Anda di halaman 1dari 20

MENENTUKAN

POPULASI
TANAMAN
KAKAO
OLEH : KELOMPOK 3
Rudi Firyanto
Mujiyati
Fatmawati
Anita Dwi Candrayanti
COCOA & CHOCOLATE
sistematika tanaman kakao
Divisi : Spermatophyte
Anak Divisi : Dicotyledoneae
Kelas : Angiospermae
Anak Kelas : Dilypetalae
Bangsa : Malvales
Suku : Sterculiaceae
Jenis :Theobroma cacao
MENENTUKAN LETAK TITIK
TANAM
Mengetahui Luas Lahan
Menentukan Jarak Tanam
Menentukan Pola Tanam (Menyesuaikan
dengan arah sinar matahari)
Menentukan Titik Lubang Tanam
MENENTUKAN JARAK TANAM
Jarak tanam yang ideal bagi kakao adalah jarak
yang sesuai dengan perkembangan bagian tajuk
tanaman serta cukup tersedianya ruang bagi
perkembangan akar. Pemilihan jarak tanam erat
kaitannya dengan sifat pertumbuhan tanaman,
sumber bahan tanam, dan kesuburan tanah.
Masing-masing klon kakao berbeda dalam bentuk
tajuknya. Pada tanah dengan kandungan hara
(kesuburan) yang rendah maka jarak tanam yang
digunakan lebih lebar, sedangkan pada tanah
yang subur jarak tanamnya dapatdirapatkan.
Berbagai jarak tanam dengan jumlah populasi
tanaman per hektar disajikan pada tabel berikut.
Jarak tanam dan jumlah pohon per hektar
(Populasi Tanaman)
Jarak tanam Jumlah pohon Jumlah Bibit Total
(m x m) per hektar Sulaman 20 % Kebutuhan
(Cadangan) Bibit
2,4 x 2,4 1.680 336 2016
3 x 3 1.100 220 1320
4 x 4 625 125 750
5 x 5 400 80 480
3,96 x 1,83 1.380 276 1656
2,5 x 3 1.333 266.6 1599.6
4 x 2 1.250 250 1500
3 x 2,6 1.250 250 1500

Jarak tanam dan jumlah pohon per hektar


Cara Menghitung Kebutuhan
Benih

Kebutu 100 100 100


han = 90 95 80
Benih x X x Y
Kakao

Asumsi :
Daya Kecambah benih 90%
Jumlah kecambah yang dapat di pindahkan 95%
Jumlah bibit yang dapat ditanam 80%
Y = Jumlah bibit kakao yang di butuhkan
Cara Perhitungan Kebutuhan
Benih
Kebutuhan bibit kakao untuk satu ha pada
tanah datar dengan jarak tanam 3x3 m,
maka kebutuhan bibitnya = 1.111 bibit,
persediaan
sulaman 20% = 222 bibit. Jumlah =
1.333 bibit/1.300.
Jadi kebutuhan biji 1.898 biji (dengan
rumus 1,46 x 1.300).

Tanah Miring
Untuk tanah miring, jarak tanam yang
digunakan 4 x 2,5 m.
Maka kebutuhan bibitnya = 1.000 bibit,
cadangan 20% = 200 bibit,
jadi total kebutuhan bibit = 1.200 bibit.
Jadi kebutuhan benih = 1.752 biji (dengan
rumus 1,46 x1.200)
PENENTUAN
POLA TANAM
DAN TITIK
LUBANG
TANAM
Pola hubungan tanaman kakao segi empat,
pohon pelindung segi empat

Keterangan :
= tanaman kakao
* = pohon pelindung tetap
----= pohon pelindung sementara
Pola hubungan tanam kakao segi
empat, pohon pelindung segi tiga.

Keterangan :
= tanaman kakao
* = pohon pelindung tetap
----= pohon pelindung sementara
Pola hubungan tanam kakao berpagar
ganda, pohon pelindung segi tiga

Keterangan :
= tanaman kakao
* = pohon pelindung tetap
----= pohon pelindung sementara
Pola hubungan tanam kakao berpagar
ganda, pohon pelindung segi empat.

Keterangan :
= tanaman kakao
* = pohon pelindung tetap
----= pohon pelindung sementara
PENGAJIRAN
Untuk memperoleh tata letak sesuai dengan sistem
jarak tanaman yang telah ditetapkan, maka
sebelum membuat lubang tanam terlebih dahulu
dilakukan pemancangan ajir. Pemancangan adalah
menentukan tempat-tempat yang akan ditanam
bibit kakao sesuai dengan jarak tanam.
Pengajiran dilakukan dengan cara :
Membuat ajir dari bambu dengan ketinggian 80 -
100 cm
Pasang ajir induk sebagai patokan dalam
pengajiran selanjutnya
Untuk meluruskan ajir gunakan tali sehingga
diperoleh jarak tanam yang sama
Pemasangan ajir pada daerah datar dapat dilakukan
melalui langkah-langkah sebagai berikut :
tenentukan titik pusat ditengah-tengah lahan yang
akan diajir
dari titik pusat ditarik garis lurus ke arah utara-
selatan
melalui titik pusat ditarik garis tegak lurus ke arah
timur-barat. Maka terdapat 4 (empat) bagian areal
yang akan dipasang ajir
dari titik pusat ke arah utara ditentukan titik-titik
sesuai dengan jarak dalam barisan tanaman kakao,
misal 2 m
dengan bantuan tali yang panjang dan dengan
jumlah yang cukup serta alat pengukur, maka dapat
ditentukan ajir untuk tanaman kakao
seterusnya untuk II, III, IV.
Pengajiran

Keterangan :
= ajir untuk kakao
= ajir untuk pohon pelindung tetap
----= ajir untuk pohon pelindung sementara
MENGHITUNG POLULASI

Luas Lahan Efektif


Jumlah =
Populasi Jarak Tanam