Anda di halaman 1dari 30

Teori Akuntansi Godfrey

Edisi 6 Bab 5
Adopsi Perspektif Akuntansi
Accounting Viewpoints

Akuntansi ada karena aktivitas komersial dan transaksi


ekonomis

Tujuan utama akuntansi: mengukur dan melaporkan


kegiatan ekonomis dari entitas

Faktor lain perspektif akuntansi adalah adanya beberapa


pengguna yang potensial dari informasi akuntansi yang
mewakili beberapa perspektif.
The Boundary Assumption

Aktivitas sebuah entitas harus didefinisikan sebagai upaya


untuk mengukur dan melaporkan sebuah informasi.
Batasan sebuah entitas pelaporan telah berkembang luas
dalam hal menyampaikan informasi kepada pihak yang
berkepentingan
Triple Bottom-Line Reporting: pelaporan untuk mengukur
kesuksesan sebuah entitas/perusahaan dilihat dari tiga
kriteria, antara lain ekonomi, lingkungan, dan sosial.
The Boundary Assumption
BERBAGAI TEORI DALAM PERSPEKTIF
AKUNTANSI
Proprietary theory
Entity theory
Physical capital concept
Fund theory/cash flow
Commander theory
Investor theory
Enterprise theory
The reporting entity concept
PROPRIETARY
THEORY
Perspektif dalam Teori Kepemilikan:
Perusahaan merupakan alat bagi pemilik untuk
mencapai tujuan
Tujuan dari kegiatan bisnis adalah untuk
meningkatkan kekayaan, yaitu meningkatkan
kepemilikan
Logika akuntansi dimana tujuan perusahaan, sifat
modal, dan pengertian akun dilihat dari sudut
pandang pemilik usaha (kepentingan pemilik)
IMPLIKASI PROPRIETARY THEORY
1.NERACA
Neraca merupakan elemen penting karena tujuan
utama akuntansi adalah menentukan kekayaan
bersih pemilik
Nilai saat ini lebih relevan daripada biaya historis
Persamaan akun dalam neraca : A - L = P
Kepemilikan mencerminkan kekayaan bersih yang
dimiliki oleh pemilik bisnis
Aset merupakan hak pemilik dan kewajiban
menjadi beban pemilik
Profit sebagai pengembalian (return) kepada
pemilik usaha
IMPLIKASI PROPRIETARY
THEORY
2.PROFIT
Pendapatan merupakan kenaikan dalam
kepemilikan dan biaya merupakan penurunan
dalam kepemilikan
Keuntungan merupakan peningkatan kekayaan
pemilik yang berasal dari operasi bisnis
Seluruh kejadian/transaksi yang mempengaruhi
kekayaan pemilik dimasukkan dalam penentuan
profit
Seluruh peningkatan nilai tetap dicatat walaupun
tidak ada transaksi eksternal
IMPLIKASI PROPRIETARY
THEORY
3.EFEK TERHADAP PRAKTIK AKUNTANSI
Dividen dipertimbangkan sebagai distribusi
keuntungan daripada biaya
Bunga utang dan pajak penghasilan
dipertimbangkan sebagai biaya
Penurunan nilai utang anak perusahaan sebagai
keuntungan perusahaan induk
Seluruh peningkatan nilai tetap dicatat walaupun
tidak ada transaksi eksternal
IMPLIKASI PROPRIETARY
THEORY
4.KONSEP MODAL KEUANGAN
Tidak ada perbedaan antara aset pemilik
dengan aset entitas
Seluruh keuntungan entitas dapat
didistribusikan kepada pemilik perusahaan
Modal merepresentasikan kas yang
diinvestasikan oleh pemilik ditambah
keuntungan yang diinvestasikan kembali
pada bisnis
IMPLIKASI PROPRIETARY
THEORY
5.KETERBATASAN
Hanya dapat diterapkan pada bisnis yang
sifatnya masih sederhana (perusahaan
perseorangan dan firma)
Secara hukum, perusahaan merupakan entitas
yang berbeda dari pemilik, baik hak maupun
kewajibannya
Untuk kasus-kasus tertentu, teori
kepemilikan/sudut pandang pemilik tidak bisa
secara langsung dianggap tidak relevan. Ex:
pemilik mayoritas saham
ENTITY THEORY
Entity Theory:
Perusahaan merupakan entitas yang berdiri
sendiri dan terpisah dari pemilik
Kelangsungan hidup entitas tidak bergantung
pada kelangsungan hidup pemilik
Pemisahan, untuk kepentingan akuntansi,
perusahaan dipisahkan dari pemiliknya.
Sudut pandang, prosedur akuntansi dilakukan
dari sudut pandang entitas.
Transaksi/kejadian yang dicatat adalah yang
melibatkan perusahaan
ENTITY THEORY
Two View of Entity:
1. Pandangan lama
Perusahaan beroperasi untuk pemegang saham,
sebagai penyedia dana bagi entitas.
Entitas melaporkan kepada pemegang saham
tentang status dan konsekuensi dari investasi
mereka
2. Pandangan baru
Entitas beroperasi atas namanya sendiri dan
berkepentingan terhadap kelangsungan hidupnya
Entitas melaporkan kepada pemegang saham
dalam rangka memenuhi ketentuan hukum dan
untuk menjaga hubungan baik
IMPLIKASI ENTITY THEORY
1.NERACA
Pemilik dan kreditur dipandang sebagai
pemegang ekuitas
Ekuitas merupakan hak/klaim atas aset entitas
Persamaan akuntansinya, Aset = Ekuitas
Asset merupakan milik dari perusahaan dan
kewajiban merupakan kewajiban dari perusahaan
Pengukuran menggunakan historical cost sebagai
bentuk akuntabilitas cost kepada pemegang
saham
IMPLIKASI ENTITY THEORY
2.PROFIT
Laporan laba rugi lebih relevan dari pada neraca
Laba adalah sesuatu yang dihasilkan perusahaan
Laba sebagai perubahan aset bersih bukan modal
Pendapatan adalah aliran masuk masuk aktiva
karena transaksi yang dilakukan perusahaan
Biaya adalah cost aktiva/jasa yang digunakan
perusahaan dalam rangka menghasilkan
pendapatan
Keuntungan adalah perbedaan antara
pendapatan dan biaya
IMPLIKASI ENTITY THEORY
3.EFEK TERHADAP PRAKTIK AKUNTANSI
Teori akuntansi konvensional didasarkan
pada konsep entitas
Gaji karyawan sekaligus pemegang saham
dianggap sebagai biaya
Dalam laporan keuangan konsolidasi
kepemilikan saham di luar perusahaan
induk tidak dibedakan dalam hal
pendapatan, beban dan aset.
Physical capital concept

kapasitasfisik entitas untuk memberikan


barang dan jasa ditentukan setelah
mempertimbangkan perubahan dalam harga
spesifik dari aset dan kewajiban yang
membentuk kemampuan operasional entitas.
Financial capital concept Vs.
Physical capital concept

perubahan nilai moneter dari aset dan


kewajiban telah diperhitungkan dalam
penentuan laba dengan model proprietary
dan dikecualikan dengan model entity
Fund Theory/Cash Flow

The weakness in these personalized bases for


accounting is that the content of accounting reports
will tend to be affected by personal analogies; and
issues will be decided not by considering the nature
of the problems but upon some extension of
personality...
Commander Theory
Goldberg (1965):
Fokus pada kontrol ekonomi yang efektif
atas sumber daya
yang menjadi pusat perhatian dari
penyajian informasi akuntansi adalah
pihak-pihak yang memiliki kekuasaan
atau wewenang untuk melakukan
pengendalian ekonomi secara efektif atas
sumber daya perusahaan
Penekanan informasi menurut konsep teori
ini adalah terletak pada
pertanggungjawaban atau stewardship
Commander Theory

Prosedur akuntansi dilakukan dari sudut


pandang komandan atas perusahaan, bukan
pemilik atau entitas maupun dana
Teori Commander tidak memiliki efek langsung
pada praktik akuntansi sampai sekarang
Investor Theory

Perspektif tujuan akuntansi untuk memberikan


informasi kepada pemilik modal/investor atau
pemegang saham
Persamaan akuntansi teori ini:
Aset = Ekuitas spesifik +
Ekuitas residual
Teori Investor menekankan pentingnya kebutuhan
pengguna eksternal terutama para pemegang
saham
Investor Theory
Staubus menyatakan bahwa penerimaan
kas investor di masa yang akan
mendatang bergantung pada:
1.Kapasitas moneter perusahaan
mengeluarkan kas
2.Kesediaan manajemen untuk
membayar investor
3.Prioritas hukum atas klaim investor
Enterprise Theory

Manajemen tidak hanya menjadi wakil dari para pemegang


saham, namun juga berperan sebagai pelindung
perusahaan sehingga memiliki tanggung jawab terhadap
kelancaran & pertumbuhan perusahaan

Perusahaan besar dalam keputusannya memiliki kewajiban


sosial kepada lingkungan berpengaruhnya: investor,
pegawai, kreditur, customer, pemerintah, dan masyarakat.

Melihat perusahaan secara lebih luas sebagai bagian dari


society
Value Added Profit
Value Added adalah pengukuran kinerja yang diukur melalui nilai
atau tingkat kesejahteraan yang diberikan perusahaan. Dalam
pendekatan ini, profit dilihat sebagai hasil dari usaha bersama
sejumlah partisipan
Value added atau laporan pertambahan nilai adalah laporan yang
berisi pengukuran kinerja yang mengukur nilai/kondisi
keberlangsungan perusahaan dalam periode tertentu. Atau
dengan kata lain, pendekatan ini mengukur kinerja dari pihak-
pihak yang berpengaruh dalam perusahaan, seperti pegawai,
pemegang saham & kreditor, dan juga pemerintah yang dapat
menambah nilai bagi perusahaan
Implikasi

Enterprise theory ini berfokus pada kebutuhan akan

keberlangsungan & pertumbuhan perusahaan. Dalam teori

ini, pihak-pihak seperti pegawai, pemegang saham, dan

pemerintah dapat bekerja sama. Pemerintah dalam hal ini

dapat terlibat dalam kebijakan pajak untuk perusahaan, dan

pegawai dapat dilibatkan dalam pengambilan keputusan


Konsep Deprival Value
Nilai Deprival adalah konsep yang digunakan dalam teori
akuntansi untuk menentukan pengukuran dasar yang sesuai
untuk aset

Dalam konsep ini, aset non keuangan dinilai pada jumlah


yang menggambarkan keragaman yang dapat menjadi
perkiraan bahwa suatu perusahaan sangat kekurangan akan
kinerja pemberian jasa/keuntungan ekonomi masa depan
akan aset tersebut pada saat tanggal pelaporan.
Konsep Entitas Pelaporan

Menurut PP 71 tahun 2010, entitas pelaporan adalah unit pemerintahan yang

terdiri dari satu atau lebih entitas akuntansi atau entitas pelaporan yang

menurut ketentuan peraturan perundang-undangan wajib menyampaikan

laporan pertanggungjawaban berupa laporan keuangan

AASB memperkenalkan dugaan mengenai pelaporan yang berbeda-beda.

Tujuan dari AASB ini adalah untuk memperbaiki semua standar AASB yang

telah ada yang terbatas pada aplikasi mengenai:

Entitas Pelaporan, atau

Entitas yang bukan entitas pelaporan, namun tetap menyiapkan Laporan Keuangan

yang diakui sebagai LK pada umumya


Konsep Entitas Pelaporan

Tipe-tipe entias dalam peraturan ini adalah:


Tercatat sebagai perusahaan yang memiliki saham
Perserikatan yang tercantum & perserikatan lainnya
yang menjadi penyumbang dana yang berasal dari
sektor publik

Memiliki bisnis dengan pemerintah yang dapat


dipertanggungjawabkan

Badan pemerintahan
Terima kasih