Anda di halaman 1dari 18

KONSEP MANAJEMEN

PENGERTIAN
Mary Parker Follet mendefinisikan
menejemen sebagai suatu seni
dalam menyelesaikan pekerjaan
dengan melalui orang lain.
Beberapa Pengertian
Manajemen adalah suatu proses yang merupakan
rangkaian kegiatan-kegiatan yang sistematik.
Fungsi manajemen adalah masing-masing bentuk
kegiatan-kegiatan tersebut.
Dalam Manajemen, kegiatan-kegiatan tersebuf
diatur oleh para manajer yang menggerakkan
sumber daya (resources ) dalam rangkaian kegiatan
tersebut.
Proses/rangkaian kegiatan/penggerakkan
sumber daya tersebut dilakukan untuk
mencapai/merealisasikan tujuan yang telah
ditetapkan sebelumnya
Pola Umum Pengertian Manajemen
Manajemen adalah alat daripada administrasi untuk
mencapai tujuan, sehingga disebut sebagai unsur
dinamik.
Manajemen bergerak, bekerja dalam unsur statik
administrasi yaitu organisasi.
Manajemen menggerakkan sumber daya (resources)
dalam setiap proses/kegiatan/fungsinya.
Penggerakan sumber daya tersebut dalam masing-
masing fungsi manajemen.
Arah gerakan manajemen adalah untuk
mencapai/merealisasi tujuan.
Asas/prinsip gerakan proses tersebut adalah
efisiensi.
Prinsip-prinsip dalam
Manajemen
Prinsip-prinsip/asas-asas yang harus diikuti dalam
melakukan proses manajemen diutarakan oleh
Henry Fayol, sebagai berikut :
1. Pembagian kcrja.
2. Kekuasaan dan tanggungjawab.
3. Disiplin.
4. Kesatuan perintah.
5. Kesatuanjurusan.
6. Kepentingan umum di atas kepentingan
individu.

7. Upah yang cukup dan adil.


8. Sentralisasi.
9. Hirarki.
10. Tata tertib.
11. Bertindak adil.
12. Stabilitas personil.
13. Suasana yang penuh inisiatif, dan
14. Esprit de Corps (kerja sama
kelompok).
Dalam mencapai tujuan organisasi
melalui pengaturan orang lain untuk
melaksanakan berbagai tugas yang
mungkin diperlukan, yang berarti
tidak dilakukan sendiri, atau dapat
dikiaskan sebagai berikut menejer
adalah satu orang tetapi mempunyai
seribu tangan dan kaki.
Cara untuk mengatur orang bekerja
sesuai dengan keinginan ini la yang
disebut proses manajemen
FUNGSI MANAJEMEN YG BAIK
TERDIRI DARI BEBERAPA UNSUR
Menurut L. Gullick manajemen
mengandung beberapa unsur antara
lain Planning, Organizing, Staffing,
Directing, Coordinating, Reporting,
Budgetting
Menurut George Terry Planning,
Organizing, Actuating, Controlling
Menurut Koonzt O Donnel Planning,
Organizing, Staffing, Directing,
Controlling
Menurut H. Fayol Planning,
Organizing, Commanding,
Coordinating, Controlling
Dari ke 4 ahli di atas, fungsi
manajemen dibagi menjadi :
fungsi perencanaan (Planning),
fungsi pengorganisasian
(Organizing),
fungsi penggerakan pelaksanaan
(staffing, commanding, directing,
coordinating),
fungsi pengawasan dan
pengendalian (controlling, reporting
Planning (perencanaan) adalah
sebuah proses yang dimulai dengan
merumuskan tujuan organisasi
sampai dengan menetapkan
alternative kegiatan untuk
pencapaiannya.
Organizing (pengorganisasian)
adalah rangkaian kegiatan
menajemen untuk menghimpun
semua sumber daya (potensi) yang
dimiliki oleh organisasi dan
memanfaatkannya secara efisien
untuk mencapai tujuan organisasi.
Actuating (directing, commanding,
motivating, staffing, coordinating)
atau fungsi penggerakan
pelaksanaan adalah proses
bimbingan kepada staff agar mereka
mampu bekerja secara optimal
menjalankan tugas-tugas pokoknya
sesuai dengan ketrampilan yang
telah dimiliki, dan dukungan sumber
daya yang tersedia.
Controlling (monitoring) atau
pengawasan dan pengendalian
(wasdal) adalah proses untuk
mengamati secara terus menerus
pelaksanaan kegiatan sesuai dengan
rencana kerja yang sudah disusun
dan mengadakan koreksi jika terjadi
penyimpangan.
alat manejemen untuk mencapai tujuan
adalah yang disebut sebagai enam M
man,
money,
materials,
machine,
methode
market
Manajemen dalam bidang
Kesehatan
1. Manajemen Pasien/Klien, yaitu
rangkaian proses pengambilan
keputusan-keputusan dalam
menghadapi masalah kesehatan
(penyakit dan lain-lain) yang diderita
oleh seseorang, sekelompok orang,
atau masyarakat.
Manajemen Unit/Organisasi
Kesehatan, yaitu rangkaian proses
pengambilan keputusan-keputusan
dalam menghadapi masalah yang
menghambat atau potensial
menghambat kinerja unit/organisasi
kesehatan.