Anda di halaman 1dari 20

Konsep Dasar Ekonomi Mikro dan Makro

Adisti A. Rumayar

Pengertian dasar

Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia di dalam memenuhi kebutuhannya yang relatif tidak terbatas dengan menggunakan sumber daya yang terbatas dan masing-masing sumber daya mempunyai alternatif penggunaan (opportunity cost).

Contoh kasus

Seseorang anak mempunyai uang Rp. 20.000,00. Harga tiket menonton bioskop Rp. 20.000,00 dan satu porsi tinutuan juga Rp. 20.000,00. Ia tidak bisa memiliki keduanya, harus mengadakan pilihan. Apabila ia memilih menonton maka opportunity cost-nya adalah makan tinutuan.

Suatu Negara memiliki anggaran kesehatan 1 trilyun diperhadapkan dengan kebutuhan untuk membangun rumah sakit, puskesmas, pengadaaan tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan, program kesehatan dll

Menurut bank Dunia alokasi dana kesehatan Indonesia salah satu yang terkecil di dunia (1,2 % terhadap PDB, sumber: Katadata.co.id)

Anggaran kesehatan Indonesia 2015? 2016?

Masalah ekonomi- the art of choice

Kebutuhan manusia relatif tidak terbatas.

Sumber daya tersedia secara terbatas. Masing-masing sumber daya mempunyai beberapa alternatif penggunaan.

Prinsip pemilihan: dengan sumberdaya tertentu diupayakan pemenuhan kebutuhan sebanyak- banyaknya. Atau untuk pemenuhan kebutuhan tertentu diupayakan penggunaan sumberdaya sekecil-kecilnya (prinsip ekonomi)

Pemilihan/alokasi meliputi jawaban yang harus diberikan setiap individu, masyarakat maupun Negara terhadap pertanyaan berikut :

- Barang dan jasa apa yang akan dihasilkan (What) - Bagaimana barang dan jasa tersebut dihasilkan (How) - Untuk siapa barang dan jasa tersebut dihasilkan (For Whom)

Masalah Ekonomi >>>>>>>> Sistem Ekonomi

Sistem Ekonomi

Sistem Ekonomi Tradisional Sistem Komando (Sosialis-Komunis) Sistem Ekonomi Pasar Sistem Ekonomi Campuran

Sistem Ekonomi Tradisional

Kehidupan ekonomi didasarkan pada kebiasaan, adat, tradisi, dan agama.

Masalah ekonomi dipecahkan menggunakan dasar pola yang telah dijalankan masa lalu.

Contoh : tanah pertanian ditanami tanaman seperti yang selalu ditanam masa lalu secara turun-temurun.

Sistem Komando

Masalah ekonomi dipecahkan oleh penguasa pusat.

Pemerintah pusat menentukan alokasi penggunaan sumber daya, penentuan jenis dan jumlah barang yang diproduksi.

Semuanya dilakukan dengan menggunakan perencanaan pusat (individu tidak memiliki kebebasan dalam menggunakan sumberdaya).

Sistem Ekonomi Pasar

Keputusan penggunaan sumberdaya ditentukan sendiri oleh individu atau produsen, karena hak milik individu diakui.

Biasanya produsen akan menghasilkan barang dimana dia dapat memperoleh keuntungan setinggi-tingginya.

Keuntungan ini akan diperoleh apabila harganya tinggi, dan harga tinggi jika banyak yang ingin

membeli.

Sistem Campuran

Terdapat campur tangan pemerintah dan sistem ekonomi pasar.

Contoh : Sistem Ekonomi Pancasila (sistem ekonomi pasar terkendali)

Sistem Ekonomi Indonesia 1. Dasar :

Dasar Ideologi : Pancasila Dasar Konstitusional : UUD 1945

2. Batang Tubuh UUD 1945 Pasal 33

  • - Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan.

  • - Cabang-cabang produksi yang penting bagi Negara dan yang menguasai hajad hidup orang banyak dikuasai oleh Negara.

  • - Bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

3. Dasar Operasional : GBHN

4. Bertolak dari : Pasal 33 Ayat 1-perekonomian disusun.

  • - Disusun berarti diatur secara baik (direncanakan).

  • - Sistem ekonomi Indonesia (campuran)>>> ada pemilikan kekayaan oleh swasta/pribadi tetapi dalam rangka memenuhi fungsi sosial. Artinya hak milik perorangan diakui tetapi tidak boleh dilepaskan dari fungsi sosialnya, harus digunakan untuk kesejahteraan bersama.

5. Pasal 33 ayat 2 Cabang-cabang produksi yang penting bagi Negara, artinya:

  • - Strategik bagi keamanan dan kelangsungan hidup Negara.

  • - Finansial yakni sumber keuangan dan yang menguasai hajat hidup orang banyak.

  • - Kepentingan umum yakni ‘public utilities’ atau ‘social overhead’.

  • - Kebutuhan vital untuk mencegah persaingan yang merusak.

  • - Keperluan politik guna menghindari dan mencegah monopoli

Dikuasai >>>> tidak berarti penguasaan secara fisik (tidak perlu sebagai pengusaha), tetapi pelaksanaannya diatur oleh pemerintah demi kelancaran roda perekonomian dan tercapainya tujuan yang ingin diperoleh

6. Pasal 33 ayat 3

Dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat, artinya :

  • - Penjabaran hak milik, boleh perorangan tetapi tetap di subordinasikan pada tujuan hakikinya yakni untuk kesejahteraan bersama.

  • - Negara memegang peranan dan wewenang untuk secara aktif dan positif mengatur dan mengarahkan pemilikan dan penggunaannya.

  • - Implikasi : distribusi kekayaan secara adil dan merata.

  • - Perlu ada ketegasan mengenai batas kewenangan dan daerah operasi ketiga sektor usaha itu (pemerintah, koperasi, dan swasta).

Ekonomi mikro, ekonomi makro

Secara garis besar ilmu ekonomi dapat dipisahkan menjadi dua yaitu ilmu ekonomi mikro dan ilmu ekonomi makro.

Ekonomi mikro

ekonomi mikro mempelajari variabel-variabel ekonomi dalam lingkup kecil misalnya perusahaan, rumah tangga. Dalam ekonomi mikro ini dipelajari tentang bagaimana individu menggunakan sumber daya yang dimilikinya sehingga tercapai tingkat kepuasan yang optimum

ilmu ekonomi yang menganalisis bagian-bagian kecil dari keseluruhan kegiatan perekonomian. Contoh: Menentukan harga telur ayam

Ekonomi makro

Ilmu Ekonomi yang menitikberatkan pembahasan mengenai perekonomian secara keseluruhan (agregat). Arti agregat (keseluruhan) dalam Ekonomi Makro adalah variabel-variabel total, seperti pendapatan nasional, produk nasional, konsumsi nasional, tabungan dan investasi nasional

 

Perbedaan

 
 

Diliha

Ekonomi Mikro

Ekonomi Makro

   

t dari

 

Harga

Harga ialah nilai dari suatu komoditas

Harga

adalah

nilai

dari

(barang tertentu saja)

komoditas

secara

agregat

 

(keseluruhan)

 

Unit

Pembahasan tentang kegiatan ekonomi

rugi perusahaan

Pembahasan tentang kegiatan

analis

secara individual. Contohnya

ekonomi secara keseluruhan.

is

permintaan dan dan penawaran,

Contohnya pendapatan nasional,

perilaku konsumen, perilaku produsen, pasar, penerimaan, biaya dan laba atau

pertumbuhan ekonomi, inflasi, pengangguran, investasi dan kebijakan ekonomi.

Tujua

Lebih memfokuskan pada analisis

Lebih memfokuskan pada analisis

n

tentang cara mengalokasikan sumber

tentang pengaruh kegiatan

analis

daya agar dapat dicapai kombinasi yang

ekonomi terhadap perekonomian

 

is

tepat.

secara keseluruhan

   

Terima Kasih