Anda di halaman 1dari 16

BENDA ASING

PADA TELINGA

1. Alika Fitriani (121.0009)


2. Intan Ayu R. (121.0049)
3. Lailatul Hidayah (121.0055)
4. Marlina Mainingrum (121.0061)
5. Ryan Frandhika P. (121.0095)
DEFINISI
Telinga adalah organ penginderaan dengan
fungsi ganda dan kompleks (pendengaran
dan keseimbangan).
Benda asing merupakan benda yang berasal
dari luar tubuh atau dari dalam tubuh yang
dalam keadaan normal tidak ada. Telinga
sering kemasukan benda asing.
ETIOLOGI & FAKTOR
PENCETUS
1. Faktor kesengajaan, biasanya terjadi pada anak-anak
balita.
2. Faktor kecerobohan sering terjadi pada orang
dewasa sewaktu menggunakan alat-alat pembersih
telinga misalnya kapas, tangkai korek api atau lidi
yang tertinggal di dalam telinga.
3. Faktor kebetulan terjadi tanpa sengaja dimana benda
asing masuk kedalam telinga contoh masuknya
serangga, kecoa, lalat dan nyamuk.
BENDA ASING YANG
SERING MASUK
1. Air
2. Cotton Buds
3. Benda-benda kecil
4. Serangga
PATOFISIOLOGI
Masuknya benda asing ke dalam telinga yaitu ke
bagian kanalis audiotorius eksternus akan
menimbulkan perasaaan tersumbat pada telinga,
sehingga klien akan berusaha mengeluarkan benda
asing tersebut. Namun, tindakan yang klien lakukan
untuk mengeluarkan benda asing tersebut sering
kali berakibat semakin terdorongnya benda
tersebut ke bagian tulang kanalis eksternus
sehingga menyebabkan laserasi kulit dan melukai
membrane timpani. Akibat dari laserasi kulit dan
lukanya membrane timpanai, akan menyebabkan
gangguan pendengaran, rasa nyeri telinga atau
otalgia dan kemungkinan adanya risiko terjadinya
infeksi.
MENIFESTASI KLINIS
1. Merasa tidak enak ditelinga
2. Tersumbat
3. Pendengaran terganggu
4. Rasa nyeri telinga (otalgia)
PEMERIKSAAN PENUNJANG
1. Pemeriksaan dengan Otoskopik
2. Pemeriksaan Ketajaman
3. Uji Ketajaman Dengan Garpu Tala
PENCEGAHAN
1. Kebiasaan terlalu sering memakai cotton bud
untuk membersihkan telinga sebaiknya dijauhi
karena dapat menimbulkan beberapa efek
samping seperti kulit telinga kita yang ditumbuhi
bulu-bulu halus yang berguna untuk membuat
gerakan menyapu kotoran di telinga kita akan
rusak, sehingga mekanisme pembersihan alami ini
akan hilang. Jika kulit kita lecet dapat terjadi
infeksi telinga luar yang sangat tidak nyaman dan
kemungkinan lain bilaterlalu dalam mendorong
Cottonbud, maka dapat melukai atau menembus
gendang telinga. Sebaiknya bersihkan telinga 2-3
kali dalam seminggu.
2. Hindarkan memberi mainan berupa biji-
bijian pada anak-anak, dapat tejadi bahaya
di atas atau juga dapat tertelan dan yang
fatal dapat menyumbat jalan nafas
(obstruksi jalan nafas).
PENATALAKSANAAN
Ekstrasi benda asing dengan menggunakan
pengait atau pinset atau alligator
(khususnya gabah). Pada anak yang tidak
kooperatif, sebaiknya dikeluarkan dalam
narcosis umum, agar tidak terjadi
komplikasi pada membrane timapani.
Bila
benda asing berupa binatang atau serangga
yang hidup, harus dimatikan dulu dengan
meneteskan pantokain,xylokain,minyak atau
alcohol kemudian dijepit dengan pinset.
Kemudian benda asing dikait dengan pinset atau
klem dan ditarik keluar. Setelah benda asing
keluar, liang telinga dibersihkan dengan larutan
betadin. Bila ada laserasi liang telinga diberikan
antibiotik ampisilin selama 3 hari dan analgetik
jika perlu
Benda asing yang licin dan keras seperti batu,
manik-manik, biji-bijian pada anak yang tidak
kooperatif dilakukan dengan narkose. Dengan
memakai lampu kepala yang sinarnya terang lalu
dikeluarkan dengan pengait secara hati-hati
karena dapat menyebabkan trauma pada
membran timpani.
ASUHAN
KEPERAWATAN
PENGKAJIAN
Riwayat masuknya benda asing pada telinga
Riwayat kesehatan
1. Keluhan utama saat MRS
2. Riwayat kesehatan masa lalu
3. Riwayat kesehatan keluarga
4. Pemeriksaan Fisik
DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. Nyeri akut b.d. agen cedera biologis,
fisik ,kimia.
2. Gangguan sensori persepsi (auditori) b.d.
perubahan sensori persepsi.
3. Risiko infeksi b.d. laserasi kulit dan
trauma membran timpani.
RENCANA
KEPERAWATAN
SYUKRON
YAA..