Anda di halaman 1dari 17

Struktur Pasar Kelompok 3

Keuangan
Indonesia
Ahmad Ubaidillah (04)
Ali Hidayatullah (06)
Beno Pinantau Rohman (10)
Fahrizal Saifuddin (15)
Purnanto Adi Wibowo (29)
Pasar Keuangan

Pasar Modal Pasar Uang


UU No 8 Tahun 1995
18/11/PBI/2016
UU No 25 Tahun 2007
Pasar Modal

Sistem keuangan yang terorganisasi,


termasuk di dalamnya adalah bank-bank
komersial dan semua lembaga perantara
di bidang keuangan, serta keseluruhan
surat-surat berharga yang beredar.
Otoritas Jasa Keuangan
(UU No.21 tahun 2011)

Otoritas Jasa Keuangan adalah lembaga yang


independen dan bebas dari campur tangan pihak
lain, yang mempunyai fungsi, tugas, dan
wewenang pengaturan, pengawasan, pemeriksaan,
dan penyidikan
Mengapa BAPEPAM diubah
Menjadi OJK?
Otoritas Jasa Keuangan tercetus setelah
diundangkannya UU No. 23 Tahun 1999 tentang
Bank Indonesia bahwa tugas pengawasan lembaga
jasa keuangan nantinya akan diserahkan kepada
lembaga independen yang dibentuk melalui
Undang-Undang.
BEI

PERUSAHAAN KPEI INVESTOR

KSEI
Perusahaan Efek
(Kep-00071/BEI/11-2013)

Penjamin Emisi (underwriter)


Perantara Pedagang Efek
Manajer Investasi
Lembaga Penunjang

Biro Administrasi Efek


Bank Kustodian
Wali Amanat
Pemeringkat Efek
Profesi Penunjang

Akuntan
Notaris
Penilai
Konsultan Hukum
Mekanisme Pasar Uang Rupiah

Bank Indonesia
(NK) (NK)

(Pinjam Rupiah)
Bank A Bank B

(Pinjam Rupiah)

Perusahaan

Keterangan:
Nasabah membutuhkan Dana Rupiah pinjam ke Bank A
Bank A tidak memiliki Rupiah yang cukup, pinjam melalui Pasar Uang
Antarbank ke Bank B
Bank B Membuat Nota Kredit (NK) ke Bank Indonesia dan atas dasar NK
tersebut BI mendebet rekening Bank BNI di BI
Bank A Atas dasar NK Bank BNI dikredit oleh Bank Indonesia
Pembayaran atas transaksi tersebut antara Bank A dengan Bank B
dilakukan melalui kliring
Instrumen Pasar Modal
Saham
Obligasi
Opsi (Option)
Waran (Warrant)
Penerbitan Sekuritas kepada Masyarakat (Public Issue)
Privileged Subscription
Right
Instrumen Pasar Uang
Surat Berharga Pasar Uang (SBPU)
Sertifikat Bank Indonesia (SBI)
Deposito
Promissory Notes
Treasury Bills
Banker's Acceptance
Commercial Paper
Call Money
Perbedaan Pasar Uang Dan
Pasar Modal
Instrumen Pasar uang periode waktunya adalah jangka
pendek atau lebih kecil dari 270 hari, sedangkan pasar modal
periodenya jangka panjang.
Produk Pasar uang yang utama adalah SBI, SBPU, dan
Deposito, sedangkan produk pasar modal adalah saham,
obligasi, dan reksadana.
Pasar uang diotorisasi oleh Bank Indonesia sedangkan pasar
modal oleh lembaga independen melalui OJK.
Proses seluruh transaksi pasar uang ada di bank sedangkan
pasar modal di Bursa efek dan perusahaan sekuritas.
Resiko dan earning pasar uang lebih kecil karena lebih stabil,
sementara pasar modal resiko dan earningnya lebih tinggi.
Fungsi Pasar Modal
Fungsi ekonomi.
Pasar modal menyediakan fasilitas atau wahana yang
mempertemukan dua kepentingan yaitu pihak investor dan
pihak yang memerlukan dana.
Fungsi keuangan.
Pasar modal memberikan kemungkinan dan kesempatan
memperoleh imbalan (return) bagi pemilik dana, sesuai
dengan karakteristik investasi yang dipilih. Jadi diharapkan
dengan adanya pasar modal aktivitas perekonomian menjadi
meningkat karena pasar modal merupakan alternative
pendanaan bagi perusahaan-perusahaan untuk dapat
meningkatkan pendapatan perusahaan yang pada akhirnya
memberikan kemakmuran bagi masyarakat yang lebih luas.
Fungsi Pasar Uang
Salah satu sumber pembiayaan modal kerja dan
investasi jangka pendek bagi perusahan untuk
melakukan ekspansi usaha;
Sebagai fasilitator dan mediator para investor dari luar
negeri yang ingin berinvestasi menyalurkan pinjaman
jangka pendek kepada pengusaha di indonesia;
Sebagai mediator dan menghimpun dana masyarakat
dalam bentuk transaksi perdagangan surat-surat
berharga berjangka pendek;
Menawarkan kepada masyarakat untuk ikut andil dalam
pembelian Sertifikat Bank Indonesia (BI), serta Surat
Berharga Pasar Uang.
Wass ww