Anda di halaman 1dari 9

AKUNTANSI & PELAPORAN

PAJAK PENGHASILAN
Oleh :
Kelompok 1
Ali Canro
Kristin Sirait
Monalisa Sahala
Vinny
Yenni
Perbedaan Pajak &
Akuntansi

Undang-
PSAK
Undang

AKUNTANSI PAJAK

PERBEDAAN
PSAK 46

Perbedaa
n

Mengapa Ada Laporan Rugi Laba Komersial dan Fiskal?


Karena adanya perbedaan pengakuan atas pendapatan maupun biaya
menurut perusahaan (selaku wajib pajak) dengan pihak Ditjen Pajak
(selaku fiskus yang mewakili negara). Sederhananya: ada pendapatan
maupun biaya yang diakui sebagai pendapatan maupun biaya oleh
perusahaan tetapi tidak diakui oleh Ditjend Pajak.
PSAK 46

PSAK No. 46 membahas tentang


pajak penghasilan yang
memunculkan beberapa perbedaan
dalam pengakuan dan
perlakuaannya, yaitu adanya beda
tetap dan beda permanen dalam
aturan perpajakan. Keberadaan dua
hal tersebut yang memunculkan
timbulnya istilah pajak tangguhan.
Perbedaan Pajak
Perbedaan
Perbedaan
Pajak
Permanen
Perbedaan Permanen
Perbedaan permanen adalah perbedaan substansi yang tidak
akan terpulihkan di masa mendatang.

Contoh :
Biaya pegawai yang diberikan dalam bentuk natura
Sumbangan dengan kriteria tertentu tidak dapat menjadi
pengurang penghasilan
Biaya yang tidak terkait dengan mendapatkan, menagih dan
memelihara pendapatan
Penghasilan yang dikenakan pajak final seperti pendapatan
bunga, sewa tanah, sewa bangunan, pengalihan tanah /
bangunan, transaksi di pasar modal
Penghasilan yang dikecualikan misalnya iuran pensiun yang
diterima oleh entitas program purna karya
Perbedaan Temporer
Perbedaan temporer adalah perbedaan yang terjadi karena waktu
pengakuan sehingga secara total nilai beban atau pendapatan sama
namun waktu pengakuannya berbeda. Perbedaan temporer memunculkan
istilah Pajak Tangguhan.

Contoh :
perbedaan masa manfaat aset tetap antara ketentuan perpajakan dan
kebijakan entitas dalam melakukan penyusutan. Akibat perbedaan masa
manfaat, nilai penyusutan berbeda, sehingga akan menyebabkan
perbedaan nilai buku aset dalam laporan posisi keuangan dengan dasar
pengenaan pajaknya.
Pajak Tangguhan

Pajak Tangguhan adalah jumlah Pajak Penghasilan yang terutang untuk


periode mendatang sebagai akibat perbedaan temporer kena pajak.

Penyajian Kewajiban Pajak Tangguhan (Deferred Tax Liabiliies) dalam


neraca harus disajikan terpisah dari kewajiban pajak kini, disajikan dalam
kewajiban tidak lancar.

Pajak Tangguhan terdiri dari :


Aset pajak tangguhan : jumlah pajak penghasilan yang dapat
dipulihkan pada periode masa depan sebagai akibat adanya:
a) perbedaan temporer yang boleh dikurangkan;
b) akumulasi rugi pajak belum dikompensasi; dan
c) akumulasi kredit pajak belum dimanfaatkan, dalam hal peraturan
perpajakan mengizinkan.

) Liabilitas pajak tangguhan : jumlah pajak penghasilan terutang


pada periode masa depan sebagai akibat adanya perbedaan temporer
kena pajak.
THANKYOU