Anda di halaman 1dari 12

cetrizine

cetrizine
Cetirizine merupakan antihistamin
yang sangat kuat dan spesifik.
Cetirizine merupakan antagonis
reseptor H1 generasi kedua, yang
merupakan metabolit aktif asam
karboksilat dari antagonis reseptor
H1 generasi pertama yaitu
hidroksizin.

Diambil dari jurnal DEXA MEDIA No. 2, Vol. 20, April


Komposisi obat
Tiap kapsul Cetirizine mengandung
cetirizine dihidroklorida 10 mg.
Faramakologi (cara kerja
obat)
Cetirizine adalah antihistamin
selektif, antagonis reseptor-H1
perifer yang mempunyai efek sedatif
yang rendah pada dosis aktif dan
mempunyai sifat tambahan sebagai
anti alergi. Cetirizine berkerja
menghambat pelepasan histamin
pada fase awal dan mengurangi
migrasi sel inflamasi.
Indikasi/ kegunaan obat
Indikasi Cetirizine adalah penyakit
alergi, rhinitis alergi, dan urtikaria
idiopatik kronis.

Diambil dari A to z drug effect


Kontrindikasi obat
Penderita yang hipersensitif terhadap
cetirizine.
Karena kurangnya data klinis, cetirizine
jangan digunakan selama semester
pertama kehamilan atau saat menyusui.
Cetirizine jangan digunakan untuk bayi dan
anak-anak berumur kurang dari 2 tahun.

Diambil dari DIH ed 17


Dosis dan aturan pakai
Dosis Cetirizine pada Dewasa dan anak usia
lebih dari 12 tahun adalah 1 x sehari 1
kapsul.
DEWASA & ANAK 6 th: PO 5 atau 10 mg
setiap hari.
Penurunan hati: PO 5 mg setiap hari.

Diambil dari A to z drug Effect dan DIH ed 17


Efek samping
Cetirizine mempunyai efek samping
yang bersifat sementara diantaranya
: pusing sakit, kepala, rasa kantuk,
agitasi, mulut kering dan rasa tidak
enak pada lambung. Pada beberapa
penderita dapat terjadi reaksi
hipersensitifitas termasuk reaksi kulit
dan angiodema.
Overdosis: TANDA & GEJALA
mengantuk; kegelisahan, lekas
Presentase efek samping
obat
10%: Sistem saraf pusat: Sakit kepala (anak 11% sampai 14%,
plasebo 12%), mengantuk (dewasa 14%, anak-anak 2% sampai 4%)

2% sampai 10%: Sistem saraf pusat: Insomnia (anak 9%, orang


dewasa <2%), kelelahan (dewasa 6%), malaise (4%), pusing
(dewasa 2%)

Gastrointestinal: Nyeri perut (anak 4% sampai 6%), mulut kering


(dewasa 5%), diare (anak 2% hingga 3%), mual (anak 2% hingga
3%, plasebo 2%), muntah (anak 2% 3%)

Pernapasan: Epistaksis (anak 2% sampai 4%, plasebo 3%), faringitis


(anak 3% sampai 6%, plasebo 3%), bronkospasme (anak 2% hingga
3%, plasebo 2%)
Peringatan dan perhatian
Selama minum Cetirizine tidak dianjurkan
mengendarai kendaraan bermotor dan
menjalankan mesin. Hindari penggunaan
pada wanita hamil dan menyusui karena
Cetirizine dikeluarkan melalui air susu ibu
(ASI). Bila pengobatan kurang memberikan
hasil, maka disarankan untuk dilakukan tes
mikrobiologi guna menentukan terapi.
gangguan ginjal dan hati: Dosis
penyesuaian mungkin diperlukan.
Interaksi obat
Interaksi Cetirizine dengan obat-obat
lain belum diketahui. Pada percobaan
memperlihatkan peningkatan
potensi/efek Cetirizine terhadap
alkohol (level alkohol 0,8 %) oleh
karena itu sebaiknya jangan
diberikan bersamaan. Konsentrasi
Cetirizine plasma tidak terpengaruh
pada pemberian bersama simetidin.
Assesment yang harus dilakukan untuk pasien

Mendapatkan riwayat pasien, termasuk riwayat


obat dan alergi dikenal, terutama untuk
antihistamin.
Kaji gejala alergi (misalnya, rhinitis,
konjungtivitis, gatal-gatal) sebelum dan berkala
sepanjang terapi.
Memonitor denyut nadi, tekanan darah dan
pernapasan secara berkala sepanjang terapi.
Amati pusing dan sedasi berlebihan.

Literatur diambil dari A to Z drug effect