Anda di halaman 1dari 10

Pembentukan Modal & Implikasinya

terhadap Perekonomian Indonesia

Alif Nur Wijayanti (2013-304)


Karina Agustin (2013-309)
Mochamad Aqil Muyasar (2013-313)
Pengertian Pembentukan Modal
Menurut Prof Nurkse, arti pembentukan modal ialah
masyarakat tidak mempergunakan seluruh aktifitas
produktifnya saat ini untuk kebutuhan dan keinginan
konsumsi, tetapi menggunakan sebagian saja untuk
pembuatan barang modal. Definisi dari Prof Nurkse
disempurnakan oleh Dr Singer; pembentukan modal
terdiri dari barang yang nampak seperti pabrik, alat-alat
dan mesin, maupun barang yang tidak nampak seperti
pendidikan yang bermutu tinggi, kesehatan, tradisi
ilmiah dan penelitian. Jadi istilah
pembentukan modal meliputi
material dan modal manusia.
Pengertian Penanaman Modal

Teori ekonomi mendefinisikan penanaman


modal (investasi) sebagai pengeluaran-
pengeluaran untuk membeli barang-barang
modal dan peralatan-peralatan produksi dengan
tujuan untuk mengganti dan menambah barang-
barang modal dalam perekonomian yang akan
digunakan untuk memproduksikan barang dan
jasa di masa depan.
Pentingnya Pembentukan Modal

Pembentukan atau pengumpulan modal dipandang


sebagai salah satu faktor sekaligus faktor utama dalam
pembangunan ekonomi. Menurut Nurkse, lingkaran
setan kemiskinan di negara berkembang dapat
digunting melalui pembentukan modal, sebagai akibat
dari rendahnya pendapatan di negara berkembang
maka permintaan, produksi, dan investasi menjadi
rendah atau kurang. Hal ini menyebabkan kekurangan
di bidang barang modal dan dapat diatasi
dengan pembentukan modal.
Lingkaran Setan Kemiskinan
Pentingnya Pembentukan Modal

Selain menggunting lingkaran setan kemiskinan,


pembentukan modal juga dapat mempengaruhi
beberapa hal. Diantaranya :
1. Pembentukan modal menciptakan perluasan pasar.
2. Pembentukan modal mengatasi masalah neraca
pembayaran.
3. Pembentukan modal dapat menyelesaikan masalah
utang luar negeri.
Penyebab Rendahnya PM
Menurut Jhingan (1996), penyebab rendahnya
pementukan modal dalam negara berkembang adalah:
1. Pendapatan rendah
2. Produktifitas rendah
3. Kependudukan
4. Kekurangan wiraswasta
5. Kekurangan overhead ekonomi
6. Kekurangan peralatan modal
7. Ketimpangan distribusi pendapatan
8. Keterbelakangan ekonomi
dan teknologi
Faktor2 yang Mempengaruhi

Menurut sukirno (2011), faktor-faktor utama


yang menentukan tingkat investasi atau
pembentukan modal yang akan dilakukan dalam
perekonomian adalah:
1. Tingkat pengembalian yang diharapkan
(expected rate of return)
2. Suku Bunga
3. Kemajuan Teknologi
Implikasinya terhadap PI
Pembentukan modal atau investasi tentunya
memiliki implikasi atau keterlibatan yang cukup tinggi
terhadap perekonomian di Indonesia. Salah satu
implikasi yang paling besar ialah masuknya Indonesia
sebagai bagian dari Investment Grade. Kenaikan
peringkat menjadi investment grade menjadikan
Indonesia sebagai tujuan investasi yang diminati
investor dari seluruh penjuru dunia. Derasnya capital
inflow atau investasi masuk tentu saja menguntungkan
Indonesia, khususnya dunia usaha. Roda perekonomian
akan bergerak semakin cepat, karena
banyaknya pembiayaan yang masuk, yang diharapkan
dapat menggunting lingkaran setan kemiskinan.
Thank You

Kingsoft Office
Make Presentation much more fun