Anda di halaman 1dari 21

Kegiatan Ekonomi

Islam pada Zaman


Rosulullah SAW,
Sahabat dan Tabiin
Ilmu ekonomi islam sebagai studi ilmu
pengetahuan modern baru muncul pada tahun
1970-an, tetapi pemikiran tentang ekonomi islam
telah muncul sejak Islam itu diturunkan melalui
Nabi Muhammad Saw.

Rujukan utama pemikiran ekonomi Islam

Al-Quran Hadis
3. Fase
kemundu
ran

Sejarah
perkembang
2. Fase an studi 4. Fase
keemasa ekonomi kesadara
Islam dapat
n dibagi pada
n
empa fase

1. Fase
pertumb
uhan
A. Perekonomian di Masa Rosulullah Saw
(571-632 M)
Pada peride Mekkah masyarakat muslim belum sempat membangun
perekonomian, sebab masa itu penuh dengan perjuangan untuk
mempertahankan diri dari intimidasi orang Quraisy. Barulah pada peride
Madinah Rasullah memimpin sendiri membangun masyarakat Madinah
sehingga menjadi masyarakat sejahterah dan beradab. Meskipun
perekonomian pada masa itu relatif masih sederhana, tetapi beliau telah
menunjukkan prinsip-prinsip yang mendasar bagi pengelola ekonomi.
Karakter dari perekonomian pada masa itu adalah komitmen yang tinggi
terhadap etika dan norma, serta perhatian yang besar terhadap
keadilan dan pemerataan kekayaan .
Sebelum Rasulullah menetapkan kebijakan dalam perekonomian,
beliau telah mempuyai prinsip yang mendasar, di mana hal tersebut
dijadikan landasan dalam kegiatan ekonomi, prinsip tersebut adalah
kekuasaan tertinggi hanya milik Allah semata dan
manusia diciptakan sebagai khalifah-NYA di bumi ini,
hal tersebut semuanya tercakup dalam al-quran.
Sli
de
3.
3. Usman
Usman bin
bin 16
Affan (47 SH-
35
35 H/577-656
H/577-656
M)
M)

1.Abu Bakar
As-Sidiq (51
SH-13 H/537-
6M)

4. Ali bin
2.Umar
2.Umar bin
bin 1 Abi
Khattab
Khattab
(40
Thalib
(40 SH-
SH- (23 H-40
23H/584-
23H/584-
644M)
644M) H/600-
2 661M)
4
ABUBAKAR AS-SIDIQ

Merupakan khalifah pertama yang di angkat


setelah Nabi Muhamaad SAW wafat.. Khalifah Abu
Bakar sangat memperhitungkan keakuratan zakat.
Beliau juga mengambil langkah-langkah yang tegas
untuk mengumpulkan zakat dari semua umat Islam
termasuk Badui yang kembali memperhatikan
tanda-tanda pembangkangan sepeninggalan
Rasullah SAW. Pada masa Abu Bakar banyak terkadi
permasalahn dalam mengumpulkan zakat, maka
khalifah membangun Baitul maal lagi sebagaimana
Rasulullah lakukan. Back
slide
4
UMAR BIN KHATTAB

Pada masa kekhalifahan Umar terdapat


beberapa inovasi di bidang perekonomian, seperti
pertanian, dibangun saluran irigasi, waduk, tangki
kanal dan pintu air serba guna untuk
mendistribusikan air di ladang pertanian. Khalifah
Umar mengurangi beban pajak untuk beberapa
barang, pajak perdagangan nabati dan kurma syiria
sebesar 50%. Beliau juga sangat tegas dalam
menangani masalah zakat. Zakat dijadikan ukuran
fiskal utama dalam rangka memecahkan masalah
Back
ekonomi secara umum. slide
4
USMAN BIN AFFAN

Khalifah Usma Bin Affan, kegiatan


ekonomi bisa dilihat dari bertambahnya
sumber pendapatan negara dari hasil
zakat, jizyah, dan rampasan perang. Aliran
air digali, jalan dibangun, pohon-pohon
ditanam untuk diambil buah dan hasilnya
dan kebijakan dibidang keamanan
perdagangan dengan pembentukanBack
oragnisasi kepolisian tetap. slide 4
ALI BIN ABI THALIB

Pada masa Ali Bin Abi Thalib, salah satuupayanya yang


monumental adalah mencetak mata uang sendiri atas
nama pemerintah Islam.

Khalifah Ali mempuyai konsep yang jelas mengenai


pemerintahan, administrasi umum dan masalah-masalah
yang berkaitan dengannya seperti mendiskripsikan tugas
dan kewajiban dan tanggung jawab penguasa, menyusun
dispensasi terhadap keadilan, kontrol atas pejabat tinggi
dan staf, menjelaskan kebaikan dan kekurangan jaksa,
hakim dan abdi hukum, mengurangi pendapatan pegawai
administratif dan pengadaan bendahara.
Back
slide 4
b.
Abu
a. Zaid Hanif
bin Ali ah
(120 (80-
H/798 150
c. H/699 d.
M)
Abu -767 Muha
1 2
Yus M maad
uf bin Al
(11 Hasan
1. Periode Al
pertama / fondasi 3- Shayb
(Masa Awal Islam 182
450 H/1058 M ani
H/ (132-
Abu 731
3 f. 189
4
H/
Ubay - Hari
750-
Al 798 th 804 M
Qosim M bin
Ibn
Salla Asa Next
m dAl slide
(224H Muh 16
/838
5 asib
6
Back
Slide 5

a. Zaid bin Ali


Zaid bin Ali, cucu Imam Husein bin
Ali bin Abi Thalib merupakan ekonomi
pertama yang memperbolehkan
adanya harga tangguh tempo lebih
tinggi daripada harga tunai. Namun ia
melarang riba dalam hal apaun.
Back
slide 5

b. Abu Hanifah
Salah satu kebijakan Abu Hanifah
adalah menghilangkan ambiguitas dan
perselisihan dalam masalah transaksi,
hal ini merupakan salah satu tujuan
syariah dalam hubungan jual beli dan
dia menyebutkan contoh Murabahah.

Jual beli salam


BackS
lide 5

c. Abu Yusuf
Abu Yusuf menekankan pentingnya prinsip
keadilan, kewajaran dan penyusuaian terhadap
kemampuan membayar dalam perpajakan, serta
perlunya akuntabilitas dalam pengelolaan
keuangan negara. Ia juga membahasdan sistem
pemungutan pajak, serta perlunya sentralisasi
pengambilan keputusan dalam administrasi
perpajakan.

Al Kharaj
Back
slide 5

Abu Ubay Al Qosim ibn Sallam


Bukuyang di tulis oleh beliau berjudul Al-
amwal yang membahas keuangan
publik/kebijakan fiskal secara komprehensif.
Didalamnya dibahas secara mendalam
tentang hak dan kewajiban negara,
pengumpulan dan pemyaluran zakat,
khum, kharaz, fay.
Bac
k
slide
5

F. Harith bin Asad Al Muhasibi


Pendapatan yang herus diperoleh secara
baik dan tidak melampaui batas
/berlebihan. Laba dan upah tidak boleh
di[ungut atau dibayarkan secara lazim,
sementara menarik diri dari kegiatan
ekonomi bukanlah sikap muslim yang
benar-benar islami. Beliau juga menulis
buku berjudul Al Makasib.
Ibnu
Khaldu
Ibnu l Al
Taimiy Maghr
ah izi
2.
Al- Periode
kedua Al
Ghazal (450-850
Syabiti
i H/1058-
1446
1 M
Pada periode kedua ini pemikir ekonomi banyak dilatar
belakangi oleh maraknya korupsi dan dekadansi moral, serta
melebarnya kesenjangan antara golongan miskin dan kaya
meskipun secara umum kondisi perekonomian masyarakat
Islam berada dalam taraf kemakmuran.
1. Al Ghazali
. ihya Ulumuddin Al Mustashfa tentangf perilaku
individual, kewajiban penguasa
2. Ibnu Taimiyah
.Majmu Fatawatentang mekanisme harga dan pasar,
uangdan kebijakan moneter
3. Ibnu Khaldun
.Muqoddimah tentang teori produksi, distribusi, siklus
ekonomi, serta nilai, uang dan harga
4. Al Maghrizi
.Uang dan inflasi
5. Al Syabiti
.Maqashid al syariah, hak milik
3. Periode
ketiga
(850-
1350
H/1446-
1932 M)
1
3. Periode ketiga

Gaya hidup penguasa dan militer


yang mewah dan korup, praktik
mkorupsi pegawai, pegawai yang tidak
produktif menjadi awal kehancuran
bangsa. Para pengusaha sendiri tidak
bersemangat menjalankan fungsinya
karena pajaknya yang tinggi, akibatnya
ekonomi merosot, sumber keuangan
negara menurun dan negara menjadi
miskin.
Ekonomi Kontemporer (1930-
Sekarang)
Pada masa ini terjadi kebangkitan intelektualitas di dunia
Islam, dengan banyaknya negara muslim yang merdeka dari
kolonial Barat. Hal ini mendorong semangat para serjana
untuk mengembangkan pemikiranny
Menurut Zarqa (1980), perkembangan pemikiran ekonomi
kontemporer di bagi menjadi 3 kelompok
Perbandingan sistem ekonomi islam dengan
sistem ekonomi lainnya

Kritik terhadap sistem ekonomi


konvensional

Pembahasan yang mendalam


tentang ekonomi Islam
Alhamdulillah

Semoga ilmu yang sampaikan


dapat bermanfaat bagi pembaca
.

Abdul Faqih