Anda di halaman 1dari 47

PEMBUATAN SEDIAAN

KRIM
Praktikum
OLEH: ~KELOMPOK 6~ Sediaan
ULFA DIANA PUTRI Semi Solida
201410410311006
AFINA NAUFAL 201410410311020 Farmasi: A
MAWADDHAH R.
201410410311033
AYANG TIARA 201410410311043
FITRIYANAWATI 201410410311091
FITRIA K. 201410410311216
LANGLANG K. 201410410311220
ESTI HARDANI 201410410311235
PENGERTIAN KRIM

Krim adalah bentuk sediaan setengah padat


mengandung satu atau lebih bahan obat terlarut atau
terdispersi dalam bahan dasar yang sesuai (FI V).
Krim adalah sediaan setengah padat berupa emulsi
kental mengandung tidak kurang dari 60% air,
dimaksudkan untuk pemakaian luar (FI III).
SYARAT SEDIAAN KRIM

Stabil selama masih dipakai untuk mengobati. Oleh


karena itu, krim harus bebas dari inkompatibilitas,
stabil pada suhu kamar.
Lunak. Semua zat harus dalam keadaan halus dan
seluruh produk yang dihasilkan menjadi lunak serta
homogen.
Mudah dipakai. Umumnya, krim tipe emulsi adalah
yang paling mudah dipakai dan dihilangkan dari kulit.
Terdistribusi secara merata. Obat harus terdispersi
merata melalui dasar krim padat atau cair pada
penggunaan
PENGGOLONGAN KRIM

Krim terdiri dari emulsi minyak dalam air sehingga


dapat dicuci dengan air serta lebih ditujukan untuk
pemakaian kosmetik dan estetika. Krim digolongkan
menjadi dua tipe, yakni:
1. Tipe a/m, yakni air terdispersi dalam minyak.
Contohnya cold cream. Cold cream adalah sediaan
kosmetika yang digunakan untuk memberi rasa dingin
dan nyaman pada kulit.
2. Tipe m/a, yakni minyak terdispersi dalam air.
Contohnya, vanishing cream. Vanishing cream adalah
sediaan kosmetik yang digunakan untuk membersihkan,
melembabkan dan sebagai alas bedak
KELEBIHAN DAN KEKURANGAN
SEDIAAN KRIM

Kelebihan sediaan krim:


M u d a h m e n y e b a r s e c a r a m e r a t a
P r a k t i s
M u d a h d i c u c i d e n g a n a i r
M e m b e r i k a n s e n s a s i d i n g i n u n t u k c o l d c re a m b e r u p a t i p e a / m
D i g u n a k a n s e b a g a i ko s m e t i k
C a r a ke r j a n y a b e r l a n g s u n g p a d a j a r i n g a n s e t e m p a t
Ti d a k l e n g ke t t e r u t a m a u n t u k k r i m t i p e m / a

Kekurangan sed iaan krim:


S u s a h d a l a m p e m b u a t a n n y a k a re n a k r i m h a r u s d i b u a t d a l a m ke a d a a n p a n a s
M u d a h p e c a h , d i s e b a b k a n d a l a m p e m b u a t a n f o r m u l a t i d a k t e p a t
M u d a h ke r i n g d a n m u d a h r u s a k , k h u s u s n y a u n t u k k r i m t i p e a / m k a re n a t e r g a n g g u
o l e h s i s t e m c a m p u r a n . Te r u t a m a d i s e b a b k a n o l e h p e r u b a h a n s u h u d a n p e r u b a h a n
ko m p o s i s i d i s e b a b k a n k a re n a p e n a m b a h a n s a l a h s a t u f a s e s e c a r a b e r l e b i h a n .
BAHAN-BAHAN PENYUSUN KRIM

Fase minyak, yaitu bahan obat yang larut dalam


minyak, bersifat asam.
Contoh: asam stearate, adepslanae, paraffi n
liquidum, paraffi n solidum, minyak lemak, cera,
cetaceum, vaselin, setil alcohol, stearil alkohol, dsb.
Fase air, yaitu bahan obat yang larut dalam air,
bersifat basa.
Contoh: Na tetraborat (borax, Na biboras),
Trietanolamin/ TEA, NaOH, KOH, Gliserin,
polietilenglikol, propilenglikol, Na 2 CO 3 , surfaktan (Na
lauril sulfat, tween, span, Na setostearil alkohol),
dsb.
KARAKTERISTIK BAHAN AKTIF
EFEK FARMAKOLOGI GREEN TEA

Daun teh merupakan spesies tumbuhan banyak mengandung


senyawa kimia. Teh hijau mengandung antioksidan tinggi
yang yangdapat melawan radikal bebas. Kandungan kafein
dalam teh hijau membantu menghilangkan sel kulit mati,
mencegah timbulnya jerawat dan menghaluskan kulit. Teh
hijau juga dapat membuat terlihat lebih muda. Selain itu teh
hijau juga dapat menurunkan berat badan (Jelinek, 2005).
Teh hijau juga memiliki berbagai manfaat dan efek
farmakologi yaitu: menjaga kesehatan kulit, khasiat green
tea digunakan untuk mengatasi jerawat, sebagai minuman
diet, mencegah radikal bebas, mengatasi kulit berminyak,
mengatasi nafas yang tidak sedap, anti alergi,
menghilangkan kekusaman pada kulit, melindungi kulit dari
paparan sinar matahari langsung, mengatasi kulit kering,
menjaga kelambapan kulit (Anonim, 2008).
TITANIUM DIOXIDE

BM: 79,88
Pemerian: putih, tidak berbentuk, tidak berbau, dan
tidak berasa, serbuk non higroskopik.
Kelarutan: praktis tidak larut dalam dilut asam
sulfur, asam hidroklorida, asam nitrit, pelarut organik
dan air. Larut dalam asam hidrofl orik dan asam sulfur
panas.
Stabilitas : stabil pada temperatur tinggi. Hal ini
karena ikatankuat antara ion tetravalen titanium dan
ion oksigen bivalen.
Penyimpanan: TiO 2 harus disimpan dalam wadah
tertutup, terlindung dari cahaya di tempat sejuk dan
kering.
(dioxotitanium), TiO 2 (Rowe,2009)
TiO 2 merupakan mikropigmen yang secara
luas digunakan sebagai sebagai UV fi lter.
Keuntungannya yaitu memberikan
perlindungan dengan spektrum luas dan tidak
menyebabkan dermatitis kontak. Ukuran
partikel dan keseragaman dispersi menjadi
kunci untuk mencapai SPF. Ukuran partikel
harus kurang dari 200 nm untuk mencapai
transparansi (Barel, 2001).
RAN C AN GA N
P E M IL IH AN
Bahan aktif
B AH AN AKTIF
terpilih
Green tea

Larut Warna dan


Terdapat Mudah aroma
dalam
media air teroksidasi kurang
air
menarik
Air adalah
media Ditambahka
Ditamba
Dibuat krim pertumbuha n
hkan
tipe w/o n mikroba antioksidan
TiO2 dan
Basis Bahan oleum
Ditambahka rosae
terpilih : antioksidan
n bahan
cera alba, terpilih :
pengawet
vaselin BHT, Na-
Bahan
album, TEA, bisulfit
pengawet
asam
terpilih :
stearat
nipagin,
nipasol
KARAKTERISTIK BAHAN TAMBAHAN

1. Vaselin Album
Vaselinum Album, Vaselin Putih, White FI ed. V hal.
Sinonim
Vaselin 1312
Putih atau kekuningan pucat, massa FI ed. V hal.
Pemerian berminyak transparan dalam lapisan tipis 1312
setelah didinginkan pada suhu 0 oC.
Tidak larut dalam air, sukar larut dalam FI ed. V hal.
etanol dingin atau panas dan dalam 1312
etanol mutlak dingin, mudah larut dalam
Kelarutan benzene, dalam karbon disulfide, dalam
kloroform, larut dalam heksana, dan
dalam sebaguan besar minyak lemak dan
minyak atsiri.
Wadah dan FI ed. V hal.
Penyimpan Disimpan dalam wadah tertutup baik 1312
an
Konsentras Untuk penggunaan topical emulsions 4- HPE ed. 5 hal.
i 25% 509
BASIS KRIM

2. Cera Alba
Sinonim Malam Putih FI ed. V hal. 809
Padatan putih kekuningan, sedikit tembus cahaya FI ed. V hal. 809
dalam wadah tertutup baik, dalam keadaan
Pemerian
lapisan tipis, bau khas lemah dan bebas tengik,
bobot jenis kurang lebih 0,95.
Tidak larut dalam air, agak sukar larut dalam FI ed. V hal. 809
etanol dingin. Etanol mendidih melarutkan asam
serotat dan bagian dari mirisin, yang merupakan
malam putih, larut sempurna dalam kloroform,
Kelarutan dalam eter, dalam minyak lemak, dan minyak
atsiri. Sebagian larut dalam benzene dingin dan
dalam karbon disulfide dingin pada suhu lebih
kurang 30oC, larut sempurna dalam
karbondisulfida.
Wadah dan FI ed. V hal. 809
Disimpan dalam wadah tertutup baik
Penyimpanan
Titik lebur 63 oC-65 oC FI ed. V hal. 809
Sebagai emolient: 2%-5% HPE ed. 6 hal.
Konsentrasi
Emulsifiying agent: 2%-5% 779
ANTIOKSIDAN

3. BHT
Sinonim Agidol, BHT, 2,6-bis (1,1-dimetiletil)-4- HPE ed. 6 hal.
methylphenol; butyl hidroksitoluen, 75
butylhydroxytoluenum, Dalpac; dibutylated
hidroksitoluen, 2,6-di-tert-butil-p-kresol, 3,5-di-
tert-butyl-4hydroxytoluene
Nama 2,6-Di-tert-butyl-4-methylphenol HPE ed. 6 hal.
Kimia 75
Pemerian Hablur padat, putih, bau khas lemah FI ed. V hal.
267
Kelarutan Tidak larut dalam air dan dalam propilenglikol, FI ed. V hal.
mudah larut dalam etanol, dalam kloroform, dan 267
dalam eter
TL Titik lebur 70oC HPE ed. 6 hal.
75
Stabilitas Paparan cahaya, kelembaban, dan panas HPE ed. 6 hal.
menyebabkan perubahan warna 75
Wadah Disimpan dalam wadah tertutup baik FI ed. V hal.
dan 267
PENGAWET

4. Nipagin

HPE ed. 6 hal.


Sinonim MethylisParabenum
441
Hablur atau serbuk tidak berwarna, atau HPE ed. 6 hal.
kristal putih, tidak berbau atau berbau 441
Pemerian khas lemah, dan mempunyai rasa
sedikit panas.

Mudah larut dalam etanol, eter; praktis HPE ed. 6 hal.


Kelarutan tidak larut dalam minyak; larut dalam 441
400 bagian air
0.020.3% untuk topikal HPE ed. 6 hal.
Konsentrasi
441
PENGAWET

5. Nipasol
HPE ed. 6 hal.
Sinonim Propil Paraben
596
Kristal putih, tidak berbau dan tidak HPE ed. 6 hal.
Pemerian
berasa panas. 596
sukar larut dalam etanol ( 95 % ), HPE ed. 6 hal.
Kelarutan mudah larut dalam air dan 596
etanol30 %
Untuk pemakaian topical 0,01-0,6 % HPE ed. 6 hal.
Konsentrasi
596
Stabil pada ph 3-6 HPE ed. 6 hal.
pH
596
Wadah dan Dalam wadah tertutup baik, HPE ed. 6 hal.
Penyimpan ditempat sejuk dan kering 596
an
CHELLATING AGENT

6. EDTA
Edetic acid, Acidum edeticum, HPE ed. 6 hal.
Sinonim ethylene diamine tetra acetic acid 247

Serbuk kristal putih HPE ed. 6 hal.


Pemerian
247
Larut dalam 500 bagian air, larut HPE ed. 6 hal.
Kelarutan
dalam alkali hidrosida 247
0,005-0,1% HPE ed. 6 hal.
Konsentrasi
247
220oC HPE ed. 6 hal.
Titik Leleh
247
Wadah dan Dalam wadah tertutup baik, dan HPE ed. 6 hal.
Penyimpan kering 247
an
HUMECTANT

7. Glycerin
Sinonim Gliserol FI ed. V hal. 507
Cairan jernih seperti sirup, tidak berwarna, FI ed. V hal. 507
rasa manis, hanya boleh berbau khas
Pemerian
lemah (tajam atau tidak enak), higroskopik,
netral terhadap lakmus
Dapat bercampur dengan air dan dengan FI ed. V hal. 507
etanol, tidak larut dalam kloroform, dalam
Kelarutan
eter, dalam minyak lemak, dan dalam
minyak menguap
Wadah dan FI ed. V hal. 507
Disimpan dalam wadah tertutup rapat
Penyimpanan
HPE ed. 6 hal.
Titik Didih 290oC
283
Sebagai humectant < 30% HPE ed. 6 hal.
Konsentrasi
283
PEMBAWA

8. Aquadest
Pemerian Cairan jernih, tidak berbau, tidak berwarna, tidak FI ed. V hal.
berasa 63
RumusKim H2O FI ed. V hal.
ia 63
Kelarutan Dapat bercampur dengan pelarut polar lainnya FI ed. V hal.
63
TD dan TB Titikbeku : 0C FI ed. V hal.
63
Titik didih : 100C
Deskripsi Air murni adalah air yang dimurnikan yang FI ed. V hal.
diperolah dengan destilasi, perlakuan 63
menggunakan penukaran ion,osmosis balik,atau
proses lain yang sesuai. Dibuat dari air yang
memiliki persyaratan air minum. Tidak
mengandung zat tambahan lain
Stabilitas Stabil disemua keadaan fisik (padat, cair, gas) FI ed. V hal.
63
Wadah dan Disimpan dalam wadah tertutup rapat FI ed. V hal.
penyimpan 63
FORMULA SKALA KECIL 1

Nama Fungsi Rentang % Jumlah


Bahan Pemakaian pemakaian
Ekstrak Bahan aktif 5-15% 5% 1 gram
green Tea
Cera alba Basis krim 5-20% 20% 4 gram
Asam Emulgator 1-20% 10% 2 gram
stearat
TEA Emulgator 2-4% 3% 0,6 gram
Nipagin Pengawet 0,02-0,3% 0,1% 0,02 gram
Nipasol Pengawet 0,01-0,6% 0,5% 0,1 gram
BHT Antioksidan 0,0075-0,1% 0,1% 0,02 gram
EDTA Chelating 0,005-0,1% 0,1% 0,02 gram
agent
Aquadest Pembawa qs qs qs
Oleum rosae Odoris qs qs ad 20 gram
PERHITUNGAN

Ekstrak Green Tea:

Cera Alba:
Asam Stearat:
TEA:
Nipagin:
Nipasol:
BHT:
EDTA:
CARA PERACIKAN

1. Ti m b a n g s e m u a b a h a n .
2. M a s u ka n b a h a n f a s e m i n y a k ( C er a A l b a , Va s e l i n A l b u m , B H T , A s a m
S te a r a t, N i p a s o l ,) p a d a c a w a n p o r s e l en . ( c a m p u r a n I )
3. Pa n a s ka n c a w a n p ro s e l e n b er i s i c a m p u r a n b a h a n f a s e m i n y a k d i a t a s
w a te r b a th s a m b i l d i a d u k s a m p a i b e r b e n tu k m a s a c a i r.
4. M a s u ka n f a s e a i r ( T E A , G l y c e r i n , N i p a g i n , a q u a ) p a d a c a w a n
porselen (campuran II).
5. Pa n a s ka n c a m p u r a n f a s e a i r d i a t a s w a t er b a th s a m p a i s u h u m e n c a p a i
7 0 o c , a ta u s u h u s a m a d e n g a n f a s e m i n y a k .
6. S i a p ka n m o r t i r h a n g a t .
7. M a s u ka n f a s e m i n y a k ( c a m p u r a n I ) p a d a m o r ti r d a n a d u k s a m p a i
t er b e n t u k m a s a k r i m .
8. M a s u ka n f a s e a i r ( c a m p u r a n I I ) p a d a m a s a k r i m , a d u k s a m p a i
homogen.
9. C a m p u r ka n p a d a b e a kerg l a s s ( s i s a G l y c er i n + e k s t r a k G re en Te a ) .
( campuran III)
10. M a s u ka n c a m p u r a n I I I p a d a m o r ti r h a n g a t, a d u k s a m p a i h o m o g e n d a n
dingin sebagai masa krim.
Fase minyak : Fase air :
Cera Alba TEA
Vaselin Album BAGAN PERACIKAN Glycerin
BHT
Nipagin
Asam Stearat
aqua
Nipasol

Panaskan pada Panaskan pada


wterbath wterbath

Mortir Hangat

Campurkan pada masa


krim( fase minyak)

Setelah suhu menurun

Fase dingin:
Glycerin aduk sampai
Ekstrak Green Tea homogen dan
dingin sebagai
masa krim.
FORMULA SKALA KECIL 2

Nama Fungsi Rentang % Jumlah


Bahan Pemakaian pemakaian
Ekstrak Bahan aktif 5-15% 10% 2 gram
green Tea
Glycerin Humectan < 30% 25% 5 gram
TEA Emulgator 2-4% 2% 0,4 gram
Asam Emulgator 1-20% 15% 3 gram
stearat
BHT Antioksidan 0,0075-0,1% 0,1% 0,02 gram
Vaselin Basis krim 10-30% 20% 4 gram
Album
Cera alba Basis krim 5-20% 7% 1,4 gram
Nipagin Pengawet 0,02-0,3% 0,1% 0,02 gram
aquadest Pembawa qs qs qs
Oleum rosae Odoris qs qs ad 20 gram
PERHITUNGAN

Ekstrak Green Tea:


Cera Alba:
Vaselin Album:
Asam Stearat:
TEA:
Nipagin:
Gliserin:
BHT:
CARA PERACIKAN

1. Ti m b a n g s e m u a b a h a n .
2. M a s u ka n b a h a n f a s e m i n y a k ( C er a A l b a , Va s e l i n A l b u m , B H T , A s a m
S te a r a t, ) p a d a c a w a n p o r s e l e n . ( c a m p u r a n I )
3. Pa n a s ka n c a w a n p ro s e l e n b er i s i c a m p u r a n b a h a n f a s e m i n y a k d i a t a s
w a te r b a th s a m b i l d i a d u k s a m p a i b e r b e n tu k m a s a c a i r.
4. M a s u ka n f a s e a i r ( T E A , G l y c e r i n , N i p a g i n , a q u a ) p a d a c a w a n
porselen (campuran II).
5. Pa n a s ka n c a m p u r a n f a s e a i r d i a t a s w a t er b a th s a m p a i s u h u m e n c a p a i
7 0 o c , a ta u s u h u s a m a d e n g a n f a s e m i n y a k .
6. S i a p ka n m o r t i r h a n g a t .
7. M a s u ka n f a s e m i n y a k ( c a m p u r a n I ) p a d a m o r ti r d a n a d u k s a m p a i
t er b e n t u k m a s a k r i m .
8. M a s u ka n f a s e a i r ( c a m p u r a n I I ) p a d a m a s a k r i m , a d u k s a m p a i
homogen.
9. C a m p u r ka n p a d a b e a kerg l a s s ( s i s a G l y c er i n + e k s t r a k G re en Te a ) .
( campuran III)
10. M a s u ka n c a m p u r a n I I I p a d a m o r ti r h a n g a t, a d u k s a m p a i h o m o g e n d a n
dingin sebagai masa krim.
Fase minyak : Fase air :
Cera Alba TEA
Vaselin Album BAGAN PERACIKAN Glycerin
BHT
Nipagin
Asam Stearat
aqua

Panaskan pada Panaskan pada


wterbath wterbath

Mortir Hangat

Campurkan pada masa


krim( fase minyak)

Setelah suhu menurun

Fase dingin:
Glycerin aduk sampai
Ekstrak Green Tea homogen dan
dingin sebagai
masa krim.
FORMULA SCALE UP

Nama Fungsi Rentang % Jumlah


Bahan Pemakaian pemakaian
Ekstrak Bahan aktif 5-15% 10% 20 gram
green Tea
TiO2 Bahan aktif 1% 2 gram
Glycerin Humectan < 30% 25% 50 gram
TEA Emulgator 2-4% 2% 4 gram
Asam Emulgator 1-20% 15% 30 gram
stearat
BHT Antioksidan 0,0075-0,1% 0,1% 0,2 gram
Vaselin Basis krim 10-30% 20% 40 gram
Album
Cera alba Basis krim 5-20% 1,5% 3 gram
Nipagin Pengawet 0,02-0,3% 0,2% 0,4 gram
Nipasol Pengawet 0,01-0,6% 0,4% 0,8 gram
PERHITUNGAN

Ekstrak Green Tea:


Cera Alba:
Vaselin Album:
Asam Stearat:
TEA:
Nipagin:
Gliserin:
BHT:
Nipasol:
TiO2 = 2 gram
CARA PERACIKAN

1. Ti m b a n g s e m u a b a h a n .
2. M a s u ka n b a h a n f a s e m i n y a k ( C er a A l b a , Va s e l i n A l b u m , B H T , A s a m
S te a r a t, N i p a s o l ,) p a d a c a w a n p o r s e l en . ( c a m p u r a n I )
3. Pa n a s ka n c a w a n p ro s e l e n b er i s i c a m p u r a n b a h a n f a s e m i n y a k d i a t a s
w a te r b a th s a m b i l d i a d u k s a m p a i b e r b e n tu k m a s a c a i r.
4. M a s u ka n f a s e a i r ( T E A , G l y c e r i n , N i p a g i n , a q u a ) p a d a c a w a n
porselen (campuran II).
5. Pa n a s ka n c a m p u r a n f a s e a i r d i a t a s w a t er b a th s a m p a i s u h u m e n c a p a i
7 0 o c , a ta u s u h u s a m a d e n g a n f a s e m i n y a k .
6. S i a p ka n m o r t i r h a n g a t .
7. M a s u ka n f a s e m i n y a k ( c a m p u r a n I ) p a d a m o r ti r d a n a d u k s a m p a i
t er b e n t u k m a s a k r i m .
8. M a s u ka n f a s e a i r ( c a m p u r a n I I ) p a d a m a s a k r i m , a d u k s a m p a i
homogen.
9. C a m p u r ka n p a d a b e a ke rg l a s s ( s i s a G l y c er i n + e k s tr a k G re en Te a ) . (
campuran III)
10. M a s u ka n c a m p u r a n I I I p a d a m o r ti r h a n g a t, a d u k s a m p a i h o m o g e n d a n
dingin sebagai masa krim.
Fase minyak : Fase air :
Cera Alba TEA
Vaselin Album BAGAN PERACIKAN Glycerin
BHT
Nipagin
Asam Stearat
aqua
Nipasol

Panaskan pada Panaskan pada


wterbath wterbath

Mortir Hangat

Campurkan pada masa


krim( fase minyak)

Setelah suhu menurun

Fase dingin:
Glycerin aduk sampai
Ekstrak Green Tea homogen dan
dingin sebagai
TiO2 masa krim.
PERBANDINGAN FORMULA SCALE
Kelompok 1
UP
Kelompok 2 Kelompok 3 Kelompok 4 Kelompok 5 Kelompok 6
(200g) (200g) (200g) (200g) (200g) (200g)
Green Tea (10g) Green Tea Green Tea Green Tea Green Tea Green Tea
(18g) (14g) (10g) (10g) (20g)
Gliserin (30g) Span 20 TiO2 TiO2 TiO2 TiO2
(4,4g) (20g) (10g) (1g) (2g)
Cera alba Cera alba Cera alba Cera alba Cera alba Cera alba
(4 g) (6g) (10g) (10g) (4g) (3g)
Vaselin album VCD Vaselin album Vaselin album Vaselin album Vaselin Album
(20g) (40g) (40g) (40g) (40g) (40g)
Asam stearat (20g) Asam stearat Asam stearat Asam stearat Asam stearat Asam stearat
(20g) (30g) (20g) (30g) (30g)
TEA TEA TEA TEA TEA TEA
(4 g) (4,9g) (10g) (4g) (4g) (4g)
Na metabisulfit Sorbitol Parafin liquidum Parafin liquidum Gliserin
(0,14g) (40g) (20g) (16g) (50g)
EDTA Tween 80 Tween 80
(0,1g) (11,4g) (10g)
Nipagin Nipagin Nipagin Nipagin Nipagin Nipagin
(0,2 g) (0,5g) (0,4g) (0,6g) (0,2g) (0,4g)
Nipasol Nipasol Nipasol Nipasol Nipasol Nipasol
(0,4 g) (0,3g) (0,8g) (0,4g) (0,6g) (0,8g)
Propilenglikol Propilenglikol Propilenglikol Propilenglikol Propilenglikol
(20g) (16g) (20g) (30g) (30g)
BHT BHT BHT BHT BHT
(0,04g) (0,2g) (0,2g) (0,2g) (0,2g)
Aquadest Aquadest Aquadest Aquadest Aquadest Aquadest
EVALUASI
Kelomp Kelompo Kelomp Kelomp Kelompo Kelomp
ok 1 k2 ok 3 ok 4 k5 ok 6
Organolepti Warna: Warna : Warna : Warna: Warna: Warna:
s Putih putih putih Putih Putih Putih
susu Bau : rosae Bau : tulang Bau: kecoklata
Bau: Tekstur : wangi Bau: kurang n
wangi lembut Tekstur : wangi sedap Bau:
Tekstur: lembut Tekstur: Tekstur: wangi
lembut lembut lembut mawar
Tekstur:
lembut
Viskositas 14.000 32.500 1.530.00 45.000 35.000 35.000
centipois centipois 0 centipois centipois centipois
e e centipois e e e
e
Daya Sebar B= 0,1053 R= 0,92 B= 2,2328 B= 0,024 B= 0,04 B=0,028
D=10 cm B= 0,090 D= 11,9 cm D= 6,6 cm
pH 7 6 6 6 6 6
Homogenit Homoge Homogen Homoge Tidak Tidak Homogen
as n n homoge homogen
n
EVALUASI SEDIAAN

Jenis Evaluasi Cara Evaluasi Hasil Evaluasi


1. Uji Tipe Sediaan dioleskan Diperoleh hasil
Emulsi diatas objek glass (2 krim Tipe M/A
objek glass)
Tambahkan 1 tetes
methylene blue dan
1 tetes sudan III
pada masing-masing
objek glass
Ratakan dengan
batang pengaduk
Kemudian amati tipe
emulsinya
Jenis Evaluasi Cara Evaluasi Hasil Evaluasi
2. Uji Daya Sebar Sediaan dioleskan Sediaan krim dapat
diatas kaca. Kemudian menyebar secara
ditutup dengan kaca merata
yang sama diatasnya
Ditambahkan 0 gram = 5,5 cm
bebannya. Ditunggu 5 gram = 6 cm
selama 1 menit 10 gram = 6,3 cm
Diukur diameter 15 gram = 6,5 cm
penyebarannya sampai 20 gram = 6,6 cm
diperoleh hasil yang 25 gram = 6,5 cm
konstant 30 gram = 6,6 cm
Jenis Evaluasi Cara Evaluasi Hasil Evaluasi
3. Uji Oleskan sediaan pada
Acceptabilitas kulit dengan berbagai
responden
Diberikan quisioner
mengenai kriteria
sediaan meliputi: Acceptable
kemudahan dioleskan,
kelembutan, mudah
dicuci, warna, bau,
tekstur
Jenis Evaluasi Cara Evaluasi Hasil Evaluasi
4. Uji Homogenitas Sediaan dioleskan
diatas kaca
Kemudian diamati Homogen
homogenitasnya
(apabila terdapat
butiran partikel-
partikel maka
sediaan tidak
homogen)
5. Uji Viskositas Sediaan dimasukkan Speed= 3
kedalam beaker Spindel= 64
glass Faktor= 1000
Masukkan spindel Pembacaan= 35
jangan sampai
menyentuh beaker Hasil= 1000 x 35
glass = 35000
Nyalakan alat centipoise
Jenis Evaluasi Cara Evaluasi Hasil Evaluasi
6. Uji pH Oleskan sediaan pada pH= 6
pH meter
Amati perubahan
wana yang terjadi
Cocokkan dengan
indikator pH

7. Uji Diamati warna sediaan Warna = putih


Organoleptis Dicium bau dari kecoklatan
sediaan Bau = mawar
Dicek tektur dari (rosae)
sediaan Tekstur = lembut
PEMBAHASAN

P r a k t i ku m s e m i s o l i d i n i b e r t u j u a n u n t u k m e m b u a t s e d i a a n k r i m d a r i t a b i r
s u r y a . Pa d a p r a k t i ku m ka l i i n i b a h a n a k t i f y a n g d i g u n a ka n a d a l a h t i t a n i u m
d i ox i d e s e b a g a i t a b i r s u r y a y a n g d a p a t m e l i n d u n g i ku l i t d a r i s i n a r U V d a n
g re e n t e a s e b a g a i a n t i o k s i d a n .
Fo rm u l a s i y a n g ka m i g u n a ka n a d a l a h f o rm u l a s i 2 . d a n y a n g b e r b e d a d a r i
f o rm u l a 2 y a i t u d i t a m b a h ka n n i p a s o l d a n t i o 2 , S e t e l a h d i l a ku ka n s e l e k s i
p e m i l i h a n f o rm u l a s i d a r i 2 f o rm u l a s i y a n g d i b u a t , f o rm u l a s i 2 l a h y a n g
t e r p i l i h u n t u k d i b u a t d a l a m s ka l a b e s a r d i l i h a t d a r i a s p e k e v a l u a s i s e d i a a n
k r i m . H a l - h a l y a n g m e m b e d a ka n p a d a m a s i n g - m a s i n g f o rm u l a s i a d a l a h
p e n g g u n a a n b a s i s k r i m , t h i c ke n i n g a g e n t , d a n b a h a n p e n g a w e t y a n g
b e r b e d a d i s e t i a p f o rm u l a s i . Pa d a f o rm u l a s i 2 k r i m y a n g ka m i b u a t d a l a m
s c a l e u p , b a h a n a k t i f n y a a d a l a h t i t a n i u m d i ox i d e s e b a n y a k 1 g , ke m u d i a n
m e n g g u n a ka n 3 j e n i s b a s i s k r i m y a i t u v a s e l i n a l b u m 4 0 g , c e r a a l b a 3 g .
Ke m u d i a n u n t u k e x c i p i e n t s d a r i s e d i a a n f o rm u l a s i 2 i t u s e n d i r i a d a l a h a s a m
sterat 30 gr dan TEA 4gr sebagai emulgator, humectant berupa gliserin
yang mana % penggunaan gliserin d i g u n a ka n sebanyak 25% dan
p e n g g u n a a n p e n g a w e t u n t u k m e n j a g a ke s t a b i l a n k r i m d a l a m p e n y i m p a n a n
a g a r d a p a t b e r t a h a n l e b i h l a m a d a n t i d a k d i t u m b u h i o l e h m i k ro b a a t a u
jamur.
N i p a g i n 0 , 4 g r d a n n i p a s o l 0 , 8 g r s e b a g a i p e n g a w e t y a n g d i g u n a ka n
ko m b i n a s i d e n g a n t u j u a n a g a r n i p a s o l m e n a m b a h ke l a r u t a n d a r i n i p a g i n
Pa d a p r a k t i k u m k a l i i n i k a m i m e l a ku k a n e v a l u a s i t e r h a d a p s e d i a a n k r i m , u n t u k m e n g e t a h u i
m u t u d a n ku a l i t a s s e d i a a n . e v a l u a s i t e r s e b u t m e l i p u t i d a y a s e b a r , e v a l u a s i p H , v i s ko s i t a s ,
organoleptis, uji tipe emu lsi dan aceptabilitas.

1. E v a l u a s i d a y a s e b a r d i l a k u k a n d e n g a n c a r a s e j u m l a h z a t t e r t e n t u d i l e t a k k a n d i a t a s k a c a .
Ke m u d i a n b a g i a n a t a s n y a d i b e r i k a c a y a n g s a m a , d a n d i t i n g k a t k a n b e b a n n y a . Ke m u d i a a n
d i a m e t e r p e n y e b a r a n d i u ku r p a d a s e t i a p p e n a m b a h a n b e b a n , s a a t s e d i a a n b e r h e n t i
m e n y e b a r. D a r i s i n i d i ke t a h u i b a h w a k a m i m e l a ku k a n u j i d a y a s e b a r s a m p a i b o b o t ke 3 0
g r , d a y a s e b a r ko n s t a n d a r i b o b o t ke 2 0 s u d a h t i d a k m e n y e b a r l a g i y a i t u 6 , 6 c m s e c a r a
b e r t u r u t - t u r u t . Ke m u d i a n d i h i t u n g r e g r e s i n y a d a n d i h a s i l k a n d a t a s e b e s a r 0 , 0 2 8 c m . U j i i n i
d i l a ku k a n u n t u k m e n g e t a h u i d a y a s e b a r y a n g d a p a t d i t e m p u h s e d i a a n k r i m y a n g d i b u a t ,
S e m a k i n m e n y e b a r m e n u n j u k k a n ke m a m p u a n n y a d a l a m d i s t r i b u s i m e r a t a . U j i d a y a s e b a r
yang baik yaitu antara 5 - 7 c m. b erd as a r ka n h a si l u j i daya sebar sediaan sudah
m e m e n u h i d a y a s e b a r y a n g b a i k . D a y a s e b a r y a n g b a i k m e n y e b a b k a n ko n t a k a n t a r a o b a t
d e n g a n ku l i t m e n j a d i l u a s , s e h i n g g a a b s o r b s i o b a t ke k u l i t b e r l a n g s u n g c e p a t . Te t a p i
d i b a n d i n g k a n d e n g a n ke l o m p o k l a i n n y a , d i a m e t e r y a n g k a m i p e r o l e h c u k u p ke c i l d i b a n d i n g
y a n g l a i n , u n t u k ke l o m p o k 1 d i d a p a t k a n h a s i l ( 1 0 c m ) , ke l o m p o k 5 ( 1 1 , 9 c m ) . H a l i n i
m e n u n j u k k a n b a h w a u j i d a y a s e b a r ke l o m p o k l a i n m e l a m p a u i d a r i u j i d a y a s e b a r y a n g
baik.

2. U j i e v a l u a s i P h d i l a ku k a n d e n g a n c a r a s e d i a a n y a n g k i t a b u a t d i o l e s k a n d i ke r t a s p h ,
ke m u d i a n d i c o c o k k a n d e n g a n i n d i k a t o r p h , d i ke l o m p o k k a m i d i d a p a t k a n h a s i l p h 6 h a l i n i
s u d a h s e s u a i d e n g a n p h ku l i t y a i t u a n t a r a 4 , 5 - 6 , 5 . ke s e s u a i a n p h ku l i t d e n g a n p h s e d i a a n
t o p i k a l m e m p e n g a r u h i p e n e r i m a a n ku l i t t e r h a d a p s e d i a a n . S e d i a a n t o p i k a l y a n g i d e a l
a d a l a h t i d a k m e n g i r i t a s i ku l i t . Ke m u d i a n j i k a d i b a n d i n g k a n d e n g a n ke l o m p o k s e m u a
ke l o m p o k m e n g h a s i l k a n P h y a n g o p t i m a l y a i t u 6 , ke c u a l i p a d a ke l o m p o k 1 m e n d a p a t k a n
h a s il p h 7 . d a n h a l in i j u g a m em u n g kin ka n kr im d e n g a n p h 7 b is a d ig u n a ka n .
3. Ev al u si vi skosi ta s se di a a n

v i s ko s i t a s s u a t u s e d i a a n berpengaruh pada luas penyebarannya, semakin


r e n d a h s u a t u v i s ko s i t a s s u a t u s e d i a a n m a k a p e n y e b a r a n n y a a k a n s e m a k i n besar
s e h i n g g a ko n t a k o b a t d e n g a n ku l i t l u a s d a n a b s o r b s i o b a t ke ku l i t semakin cepat.
Pa d a ke o l m p o k k a m i m e n d a p a t k a n h a s i l v i s ko s i t a s s e b e s a r 3 5 0 0 0 c p . Vi s ko s i t a s
sediaan krim adalah 30000-70000 cps (Buhs e, 2003). D an da ta ya ng diha silkan
ke l o m p o k k a m i m e m e n u h i s t a n d a r t v i s ko s i t a s . U n t u k d a t a d a r i ke l o m p o k l a i n ,
yang tidak masuk d a l a m r e n t a n g a d a l a h ke l o m p o k 1 d a n 3 y a i t u v i s ko s i t a s y a n g
m e r e k a d a p a t k a n s e b e s a r 1 4 0 0 0 ( ke l 1 ) d a n 1 5 3 0 0 0 0 c p ( ke l 2 ) y a i t u m e l e b i h i
d a r i l i t e r a t u r. H a l i n i m u n g k i n d i k a re n a k a n f o r m u l a s i n y a ku r a n g b a i k .

4. evaluasi Organoleptis

p e m e r i k s a a n y a n g d i l a ku k a n untuk me me nuhi e ste tika dar i se dia an kr im


d e n g a n b a n t u a n m e n g g u n a k a n i n d e r a , m e l i p u t i b a u , r a s a ( p a d a ku l i t ) ,
t e k s t u r ( b e n t u k ) , w a r n a . D a r i h a s i l ke l o m p o k k a m i d i d a p a t k a n b a h w a k r i m ka mi
m e m i l i k i b a u o l , r o s a e d a n r a s a d i ku l i t t i d a k m e n i n g g a l k a n l e n g ke t p a d a ku l i t ,
mempunyai bentuk yang sama dengan krim biasanya dan pada krim ka mi terjadi
perubahan warna pada sediaan, yang awalnya putih tulang, setelah disimpan
selamaa seminggu warna menjadi putih ke ku n i n g a n , j a d i u n t u k w a r n a s e d i a a n
ke l o m p o k k a m i e s t e t i k a n y a ku r a n g d a n m u n g k i n j u g a dikarenakan ada ba han
aktif greentea, s e h i n g g a m e m b u a t w a r n a k r i m m e n j a d i ku r a n g b a g u s j i k a
d i ke m a s . Ke l o m p o k 4 h a s i l n y a s a m a d e n g a n ke l o m p o k k a m i , h a n y a t e r j a d i p a d a
warna yang berubah.
5. Uji tipe emulsi

Pe n e n t u a n t i p e e m u l s i s e d i a a n d i l a ku ka n d e n g a n c a r a s e b a n y a k 1 t e t e s k r i m
d i t e m p a t ka n d i a t a s g e l a s o b j e k , d i t a m b a h 1 t e t e s l a r u t a n m e t i l e n b i r u ,
d i c a m p u r m e r a t a , d i a m a t i d i b a w a h m i k ro s ko p , a ka n t e r b e n t u k w a rn a biru
y a n g h o m o g e n y a n g m e n u n j u k ka n t e r b e n t u k n y a e m u l s i t i p e m i n y a k dalam air
s e d a n g ka n j i ka t e r b e n t u k w a r n a b i r u y a n g t i d a k h o m o g e n p a d a f a s e l u a r
menunjukkan terbentuknya emulsi tipe air dalam minyak . S e d i a a n y a n g ka m i
b u a t m e m i l i k i t i p e e m u l s i m i n y a k d a l a m a i r. D a n semua ke l o m p o k j u g a
m e m b u k t i ka n b a h w a s e d i a a n y a n g m e re ka b u a t j u g a m e m i l i k t i p e e m u l s i
minyak dalam air (m/a).

6. uji acceptability sediaan

U j i a s e p t a b i l i t a s i n i d i l a ku k a n u n t u k m e n g e t a h u i t i n g ka t ke s u ka a n re s p o n d e n
y a n g t e l a h b e r s e d i a u n t u k m e n j a d i s u b y e k p e rc o b a a n . J u m l a h re s p o n d e n y a n g
d i g u n a ka n p a d a p e n e l i t i a n i n i a d a l a h 1 0 o r a n g y a n g d i p i l i h secara acak.
Re s p o n d e n a ka n d i m i n t a u n t u k m e n g g u n a ka n k r i m p e l e m b a b g re e n t e a p a d a
lengan bagian atas atau pada tangan dan diminta pendapatnya mengenai
ke m u d a h a n d i r a t a ka n , s e n s a s i d i n g i n , t e k s t u r , b a u , w a r n a , m u d a h d i o l e s ka n ,
ke l e m b u t a n d a n ke m u d a h a n d i b e r s i h k a n . K r i t e r i a p e n i l a i a n d a r i u j i
aseptabilitas dapat dilihat pada tabel. Dari data yang didapat bisa
disimpulkan bahwa krim sediaan y a n g ka m i b u a t s u d a h t e r m a s u k a s s e p t a b l e
dalam penggunaannya.
TABEL ACCEPTIBILITY
pengujian Sangat baik Cukup Kurang Tidak
baik baik baik baik
Tekstur 2 3 4 1 -

Bau - 4 4 2 -

Warna - 2 4 3 1
Sensasi - - - - -
dingin
Mudah - - - - -
dicuci
Mudah 4 4 3 - 1
dioleskan
Kelembuta 8 3 - - -
n
Jumlah 14 13 15 6 2
KESIMPULAN

Sediaan yang telah dibuat pada percobaan kali dapat


dikatakan sudah baik karena pada percobaan uji
homogenitas ukuran partikel sudah seragam,
sehingga potensi terjadinya caking lumayan kecil.
Dan pada uji viskositas sediaan krim ini, kekentalan
yang didapat adalah sesuai dengan yang dikehendaki
formulator, tidak terlalu encer dan tidak terlalu
kental. Untuk evaluasi tipe krim, hasil yang
ditunjukkan sudah sesuai yaitu emulsi tipe minyak
dalam air. Untuk daya sebar, krim telah mampu
meyebar cukup luas pada permukaan kulit.
DAFTAR PUSTAKA

Depkes RI. 1996

Farmakope Indonesia ed. III. 1979

Farmakope Indonesia ed. V. 2014

Handbook of Pharmaceutical Excipients ed. 6. 2009

Syamsuni. 2007. Ilmu Resep. Penerbit Buku Kedokteran


EGC: Jakarta