Anda di halaman 1dari 9

Batuan sedimen

Klasifikasi
Klasifikasi untuk B.silisiklastik
konglomerat-breksi (Raymond, 1984)
Matrix Grain shape Composition Name
Gravel & Sand Rounded Single type clast type
conglomerate
Varied Polymitic
conglomerate
Angular Single type clast type
Breccia
Varied Polymitic breccia
Mud Rounded, Single type Oligomict
angular, or both diamictite
Varied Polymict
diamictite
Matrix= butiran-butiran lebih kecil (biasanya berukuran
lanau/silt atau lempung/clay)yang mengisi ruang antarbutiran
utama
Sortasi buruk=banyak matriks
Sortasi baik=tidak ada matriks=seragam semua
Klasifikasi untuk B.silisiklastik
batupasir (Folk, 1974)
Q= Quartz fragment
F= Feldspar fragment
R=Rock/lithic fragmen
Klasifikasi untuk B.silisiklastik
batupasir (Dott, 1964)

Kisaran batas matriks= 5, 10,


atau 15%
Pada diagram digunakan batas
15% untuk memisahkan
arenite -- wacke
ose= relatif kaya fragmen feldspar = feldspathic
ywacke= batupasir yang bersifat banyak matriksnya/matrix-supported
Klasifikasi untuk B.silisiklastik batulanau
& batulempung (Pettijohn, 1975)
Grain size Rock name
Silt Siltstone
Mud (undistinguised silt & clay) Mudstone (non-laminated)
Shale (fissile)
Clay Claystone

Shale = batuserpih, memiliki struktur fissile atau menyerpih


Klasifikasi batuan karbonat
(Dunham, 1962)
Non-klastik (biogenik)

Allochem= analog dengan fragmen pada B.sedimen silisiklastik


Klasifikasi
batuan
karbonat
(Folk, 1959)
Pellet= butiran tanpa struktur
internal
Oolite= butiran berselubung
konsentris
Allochem= analog dengan fragmen pada
B.sedimen silisiklastik
Sparite= massa dasar kalsit kristalin
(intraclast, oolite, fossil, pellet
Micrite= lumpur karbonat
berupa kalsit mikrokristalin
Biolithic= sisa bagian keras
dari organisme
Dismicrite= lumpur
karbonat dengan dijumpai
kalsit kristalin pada area
Non-klastiktertentu
(biogenik)
Batuan sedimen lain
Siliceous sinter: B.sedimen porus kaya silika, terbentuk
akibat presipitasi di sekitar sumber mata air panas dan geyser
Chert: Hasil presipitasi larutan silika + akumulasi sisa
organisme silika. Ex: Jasper, Chalcedony, Flintstone (batuapi).
Batuan evaporit (akibat penguapan):
Halite evaporite
Anhydrite evaporite
Gypsum evaporite
Phosporite: B.sedimen kaya senyawa fosfat (dijumpai banyak
apatit)
Ironstone: B.sedimen kaya unsur besi
Coal (batubara): batuan sedimen kaya unsur organik dari
hasil pengendapan sisa organisme di lingkungan rawa.
Marl (napal): batuan sedimen dengan komposisi karbonat
dan silisiklastiknya seimbang