Anda di halaman 1dari 7

Efektifitas Ekstrak Daun Bintaro (Cerbera

odollam) terhadap Perkembangan Ulat


Daun Kubis (Plutella xylostella L.)

Dwi Junita Sari/140342600431


Latar Belakang
Rusaknya daun
Ulat daun kubis
dapat
(Plutella Serangan hama
menyebabkan
xylostella L.) ini menyebabkan
penurunan
merupakan daun tanaman
produktivitas
hama utama rusak
bahkan
pada daun kubis
kegagalan panen
Daun Bintaro Oleh karena itu
(Cerbera odollam) dibutuhkan
Bintaro (Cerbera
memiliki senyawa insektisida nabati
odollam) memiliki
metabolit sekunder sebagai pengendali
potensi sebagai
seperti saponin, populasi ulat daun
insektisida nabati
polifenol, serta kubis (Plutella
terpenoid. xylostella L.)
Tujuan
Tujuan umum
Untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun bintaro
(Cerbera odollam) terhadap perkembangan ulat
daun kubis (Plutella xylostella L.)

Tujuan Khusus
untuk mengetahui konsentrasi ekstrak
daun bintaro (Cerbera odollam) yang
efektif dalam mempengaruhi hama
ulat daun kubis (Plutella xylostella L.)
Metode
1. Perbanyakan dan Pemeliharaan
larva Plutella xylostella L.
Apabila sudah
Larva Plutella menghasilkan
Perkembangan
xylostella L. Di telur,
telur diikuti
tempatkan pada maka telur
setiap hari
toples hingga segera
hingga menetas
imago dipindahkan ke
toples lain

Larva instar pertama generasi kedua digunakan untuk


pengujian
2. Pembuatan Ekstrak Insektisida
Nabati
Daun Bintaro diambil dan dikumpulkan sebanyak 2000 gram

Daun dicuci kemudian dikering anginkan pada suhu ruang

Setelah kering, daun diblender hingga halus dan di ayak dengan


ayakan kawat kasa 1mm

Serbuk ayakan diekstrak dengan menggunakan pelarut metanol


dengan perbandingan 1:10 (w/v) dengan metode
perendaman/maserasi selama 24 jam.
Ekstrak yang diperoleh disaring dengan kertas saring

Hasil penyaringan diuapkan dengan rotary evaporator pada


suhu 55- 600C dan penghampaan pada tekanan 580-600
mmHg vakum

Ekstrak kasar yang dihasilkan kemudian disimpan dalam lemari


es ( < 4C) hingga saat digunakan

Terdapat 6 konsentrasi, 0% (kontrol); 0,5%; 1%; 1,5%; 2%; 2,5%


Metode pengujian

Daun kubis yang


Daun kubis direndam telah diperlakukan
Larva instar pertama
dengan ekstrak daun dimasukkan dalam
dilaparkan selama 1-
bintaro berbagai toples. Setiap toples
2 jam
konsentrasi diletakan 5gram daun
kubis dan 5 ekor larva

Parameter yang Setiap 24 jam daun


diamati: berat badan, Perkembangan larva kubis yang
lama perkembangan diamati hingga diperlakukan diganti
tiap fase, dan menjadi pupa dan toples
pembentukan pupa. dibersihkan.