Anda di halaman 1dari 23

LAPORAN KASUS

SIROSIS HEPAR
PENYUSUN :
dr. Sigit Dwi Pramono

PEMBIMBING :
dr. Vitalis
LAPORAN KASUS

IDENTITAS PASIEN
Nama : Tn. P
Umur : 60 Tahun
Jenis Kelamin: Laki-laki
Pekerjaan: Petani
Alamat : Kab. Takalar
Agama : Islam
No. RM: 206822
Tgl masuk : 04/04/2016
Anamnesis :
Autoanamnesis
Keluhan Utama : Perut
Membesar
Anamnesis Terpimpin :
Keluhan dialami sjk 1 minggu yg lalu
SMRS, awalnya perut tdk terlalu besar.
Namun lama-kelamaan makin membesar
sprti saat ini.
Sesak dan rasa penuh disertai nyeri perut
kanan atas. Mual (+) Muntah (-).Mata kuning
(+) sejak 1 bulan terakhir. Bengkak pada
kedua tungkai bawah. BAK lancar dan warna
kuning. BAB belum sejak 2 hari yang lalu.
Riwayat penyakit sebelumnya :
Riwayat dirawat sebelumnya (-)
Riwayat transfusi darah tidak pernah
Riwayat pemakaian jarum suntik secara
bergantian disangkal
Riwayat hipertensi disangkal
Riwayat DM disangkal

Riwayat yang lain:


Mengkonsumsi tuak/alkohol 20 tahun
Riwayat merokok (+)
Status Present
Sakit sedang/ Composmentis / Gizi kurang
Tinggi Badan : 160 cm
Berat Badan: 45 kg
Berat Badan Koreksi : 33,75 kg
IMT : 14,30
Tanda vital:
Tekanan darah: 120/60 mmHg
Nadi: 80 kali/menit (Reguler,kuat angkat)
Pernapasan: 26 kali/menit tipe thoracal
PEMERIKSAAN FISIS
Kepala
Anemis (-), Ikterus (+)
Sianosis (-)
Edema Palpebra (-)

Leher
Pembesaran kelenjar getah bening dan gondok (-)
Massa Tumor (-)
Nyeri Tekan (-)
DVS : R +1cmH2O
Thorax
Inspeksi : Simetris ki = ka
Palpasi : NT (-), MT(-), vocal fremitus simetrsi ki = ka
Perkusi : Sonor simetris ki = ka
Auskultasi :Bunyi pernapasan: Vesikuler kiri = kanan
Bunyi tambahan: Rh -/-,Wh -/-

Jantung:
Inspeksi : Ictus cordis tidak tampak
Palpasi : Ictus cordis teraba di ICS V midclavicularis (S)
Perkusi : Batas jantung dalam batas normal
Auskultasi : Bunyi jantung I/II regular, bising (-)
Abdomen
Inspeksi : Cembung, ikut gerak nafas, Venektasis (+)
Auskultasi: Peristaltik (+) kesan normal
Palpasi: Perut distended (+), MT(-), NT (+) kanan atas
Hepar : Tidak teraba
Lien : Tidak teraba
Ginjal : Tidak teraba
Perkusi: Timpani (+), Ascites (+) shifting dullnes

Ekstremitas
Ikterus (+), Pitting edema pretibial dan dorsum pedis +/+
Eritema Palmaris (+)
Laboratorium
Jenis Pemeriksaan Hasil Nilai Rujukan

WBC 5,1x103/uL 4 - 10 x 103/uL


DARAH RUTIN
RBC 4,12x106/uL 4,56,5 x 106/uL
(06/04/2016)
HGB 12,1 g/dL 14 - 18 g/dL

HCT 38,3% 40 54%

MCV 93 pl 76 92 pl

MCH 29,4 pg 22 31 pg

MCHC 31,6 g/dl 32 36 g/dl

PLT 97 x 103/uL 150-400x 103/uL


Jenis Pemeriksaan Hasil Nilai Rujukan

GDS 106 mg/dl 110 mg/dl

SGOT 188 L< 37 U/L

SGPT 118 L< 42 U/L

ALKALIFOSFATASE - L: <270, P: <240 U/L

GAMMA GT - L: 11-50, P: 7-32 U/L

UREUM 24,6 10 50 mg/dl

KREATININ 0.99 < 1,3 mg/dl

PT - 10-14 detik

KIMIA DARAH APTT - 22.0-30.0 detik


(06/04/2016) Protein total - 6,6 8,7 g/dl

Albumin 1,8 g/dl 3,5 - 5 g/dl

Globulin - 1.5-5 g/dl

Natrium - 136-145

Kalium - 3.5-5.1

Klorida - 97-111

Anti HCV Non Reactive Non Reactive

HBsAg Reactive Non Reactive


DIAGNOSIS AWAL :
Ascites et causa suspek SHD (Sirosis Hepatis Dekompensata)

PENATALAKSANAAN AWAL
Diet Protein
02 2-4 liter/menit
IVFD Asering 16 tetes/menit
Inj. Furosemide 1amp/12jam/iv (bila TDS 100 mmHg)
Inj. Santagesic 1amp/8jam/iv (encerkan dan bolus secara perlahan)
Curcuma 3x1 tab.
Carpiaton 20mg 0-2-0
Balance cairan
Rencana Pemeriksaan
USG abdomen.

PROGNOSIS
Quad ad functionam : Dubia ad Malam
Quad ad sanationam: Dubia ad Malam
Quad ad vitam : Dubia ad Malam
Hasil USG Abdomen

Kesan:
- Hepar ukuran mengecil,tepi irreguler, echoparenkim normal,
tidak tampak dilatasi vaskuler maupun bile duct intra/extra
hepatik/echo mass (Gambaran Sirosis Hepatis)
- Tampak echo cairan bebas pada cavum peritoneum (Ascites)
DISKUSI
Dari hasil anamnesis, pemfis, dan pemeriksaan

lab. dapat ditegakkan diagnosa pasien yakni

sirosis hepatis dekompensata (SHD)

dikarenakan gejala klinis sudah jelas terlihat,

berbeda dengan sirosis hepatis kompensata

dengan gejala klinis yang belum nyata.


SIROSIS HEPAR
definisi
Sirosis hati adalah suatu keadaan disorganisasi
yang difus dari struktur hati yang normal akibat
nodul regeneratif yang dikelilingi jaringan yang
mengalami fibrosis.

SIROSIS HEPAR

KOMPENSATA DEKOMPENSATA
ETIOLOGI
& PATOGENESIS
GAMBARAN KLINIS

Symptoms
Anorexia, nausea, vomiting, diarrhea, fatigue,
weakness, fever, jaundice, amenorrhea,
impotence, infertility.
Signs
Spider telangiectases, palmar erythema,
parotid and lacrimal gland enlargement, nail
changes, gynecomastia, testicular atrophy,
hepatosplenomegaly, ascites, gastrointestinal
bleeding (e.g., varices), hepatic
encephalopathy.
PEMERIKSAAN PENUNJANG

Laboratorium

Radiologi
PENATALAKSANAAN
Simtomatis

Supportif, yaitu :

Istirahat yang cukup


Pengaturan makanan yang cukup dan seimbang, misalnya : cukup
kalori, protein 1gr/kgBB/hari

Pengobatan berdasarkan etiologi

Pengobatan yang spesifik dari sirosis hati akan diberikan jika telah terjadi
komplikasi seperti
Asites
Spontaneous bacterial peritonitis
Hepatorenal syndrome
Ensefalophaty hepatic

Transplantasi hati
KOMPLIKASI
EDEMA DAN ASCITES

SPONTANEUS BACTERIAL PERITONITIS

RUPTUR VARICES ESOFAGUS

HEPATIC ENCEPHALOPATHY

HEPATORENAL SYNDROME

HEPATOPULMONARY SYNDROME

HYPERSPLEENISM

HEPATOCELLULAR CARCINOMA
prognosis
Skor/parameter 1 2 3

Bilirubin (mg %) < 2,0 2-<3 > 3,0

Albumin (mg %) > 3,5 2,8 - < 3,5 < 2,8

Protrombin time
> 70 40 - < 70 < 40 Klasifikasi sirosis hati
(Quick %)
menurut Child Pugh
Min. Sedang Banyak
Asites 0
(+) (++) (+++)

Hepatic
Tidak ada Stadium 1 & 2 Stdium 3 & 4
Ensephalopathy

Points Class One year survival Two year survival

5-6 A 100% 85%


Angka
7-9 B 81% 57%
Harapan
Hidup
10-15 C 45% 35%