Anda di halaman 1dari 46

OLEH :

NAMA : NGK. PUTU PURNADITYA


NPM : 1606843905
MANAJEMEN SUMBER DAYA AIR

A N A LIS A
EK O N O M I
P R O Y EK P EN G EM B A N G A N
A G R IK U LTU R A L
PRO YEK AG RIKU LTU R
Menurut World Bank, yang termasuk proyek-
proyek agrikultural adalah irigasi, livestock, kredit
pedesaan, keberadaan lahan, tanaman pohon,
pengadaan mesin pertanian dan edukasi
pertanian.
Pengembangan sektor pertanian terbagi dua tipe
yaitu : investasi dan produksi.
Produksi berkaitan dengan fertilisasi, pemberian
pestisida untuk tanaman pohon yang hasilnya
dapat dinikmati secara tahunan.
Investasi berkaitan dengan pembangunan
infrastruktur pertanian seperti bendungan, irigasi,
pengadaan traktor dan pengembangbiakan
ternak.
Keseluruhan proyek agrikultur
sebaiknya dilakukan studi kelayakan
secara ekonomi, teknis dan
administrasi.
Dengan demikian kita harus
memeiliki pengertian yang jelas
mengenai tahapan investasi dan
produksi serta benefitnya yang dapat
kita identifikasi, kuanitfikasi dan
biasanya di proyek agrikultur,
menentukan kegunaan nilai dari
uang.
Proyek juga harus tergambarkan di
berbagai dimensi yaitu spasial,
PLAN S AN D PRO JECTS
Pemilihan suatu proyek harus selalu
berdasarkan indikator nilai dari biaya dan imbal
baliknya.
Pemilihan proyek harus efektif dalam
persiapan/perencanaan dan analisa yang harus
berlandaskan pada rencana pengembangan
yang luas.
Pemerintah harus mengalokasikan sumber
daya finansial dan administratif di antara
banyak sektor dan program.
Dengan demikian diperlukan analisa proyek
untuk meningkatkan alokasi tersebut dan
mencapai tujuan yang optimal
PRO JECT FO RM AT
Setiap proyek harus direncanakan secara
hati-hati dengan kerangka kerja yang
berlandaskan rencana pengembangan
yang lebih luas.
Dapat dikatakan bahwa project format
merupakan suatu tools untuk
menganalisa suatu proyek.
Rencana jangka panjang dilakukan
dengan dasar asumsi yang berlandaskan
pada data-data saat ini.
asumsi-asumsi yang diambil bisa
berdasarkan dari informasi dan data
LIM ITASIPRO JECT FO RM AT
Sebaik apapun asumsi yang dilakukan,
hasil analisa harus dinterpretasikan
dengan suatu caution.
Hal tersebut dikarenakan dari kualitas
data yang bermacam-macam serta
peramalan/forcasting biaya-biaya dan
asumsi benefit yang dibuat.
Karena ketidakpastian perubahan di
masa depan, maka kita harus
memikirkan risiko dan ketidakpastian
suatu proyek.
Analisa sensitifitas diperlukan dalam
mengasumsikan cost dan benefit
rencana dalam perencanaan suatu
proyek.
Limitasi/keterbatasan lainnya adalah
dalam tahap konseptual proyek.
Masalah dalam penentuan nilai yang
berdasarkan harga karena harga
sangat bergantung pada
kepentingan individu yang terlibat.
AN ALISA D AN PERSIAPAN
PRO YEK
Dalam suatu perencanaan proyek,
setidaknya terdapat 6 aspek pendekatan
dalam analisa dan persiapan proyek :
1. Aspek teknis. Yang meliputi analisa
potensi air dan tanah kaitannya dengan
air hujan untuk perhitungan distribusi air
dalam pengembangan irigasi serta
varietas tanaman.
2. Aspek organisasi institusi dan manajerial.
Berkaitan dengan stakeholder dalam
pengelolaan proyek agrikultur.
3. Aspek sosial. Diharapkan suatu proyek
yang direncanakan dapat meningkatkan
4. Aspek komersial. Meliputi tata kelola
dari segi pemasaran.
5. Aspek finansial. Merupakan analisa
atau perhitungan yang bertujuan
menjawab pertanyaan apakah
investasi proyek ini akang
menguntungkan ?. Hasil-hasil investasi
dalam hal ini misalnya peningkatan
produksi bahan pangan akan
memberikan keuntungan yang lebih
baik untuk para petani.
6. Aspek ekonomi. Diharapkan dengan
adanya investasi proyek agrikultural ini
dapat meningkatkan perkembangan
ekonomi masyarakat dan meningkatkan
pertumbuhan ekonomi secara nasional.
SIKLU S PRO YEK
1. Identifikasi. Pada tahap ini, dilakukan
pencarian proyek-proyek potensial. Ide-ide
proyek bisa datang dari pengembangan
infrastruktur yang sudah ada, misalnya
peningkatan area irigasi. Yang
terpentingdalam tahap identifikasi yaitu
proyek-proyek yang dipertimbangkan dan
dipilih nantinya adalah proyek-proyek yang
mampu mengembangkan potensi pertanian.
2. Persiapan dan analisa. Dimulai dengan studi
kelayakan berdasarkan data dan informasi
yang diserap. Perencanaan dimulai dari
finansial, ekonomi hingga teknis.
3. Penilaian dan penaksiran.
4. Implementasi.
5. Evaluasi.
AKU RASID ARIAN ALISA
PRO YEK AG RIKU LTU R
Analisa proyek agrikultur dilakukan dengan
pendekatan keputusan investasi.
Sehingga setiap tahunnya harus dipublikasikan hasil
dan efeknya sebagai bahan evaluasi dari
investasi/proyek tersebut.
Beberapa aspek dijadikan bahan evaluasi berikut ini :
1. Efek ekonomi. Apakah investasi ini meningkatkan
pertumbuhan ekonomi ?
2. Efek pendapatan warga pedalaman. Apakah
berdampak dengan peningkatan income dari warga
pedalaman ?
3. Perkembangan implementasinya. Dianalisa sejauh
apa pelaksanaan investasi ini ? Apakah eksekusinya
berjalan dengan baik ?
KESALAH AN D ALAM AN ALISA
PRO YEK AG RIKU LTU R
Masalah pada desain proyek dan
implementasinya, berkaitan dengan
ketidakcocokan dengan teknologi
yang digunakan, tidak support
dengan infrastruktur, dll.
Masalah dalam analisa proyek,
ketidaktepatan dalam penempatan
asumsi dalam analisa proyek.
ID EN TIFIK A S I B IAYA D A N
B EN EFIT P R O Y EK
TU JU AN ,BIAYA D AN BEN EFIT
Dalam analisa proyek, tujuan dari suatu analisa
adalah untuk mendapatkan nilai standar dari
biaya dan benefit.
Biasanya dalam bisnis swasta, tujuan
utamanya adalah mendapatkan profit yang
maksimal.
Dalam proyek pemerintahan, peningkatan
pendapatan nasional, pertumbuhan ekonomi
merupakan tujuan dari suatu proyek
pemerintahan.
Untuk para petani, tujuan utamanya adalah
meningkatkan benefit yang maksimal dari segi
income hasil pertanian.
BIAYA-BIAYA D ALAM PRO YEK
AG RIKU LTU R
Dalam hampir setiap analisa proyek, biaya lebih
mudah diidentifikasi daripada benefitnya.
Biaya yang biasanya diidentifikasi pada proyek
agrikultur antara lain :
1. Barang fisik, seperti bendung dan saluran irigasi.
Selain itu termasuk juga pupuk dan pestisida.
2. Tenaga kerja di bidang agrikultur.
3. Lahan
4. Tunjangan
5. Pajak
6. Layanan pinjaman
7. Sunk Cost, adalah biaya yang tidak terjadi pada
proyek yang sebelumnya.
BEN EFIT N YATA D ALAM
PRO YEK AG RIKU LTU R
1. Peningkatan produksi pangan/pertanian
untuk dijual secara komersial.
2. Peningkatan kualitas pertanian.
3. Rekayasa waktu dalam penjualan produk
pertanian.
4. Perubahan tempat penjualan ayng lebih
cepat dan banyak.
5. Perubahan gradasi produk.
6. Reduksi biaya karena penggunaan mesin.
7. Reduksi biaya transportasi.
8. Minimalisir losses.
M EN EN TU K A N N ILA I
EK O N O M I
Analisa ekonomi dari suatu proyek
agrikultur merupakan sisi lain dari
analisa finansial.
Analisa finansial menganalisa
keuntungan dari sisi hasil atau
pendapatan investasi akan tetapi
analisa ekonomi menganalisa
keuntungan dari segi pertumbuhan
ekonomi yang terjadi akibat adanya
investasi tersebut.
Analisa ekonomi, akan dinyatakan
sebagai biaya dan benefit ke
masyarakat yang menawarkan
M EN EN TU KAN N ILAIM ATA
U AN G ASIN G
Menyesuaikan akun keuangan dari suatu
proyek untuk mencerminkan nilai-nilai
ekonomi meliputi penentuan nilai mata uang
asing.
Kebutuhan untuk menentukan nilai mata uang
asing timbul karena dalam banyak negara,
hasil kebijakan perdagangan nasional
termasuk tarif pada impor barang dan subsidi
pada ekspor, orang membayar lebih tinggi
untuk barang yang diperdagangkan dari apa
yang mereka bayar untuk barang yang tidak
diperdagangkan.
Hubungan antara nilai kurs resmi (dalam
persamaan di bawah, OER) kurs premium
mata uang asing (FX Premium), shadow
exchange rate (SER), dan standard
convertion factor (SCF) menjadi lebih
mudah untuk memahaminya dalam
persamaan berikut ini :
OER x (1 + FX Premium) = SER
1 / (1 + FX Premium) = SCF

Sehingga, menurut Van Der Tak (1975,


p.93) sebagai berikut :
SER = OER / SCF
SCF = OER / SER
M EN YESU AIKAN H ARG A-
H ARG A KEU AN G AN PAD A N ILAI
EKO N O M3 I
Terdapat tahapan dalam
penyesuaian, yakni :
1. Penyesuaian untuk pengiriman
pembayaran secara langsung.
2. Penyesuaian untuk distorsi harga
dalam item yang diperdagangkan.
3. Penyesuaian untuk distorsi harga
dalam item yang tidak
diperdagangkan.
1.Penyesuaian untuk
pengirim an pem bayaran
secara langsung.
Pengiriman pembayaran secara langsung adalah
pembayaran yang mewakili untuk tidak
menggunakan sumber daya yang nyata tetapi
hanya pengiriman dari klaim untuk sumber
daya yang nyata dari satu orang dalam
masyarakat lainnya.
Contohnya : pembayaran pajak, subsidi
langsung, transaksi kredit yang mencakup
hutang, penerimaan, pembayaran dimuka,
bunga pembayaran.
2.Penyesuaian untuk distorsi
harga dalam item yang
diperdagangkan.
Item perdagangan yang dimaksud
adalah item yang di ekspor, dimana :
FOB Price > Biaya Produksi Lokal
Atau item dapat di ekspor melalui
intervensi pemerintah dengan
menggunakan subsidi ekspor,
dimana :
Biaya Produksi Lokal > CIF Price
3.Penyesuaian untuk distorsi
harga dalam item yang tidak
diperdagangkan.
Dengan keadaan :
CIF Price > Biaya Produksi Lokal > FOB Price
Seringkali, item yang tidak diperdagangkan
untuk barang besar seperti jerami atau batu
bata, yang sifatnya cenderung lebih murah
untuk memproduksi di dalam negeri dari
pada impor, tapi untuk yang harga
eskpornya lebih rendah dari biaya produksi
lokal.
N ILAIKESEIM BAN G AN
EKO N O M IEKSPO R D AN IM PO R
Nilai ekonomi dari barang yang
diperdagangkan antara ekspor dan
impor, ditingkat petani atau batas
proyek adalah keseimbangan nilai
ekspor atau impor.
Nilai itu berasal dari penyesuaian CIF
(Cost, Insurance, Freight) atau FOB
(Free On Board).
M EN G G ABU N G KAN AKU N
PRO YEK
M EN G G ABU N G KAN
AN G G ARAN PERTAN IAN
Manfaat dan biaya nyata dalam pertanian
individu dalam proyek pertanian
dikumpulkan untuk mendapatkan nilai
proyek secara keseluruhan.
Masalah dengan anggaran unit aktivitas
tanaman adalah bahwa mereka jarang
dilakukan dengan dan tanpa dasar,
meskipun pada umumnya mereka
hanya diterapkan secara bertahap,
dimulai pada tahun proyek pertama.
M EN G U KU R PEN D APATAN
NPendapatan
ASIO N ALnasional biasanya diukur dengan
produk kotor dalam negeri (gross domestic
product / GDP) atau dengan produk kotor
nasional (gross national product / GNP).
GDP diartikan sebagai nilai dari hasil kotor
dari produk barang dan jasa yang diproduksi
dalam negara kurang dari nilai barang dan
jasa menengah.
GNP sebenarnya sama dengan GDP, kecuali
bahwa termasuk pendapatan yang diperoleh
dari luar negeri dan tidak termasuk
pendapatan yang ditransfe ke luar negeri
oleh pemilik asing.
N ILAITAM BAH
Nilai tambah dari setiap perusahaan
adalah harga pasar dari barang dan
jasa kurang dari biaya pembelian
bahan baku dan jasa dari yang lain,
berbeda antara hasil kotor dan nilai
konsumsi menengah.
M EM BAN D IN G KAN BIAYA D AN
M AN FAAT PRO YEK
M ETO D E PEN G U KU RAN
KELAYAKAN PRO YEK
1. Rangking by Inspection
Yaitu penilaian dengan melakukan
pemerikasaan diberbagai komponen
yang berkaitan dengan proyek.
2. Payback Period
Adalah lamanya waktu dari awal
proyek sampai nilai bersih dari aliran
produksi tambahan mencapaijumlah
total modal investasi.
3. Proceeds per unit of outlay
Dapat dilakukan melalui dua cara,
yaitu :
- Average annual proceeds per unit
of outlay
Cara ini berkaitan dengan hasil per
unit dari pengeluaran

- Average income on book value of


the insvestment
Cara ini melalui rasio rata-rata
pendapatan dari nilai buku aset.
N ILAIU M U R U AN G (Tim e Value
ofM oney)
1. Interest
Interest atau bunga biasanya muncul dari pemberian pinjaman
uang kepada pihak lain yang nantinya akan memberi manfaat
berupa bunga pinjaman.

2. Compounding
Yaitu proses penentuan nilai pembayaran pada waktu yang akan
datang atau serangkaian pembayaran apabila menerapkan konsep
bunga majemuk.

3. Discounting (Present Worth)


Yaitu proses penetapan nilai saat ini atau present worth untuk arus
uang kas yang diperoleh di masa yang akan datang.

4. Present Worth of stream of future income


Yaitu proses penetapan nilai saai ini untuk menetapkan laju
pendapatan dimasa depan.
KELAYAKAN SAAT IN I
(N et Present W orth)
Paling sederhana untuk mengukur
kelayakan proyek adalah dengan
Discounted Cash Flow, yaitu suatu
metode yang membandingkan
alternatif proyek proyek
permodalan yang dipilih dengan
menyesuaikan nilai sekarang dari
aliran uang tunai yang diharapkan
selama berlangsungnya tiap proyek.
IN TERN AL RATE ofRETU RN
(IRR)
Cara lain adalah dengan menggunakan
peningkatan laju manfaat bersih atau
peningkatan arus kas untuk
mengukur kelayakan proyek adalah
untuk mencari discount rate yang
membuat kelayakan bersih saat ini
dari peningkatan laju manfaat bersih
atau peningkatan arus kas seimbang.
RASIO M AN FAAT -BIAYA
Rasio ini diperoleh ketika kelayakan
saat ini dari laju manfaat dibagi
dengan kelayakan saat ini dari laju
biaya.
RASIO M AN FAAT-IN VESTASI
BERSIH
Rasio manfaat investasi bersih
adalah penentuan sederhana ketika
sebuah peningkatan bersih laju
manfaat, atau arus kas, yang telah di
hitung untuk sebuah proyek.
M EN ERAPKAN U KU RAN
D ISCO U N TED D ARIKELAYAKAN
PRO YEK
AN ALIS SEN SITIVITAS
1. Price
Setiap proyek pertanian harus diperiksa untuk melihat apa
yang terjadi jika asumsi tentang harga jual dari produk
proyek membuktikan salah.

2. Penundaan dalam Implementasi


Penundaan dalam implementasi mempengaruhi peroyek
pertanian. Para petani mungkin gagal untuk mengambil
praktik baru untuk secepatnya mengantisipasi.

3. Cost Overrun
Proyek cenderung untuk menjadi sangat sensitif kepada
kelebihan biaya (Cost Overrun), khususnya untuk
konstruksi, karena seringkali biaya terjadi di awal proyek
ketika mereka menimbang berat pada proses discounting.
4. Yield
Analis mungkin berharap untuk
menguji tujuan proyek untuk
sensitivitas pada kesalahan dalam
perkiraan hasil.
5. Teknik Analisis Sensitivitas
Analis secara sederhana menghitung
pengukuran kelayakan proyek
terlebih lagi menggunakan estimasi
baru untuk satu atau elemen lainnya
dari biaya pengembalian.
N ILAIPERALIH AN

Secara lurus kedepan, analisis


sensitivitas memilih total jumlah
yang mengubah sebuah elemen
penting dalam analisis proyek dan
kemudian menentukan akibat dari
perubahan itu ditarik dari proyek.
M EN ERAPKAN PEN YISIH AN
KO N TIN G EN SI
Penyisihan kontingensi yang baik
ditampilkan secara terpisah dalam
tabel proyek, dengan penjelasan
yang tepat tentang bagaimana
mereka menghitung termasuk dalam
pengujian yang disertai dengan
catatan.
BIAYA PEN G G AN TI
Analis termasuk item modal untuk
tahun yang sesuai dalam proyek
analisis. Dalam analisis dari
kelayakan bersih saat ini, tingkat
pengembalian internal, dan rasio
manfaat investasi, biaya pengganti
akan terjaring ketikanarus kas
dihitung.
N ILAIRESID U AL

Secara keseluruhan, nilai residual tidak


akan mengubah kelayakan bersih
saat ini, tingkat pengembalian, atau
rasio manfaat investasi bersih
secara signifikan kecuali periode
analisis pendek atau nilai modal
cukup besar dalam hubungannya
dengan laju nilai manfaat.