Anda di halaman 1dari 12

SWAMEDIKASI

KUTIL & JERAWAT

Oleh:
Kelompok XV

SRI MURTI S N21113770


MUH. MUTHAHHARUUN NMA N21113771
SWAMEDIKASI

Menurut Kristina (2008), pengobatan


sendiri adalah penggunaan obat oleh
masyarakat untuk mengurangi gejala
penyakit ringan tanpa nasihat dokter
Masyarakat sekarang ini, dimanapun
berada, memiliki kecenderungan untuk
berusaha mengatasi sendiri masalah
kesehatannya yang sifatnya sederhana dan
umum diderita.
KUTIL
Kutil adalah pertumbuhan
kulit yang tidak wajar
berbentuk kecil dan keras
yang disebabkan oleh
infeksi virus di lapisan atas
kulit .

Kutil di kulit mudah menyebar


dari suatu bagian tubuh ke
bagian tubuh lainnya, pada
kulit terutama yang sering
terjadi adalah pada tangan,
kaki, wajah bahkan ada juga
penyakit kutil yang
menyerang alat genital
(kelamin).
Penyebab kutil

VirusHuman Papilloma Virus


(HPV).Ada lebih dari 1.000
jenisPapilloma virus
Macam-Macam Kutil
1. Veruka vulgaris

Kutil yang biasa disebut veruka vulgaris, memiliki ciri-ciri memiliki


permukaan yang kasar, bentuknya bundar atau tidak beraturan,
berwarna keabuan, kuning atau coklat dan biasanya memiliki garis
tengah kurang dari 1 cm

2. Veruka plantaris
Kutil jenis ini merupakan caplak/ kutil yang berwarna seperti kulit
atau kehitaman, lunak, dan berbentuk papula-paupla datar
berdiameter 1-3 mm. Caplak/ kutil ini umumnya multipel banyak.
3. Veruka filiformis

Merupakan kutil yang bentuknya memanjang, yang biasanya


ditemukan di kelopak mata, wajah, leher atau bibir.

4. Kutil genitalis (kondiloma


akuminata)
Kutil lembab yang ditemukan di daerah kemaluan. Virusnya
ditularkan melalui hubungan seksual. Kutil ini papul jinak yang
timbul dibagian mana saja di kulit.
Gejala-gejala

Adanya penebalan jaringan kulit


dengan ukuran yang bervariasi.
Permukaan tidak rata
Bentuk bulat atau tidak teratur
Kutil telapak kaki permukaan datar,
berdarah bila tertekan.
Pengobatan Farmakologi
Asam Salisilat
Indikasi : kutil dan kalus
Peringatan : lindungi sekeliling kulit dan hindarkan
kulit yang pecah; tidak sesuai untuk wajah, daerah
anogenital, daerah yang luas.
Kontraindikasi : diabetes atau sirkulasi darah perifer
tergangu
Efek samping : iritasi kulit
Cara pengguaan : instruksi pada kemasan
umumnya memberi petunjuk untuk membersihkan
kulit yang mati dengan menggosok secara halus
dengan batu gosok dan membalutnya dengan plester
setelah pengolesan (kecuali dengan basis collodion)
KOMPOSISI
Asam salisilat 0.2 gr, Asam laktat 0,05 gr,Polidocanol 0,02
gr
INDIKASI
Mata ikan, kalus ( kapalan),kulit yang mengeras dan kutil.
PENGGUNAAN
Ambil kapas secukupnya disesuaikan dengan luas
permukaan mata ikan/kutil/kapalan. Tuang Callusol
secukuonya pada kapas.
Tempelkan kapas yang telah dibasahi Callusol pada mata
ikan/kutil/kapalan.
kemudian tutuplah dengan plester.
Ulangi pemberian Callusol/ganti kapas setiap kali habis mandi.
DOSIS
Satu tetes larutan dipakai padadaerah kulit yang sakit ( pagi
dan malam hari ).Ratakan dan biarkan mengring beberapa
Pengobatan Tradisonal.
Mahkota Dewa (Phaleria Macrocarpa)

Kandungan : daun dan kulit mahkota dewa mengandung


alkaloid, saponin, flanoida, minyak atsiri, polifenol dan tanin.
Saponin sebagai anti-bakteri dan anti-virus
Cara Pemakaian : Untuk kutil, petiklah 5 lembar daun
mahkota dewa, tumbuk daun hingga halus. Lumurkan daun
yang telah halus pada tempat yang berkutil, buatlah sampai
merekat, biarkan satu hari dan lepas keesokan harinya.
Tanaman Kamboja ( Adenium Obesum )

Tumbuhan kamboja mengandung fuvoplumierin yang berkhasiat untuk


mencegah pertumbuhan bakteri dan virus. Getah putihnya mengandung damar
dan karet, sehingga mampu mengontraksikan kulit tanpa menimbulkan rasa
sakit.

Cara Pemakaian : Ambil 1 sendok teh getah pohon kamboja, Kemudian oleskan
beberapa kali pada kulit yang ditumbuhi kutil dan Lakukan selama beberapa hari
sampai kutil hilang.