus, trabecula (T) yang lebar tampak mengan
dung arteri dan vena, yang merupakan kelanjutan dari capsul
WP

CA

RP

Capsul (C) yang padat menyelimuti kel. Lien. Consentrasi lymphocyt


mengelilingi a. centralis (CA) membentuk Pulpa Putih (WP) dan
periarteriolar lymphatic sheath (PALS). Pulpa Merah (RP) terbetuk dari
splenic cord (diffuse Lymphatic tissue) dan banyak mengandung darah
tepi dan endothel yang membatasi sinus venosus
Pulpa
Merah

Pulp Cord, lymphocytes, macrophages,


plasma cells, reticular cells & RBCs, Sinus Venosus
WBCs & Thrombocyt
LIEN
VASCULARISASI

1 Arteria
Trabecularis
masuk
kedalam kel.
Lien
menembus
j.pengikat
trabecula
2 Ketika a. trabecularis meninggalkan trabecula, masuk kedalam
pulpa putih yang terdiri dari T cells, membentuk periarteriolar lymphoid
sheath (PALS). A. trabecularis sekarang menjadi a. centralis
dari pulpa putih
LIEN
VASCULARISASI

3 Pulpa
putih tersusun
atas
4 komponen
(1) a. Centralis,
(2) PALS,
(3) Corona
yang dibentuk
oleh B cells
dan sel
pembawa
antigen dan
(4) Germinal
center

Pulpa putih mempunyai struktur yang kharasteristik yaitu komponen


immunitas T & B cells dan Sel pembawa antigen
LIEN
VASCULARISASI

4 Arteria
Centralis
memberikan
cabang sabang
yang tersusun
radier, arteriole
radialis, dan
berakhir pada
sinus
marginalis
yang
mengeliling
pulpa alba.
5 Darah yang berasal dari a. centralis dan a, radialis dibawa ke
arteriole penicillaris yang berakhir pada anyaman capiller yang
dikelilingi oleh macrophage. Anyaman capiler ini dinamai capiler
lembaran macrophage
LIEN
VASCULARISASI

6 Macrophag
e-sheathed
capilleries
mengalirkan
darah kedalam
sinus
spleenicus
(sirkulasi
tertutup) atau
kedalam stroma
dari pulpa rubra
(sirkulasi
terbuka)

7 Pulpa rubra dibentuk oleh (1) a. penicillaris, (2) macrophage-


shealthed capillaries, (3) splenic sinusoid, (4) sel reticulair yang
membentuk stroma dari corda splenicus (=cords of Billroth),
(5) semua sel yang terdapat dalam sirculasi darah
Fungsi utama dari Pulpa Alba memproduksi Lymphocyt B melalui cloning pada
kememunculan Lymphocyt T yang merupakan derivat PALS. Fungsi ini secara
partial menjadi penting pada saat terjadi bacterimia (adanya bacteri yang hidup
dalam aliran darah), disebabkan oleh sel macrophage yang dapat menangkap
bakteri dan memunculkan antigennya untuk mengstimulasi respon immunitas
spesifik terhadap sel lymphocyt ysng berada di dalam kel. Lien
1 Antigen masuk kedalam lien dari aliran darah menembus a.
trabecularis masuk ke a. centralis dan sinus marginalis. A.Centralis
dihubungkan dengan sinus marginalis oleh arteriole radialis.
2 Sel pembawa antigen, didalam regio coronaria, antigen ini
dideteksi dan merupakan sample oleh PALS-derive T cell yang
berinteraksi dengan B cells dan dengan dasar interaksi ii B cells
berfroliferasi dan berdiferensiasi menjadi plasma cells

3 Plasma cells melepaskan immunoglobulin kedalam aliran darah


Capsul

A. Centralis

Foliculi lymphatici
lienalis

Vena Trabecularis Trabecularis


Area subcapsuler, memperlihatkan corpusculum malphigii
(limphonodus splenicus) dengan aretria centralis (a.
limfonudulii), membentuk pulpa alba, trabecula membawa
pembuluh darah besar yang melintasi lien
PULPA
RUBRA

Preparat ini, sebelum diwarnai dibilas seara menyeluruh untuk


memibuang darah, hingga jar. Ikat reticularis dan pembuluh
darah kecil dapat terlihat lebih jelas. Pulpa alba tidak
terpengaruh oleh proses ini
Arteria pulpae
V. Trabecularis dan cabangnya yang besar pada pulpa rubra