Anda di halaman 1dari 14

Kolelitiasis

Kolelitiasisatau biasa disebut batu empedu


merupakan endapan satu atau lebih
komponen empedu yaitu kolesterol, bilirubin,
garam empedu, kalsium, protein, asam
lemak, dan fosfolipid (Price, 2006)
Klasifikasi
Batu campuran
Etiologi
Perubahan susunan komposisi
empedu
Statis empedu
Infeksi kandung empedu
Konsumsi lemak berlebihan
Hati mensekresikan empedu yang
sangat jenuh dengan kolestrol
Faktor resiko
Jenis kelamin
Usia
BMI
Aktvitas fisik
Makanan
Riwayat keluarga
Penyakit usus halus
Patofisiologi
(1) pembentukan empedu yang
supersaturasi (2) nukleasi atau
pembentukan inti batu
(3) berkembang karena
bertambahnya pengendapan.
Gejala klinis
Akut:
- nyeri hebat mendadak pada abdomen
bagian atas, terutama ditengah epigastrium.
- nyeri menjalar ke punggung dan bahu
kanan (Murphy sign).
- berkeringat banyak dan berguling ke
kanan-kiri saat tidur.
- Nausea dan muntah.
- Nyeri dapat berlangsung selama berjam-
jam atau dapat kembali terulang.
Kronik:
-Riwayat dispepsia
- intoleransi lemak
- nyeri ulu hati atau flatulen yang
berlangsung lama.
Penegakkan diagnosis
Anamnesis
- nyeri di daerah epigastrium,
kuadran kanan atas atau
perikomdrium
- Penyebaran nyeri pada punggung
bagian tengah, skapula, atau ke
puncak bahu
- disertai mual dan muntah
PF
- nyeri tekan
- murphy sign
PP
- pemeriksaan lab: leukositosis,
bilirubin, SGOT-SGPT, fosfatase alkali
- pemeriksaan radiologi: Foto polos
abdomen, USG, kolesistografi
Penatalaksanaan
1. Penatalaksanaan non bedah
a. Farmakologis
1) Untuk menghancurkan batu : ursodiol/ actigal.
2) Mengurangi konten kolesterol dalam batu empedu : chenodiol/chenix
3) Untuk mengurangi gatal gatal : cholestyramine (Questran)
4) Mengobati infeksi : antibiotic
b. Pengangkatan batu empedu tanpa pembedahan

1) Pelarutan batu empedu


Dengan menginfuskan suatu bahan pelarut (mono oktanion atau metil tertierbutil
eter/ MTBE) ke dalam kandungempedu.

2) Pengangkatan non bedah


Sebuah kateter dan alatdisertai jaringan yangterpasang padanya disisipkan lewat
saluran T tube atau lewat fistula yang terbentuk pada saat insersiT tube atau lewat
fistula yang terbentuk pada saat insersi T tube, jaringan digunakan untuk memegang
dan menarik keluar batu yangterjepit dalam duktus koledokus.

3)Extracorpreal shock wave lithotripsy (ESWL)


Mengguankan gelombang kejut berulang (repeated shock waves) yang diarahkan
kepada batu empedu untuk memecah batu tersebut menjadi sejumlah fragmen.
2. Pembedahan
a) Kolesistektomi
Dalam prosedur ini, kandung empedu diangkat setelah arteridan
duktus sistikus diligasi. Sebuah drain di tempatkan dalam
kandung empedu dan dibiarkan menjulur keluar lewat luka
operasi untuk mengalirkan darah, cairan serosanguinus dan getah
empedu kedalam kasa absorben.
b) Minikolesistektomi
Prosedur ini untuk mengeluarkan kandung empedu lewatluka
insisi selebar 4cm.
c) Kolesistektomi lapaskopik
Dilakukan lewat insisi yang kecil atau luka tusukan melalui dinding
abdomen pada umbilikus. Rongga abdomen ditiup dengan gas
karbon monoksida untuk membantu pemasangan endoskop.
d) Koledokostomi
Insisi dilakukan pada duktus koledokus untuk mengeluarkan
batu.Setelah batu dikeluarkan biasanya dipasang sebuah kateter
kedalam duktus tersebut untuk drainase getah empedu sampai
edema mereda. Kateter ini dihubungkan dengan selang drainase
gravitas.
3. Manajemen diet
a) Mengurangi pemasukan makanan selama fase akut.
b) Pemasangan NGT untuk mengurangi mual dan
muntah.
c) Pembatasan diet lemak terutama pada pasien
dengan obesitas.
4. ERCP ( Endoscopic Retrograde Cholangio Pancre
atography)
Dengan bantuan endoskopi melalui muara papila Vater
kontras dimasukkan kedalam saluran empedu dan
saluran pankreas. Keuntungan lain pada pemeriksaan
ini ialah sekaligus dapat menilai apakah ada kelainan
pada muara papila Vater, tumor misalnya atau adanya
penyempitan. Keterbatasan yang mungkin timbul pada
pemeriksaan ini ialah bila muara papila tidak dapat
dimasuki kanul
Komplikasi
1. Obstruksi duktus sistikus
2. Kolik bilier
3. Kolesistis akut
4. Peradangan pancreas
5. Perforasi
6. Edema kandung empedu
7. Batu empedu sekunder