Anda di halaman 1dari 9

TEORI SIMPUL

PAPARAN PESTISIDA
Oleh
Arum Mustika Sari
NIM. 6411414016

Rombel 1 Kesehatan Lingkungan


PESTISIDA

Merupakan substansi untuk


melindungi, membasmi,
menolak, dan mengurangi suatu
hama. Pestisida merupakan
suatu zat yang dapat bersifat
racun (WHO, 2006).
Penggunaan pestisida yang
tidak tepat dapat
membahayakan kesehatan
petani dan konsumen,
mikroorganisme non target
serta berdampak pada
pencemaran lingkungan baik itu
tanah dan air.
TEORI SIMPUL PAPARAN PESTISIDA
SIMPUL A
PENGUKURAN PADA
SUMBERNYA (EMISI)

Pestisida merupakan campuran dari bahan kimia yang


merupakan racun. Contohnya Golongan organochlorin
(DDT, dieldrin, endrin), Golongan Organophosphat
(malathion, parathion), Golongan Carbamat (Proxposur,
Carbofuran).

Parameter: NAB zat toksik


SIMPUL B
PENGUKURAN KOMPONEN PADA AMBIENT ATAU LINGKUNGAN

Makanan, pestisida bisa


menempel di tanaman Air, pestisida bisa
(sayur, buah, dll) dan mengenai permukaan
Udara, udara dapat ketika dimakan sayur atau tanah dan masuk ke
tercemar pestisida saat buah tsb tidak dibersihkan saluran air.
penyemprotan kemudian dengan benar.
terhirup oleh manusia. Parameter : makanan yg Parameter : NAB Air atau
Parameter: NAB Udara. diduga mengandung dengan pengukuran BOD
pestisida. COD.
Alat Ukur : Uji residu Alat ukur : COD-571
dengan kromatografi gas.
LANJUTAN SIMPUL B
PENGUKURAN KOMPONEN PADA AMBIENT ATAU LINGKUNGAN

Binatang, Kadang bukan hanya insekta Manusia, bila secara tidak sengaja
dan rodent yang terkena pestisida, bisa pestisida terhirup atau tertelan, atau
juga ikan di sawah atau sungai, maupun masuk melalui kulit yang luka.
hewan (kerbau, sapi). Parameter : pengukuran pada spesimen
Parameter : penelitian terhadap daging tubuhnya (tanda dan gejala,
hewan. pemeriksaan darah, urin, dll).
Alat ukur : Pemeriksaan laboratorium Alat Ukur : Tinto meter KIT
SIMPUL C
PENGUKURAN PADA SPESIMEN TUBUH
MANUSIA

Komponen penduduk yang berperan dalam patogenesis penyakit


akibat paparan pestisida antara lain: Perilaku, umur, status gizi,
pengetahuan, jenis kelamin, dll.

Parameter lingkungan: melalui bio indikator, yaitu: Keracunan akut,


dapat dilihat dari tanda dan gejala yang muncul, misal sesak napas,
perut mual, penyempitan mata, mata memerah dan pandangan kabur.
Darah, untuk menilai keracunan pestisida akut akibat golongan
karbamat dan organophospat.

Keracunan pestisida organofosfat adalah besarnya angka dalam


persen yang didapat dari hasil pemeriksaan sediaan darah dengan
tingkat aktifitas kholinesterase di dalam tubuh nilainya < 75%
( Depkes RI). Alat Ukur : Tintometer Kit
SIMPUL D
SUDAH TERJADI OUTCOME BERUPA KEJADIAN
PENYAKIT
Dampak yang mungkin timbul akibat paparan
pestisida adalah:
Sehat,bila orang yang terpapar pestisida memiliki imunitas
tinggi, menggunakan APD saat menggunakan pestisida, dan
mematuhi peraturan penggunaan pestisida.
Sakit, bila orang yang terpapar pestisida memiliki imunitas
rendah, tidak menggunakan APD, dan tidak mematuhi
peraturan terkait penggunaan pestisida, maka memiliki
kemungkinan yang besar sakit, misalnya penyakit saluran
pernapasan, hamil anggur, kejadian bayi BBLR, kerusakan
kulit, kanker, dan penurunan imunitas.
Parameter pengukuran atau identifikasi kasus: Mendeteksi
gejala penyakit yang timbul, wawancara
Alat ukur: Rekam medik, kuesioner, data dari RS atau
Puskesmas setempat
TERIMA KASIH