Anda di halaman 1dari 23

FISIKA 2

GETARAN HARMONIK
SEDERHANA

Sapriesty Nainy Sari, ST., MT.


Jurusan Teknik Elektro
Fakultas Teknik
Universitas Brawijaya
Mobil berosilasi
naik-turun ketika
melewati lubang

Bandul jam dindin


benda di ujung pegas

Getaran adalah gerakan bolak balik yang dialami suatu


benda terhadap titik kesetimbangan.
2
Suatu balok diikat pada ujung pegas,
m : massa balok (kg)
k : tetapan pegas (N/m)
O : adalah titik kesetimbangan (posisi pegas tidak
tertarik atau tertekan)
Dimanapun balok berada dari posisi setimbang maka
balok cenderung kembali ke posisi setimbang oleh
gaya F. Gaya yang memiliki sifat seperti ini disebut
gaya pemulih (restoring force).
Bila balok ditarik ke posisi P,
lalu dilepaskan maka balok
akan bergerak bolak balik
secara teratur dalam lintasan
PO-QOPOQ
- ... demikian seterusnya.

Satu getaran adalah gerak balok dalam lintasan P


O-QOP
Beberapa parameter yang menentukan karaktersitik
getaran:
Amplitudo ( A ) : simpangan maksimum atau
terjauh (meter)
Perioda ( T ) : waktu untuk menempuh satu getaran
(sekon)
Frekuensi ( f ) : jumlah getaran yang terjadi dalam
satu satuan waktu (Hertz)
Gerak harmonik sederhana
Perhatikan sistem balok pegas di
atas permukaan horizontal tanpa
gesekan. Bila pegas tidak ditarik
atau ditekan balok berada pada
posisi O (posisi kesetimbangan).
Bila balok ditarik ke kanan, maka
pegas akan menarik balok ke kiri
F gaya:
dengan kx
Percepatan (a) ~ perpindahan
F ma (x)
Arah a berlawanan dengan
kx ma
perpindahan.
k Bila pada benda bekerja gaya
a x yang arahnya selalu berlawanan
m
k = konstanta pegas dengan arah perpindahan maka
(N/m) benda akan mengalami gerak
m = massa beban harmonik sederhana (GHS).
12.1 Gaya Pemulih pada Gerak Harmonik Sederhana
Gaya Pemulih pada Pegas

F kx
k = konstanta pegas (N/m)
x = simpangan (m)

Gaya Pemulih pada Ayunan Bandul Sederhana

m = massa benda (kg)


F mg sin
g = percepatan gravitasi (m/s2)
12.2 Periode dan Frekuensi
Periode adalah waktu yg diperlukan untuk melakukan satu kali gerak

bolak-balik.
Frekuensi adalah banyaknya getaran yang dilakukan dalam waktu 1

detik.
1 1
f atau T
T f

Untuk pegas yg memiliki konstanta gaya k yg bergetar karena


adanya beban bermassa m, periode getarnya adalah
m
T 2
k
Sedangkan pada ayunan bandul sederhana, jika panjang tali adalah
l, maka periodenya adalah
l
T 2
g
Solusi Persamaan Getaran

k d 2x k
a x x
m dt 2
m
Jika (k/m) ditulis dengan 2 maka
persamaan
2
menjadi
d x
2
2
x ... (1)
dt
Persamaan (1) disebut persamaan getaran. Salah satu
fungsi yang memenuhi persamaan ini adalah fungsi
sinusoidal (sinus-cosinus).
x(t ) A cos t ... (2)

Substitusi persamaan (2)


dx d
ke (1) A cos t A sin t
dt dt
d 2x d
2
A sin t 2
A cos t
dt dt

d 2x Persamaan (2) memenuhi persamaan getaran dan


2
2
x disebut solusi persamaan getaran.
dt x(t)
T
A

x(t ) A cos t t

x : simpangan setiap saat (posisi


-A terhadap titik
setimbang) dlm meter.
A : Amplutudo atau simpangan maksimum dalam
meter.

: frekuensi sudut dalam radian/sekon

: tetapan fasa atau sudut fasa dalam derjat atau


radian
t : fasa
x(t ) A cos t

Persamanan getaran adalah fungsi


trigonometri. Diketahui bahwa fungsi
triginometri periodik dan berulang terhadap
waktu dalam 2 rad. Perioda (T) adalah waktu
untuk benda menempuh satu siklus. Maka nilai
x pada t akan sama dengan nilai x pada ( t +
T). tSedangkan tnaik
2 fasa dalam
T 2 waktu T
sehingga,
2 T
T 2 /
2 / T 2 f
Perioda gerak balok pada ujung pegas

d 2x k
x
dt 2
m f
2
d 2x
2
2
x 1 k
dt f
2 m
k
1
m T
f
disebut frekuensi
sudut m
T 2
2f k
Alat eksperimen untuk
menunjukkan gerak
harmonik sederhana.

simpangan ( x)

waktu (t )
12
Kurva simpangan (x) terhadap waktu (t)
x

T
A
t

-A

x A cos t

2
2 f
T
13
Amplitudo
Tiga getaran dengan fasa dan frekuensi yang sama
tapi dengan amplitudo berbeda, maka perbandingan
grafik simpangannya terhadap waktu adalah seperti
gambar di bawah.
x
A3

A2
A1
t

14
Frekuensi dan
Perioda
Dua getaran dengan amplitudo yang sama tapi
dengan frekuensi yang berbeda, maka perbandingan
grafik simpangannya terhadap waktu adalah seperti
gambar di bawah. T1 Getaran1
x T2
Getaran
2

f 2 2 f1 T2 12 T1

15
Tetapan Fasa
Dua getaran dengan amplitudo yang sama tapi
dengan tetapan fasa yang berbeda, maka
perbandingan grafik simpangannya terhadap waktu
adalah seperti gambar di bawah.
x

16
12.2 Simpangan, Kecepatan, Percepatan
Simpangan Gerak Harmonik Sederhana

y = simpangan (m)
A = amplitudo (m)
y A sin t A sin 2ft = kecepatan sudut (rad/s)
f = frekuensi (Hz)
t = waktu tempuh (s)
Jika pada saat awal benda pada posisi 0, maka
y A sin (t 0 ) A sin (2ft 0 )

Besar sudut (t+0) disebut sudut fase (), sehingga


t t 0
t 0 2 0 2 2
T T 2
t 0

disebut fase getaran dan T 2
disebut beda fase. t 2 t1
2 1
T
Kecepatan Gerak Harmonik Sederhana
Untuk benda yg pada saat awal 0 = 0, maka kecepatannya adalah

dy d
v ( A sin t ) A cos t
dt dt

Nilai kecepatan v akan maksimum pada saat cos t = 1, sehingga


kecepatan maksimumnya adalah
v m A

Kecepatan benda di sembarang posisi y adalah

v y A2 y 2
Percepatan Gerak Harmonik Sederhana
Untuk benda yg pada saat awal 0 = 0, maka percepatannya adalah

dv d
a ( A cos t ) 2 A sin t 2 y
dt dt

Nilai percepatan a akan maksimum pada saat sin t = 1, sehingga


percepatan maksimumnya adalah

am 2 A

Arah percepatan a selalu sama dengan arah gaya pemulihnya.


Soal 1:
1. Sebuah benda melakukan gerak harmonik sederhana sepanjang
sumbu y. Simpangannya berubah terhadap waktu sesuai
persamaan y = 4 sin (t+/4), dgn y dalam meter dan t dalam
sekon.
a. Tentukan amplitudo, frekuensi dan periode geraknya.
b. Hitung kecepatan dan percepatan benda terhadap waktu
c. Tentukan posisi, kecepatan dan percepatan benda pasa t = 1
sekon
d. Tentukan kecepatan dan percepatan maksimum benda
e. Tentukan perpindahan benda antara t = 0 dan t = 1 sekon.

2. Sebuah gerak harmonik sederhana mempunyai amplitudo A = 6


cm. Berapakah simpangan getarannya ketika kecepatannya 1/3
kali kecepatan maksimum?
12.4 Energi pada Gerak Harmonik Sederhana
Energi kinetik benda yg melakukan gerak harmonik sederhana,
misalnya pegas, adalah

Ek 12 mv 2 12 m 2 A2 cos 2 t
Karena k = m2, diperoleh
Ek 12 kA2 cos 2 t
Energi potensial elastis yg tersimpan di dalam pegas untuk setiap
perpanjangan y adalah
E p 12 ky 2 12 kA2 sin 2 t 12 m 2 A2 sin 2 t

Jika gesekan diabaikan, energi total atau energi mekanik pada getaran
pegas adalah
EM E p Ek 12 kA2 ( sin 2 t cos 2 t )
EM E p Ek 12 ky 2 12 mv 2 12 kA2
Pada simpangan maksimum,
energi potensial maksimum, tapi
energi kinetik nol karena diam

Pada titik kesetimbangan,


energi potensial nol tapi energi
kinetik maksimum,karena
kecepatannya maksimum

Pada saat simpangannya sembarang, maka energi totalnya


adalah

1 2 1 1 1 1
E kx mv kA mv maks m(A) 2
2 2 2

2 2 2 2 2
Soal 2:
1. Sebuah benda bermassa m = 0,25 kg melakukan osilasi dengan
periode 0,2 sekon dan amplitudo A = 5x10-2 m. Pada saat
simpangannya y = 2x10-2 m, hitunglah (a) percepatan benda, (b)
gaya pemulih, (c) energi potensial, dan (d) energi kinetik benda!

2. Sebuah balok bermassa mb = 1 kg dikaitkan pada pegas dgn


konstanta k = 150 N/m. Sebuah peluru yg bermassa mp = 10 g
bergerak dgn kecepatan kecepatan vp = 100 m/s mengenai dan
bersarang di dalam balok. Jika lantai dianggap licin, (a) hitung
amplitudo gerak harmonik sederhana yg terjadi, dan (b) nyatakan
persamaan simpangannya!