Anda di halaman 1dari 12

PERILAKU

MENYIMPANG
Definisi :
Perilaku yang tidak sesuai dengan nilai-nilai kesusilaan atau
kepatuhan, baik dalam sudut pandang kemanusiaan secara
individu maupun pembenarannya sebagai bagian dari makhluk
sosial.

Edwin M. Lemert membagi perilaku menyimpang dalam dua bentuk :

1. Penyimpangan primer dilakukan seseorang namun sang pelaku masih


dapat diterima secara sosial. Contoh mengendarai motor melebihi kecepatan
yang normal.
2. Penyimpangan sekunder dilakukan seseorang yang secara umum
dikenal sebagai perbuatan atau perilaku menyimpang. Contoh memerkosa,
membunuh, merampok, mabuk-mabukan, berjudi, dan melacur.
Robert K. Merton mengidentifikasi lima tipe cara adaptasi dan empat dari lima tipe
itu merupakan perilaku menyimpang :
1) Cara adaptasi konformitas (conformity),yaitu perilaku seseorang mengikuti cara
dan tujuan yang telah ditetapkan oleh masyarakat. contoh seorang siswa ingin
mendapatkan gelar sarjana.
2) Cara adaptasi inovasi (innovation), yaitu perilaku seseorang mengikuti tujuan
yang ditentukan masyarakat akan tetapi, memakai cara yang dilarang oleh
masyarakat. Contoh seorang siswa yang ingin mendapatkan nilai mtk bagus
melakukab berbagai cara, seperti mencontek saat ujian.
3) Cara adaptasi ritualisme (ritualism),yaitu perilaku seseorang yang meninggalkan
tujuan budaya, tetapi tetap berpegang pada cara yang telah ditetapkan
masyarakat. Contoh seorang karyawan dari kalangan menengah ke bawah tidak
ingin naik jabatan. Ia tidak mau berharap sebab takut gagal.
4) Cara adaptasi retreatisme (retreatism), yaitu perilaku seseorang tidak mengikuti
tujuan dan cara yang dikehendaki.
5) Cara adaptasi pemberontakan (rebellion), yaitu perilaku seseorang yang tidak
lagi mengakui struktur sosial yang ada dan berupaya menciptakan struktur sosial
yang baru. Contoh pada tahun 1998 demonstrasi mahasiswa dari seluruh
Indonesia berhasil menurunkan Soeharto dan rezim Orde Baru kemudian
menggantinya dengan rezim Orde Reformasi.
Sifat perilaku menyimpang :

Penyimpangan yang bersifat Positif adalah


penyimpangan yang mempunyai dampak pisitif terhadap
sistem sosial karena mengandung unsur inovatif, kreatif,
dan memperkaya alternatif. Contoh emansipasi wanita
dalam kehidupan masyarakat yang memunculkan banyak
wanita karier.

Penyimpangan yang bersifat Negatif adalah pelaku


bertindak ke arah nilai-nilai sosial yang dipandang rendah
dan berakibat buruk serta mengganggu sistem sosial.
Contoh seorang koruptor selain harus mengembalikan
kekayaan yang dimilikinya kepada negara, juga tetap
dikenakan hukuman penjara.
Tipe-tipe Perilaku Menyimpang

Tindakan Kriminal atau Kejahatan


Tindakan Kriminal : suatu bentuk penyimpangan yang
dilakukan oleh individu atau kelompok..
Contoh : Perampokan, Mencuri, Pemerkosaan, dll.
Penyimpangan Seksual
Adalah perilaku sosial yang tidak lazim dilakukan oleh
masyarakat.
Contoh : Homoseksual, Kumpul Kebo, Sodomi, dll.
Tipe-tipe Perilaku Menyimpang
Pemakaian dan Pengedaran Obat Terlarang
Penyimpangan dalam bentuk ini merupakan penyimpangan dari
nilai dan norma sosial maupun agama. Akibat negatifnya bukan
hanya pada keshatan fisik dan mental seseorang, tetapi lebih
jauh pada eksistensi sebuah negara.
Penyimpangan dalam Bentuk Gaya Hidup
Penyimpangan ini biasanya sikap arogansi dan eksentrik. Sikap
arogansi yaitu kesombongan terhadap sesuatu yang dimilikinya
seperti kekayaan, kekuasaan, dan kepandaian. Sikap eksentrik
yaitu perbuatan yang menyimpang dari biasanya sehingga
dianggap aneh, seperti anak laki-laki memakai anting-anting
atau benda lainnya yang biasa dipakai oleh wanita, atau seniman
dan pemuda yang berambut panjang.
Faktor-faktor Perilaku Menyimpang

Faktor dari Dalam (Intrinsik)


Intelegensi
Setiap orng memiliki intelegensi yang berbeda-beda. Perbedaan
intelegensi ini berpengaruh dalam daya serap terhadap norma-
norma dan nilai-nilai sosial.
Jenis Kelamin
Perilaku menyimapang juga diakibatkan karena perbedaan jenis
kelamin. Laki-laki cenderung lebih berkuasa di bandingkan
dengan perempuan.
Faktor-faktor Perilaku Menyimpang
Umur
Umur juga mempengaruhi tingkah laku dan sikap
seseorang. Makin bertambahnya umur diharapkan seseorang
bertambah pula kedewasaannya, makin mantap
pengendalian emosinya, dan makin tepat segala
tindakannya.
Kedudukan Dalam Keluarga
Susunan kelahiran kadang akan menimbulkan pola tingkah
laku dan peran dari fungsi dalam keluarga. Contohnya
seorang kakak (anak pertama) cenderung lebih berkuasa dari
adik-adiknya.
Faktor-faktor Perilaku Menyimpang

Faktor dari Luar (Ekstrinsik)


Peran Keluarga
Peran keluarga merupakan hal yang terpenting dalam
membentuk pertahanan seseorang terhadap penyakit sosial.
Jika orang tua tidak memperhatikan anak-anaknya,
kemungkinan anak tersebut mudah menerima hal-hal yang
negatif dari lingkungan di luar sana.
Peran Masyarakat
Peran masyarakat sangat mempengaruhi pola seorang anak.
Jika masyarakat memberikan pola-pola yang menyimpang,
maka pola kehidupan anak tersebut akan ikut menyimpang.
Faktor-faktor Perilaku Menyimpang
Pergaulan
Jika seorang anak berteman dengan teman yang berperilaku
menyimpang, misalkan berteman dengan anak yang suka
mencuri, merokok, mabuk-mabukan, dll, maka anak tersebut
dapat terjerumus kedalam perilaku menyimpang tersebut. Oleh
karena itu, kita harus berhati-hati dalam memilih teman agar kita
tidak ikut terjerumus ke dalam hal-hal semacam itu.
Media Massa
Bebagai tayangan di TV tentang tindak kekerasan, pornografi,
serta sinetron yang berisi kehidupn bebas dapat mempengaruhi
pola perilaku seorang anak. Jika aeorang anak tidak mempunyai
konsep yang benar, mungkin tayangan yang ada di TV akan
ditiru.
Ciriciri Perilaku
Penyimpang
Penyimpangan harus dapat didefinisikan.
Penyimpangan bisa diterima atau
ditolak.
Penyimapangan relatif dan mutlak.
Penyimpangan terhadap budaya nyata
atau budaya ideal.
Terdapat norma-norma penghidaran
dalam penyimpangan.
Penyimpangan sosial bersifat adaptif
(menyesuaikan).
Kelompok :
Alif Adhi Fauzan ( 02 )
Firman Tri Anggara ( 13 )
Meidy Mahendra
M . Frido Setiawan