Anda di halaman 1dari 45

SOP

STANDAR OPERASIONAL DAN


PROSEDUR
PEMBELAJARAN PENDIDIKAN
ANAK USIA DINI
Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini
Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan
Masyarakat
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Tujuan
Memberikan pemahaman
pentingnya SOP
Memberikan pemahaman
tentang tata cara membuat SOP
Memberikan keterampilan
menyusun SOP
Pengertian SOP
Pembelajaran PAUD

SOP Pembelajaran merupakan langkah-langkah untuk


menjalankan pembelajaran PAUD dalam mencapai
semua kompetensi inti (sikap spiritual, sikap sosial,
pengetahuan dan keterampilan) dan standar tingkat
pencapaian perkembangan anak.
SOP menjadi sistem yang memberikan pedoman kerja,
kapan, dimana, oleh siapa dan cara bagaimana
pembelajaran dijalankan terutama dalam mengatur
program pembelajaran yang bersifat rutin dan habituasi.
Kegiatan rutin dan terus berulang dilakukan guru
biasanya kegiatan pembiasaan dan keteladanan dalam
mencapai sikap spiritual dan sikap sosial.
Tujuan SOP

1. Memperlancar tim di lingkungan satuan PAUD dalam


melaksanakan tugasnya.
2. Mempermudah mengetahui hambatan yang mungkin muncul
dalam pelaksanaan tugas baik hambatan tersebut datangnya dari
dalam maupun dari luar.
3. Membiasakan semua pendidik dan tenaga kependidikan
berdisiplin sesuai dengan aturan yang disepakati bersama.
4. Upaya untuk membangun cara kerja yang lebih tertata dan
disiplin.
5. Membangun konsistensi atau keajegan perilaku guru yang
diperlukan dalam mengembangkan karakter anak.
Manfaat SOP

1. Semua orang yang ada di satuan PAUD memiliki


standar yang sama dalam melayani dan
memfasilitasi anak belajar.
2. Memudahkan dalam pengkaderan bagi pendidik
baru untuk mengenal cara memberikan layanan
di satuan PAUD tersebut.
3. Sebagai informasi terbuka bagi tenaga pendidik,
kependidikan dan orang tua tentang layanan
yang baik dan sistematis.
Syarat SOP

1.Mudah dilakukan oleh seluruh pendidik


2.Memuat pengembangan sikap,
pengetahuan, dan keterampilan yang ingin
dikembangkan
3.Memuat langkah-langkah jelas yang harus
dilakukan.
Cara Menyusun SOP

1.Jabarkan setiap kegiatan dari jadwal


kegiatan harian.
2.Identifikasi tujuan yang ingin dicapai pada
saat kegiatan ini dilakukan.
3.Susunlah ke dalam langkah-langkah
kegiatan yang teratur dan jelas.
CONTOH

KEGIATAN HARIAN
DAN TUJUANNYA
Contoh Kegiatan Harian dengan Tujuannya
WAKTU KEGIATAN MAIN TUJUAN
ANAK
07.00-07.30 Penataan 1. Menumbuhkan minat anak bermain
Lingkungan Main dan mengembangkan
pengalamannya dengan alat yang
disediakan.
2. Mengembangkan sikap,
pengetahuan, dan keterampilan
sesuai dengan yang tertuang dan
RPPH
07.30-08.00 Proses penyambutan 1. Menjalin komunikasi dengan orang
kedatangan anak tua dan atau pengantar.
2. Memahami kondisi awal anak.
3. Melatih kemampuan berkomunikasi
anak.
4. Memberikan keteladanan dan
pembiasaan sikap senyum, salam
sopan, santun dan ramah.
5. Membangun kenyamanan anak
dengan guru dan lingkungan
Contoh Kegiatan Harian dengan Tujuannya
WAKTU KEGIATAN MAIN TUJUAN
ANAK
07.30-08.15 Jurnal pagi 1. Melatih anak untuk mengambil
keputusan permainan apa akan
dimainkan.
2. Membangun minat anak dan
memberikan kegiatan pemanasan
agar anak dapat beradaptasi
dengan lingkungan PAUD
08,15-08.35 Materi pagi 1. Pengenalan benda ciptaan Tuhan
(memelihara 2. Pengembangan kesadaran
lingkungan dan lingkungan.
tanaman) 3. Melatih berkebun
4. Pembiasaan memelihara berbagai
ciptaan Tuhan.
5. Pembiasaan perilaku hidup bersih
sehat.
6. Pembiasaan bekerjasama
7. Pembiasaan bertanggung jawab
Contoh Kegiatan Harian dengan Tujuannya
WAKTU KEGIATAN MAIN TUJUAN
ANAK
08.35-09.00 Bermain Motorik 1. Melatihan otot-otot kasar; (kekuatan,
Kasar kelenturan, keseimbangan,
kelincahan).
2. Mengembangkan sensorik motorik
(kordinasi tangan, mata, kaki).
3. Membiasakan bekerjasama.
4. Mengembangkan sikap sosial-
emosional.
5. Mengembangkan sikap berani
melakukan hal baru dan mau
mengambil resiko.
09.00-09.20 Transisi sebelum 1. Membiasakan bersabar dalam berbagai
kegiatan di sentra kegiatan
(menyanyi/membaca 2. Membiasakan mengikuti aturan
kan cerita terkait sederhana.
dengan penanaman 3. Membiasakan perilaku hidup bersih
ahlak, ikrar, berbaris, sehat.
minum) 4. Membiasaan memahami orang lain.
5. Membiasaan sikap berdisiplin
6. Mengenalkan ahlak-ahlak baik
Contoh Kegiatan Harian dengan Tujuannya
WAKTU KEGIATAN MAIN TUJUAN
ANAK
09.20-09.35 Snack pagi 1. Membiasakan bersyukur pada Tuhan
(doa).
2. Membiasakan menahan diri.
3. Membiasakan toleran, peduli.
4. Membiasakan berbagi.
5. Membiasaan menghargai orang lain.
6. Mengenalkan makanan sehat
Contoh Kegiatan Harian dengan Tujuannya
WAKTU KEGIATAN TUJUAN
MAIN ANAK
09.35-11.05 Main di 1. Mengembangkan kemampuan mengamati,
sentra menanya, mencobakan untuk mencari tahu.
2. Membiasakan berani melakukan tantangan baru.
09.35-09.50 Pijakan 3. Mengembangan kemampuan fokus.
sebelum 4. Membiasaan bekerja tuntas (awal dan akhir).
main 5. Membiasakan melakukan kegiatan secara
09.50-10.50 Pijakan mandiri dan bekerjasama.
6. Membiasakan saling membantu dengan guru dan
selama main
teman.
10.50-11.05 Pijakan 7. Membiasakan berbagi alat main.
setelah main 8. Mengenalkan berbagai konsep pengetahuan
(matematika, sosial, alam, sains, bahasa,
alat/teknologi).
9. Mengembangkan keterampilan membuat karya
dengan berbagai alat dengan ide sendiri.
10.Membiasakan berkata santun (menggunakan
kata terima kasih, maaf, tolong).
11.Membiasakan menghargai hasil karya diri dan
teman.
12.Mengembangkan keterampilan berkomunikasi.
13.Mengembangkan sikap percaya diri.
14.Membiasakan bertanggung jawab.
Contoh Kegiatan Harian dengan Tujuannya
WAKTU KEGIATAN TUJUAN
MAIN ANAK
11.05-11.35 Makan Sehat 1. Membiasakan mencuci tangan, sikat gigi
dan dan kekamar mandi.
Pembiasaan 2. Mengenalkan berbagai jenis makanan dan
kebersihan diri kegunaannya untuk tubuh.
3. Mengenalkan matematika (berhitung,
konsep satu ke satu, bentuk, warna, rasa,
dll).
4. Membiasakan bersyukur pada Tuhan
(doa).
5. Membiasakan berbagi.
6. Membiasakan tertib.
7. Membiasakan bertanggung jawab dengan
makanan.
8. Membiasakan bersih lingkungan.
9. Membiasaan bertanggung jawab terhadap
alat makan.
Contoh Kegiatan Harian dengan Tujuannya
WAKTU KEGIATAN TUJUAN
MAIN ANAK
11.35-12.00 Penutupan 1. Membiasakan bersabar dalam berbagai
kegiatan.
2. Membiasakan beradaptasi dengan perubahan
situasi.
3. Mengembangkan kemampuan mengkaitkan
dengan kegiatan yang akan datang.
4. Mengembangan motivasi belajar anak .

12.00-.... Penjemputan 1. Membangun kesinambungan kegiatan PAUD


dengan rumah.
2. Untuk menjamin kepastian kalau anak dijemput
oleh keuarganya atau yang memiliki
kewenangan untuk menjemput.
Contoh SOP Pelayanan
Pembelajaran PAUD
Daftar Contoh SOP

1 SOP Penataan Alat Bermain 8 SOP Kegiatan Pijakan Sebelum


Bermain
2 SOP Penyambutan Kedatangan 9 SOP Kegiatan Selama Bermain
Anak
3 SOP Jurnal Pagi 10 SOP Kegiatan Setelah Bermain
4 SOP Materi Pagi 11 SOP Makan Sehat dan
Pembiasaan Kebersihan Diri
5 SOP Bermain Motorik Kasar 12 SOP Kegiatan Penutup

6 SOP Kegiatan Transisi Sebelum 13 SOP Penjemputan Anak


Sentra
7 SOP Makan Snack
1. SOP Penataan Alat Bermain
NAMA LEMBAGA: TK KENANGA KODE DOK: SOP/Proses-001
UNIT PROGRAM: Taman kanak- STANDAR: Proses
Kanak
TGL DISYAHKAN: 20 Feb 2015 TGL REVISI: -

1 JUDUL Penataan Alat Bermain


2 TUJUAN 1. Menumbuhkan minat anak bermain dan
mengembangkan pengalamannya dengan alat
yang disediakan.
2. Mengembangkan sikap, pengetahuan, dan
keterampilan sesuai dengan yang tertuang dan
RPPH

3 REFERENSI 1. PERMENDIKBUD No. 146 Tahun 2014.


2. PERMENDIKBUD No. 137 Tahun 2014
3. Visi, Misi dan Tujuan Lembaga
4 PIHAK TERKAIT Guru Sentra/Wali Kelas

5 DOKUMEN RPPH
6 PROSEDUR KERJA Penataan Alat Bermain
1. Pendidik menyiapkan alat main yang akan digunakan anak
maksimal 30 menit sebelum anak datang.
2. Pastikan lingkungan belajar yang akan digunakan di dalam (indoor)
dan di luar (outdoor) bersih, aman, nyaman, dan menyenangkan.
3. Penataan alat main harus berdasarkan RPPH yang sudah dibuat.
4. Penataan alat bermain mewakili 3 jenis main yaitu main
sensorimotor, main peran, dan main pembangunan, untuk
memberikan pengalaman bermain yang beragam.
5. Alat main ditata di area yang aman. Jika bermain yang
menggunakan air, pastikan bahwa lantai tidak licin, sehingga tidak
menjadikan mudah terpeleset.
6. Penataan alat main mendukung perkembangan bahasa, kognitif,
sosial-emosional anak.
7. Alat main yang disediakan memungkinkan untuk digunakan dengan
berbagai cara sehingga menumbuhkan kreativitas anak.
8. Alat main yang disiapkan dipastikan dalam kondisi baik, lengkap
setnya, tidak retak.
9. Alat dan bahan main serta buku ditata pada tempat yang mudah
dijangkau oleh anak.
10.Disiapkan penutup dada tidak tembus air untuk digunakan saat
anak bermain air
11.Disediakan tempat untuk membereskan mainan sesuai dengan
2. SOP Penyambutan Kedatangan Anak
NAMA LEMBAGA TK KENANGA KODE DOK SOP/Proses-002
UNIT PROGRAM Taman kanak- STANDAR Proses
Kanak
TGL DISYAHKAN 20 Feb 2015 TGL REVISI -

1 JUDUL Penyambutan Kedatangan Anak


2 TUJUAN 1. Menjalin komunikasi dengan orang tua dan atau
pengantar.
2. Memahami kondisi awal anak.
3. Melatih kemampuan berkomunikasi anak.
4. Memberikan keteladanan dan pembiasaan sikap
senyum, salam sopan, santun dan ramah.
5. Membangun kenyamanan anak dengan guru dan
lingkungan
3 REFERENSI 1. PERMENDIKBUD No. 146 Tahun 2014.
2. PERMENDIKBUD No. 137 Tahun 2014
3. Visi, Misi dan Tujuan Lembaga
4 PIHAK Guru piket, Kepala PAUD, pengantar siswa, Siswa
TERKAIT
5 DOKUMEN Buku kehadiran guru, buku kehadiran siswa, jadwal
piket, catatan perkembangan anak
6 PROSEDUR KERJA Penyambutan Kedatangan Anak
1. Guru piket sudah siap pk. 7.15 dan berdiri didepan pintu masuk
sekolah.
2. Guru piket menyambut peserta didik dengan senyuman ramah.
3. Guru piket menyapa (mengucapkan salam) dan berkomunikasi
dengan anak (menanyakan kabar dan perasaan anak hari ini)
dalam posisi tubuh sejajar dengan anak.
4. Guru piket menanyakan kondisi fisik dan perasaan anak kepada
orang tua/pengantar termasuk obat yang harus diminum bila
diperlukan.
5. Bila anak tidak diantar guru piket menanyakan dan mengecek
keadaan anak secara langsung.
6. Guru piket membuat catatan sesuai dengan kondisi siswa dan
mengambil tindakan sesuai prosedur .
7. Guru piket mempersilahkan siswa melepas sepatu lalu manaruhnya
di rak sepatu yang sudah disediakan.
8. Guru piket mempersilahkan siswa untuk masuk dan meletakkan
tas di lokernya.
3. SOP JURNAL PAGI
NAMA LEMBAGA TK KENANGA KODE DOK SOP/Proses-003
UNIT PROGRAM Taman kanak- STANDAR Proses
Kanak
TGL DISYAHKAN 20 Feb 2015 TGL REVISI -

1 JUDUL Jurnal Pagi


2 TUJUAN 1. Melatih anak untuk mengambil keputusan permainan
apa akan dimainkan.
2. Membangun minat anak dan memberikan kegiatan
pemanasan agar anak dapat beradaptasi dengan
lingkungan PAUD
3 REFERENSI 1. PERMENDIKBUD No. 146 Tahun 2014.
2. PERMENDIKBUD No. 137 Tahun 2014
3. Visi, Misi dan Tujuan Lembaga
4 PIHAK Wali Kelas, Kepala Sekolah dan Guru Sentra
TERKAIT
5 DOKUMEN Catatan Perkembangan Anak
6 PROSEDUR KERJA Jurnal Pagi
1. Guru memastikan telah menyiapkan beberapa kegiatan main
sebagai pilihan anak untuk bermain, misalnya mewarnai, eksplorasi
majalah dan buku dan kegiatan main lainnya.
2. Guru menginformasikan beberapa kegiatan main yang dapat
dilakukan anak, kemudian memfasilitasi agar anak dapat
mengambil keputusan apa yang dipilihnya.
3. Pastikan anak asyik bermain yang memungkinkan anak sudah
melupakan suasana rumah dan mulai beradaptasi dengan suasana
sekolah.
4. Guru mendampingi kegiatan main anak, mengapresiasi hasil karya
dan kegiatan anak.
5. Guru menginformasikan tahapan kegiatan main selanjutnya dan
mengajak anak untuk siap-siap mengikuti kegiatan tersebut.
6. Guru mengkondisikan anak untuk mengikuti kegiatan materi pagi.
4. SOP MATERI PAGI
NAMA LEMBAGA TK KENANGA KODE DOK SOP/Proses-004
UNIT PROGRAM Taman kanak- STANDAR Proses
Kanak
TGL DISYAHKAN 20 Feb 2015 TGL REVISI -

1 JUDUL Materi Pagi


2 TUJUAN 1. Pengenalan benda ciptaan Tuhan
2. Pengembangan kesadaran lingkungan.
3. Melatih berkebun
4. Pembiasaan memelihara berbagai ciptaan Tuhan.
5. Pembiasaan perilaku hidup bersih sehat.
6. Pembiasaan bekerjasama
7. Pembiasaan bertanggung jawab

3 REFERENSI 1. PERMENDIKBUD No. 146 Tahun 2014.


2. PERMENDIKBUD No. 137 Tahun 2014
3. Visi, Misi dan Tujuan Lembaga
4 PIHAK Wali Kelas, Kepala Sekolah dan Guru Sentra
TERKAIT
5 DOKUMEN Catatan Perkembangan Anak
6 PROSEDUR KERJA Materi Pagi
1. Guru mengatur posisi anak duduk menghadap guru dengan jarak
yang dekat dan saling berdekatan.
2. Guru menginformasikan kegiatan memelihara tanaman/berkebun.
3. Guru melalukan curah gagasan tentang kondisi terakhir tanaman
kita.
4. Guru memfasilitasi pilihan kegiatan memelihara tanaman sesuai
dengan minat anak, misalkan ada yang menyiram, mencabut
rumput gulma, menyapu dan lainnya.
5. Setelah selesai guru menanyakan pengalaman mainnya dalam
memelihara tanaman.
6. Guru memfasilitasi persiapan memasuki kegiatan berikutnya yaitu
Bermain Motorik kasar.
7. Guru melakukan proses penilaian perkembangan anak.
5. SOP BERMAIN MOTORIK
NAMA LEMBAGA TK KENANGA KODE DOK SOP/Proses-005
UNIT PROGRAM Taman kanak- STANDAR Proses
Kanak
TGL DISYAHKAN 20 Feb 2015 TGL REVISI -

1 JUDUL Bermain Motorik Kasar


2 TUJUAN 1. Melatihan otot-otot kasar; (kekuatan, kelenturan,
keseimbangan, kelincahan).
2. Mengembangkan sensorik motorik (kordinasi tangan,
mata, kaki).
3. Membiasakan bekerjasama.
4. Mengembangkan sikap sosial- emosional.
5. Mengembangkan sikap berani melakukan hal baru
dan mau mengambil resiko.
3 REFERENSI 1. PERMENDIKBUD No. 146 Tahun 2014.
2. PERMENDIKBUD No. 137 Tahun 2014
3. Visi, Misi dan Tujuan Lembaga
4 PIHAK Wali Kelas dan Guru Sentra
TERKAIT
5 DOKUMEN Catatan Perkembangan Anak
6 PROSEDUR KERJA Bermain Motorik Kasar
1. Pastikan guru sudah menyiapkan kegiatan main yang akan
dilakukan pada hari itu.
2. Permainan motorik diusahakan permainan yang dapat
menggerakan dan mengaktifkan motorik kasar, dan
direkomendasikan menggunakan permainan yang ada aturan
mainnya, agar anak memahami aturan main.
3. Guru menginformasikan aturan main permainan itu, peran yang
harus dijalankan oleh setiap anak.
4. Guru membagi peran sesuai dengan aturan permainan.
5. Guru mendampingi permainan dan mengawasinya secara serius
sebagai langkah preventif terhadap kecelakaan saat bermain.
6. Guru melakukan proses penilaian perkembangan anak terutama
perkembangan motoriknya.
6. SOP KEGIATAN TRANSISI SEBELUM SENTRA
NAMA LEMBAGA TK KENANGA KODE DOK SOP/Proses-006
UNIT PROGRAM Taman kanak- STANDAR Proses
Kanak
TGL DISYAHKAN 20 Feb 2015 TGL REVISI -

1 JUDUL Kegiatan Transisi sebelum Sentra


2 TUJUAN 1. Membiasakan bersabar dalam berbagai kegiatan
2. Membiasakan mengikuti aturan sederhana.
3. Membiasakan perilaku hidup bersih sehat.
4. Membiasaan memahami orang lain.
5. Membiasaan sikap berdisiplin
6. Mengenalkan akhlak-ahlak baik
7. Melatih kepemimpinan

3 REFERENSI 1. PERMENDIKBUD No. 146 Tahun 2014.


2. PERMENDIKBUD No. 137 Tahun 2014
3. Visi, Misi dan Tujuan Lembaga
4 PIHAK Wali Kelas, Kepala Sekolah dan Guru Sentra
TERKAIT
5 DOKUMEN Catatan Perkembangan Anak
6 PROSEDUR KERJA Kegiatan Transisi sebelum Sentra
1. Kegiatan ini dilakukan dengan posisi guru dan anak duduk
berdekatan, semua anak menghadap guru, sehingga dipastikan
komunikasi akan berjalan dengan baik.
2. Guru mengingatkan surat apa, hadis apa, serta doa apa yang
sudah hafal, dan kemudian guru mengajak anak untuk
melafalkannya.
3. Guru memfasilitasi anak untuk memilih pemimpin yang akan
membacakan ikrar, dan nyanyi.
4. Mempersilahkan anak untuk mengungkapkan ikrar dengan suara
lantang dipimpin oleh pemimpin yang telah dipilih tadi.
5. Mempersilahkan pemimpin untuk memimpin menyanyikan lagu-
lagu yang sudah anak hafal.
6. Guru membahas singkat tentang komitment yang telah diikrarkan
untuk dilakukan dalam kehidupan sehari hari.
7. SOP KEGIATAN MAKAN SNACK PAGI
NAMA LEMBAGA TK KENANGA KODE DOK SOP/Proses-007
UNIT PROGRAM Taman kanak- STANDAR Proses
Kanak
TGL DISYAHKAN 20 Feb 2015 TGL REVISI -

1 JUDUL Kegiatan Makan Snack Pagi


2 TUJUAN 1. Membiasakan bersyukur pada Tuhan (doa).
2. Mengenalkan dan membiasakan makanan yang
sehat.
3. Membiasakan menahan diri.
4. Membiasakan toleran, peduli.
5. Membiasakan berbagi.
6. Membiasaan menghargai orang lain.

3 REFERENSI 1. PERMENDIKBUD No. 146 Tahun 2014.


2. PERMENDIKBUD No. 137 Tahun 2014
3. Visi, Misi dan Tujuan Lembaga
4 PIHAK Wali Kelas, Kepala Sekolah dan Guru Sentra
TERKAIT
5 DOKUMEN Catatan Perkembangan Anak
6 PROSEDUR KERJA Kegiatan Makan Snack Pagi
1. Mulai kegiatan ini dengan pembiasaan mencuci tangan sebelum
anak duduk di kursi.
2. Guru memastikan posisi anak duduk di kursi di depan meja yang
telah biasa digunakan.
3. Guru menanyakan, apakah semua anak membawa bekal dari
rumah.
4. Kalau ada yang tidak bawa, tanyakan mengapa tidak bawa dan ajak
anak lainnya untuk dapat berbagi dengan kawannya yang tidak
bawa, kemudian ingatkan anak yang tidak bawa untuk
membawanya besok hari.
5. Lakukan curah gagasan tentang kandungan gizi dari makanan yang
anak bawa, dan informasikan jika ada zat berbahaya dalam
makanan yang anak bawa.
6. Guru menginformasikan alternatif makanan atau jajanan sehat
sebagai upaya merubah snack habbit anak.
7. Guru memfasilitasi pembiasaan baca doa sebelum makan, dan
mengingatkan kalau makannya sebaiknya sambil duduk.
8. Guru mengucapkan selamat makan, semoga Allah SWT
memberikan keberkahan kepada makanan yang kita makan.
9. Guru membiasakan anak untuk membereskan kembali peralatan
dan membuang sampah dengan baik dan benar.
8. SOP KEGIATAN PIJAKAN SEBELUM BERMAIN
NAMA LEMBAGA TK KENANGA KODE DOK SOP/Proses-008

UNIT PROGRAM Taman kanak-Kanak STANDAR Proses

TGL DISYAHKAN 20 Feb 2015 TGL REVISI -

1 JUDUL Kegiatan Pijakan Sebelum Bermain

2 TUJUAN

a. Pembiasaan berdoa sebelum melakukan kegiatan.


b. Pengembangan kemampuan berbahasa (kosakata baru, mengungkapkan bahasa).
c. Mengembangkan sikap percaya diri.
d. Mengembangkan sikap menghargai orang lain yang berbicara.
e. Mengembangkan kemampuan mengamati, menanya, mencobakan untuk mencari tahu.
f. Mengenalkan konsep pengetahuan sesuai dengan tema dan RPPH yang disusun.
g. Mengembangkan kemampuan focus pada tema dan kegiatan yang dilakukan.
h. Membiasakan anak disiplin mengikuti aturan.
i. Membiasakan berani melakukan tantangan baru.
j. Pembiasaan berkata santun (menggunakan kata terima kasih, maaf, tolong).
k. Pengembangan kemampuan menentukan pilihan sendiri
3 REFERENSI 1. PERMENDIKBUD No. 146 Tahun 2014.
2. PERMENDIKBUD No. 137 Tahun 2014
3. Visi, Misi dan Tujuan Lembaga
4 PIHAK Wali Kelas, Kepala Sekolah dan Guru Sentra
TERKAIT
5 DOKUMEN Catatan Perkembangan Anak
6 PROSEDUR KERJA Kegiatan Pijakan Sebelum Bermain
1. Membentuk lingkaran atau duduk merapat tetapi dalam suasana tidak berdesakan,
posisi guru di depan menghadap ke anak.
2. Memulai kegiatan pembuka dengan cara menyapa anak
3. Membiasakan anak berdoa sebelum melakukan kegiatan
4. Merangsang ingatan anak dengan menanyakan apa yang dilakukan hari kemarin
5. Membiasakan mengenal perasaan anak dengan cara menanyakan perasaan anak hari
ini
6. Menginformasikan bila ada sesuatu yang tidak biasa, misalnya ada tamu, ada guru
yang tidak masuk sehingga digantikan oleh guru lainnya
7. Mengenalkan tema dan konsep hari ini dan mempersilakan anak mengamati, bertanya
tentang tema yang dikenalkan.
8. Membiasakan anak mencari informasi terkait dengan tema dan pertanyaan anak dari
buku yang sesuai dengan tema.
9. Membacakan buku sesuai tema. Buku yang dibacakan diharapkan memberi inspirasi
pada anak untuk membangun ide bermainnya.
10. Mengembangkan kosa kata dan menanyakan pendapat anak tentang arti kata yang
dimaksud.
11. Mendiskusikan ide bermain apa yang akan dibuat anak dengan alat dan bahan yang
tersedia.
12. Memberikan contoh secara tepat untuk kegiatan baru yang belum dimengerti anak.
13. Membangun aturan main bersama anak
14. Mengulang kembali aturan di sentra:
- pilih kegiatan
- selesaikan kegiatan
- perlihatkan hasil karya pada pendidik
- merapikan alat yang sudah digunakan
- pilih kegiatan lainnya.
15. Membiasakan anak memilih mainan sesuai dengan minatnya
16. Mengelola kegiatan pemilihan mainan dengan menerapkan permainan yang menarik.
9. SOP KEGIATAN PIJAKAN SELAMA BERMAIN
NAMA LEMBAGA TK KENANGA KODE DOK SOP/Proses-009

UNIT PROGRAM Taman kanak-Kanak STANDAR Proses

TGL DISYAHKAN 20 Feb 2015 TGL REVISI -

1 JUDUL Kegiatan Pijakan Sebelum Bermain

2 TUJUAN

a. Pengembangan kemampuan a. Mengenal berbagai konsep pengetahuan


mencobakan untuk mencari tahu (matematika, sosial, alam, sains, bahasa,
b. Pembiasaan berani melakukan alat/teknologi).
tantangan baru b. Pengembangan keterampilan membuat karya
c. Pengembangan kemampuan fokus dengan berbagai alat dengan ide sendiri.
d. Pembiasaan bekerja tuntas (awal c. Pembiasaan berkata santun (menggunakan
sampai akhir) kata terima kasih, maaf, tolong).
e. Pembiasaan melakukan kegiatan secara d. Pembiasaan menghargai hasil karya diri dan
mandiri dan bekerjasama teman.
f. Pembiasaan saling membantu dengan e. Pengembangan keterampilan berkomunikasi.
guru dan teman f. Pengembangan sikap percaya diri.
g. Pembiasaan berbagi alat main g. Pembiasaan bertanggung jawab
3 REFERENSI 1. PERMENDIKBUD No. 146 Tahun 2014.
2. PERMENDIKBUD No. 137 Tahun 2014
3. Visi, Misi dan Tujuan Lembaga
4 PIHAK Guru Sentra
TERKAIT
5 DOKUMEN Catatan Perkembangan Anak
6 PROSEDUR KERJA Kegiatan Pijakan Selama Bermain
1. Melakukan observasi (pengamatan) dan membuat dokumentasi atau
catatan tentang perkembangan anak.
2. Memberikan waktu bermain selama (45 1 jam)
3. Membiasakan anak untuk fokus pada kegiatan
4. Meningkatkan kemampuan berpikir anak dengan memberi pijakan
pertanyaan terbuka secara tepat (menyampaikan, menganalisa,
mengevaluasi)
5. Memperluas gagasan main anak dengan memberi pijakan sesuai
perkembangan anak
6. Mendukung anak untuk bermain dalam kelompok kecil selain bermain
secara mandiri.
7. Memberi kesempatan anak untuk membuat karya dengan idenya sendiri
8. Memberi kesempatan pada anak untuk mencoba alat dan bahan main
dengan caranya sendiri
9. Mendukung anak untuk bekerja sampai tuntas
10.Mendukung anak untuk saling berbagi alat main
11.Mendukung anak untuk mau membantu guru dan temannya.
12.Mendukung anak menemukan konsep pengetahuan (matematika, sosial,
alam, sains, bahasa, alat/teknologi) melalui alat dan bahan yang
dimainkannya.
13.Mendukung anak untuk percaya diri mengemukakan gagasannya melalui
alat dan bahan main yang digunakannya.
14.Mengingatkan pada anak sisa waktu bermain.
15.Mengajak anak untuk membereskan alat sesuai tempat dan jenisnya.
10. SOP KEGIATAN PIJAKAN SETELAH BERMAIN
NAMA LEMBAGA TK KENANGA KODE DOK SOP/Proses-008

UNIT PROGRAM Taman kanak-Kanak STANDAR Proses

TGL DISYAHKAN 20 Feb 2015 TGL REVISI -

1 JUDUL Kegiatan Pijakan Setelah Bermain

2 TUJUAN

a. Pembiasaan berdoa sesudah melakukan kegiatan.


b. Pengembangan kemampuan berbahasa (kosakata baru, mengungkapkan
bahasa).
c. Mengembangkan sikap percaya diri.
d. Mengembangkan sikap menghargai orang lain yang berbicara.
e. Menguatkan konsep pengetahuan sesuai dengan tema dan RPPH yang disusun.
f. Pembiasaan berkata santun (menggunakan kata terima kasih, maaf, tolong).
g. Pengembangan kemampuan behasa ekspresif.
3 REFERENSI 1. PERMENDIKBUD No. 146 Tahun 2014.
2. PERMENDIKBUD No. 137 Tahun 2014
3. Visi, Misi dan Tujuan Lembaga
4 PIHAK Guru Sentra
TERKAIT
5 DOKUMEN Catatan Perkembangan Anak
6 PROSEDUR KERJA Kegiatan Pijakan Setelah Bermain
1. Mengajak anak untuk duduk melingkar dan menanyakan
perasaan setelah bermain
2. Menanyakan kegiatan bermain yang sudah dilakukan anak
(recalling).
3. Memberi waktu kepada anak untuk menunjukkan hasil
karya, bisa dalam bentuk gambar, tulisan, bercerita.
4. Memperkuat kembali konsep pengetahuan yang sudah
didapat anak selama bermain (sesuai dengan RPPH)
5. Memberikan penghargaan seperti ucapan terima kasih
terhadap perilaku anak yang sudah sesuai dengan aturan
dan membahas apa yang seharusnya dilakukan bila ada
temannya yang belum mematuhi aturan.
6. Menyampaikan kegiatan berikutnya dan perilaku yang
diharapkan pada anak untuk mengikuti kegiatan berikutnya.
11. SOP KEGIATAN MAKAN SEHAT DAN PEMBIASAAN KEBERSIHAN DIRI
NAMA LEMBAGA: TK KENANGA KODE DOK: SOP/Proses-011

UNIT PROGRAM: Taman kanak-Kanak STANDAR: Proses

TGL DISYAHKAN: 20 Feb 2015 TGL REVISI -.............

1 JUDUL Makan Sehat dan Pembiasaan Kebersihan Diri

2 TUJUAN 1. Membiasakan mencuci tangan, sikat gigi dan kekamar mandi.


2. Mengenalkan berbagai jenis makanan dan kegunaannya untuk
tubuh.
3. Mengenalkan matematika (berhitung, konsep satu ke satu, bentuk,
warna, rasa, dll).
4. Membiasakan bersyukur pada Tuhan (doa).
5. Membiasakan berbagi.
6. Membiasakan tertib.
7. Membiasakan bertanggung jawab dengan makanan.
8. Membiasakan bersih lingkungan.
9. Membiasaan bertanggung jawab terhadap alat makan.

3 REFERENSI 1. PERMENDIKBUD No. 146 Tahun 2014.


2. PERMENDIKBUD No. 137 Tahun 2014
3. Visi, Misi dan Tujuan Lembaga
4 PIHAK Wali Kelas dan Orang Tua.
TERKAIT
5 DOKUMEN Catatan Perkembangan Anak
6 PROSEDUR KERJA Kegiatan Makan Sehat
1. Mulai kegiatan ini dengan pembiasaan mencuci tangan sebelum
anak duduk di kursi.
2. Guru memastikan posisi anak duduk di kursi di depan meja yang
telah biasa digunakan.
3. Guru menanyakan, apakah semua anak membawa bekal makan
siang dari rumah.
4. Kalau ada yang tidak bawa, tanyakan mengapa tidak bawa dan ajak
anak lainnya untuk dapat berbagi dengan kawannya yang tidak
bawa, kemudian ingatkan anak yang tidak bawa untuk
membawanya besok hari.
5. Lakukan curah gagasan tentang kandungan gizi dari makanan yang
anak bawa, dan informasikan jika ada zat berbahaya dalam
makanan yang anak bawa.
6. Guru menginformasikan alternatif makanan sehat yang harus
memenuhi kandungan gizi seimbang.
7. Guru memfasilitasi pembiasaan baca doa sebelum makan, dan
mengingatkan kalau makannya sebaiknya sambil duduk.
8. Guru mengucapkan selamat makan, semoga Allah SWT
memberikan keberkahan kepada makanan yang kita makan.
9. Guru membiasakan anak untuk membereskan kembali peralatan
dan membuang sampah dengan baik dan benar.
12. SOP KEGIATAN PENUTUP
NAMA LEMBAGA TK KENANGA KODE DOK SOP/Proses-013

UNIT PROGRAM Taman kanak- STANDAR Proses


Kanak
TGL DISYAHKAN 20 Feb 2015 TGL REVISI -

1 JUDUL Makan Sehat dan Pembiasaan Kebersihan Diri


2 TUJUAN 1. Membiasakan bersabar dalam berbagai kegiatan.
2. Membiasakan beradaptasi dengan perubahan situasi.
3. Mengembangkan kemampuan mengkaitkan dengan
kegiatan yang akan datang.
4. Mengembangan motivasi belajar anak .

3 REFERENSI 1. PERMENDIKBUD No. 146 Tahun 2014.


2. PERMENDIKBUD No. 137 Tahun 2014
3. Visi, Misi dan Tujuan Lembaga
4 PIHAK Wali Kelas dan Orang Tua.
TERKAIT
5 DOKUMEN Catatan Perkembangan Anak
6 PROSEDUR KERJA Kegiatan Penutup
1. Posisi guru dan anak duduk berdekatan, dengan posisi anak
menghadap guru.
2. Guru menanyakan perasaan anak main hari ini.
3. Guru melakukan curah gagasan tentang suasana di rumah,
ayah, ibu, kakak dan adik, serta kegiatan apa yang biasanya
dilakukan anak kalau di rumah.
4. Guru bercerita yang inspiratif tentang penyadaran
pengembangan sikap yang diharapkan.
5. Guru menginformasikan kegiatan main untuk esok hari.
6. Guru mengucapkan selamat kembali ke rumah dan semoga
menyenangkan berada di rumah
7. Guru mengucapkan salam, selanjutnya anak menunggu
jemputan.
13. SOP KEGIATAN PENJEMPUTAN
NAMA LEMBAGA TK KENANGA KODE DOK SOP/Proses-014

UNIT PROGRAM Taman kanak- STANDAR Proses


Kanak
TGL DISYAHKAN 20 Feb 2015 TGL REVISI -

1 JUDUL Kegiatan Penjemputan


2 TUJUAN 1. Membangun kesinambungan kegiatan PAUD dengan rumah.
2. Untuk menjamin kepastian kalau anak dijemput oleh
keuarganya atau yang memiliki kewenangan untuk
menjemput.

3 REFERENSI 1. PERMENDIKBUD No. 146 Tahun 2014.


2. PERMENDIKBUD No. 137 Tahun 2014
3. Visi, Misi dan Tujuan Lembaga
4 PIHAK Wali Kelas dan Orang Tua.
TERKAIT
5 DOKUMEN Catatan Perkembangan Anak, Buku Penghubung Orang Tua,
Absensi Kepulangan.
6 PROSEDUR KERJA Kegiatan Penjemputan
1. Ketika menunggu anak dijemput, guru memfasilitasi anak
untuk bermain bebas di halaman sekolah, serta
mengawasinya dengan seksama.
2. Guru memastikan anak satu persatu pulang dengan
kepastian kalau anak dijemput oleh keluarganya atau yang
berwenang menjemput.
3. Guru berkomunikasi dengan penjemput tentang kondisi anak
hari ini, dan beberapa hal yang harus dilakukan orang tua di
rumah.
4. Guru bersalaman dengan posisi sejajar dengan anak,
dengan mengucapkan selamat jumla lagi besok pagi.
5. Guru menyalami orang tua yang menjemput anak.
Tugas
Uraikan kegiatan belajar sehari
di PAUD anda! Rumuskan
tujuan setiap tahapannya.
Buatlah SOP setiap kegiatan
belajar sehari.
TERIMA KASIH