Anda di halaman 1dari 65

PERAN PERAWATAN KESEHATAN

MASYARAKAT (PERKESMAS) DALAM


PROGRAM KPLDH
DI PROVINSI DKI JAKARTA
Oleh :
Ns. JAJANG RAHMAT S, S.Kep, M.Kep, Sp.Kep.Kom
KETUA PERSATUAN PERAWAT NASIONAL INDONESIA (PPNI)
DPW PROVINSI DKI JAKARTA

1
PENGERTIAN
Perawat atau Nurse berasal dari bahasa
latin yaitu dari kata Nutrix yang berarti
merawat atau memelihara. Harlley Cit
ANA(2000)
Perawat adalah seseorang yang telah
lulus pendidikan tinggi keperawatan,
baik di dalam maupun di luar negeri
yang diakui oleh pemerintah sesuai
dengan ketentuan peraturan perundang-
undangan (UU no. 38 tahun 2014)
Jenis perawat..tidak ada sebutan
suster atau brother
1. Perawat profesi
Ners
Ners spesialis
2. Perawat vokasi

Catatan ; UU No. 38/2014 ttg NAKES tentang


perawat...jenis perawat antara lain perawat
kesehatan masyarakat, perawat kesehatan
anak, perawat maternitas, perawat medikal
bedah, perawat geriatrik dan perawat
kesehatan jiwa.
PROFESI KEPERAWATAN

Memberi pelayanan asuhan keperawatan


(nursing care), berdasarkan ilmu dan kiat
keperawatan (science and art of nursing),
dan dituntun oleh etika profesi
(profesional ethics)
Kesepakatan Loknas 1983:
Keperawatan sebagai profesi
1. Keperawatan
2. Pelayanan Keperawatan
3. Asuhan Keperawatan Praktik
4. Praktik Keperawatan Keperawatan
Struktur Pendidikan Tinggi Mandiri
Keperawatan sebagai
Pendidikan Profesi
KEPERAWATAN SEBAGAI
PROFESI

ILMU PRAKTIK

Maka harus ada pergeseran!!!!!

Pelayanan Pelayanan
Asuhan Asuhan
Medis Keperawatan
DASAR HUKUM PRAKTEK
PERAWAT
UU No. 36 tahun 2009 ttg kesehatan
UU no. 44 tahun 2009 ttg rumah sakit
UU NO 36 TAHUN 2014 TTG TENAGA KESEHATAN
UU NO 38 TAHUN 2014 TTG
KEPERAWATAN
Permenkes 46 thn 2013 Registrasi tenaga kesehatan
Permenkes 148 thn 2010 ttg ijin penyelenggaraan praktek
perawat
KepMenKes no 279 ttg pedoman upaya penyelenggaraan
perkesmas
Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 908/MENKES/SK/VII/2010
ttg pedoman penyelenggaraan keperawatan keluarga
UU NO 36 TAHUN 2009 TENTANG
KESEHATAN
Pasal 63 ayat 2
A Penyembuhan peny. dan pemulihan
S kes. Dilakukan dengan
P pengendalian, pengobatan, dan
E /atau perawatan
K
Pasal 63 ayat 3
L Pengendalian, pengobatan, dan
E /atau perawatan dapat dilakukan
G berdasarkan ilmu kedokteran dan
A ilmu keperawatan atau cara lain
L yang dapat dipertanggungjawabkan
kemanfaatannya dan keamanannya
UU NO 36 TAHUN 2009 TENTANG KESEHATAN
(2)
Pasal 63 ayat 4
A
Pelaksanaan pengobatan, dan /atau
S perawatan berdasarkan ilmu
P kedokteran atau ilmu keperawatan
E hanya dapat dilakukan oleh tenaga
K kesehatan yang mempunyai keahlian
dan kewenangan untuk itu

L Pasal 63 ayat 5
E Pemerintah dan pemerintah daerah
G melakukan pembinaan dan
A pengawasan terhadap pelaksanaan
pengobatan dan /atau perawatan
L atau berdasarkan cara lain yang
dapat dipertanggungjawabkan
Pengertian KPLDH
Ketuk Pintu Layani Dengan Hati (KPLDH)
adalah pendekatan layanan kesehatan yang
mengutamakan upaya promotif dan
oreventif yang diawali dengan pendataan
setiap rumah dan/atau pintu rumah
samapai pemenuhan hak-hak kesehatan
dasarnya, pemantauan status kesehatan
keliarga hingga evaluasi hasiknya termasuk
kewajiban menjalankan perilaku hidup
bersih dan sehat
Strategi KPLDH
Melalui pendekatan continuum of care yang
bermaknsa bahwa bentuk pelayanan
diberikan meliputi seluruh golongan umur
mencakup siklus kehiduoan manusia
Rasioa dokter, perawat dabidan dengan

penduduk 1 : 1.250 jiwa


Prinsip program KPLDH
Preventif
Paradigma sehat
Pertanggungjawaban wilayah
Kerjasama
Dokter keluarga
Berbasis domisili
Kemandirian masyarakat
pemerataan
Ruang Lingkup dan
Sasaran
Ruang lingkup KPLDH adalah menekankan
pada upaya promotif dan preventif denan
tetap melakkan upaya kuratif dan
rehabilitatif

Sasaran :
Setiap penduduk yang berdomisili di Jakarta
Dapat berada pada komunitas tertentu dan / atau
setingkat RW
Pelaksaan kegiatan
Pendataan
Analisa masalah
Penyusunan rencana kerja bersama
Implementasi
Indikator keberhasilan
KPLDH
Angka deteksi dini
Angka rujukan semakin kecil

Biaya kuratif semakin kecil


Tingkat kemandirian keluarga dan masyarakat

meningkat
Terlaksananya program promotif dan preventif

Deteksi dini tumbuh kembang anak

Deteksi dini kesehatan masyarakat

Perubahan perilaku hiduo bersih dan sehat

Meingkatnya usia harapan hidup


KEPERAWATAN KESEHATAN
MASYARAKAT (PERKESMAS)
adalah perpaduan antara keperawatan dan
kesehatan masyarakat dengan dukungan peran
serta aktif masyarakat . mengutamakan
pelayanan promotif dan preventif secara
berkesinambungan tanpa mengabaikan
pelayanan kuratif dan rehabilitatif secara
menyuluh dan terpadu , ditujukan kepada
individu , keluarga , kelompok dan masyarakat
untuk ikut meningkatkan fungsi kehidupan
manusia secara optimal, sehingga mandiri dalam
upaya kesehatannya masyarakat. terpadu,
individu, keluarga,
PENGERTIAN KEPERAWATAN KESEHATAN
KOMUNITAS

Keperawatan kesehatan Komunitas (CHN)


adalah sintesa dari ilmu & praktik
keperawatan serta ilmu & praktik kesehatan
masyarakat yang diimplementasikan
menggunakan proses keperawatan dan
proses lain dan dirancang untuk peningkatan
kesehatan dan pencegahan penyakit pada
populasi (ANA, 1986)
Fokus Utama upaya CHN adalah pencegahan
penyakit, peningkatan dan mempertahankan
kesehatan
Tanggung jawab utama perawat CHN adalah
keseluruhan populasi
ERANGKA KONSEP PERKESMAS DI PUSKESMAS
FAKTOR EKSTERNAL
( a.l PERUBAHAN SISTEM PEMERINTAHAN,
GLOBALISASI, KOMITMEN GLOBAL, PERAN OP, DLL

INPUT PROSES OUTPUTOUTCOM


PERAWAT
SPM
KUANTITAS MANAJEMEN
KUALITAS YANKES
YANKES
DI PUSKESMAS (CAKUPAN,
TENAGA KES LAIN/ MUTU)
(P1,P2,P3)
BIDAN

TARGET PROGRAM
KLIEN/
GLOBAL INDIKATOR KELUARG
NASIONAL PERKESMAS
DAERAH MANDIR
TUGAS,TANGGUNG
STANDAR/PEDOMAN JAWAB PERAWAT
(PERAN,FUNGSI VS JUMLAH
SARANA,PRASARANA, TUGAS FAKTUAL) ANGKA
PERALATAN KES KREDIT
PERAWAT
DANA

SISTEM INFORMASI
18 (UMPAN
Subdit Kepwt Dasar BALIK)
MEKANISME PELAYANAN PERKESMAS
(terintegrasi)
SASARAN
PRIORITAS
KAB/KOTA (SPM)
KONTAK DENGAN POSYANDU,
LAPORAN
PUSKESMAS POLINDES,DL
SURVEILLANCE
(BP,KIA,PUSTU, PUSLING) L
SASARAN
PRIORITAS
PERKESMAS
PELAYANAN PERKESMAS

ASUHAN KEPERAWATAN
(INDIVIDU/KELUARGA/POK/MASY)
19 Subdit Kepwt Dasar
Perkesmas Dalam Gedung
Puskesmas
adalah memberikan pelayanan kesehatan/
keperawatan pada klien yang akses ke
puskesmas baik individu maupun
keluarga, kelompok dan masyarakat,
sehingga klien mendapat pelayanan
sesuai kebutuhan dgn diawali pengkajian,
dan dikaitkan dengan indikator
pencapaian target 6 Upaya Kesehatan
Wajib Puskesmas. Perawat puskesmas
dapat melakukan peran fungsinya sesuai
profesinya yaitu memberikan Asuhan
Keperawatan kepada Individu, dan
Keluarga, kelompok dan Masyarakat
PENGORGANISASIAN DI
PUSKESMAS
PENANGUNGJAWAB PERKESMAS DI PUSKESMAS
KEPALA PUSKESMAS

PENANGGUNGJAWAB
TEKNIS
PERAWAT KOORDINATOR
PERAWAT P J PERAWAT P J PERAWAT PJ
DARBIN /DESA DARBIN/DESA DARBIN/ DESA

PERAWAT PERAWAT PERAWAT PERAWAT PERAWAT PERAWAT


PELAKSANA PELAKSANAPELAKSANAPELAKSANA PELAKSANAPELAKSANA

KADER

INDIVIDU,
21
KELUAGA,Subdit
KELOMPOK/
Kepwt Dasar
MASYARAKAT PRIORITAS
TUGAS PERAWAT KORDINATOR
PERKESMAS DI PUSKESMAS
Kualifikasi: D3 Kep+pelatihan/sertifikasi
perkesmas+pengalaman kerja di
puskesmas
Tugas:
1.Pertemuan dengan perawat pelaksana
perkesmas/penanggung jawab darbin:
- Identifikasi masalah prioritas dgn
Menggunakan data epid
- Merencanakan kegiatan perkesmas
- Memfasilitasi pembahasan masalah
dalam DRK
- Membahas hasil monev
22 Subdit Kepwt Dasar
2. Kunjungan lapangan
Untuk melakukan bimbingan pada pwt
pelaksana/p.j. darbin

3. Penyusunan laporan
Disusun berdasar hasil evaluasi
pelaksanaan
perkesmas Merupakan bahan
pertanggung jawaban kpd Ka. Puskesmas

23 Subdit Kepwt Dasar


Pelaksanaan Kegiatan Asuhan
Keperawatan dalam gedung, sbb:
Penemuan kasus baru (deteksi dini) pada
pasien rawat jalan
Penyuluhan/ pendidikan kesehatan
Pemantauan keteraturan dan kepatuhan
terhadap intervensi kesehatan
Rujukan kasus/ masalah kesehatan kepada
tenaga kesehatan lain di Puskesmas
Pemberian konseling keperawatan
Kegiatan yang merupakan tugas limpah
sesuai pelimpahan kewenangan yang
diberikan dan atau prosedur yang telah
ditetapkan (contoh pengobatan,
penanggulangan gawat darurat, dll)
Menciptakan lingkungan terapeutik
dalam pelayanan kesehatan di dalam
gedung Puskesmas (kenyamanan,
keamanan, dll)
Kegiatan pelayanan keperawatan individu
di rawat jalan atau rawat inap
Dokumentasi keperawatan.
Sebagai Contoh:
Penemuan kasus Gizi kurang anak Balita
pada saat pengkajian perawat perkesmas
dapat melakukan pelayanan keperawatan
sesuai kemampuannya, yaitu :
memberikan konseling dalam
penanganan masalah balita gizi kurang,
selanjutnya kolaborasi lintas program
atau melakukan referal sesuai kebutuhan
klien mis : pada ahli gizi atau dokter di
Puskesmas
Kegiatan Keperawatan
Kesehatan
Masyarakat Luar Gedung
Puskesmas
Pelayanan yang dilakukan diluar
gedung Puskesmas merupakan
pelayanan komprehensip, ditujukan
kepada semua sasaran baik individu
dalam keluarga, kelompok dan
masyarakat dengan melakukan
pembinaan ke setiap
keluarga/kelompok/masyarakat.
Pelaksanaan kegiatan Perkesmas
dapat dilakukan di Posyandu, di
keluarga, di Kelompok Sekolah,
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)
dan di Masyarakat.
Bentuk kegiatan Perkesmas
Melakukan upaya pencegahan dan
promosi kesehatan : mendukung PHBS
Case finding/ skrining dan rujukan
Melakukan perubahan Gaya hidup
Melakukan treatmen keperawatan Mis :
managemen symptom, perawatan luka
Melakukan advokasi penanganan
masalah keperawatan komunitas
Melakukan pelayanan primer (Primary
Care Provider)
Melakukan pelayanan keperawatan
lanjutan
Dll
PENERAPAN PERKESMAS
(PENGKAJIAN, PERENCANAAN,
PELAKSANAAN DAN EVALUASI)

A. Penerapan asuhan keperawatan


pada sasaran individu
B. Penerapan asuhan keperawatan
pada sasaran keluarga
C. Penerapan Asuhan Keperawatan
pada sasaran Kelompok /
Masyarakat
Aktifitas perawat di komunitas
untuk pencegahan (WHO, 2009)
Primary Secondary Tertiary
Prevention prevention prevention
RUMAH Promosi kesehatan Intervensi Rehabilitasi
Pendidikan kes. sederhana Perawatan
Pencegahan peny Rawat luka paliatif
ANC Rujukan Manajemen
Imunisasi Pemakaian kasus kronis
Konseling HIV obat DM, HIV/AIDS,
Promosi Kondom Perawatan TB-MDR, KUSTA
bayi
baru lahir

KOMUNITAS - Program latihan Skriining Emergenci


: - Klub lansia Rujukan Rehabilitasi
- Sekolah - Kampanye lingk Perawatan komunitas
- PKM hidup
- Posyandu - PSN
- Kantor RW - Kampanye seks
- Tempat aman
kerja - KIE KB
PRAKTIK KEPERAWATAN KESEHATAN
KOMUNITAS
Praktik keperawatan kesehatan komunitas meningkatkan
dan memelihara kesehatan populasi dengan
mengintegrasikan skill dan pengetahuan yang relevan
dengan keperawatan dan kesehatan masyarakat
Praktik keperawatan komunitas adalah general dan
komprehensif, tidak terbatas terhadap usia atau diagnosa
tertentu; Mengambil tempat di berbagai tatanan/ setting;
Memanfaatkan berbagai peran keperawatan profesional
Pelayanan diberikan berkelanjutan ditujukan kepada
individu, keluarga, kelompok di komunitas dengan
mengaplikasikan promosi kesehatan, pendidikan
kesehatan, pemeliharaan kesehatan, koordinasi,
pelayanan berkelanjutan
KLIEN DI KOMUNITAS
INDIVIDU :
Mempunyai masalah kesehatan aktual
Mempunyai masalah kesehatan resiko tinggi
Termasuk dalam kelompok rawan kesehatan
KELUARGA :
Memerlukan tindak lanjut pelayanan keperawatan
Mempunyai anggota dengan masalah kesehatan resiko
tinggi/ rawan kesehatan
Belum memanfaatkan pelayanan kesehatan masyarakat
KELOMPOK :
Kelompok mempunyai kebutuhan kesehatan khusus
Kelompok rawan kesehatan/ masalah kesehatan khusus
KARAKTERISTIK CHN.
Orientasi Sehat Penekanan pada promosi kesehatan dan
pencegahan dp. Pengobatan penyakit
Fokus Populasi Penekanan pada kesehatan kelompok populasi
dp individu dan keluarga
Autonomy Lebih besar kontrol keputusan kesehatan oleh
perawat dan klien dp setting lain
Continuity Penekanan pelayanan komprehensif dan
berkelanjutan dp. Short term dan episodic
Kolaborasi Interaksi antara perawat dan klien equal; lebeih
besar kerjasama dengan segmen
kemasyarakatan lain
Variability Rentang klien yang luas pada level, latar
belakang budaya, dan tatanan berbeda
Lain-Lain Interactivity, Public accountability
STANDAR PRAKTIK CHN
Perawat mengaplikasikan konsep teori sbg dasar keputusan praktik
Perawat scr sistematis mengumpulkan data yang komprehensif dan akurat
Perawat menganalisa data tentang komunitas, keluarga, dan individu untuk
menetapkan diagnosa
Pada setiap tingkat pencegahan perawat mengembangkan rencana tindakan
keperawatan yang spesifik sesuai kebutuhan klien
Perawat melakukan tindakan sesuai rencana untuk meningkatkan,
mempertahankan & memelihara kesehatan; mencegah penyakit, dan rehabilitasi
Perawat mengevaluasi respon komunitas, keluarga dan individu terhadap
intervensi, menetapkan kemajuan terhadap pencapaian tujuan serta perbaikan
data dasar, diagnosa dan rencana.
Perawat berpartisipasi dalam peer review dan evaluasi lain untuk menjamin
kualitas praktik keperawatan. Perawat memikul tanggung jawab untuk
perkembangan profesional dan berkontribusi terhadap pertumbuhan prof. lain.
Perawat berkolaborasi dengan provider kesehatan lain, profesional, dan
perwakilan komunitas dalam pengkajian, perencanaan, pelaksanaan, program
evaluasi terhadap kesehatan komunitas
Perawat berkontribusi terhadap riset teori dan praktik CHN
KATEGORI PERAN PERAWAT CHN
1. PERAN BERORIENTASI PADA KLIEN
(Melibatkan kegiatan pelayanan langsung kepada
klien) : Care provider, role model, konselor, pendidik,
pembela, pemberi pelayanan primer (Primary Care),
manager kasus
2. PERAN BERORIENTASI PADA PENYEDIAAN
PELAYANAN KESEHATAN (Peran yang dirancang
untuk meningkatkan pelaksanaan sistem penyediaan
pelayanan kesehatan yang berdampak pada pelayanan
klien lebih baik) : Koordinator, Kolaborator,
Penghubung (Liaison)
3. PERAN BERORIENTASI PADA POPULASI
(Biasanya berkaitan dengan perawatan klien yang
spesifik, pada kelompok komunitas) : Case finder,
leader, peneliti, pembaharu.
PERAN PERAWAT PUSKESMAS
(MINIMAL VS IDEAL)
kepmenkes, 279 tahun 2006

PEMODIFIKASI KONSULTAN
LINGKUNGAN

PENDIDIK KESEHATAN

KOORDINATOR
PENEMU KASUS /PENGHUBUNG
PEMBAHARU PENELITI
(CHANGE AGENT) KLIEN
KONSELOR ROLE MODEL

PEMBERI PELAYANAN KESEHATAN

MANAJER KASUS ADVOKAT

43 Subdit Kepwt Dasar


FUNGSI PERAWAT CHN PERAN
Pendidik
Mengkaji kebutuhan klien akan pendidikan
Mengembangkan rencana pendidikan kesehatan
Memberikan pendidikan kesehatan
Mengevaluasi dampak pendidikan kesehatan
Konselor
Mengidentifikasi dan klarifikasi masalah yang harus
diselesaikan
Membantu klien identifikasi alternatif solusi
Membantu klien mengembangkan kriteria solusi
Membantu klien evaluasi alternatif dan efek solusi
Membuat klien menyadari proses pemecahan masalah
FUNGSI PERAWAT CHN PERAN
Pengasuh/ Cagiver/ Pelaksana
Mengkaji status kesehatan klien
Menetapkan diagnosa keperawatan
Merencanakan intervensi keperawatan
Melaksanakan rencana keperawatan
Mengevaluasi dampak intervensi keperawatan
Role Model
Menampilkan perilaku yang dapat dipelajari oleh klien/ orang lain
Pembela
Menentukan kebutuhan advokasi
Menetapkan jalan masuk yang sesuai untuk membela
Memperoleh fakta terkait dengan situasi
Menyampaikan kasus klien thd.pengambil keputusan
Mempersiapkan klien berdiri sendiri
FUNGSI PERAWAT CHN PERAN
Case Manager
Mengidentifikasi kebutuhan case managemen
Mengkaji dan mengidentifikasi kebutuhan kesehatan klien
Merancang rencana perawatan untuk memenuhi
kebutuhan
Mengawasi pelaksanaan pelayanan oleh petugas lain
Evaluasi dampak pelayanan
Referral Resourse
Memperoleh informasi dari sumber di komunitas
Menetapkan kebutuhan dan kesesuaian referal
Membuat rujukan
Follow up rujukan
FUNGSI PERAWAT CHN PERAN
Koordinator
Menetapkan siapa penyedia pelayanan untuk klien
Berkomunikasi dengan provider lain terkait dengan situasi dan
kebutuhan klien
Menyelenggarakan konferensi kasus sesuai kebutuhan
Kolaborator
Berkomunikasi dengan anggota tim kesehatan lain
Berpartisipasi bekerjasama dalam membuat keputusan
Berpartisipasi bekerjasama melaksanakan tindakan untuk
menyelesaikan masalah klien
Liaison
Melayani kontak antara klien dan agensi
Memfasilitasi komunikasi anatara klien dan staf agensi
Interpretasi danpenguatan rekomendasi provider
Melayanan kebutuhan pembelaan klien
FUNGSI PERAWAT CHN PERAN
Case Finder
Mengembangkan tanda dan gejala kesehatan terkait kondisi dan
faktor yang berkontribusi
Mengunakan proses diagnostic untuk mengidentifikasi potensial
kasus penyakit atau kondisi kesehatan lain
Menyediakan Follow up care untuk identifikasi kasus
Leader
Identifikasi kebutuhan tindakan
Mengkaji situasi dan Follower untuk menetapkan gaya
kepemimpinan
Memotivasi follower untuk mengambil tindakan
Mengkoordinir aktifitas anggota kelompok dalam perencanaan
dan pelaksanaan tindakan
Membantu follower untuk evaluasi efektifitas tindakan
Memfasilitasi adaptasi anggota kelompok
FUNGSI PERAWAT CHN PERAN
Peneliti
Secara kritis mereview hasil riset
Mengaplikasikan hasil riset dalam praktik yang sesuai
Identifikasi masalah riset
Merancang dan menyelenggarakan riset keperawatan
Mengumpulkan data
Mendesiminasikan hasil riset
Community Care Agent
Mendiagnose tingkat kesehatan komunitas
Mengembangkan solusi untuk identifikasi mas.kes.Kom
Mempersiapkan komunitas untuk mengidentifikasi dan memenuhi
kebutuhan kesehatan
Evaluasi penyedia pelayanan kesehatan
FUNGSI PERAWAT CHN PERAN
Pembaharu
Identifikasi kekuatan penggerak dan
penghambat pelaksanaan situasi untuk
berubah
Membantu pencairan dan menimbulkan
motivasi untuk berubah
Membantu melaksanakan perubahan
Membantu kelompok menginternalisasi
perubahan
PERAN PERAWAT DI
INDONESIA
(Loknas. Ciloto , 1983)

1. Pelaksana
2. Pendidik
3. Pengelola
4. Peneliti
PERAN PELAKSANA
Sebagai pemberi asuhan keperawatan
kepada klien
Diberikan kepada klien individu, keluarga,
kelompok sepanjang rentang sehat-sakit
Lingkup pelayanan keperawatan komunitas
- Pencegahan primer
- Pencegahan sekunder
- Pencegahan tersier
FUNGSI PERAWAT PELAKSANA

1. Memberikan perawatan langsung kepada klien :


ROM, Pengobatan, Pemeliharaan kebersihan,
Adaptasi lingkungan, ambulasi, treatment
2. Memberikan perawatan tidak langsung :
Koordinasi pelayanan keperawatan, penjelasan
pelayanan yang tersedia, rujukan ke sumber di
komunitas
3. Membina aktifitas pemeliharaan kesehatan
- Mengkaji & menunjang praktik perilaku sehat
- Mendukung potensi keluarga
PERAN PENDIDIK
Peran pendidik penting bagi perawat
komunitas karena tujuan utama CHN adalah
kemandirian klien
Tujuan Pendidikan kesehatan :
= Mampu mengambil keputusan yang baik
tentang pelayanan kesehatan
= Mampu memulai perilaku yang bermanfaat
bagi kesehatan
= Mampu merubah perilaku yang
membahayakan kesehatan.
FUNGSI PERAWAT PENDIDIK
Mengkaji kebutuhan klien : apa yang diketahui,
perlu diketahui, dan ingin diketahui
Menyediakan pelayanan pendidikan kesehatan
Menyelenggarakan pendidikan kesehatan
dengan topik nutrisi, eksercise, managemen
stress, penanggulangan penyakit
Mengajarkan informasi yang relevan untuk
kesehatan klien dan gaya hidup sehat
Membantu memilih sumber informasi : buku
bacaan, televisi, majalah, kerabat
PERAN PENGELOLA
Ketrampilan mengelola : Mengkoordinir
aktifitas orang lain untuk mencapai tujuan
spesifik
Perawatmempunyai posisi ideal sebagai
koordinator karena memahami kebutuhan klien
Koordinasi adalah proses mengorganisasikan
dan memadukan pelayanan seghingga efisien
FUNGSI PERAWAT
PENGELOLA
Melakukan supervisi pelayanan klien
Melakukan supervisi anggota tim kesehatan
dibawahnya
Mengelola sistem ketenagaan dan sistem
pelayanan klien
Mengkoordinir aktifitas perencanaan
komunitas
PERAN PENELITI
Peneliti mengekplorasi fenomena
Penelitian yang berfokus pada kegiatan
investigasi menjadi tg.jwb. Semua perawat
Riset yang efektif didasarkan semangat
inquiry, keterbukaan pemikiran,
kemampuan observasi, dan analisa
informasi dan situasi
FUNGSI PERAWAT PENELITI
Melakukan penilaian hasil riset
Mengevaluasi penyelidikan menggunakan
kriteria
Membaca dan mengkritik hasil riset
Menyebarluaskan temuan riset
Berpartisipasi melaksanakan riset orang lain
Merancang dan menyelenggarakan riset jika
memenuhi kriteria.
INDIKATOR KINERJA PERAWAT
PUSKESMAS
INDIKATOR INPUT :
Perawat telah mendapat pelatihan perkesmas
Tersedia PHN Kit untuk kegiatan perawat
Tersedia sarana transportasi untuk pelayanan
Perkesmas
Tersedia dana operasional untuk kegiatan asuhan
keperawatan
Tersedia standar/ Pedoman/ SOP pelaksanaan
kegiatan
Tersedia dukungan sarana administrasi Kegiatan
INDIKATOR PROSES :
Tersusun rencana kegiatan (RUK) perkesmas
yang mengintegrasikan berbagai program
puskesmas
Terlaksana kegiatan pelayanan perkesmas
Tersedia dokumentasi asuhan keperawatan
Ada kegiatan pembinaan Tehnis Perkesmas
Ada kegiatan koordinasi dengan tim
keperawatan maupun tenaga kesehatan lain
mis : Pembahasan Perkesmas dalam lokmin
INDIKATOR OUTPUT :
% Suspek kasus/ Masalaah kesehatan prioritas
yang ditemukan secara dini
% Kasus prioritas yang mendapatkan pelayanan
tindak lanjut keperawatan
% Keluarga rawan kesehatan atau dengan kasus
risiko tinggi yang dibina
% Kelompok khusus yang dibina
Jumlah Daerah binaan Perkesmas di wilayah
kerja puskesmas
% peningkatan kemandirian klien (keluarga/
kelompok) dalam penanganan mas kesehatan
PENCATATAN & PELAPORAN
PENCATATAN
Register (Rawat jalan, Kohort pembinaan keluarga dll)
Formulir Askep. (Pengkajian s/d. Catatan Keperawatan)
Family folder keluarga binaan
Buku catatan peralatan
Buku catatan harian perawat
Buku catatan lain yang dikembangkan daerah setempat

PELAPORAN
Pelaporan sesuai kebutuhan & ketentuan yang berlaku
METODE SUPERVISI
Pengamatan atau observasi kegiatan : Observasi
menggunakan daftar tilik, berikan feedback kepada
perawat, lakukan diskusi
Mempelajari dokumen keperawatan : Pelajari dokumen,
identifikasi temuan, diskusikan dengan perawat
puskesmas
Refleksi diskusi kasus: Dengan melakukan diskusi
kelompok untuk merefleksikan pengalaman klinik
perawat dengan acuan standar yang telah ditetapkan
Studi banding dalam rangka benchmarking : dengan
melakukan kunjungan atau mengundang
TERIMA KASIH