Anda di halaman 1dari 72

JENIS-JENIS FONDASI

JENIS-JENIS

FONDASI

Fondasi Dalam

Fondasi Dalam

Berdasarkan bahan/material :

Tiang Pancang Kayu

Tiang Pancang Kayu

Dibuat dari batang pohon Biasanya diberi bahan pengawet

Dipancang dengan ujung yang kecil sebagai bagian yang runcing.

Kadang kala ujungnya runcing dilengkapi dengan sebuah sepatu pemancangan yang terbuat dari logam bila tiang pancang harus menembus tanah keras atau tanah kerikil.

Tiang Pancang Kayu

Pemakaian tiang pancang kayu ini adalah cara tertua dalam penggunaan tiang pancang sebagai pondasi. Tiang kayu akan tahan lama dan tidak mudah busuk apabila tiang kayu tersebut dalam keadaan selalu terendam penuh di bawah muka air tanah. Tiang pancang dari kayu akan lebih cepat rusak atau busuk apabila dalam keadaan kering dan basah yang selalu berganti-ganti.

Panjang maksimum : 10 – 20 m

Tiang Pancang Kayu

Syarat kayu yang digunakan : lurus dan tanpa cacat

Biasanya tidak diijinkan untuk menahan muatan lebih besar dari 25 - 30 ton /tiang.

Menurut the American Society of CE Manual of Practice no. 17 (1959), ada tiga kelas dalam tiang pancang kayu :

    Panjang maksimum : 10 – 20 m Tiang Pancang Kayu Syarat kayu

Pengawetan & pemakaian obat-obatan pengawet untuk

Tiang Pancang Kayu

kayu hanya akan menunda atau memperlambat kerusakan kayu, tetapi tetap tidak akan dapat melindungi untuk seterusnya.

Sangat cocok untuk daerah rawa & daerah-daerah di mana sangat banyak terdapat hutan kayu spt daerah Kalimantan, sehingga mudah memperoleh balok/tiang kayu yang panjang & lurus dengan diameter yang cukup besar.

Tiang Pancang Kayu
Tiang Pancang Kayu
Tiang Pancang Kayu

Tiang Pancang Kayu

Kelebihan :

Tiang pancang dari kayu relative lebih ringan sehingga mudah dalam pengangkutan.

Kekuatan tarik besar sehingga pada waktu pengangkatan untuk pemancangan tidak menimbulkan kesulitan seperti pada tiang pancang beton precast.

Mudah untuk pemotongannya apabila tiang kayu ini sudah tidak dapat masuk lagi ke dalam tanah.

Kelebihan :

Tiang Pancang Kayu

Tiang pancang kayu ini lebih baik untuk friction pile daripada untuk end bearing pile sebab tegangan tekanannya relative kecil.

Karena tiang kayu ini relative flexible terhadap arah horizontal di bandingkan dengan tiang-tiang pancang selain dari kayu, maka apabila tiang ini menerima beban horizontal yang tidak tetap, tiang pancang kayu ini akan melentur dan segera kembali ke posisi setelah beban horizontal tersebut hilang. Hal seperti ini sering terjadi pada dermaga dimana terdapat tekanan kesamping dari kapal dan perahu.

Kerugian :

Tiang Pancang Kayu

Karena TP ini harus selalu terletak di bawah M.A.T yang terendah agar dapat tahan lama, maka kalau M.A.T itu letaknya sangat dalam, hal ini akan menambah biaya untuk penggalian.

Mempunyai umur yang relative kecil dibandingkan dengan tiang pancang yang dibuat dari baja atau beton, terutama pada daerah yang muka air tanahnya sering naik dan turun.

Kerugian :

Tiang Pancang Kayu

Pada waktu pemancangan pada tanah yang berbatu ( gravel ) ujung tiang pancang kayu dapat berbentuk berupa sapu atau dapat pula ujung tiang tersebut hancur. Apabila tiang kayu tersebut kurang lurus, maka pada waktu dipancangkan akan menyebabkan penyimpangan terhadap arah yang telah ditentukan.

Tidak tahan terhadap benda-benda yang agresif dan jamur yang menyebabkan kebusukan.

Fondasi Tiang Pancang Baja

Baja

Umumnya berupa tiang pancang berupa pipa atau penampang H.

Tiang baja berupa pipa dapat dipancang dengan ujung terbuka atau tertutup.

Profil WF dan I dapat juga digunakan sebagai tiang pancang. Tetapi profil H lebih disukai karena perbandingan antar ketebalan badan dan sayap sama. Pada profil WF dan I, ketebalan web lebih kecil dari sayapnya.

Kapasitas ijin untuk tiang pancang baja :

    Baja Umumnya berupa tiang pancang berupa pipa atau penampang H. Tiang baja
    Baja Umumnya berupa tiang pancang berupa pipa atau penampang H. Tiang baja

Baja

Panjang yang umum digunakan : 15 – 60 m (50-200 ft)

 Beban : 300 kN – 1200 kN ( 67 – 265 kip)
Beban :
300 kN – 1200 kN ( 67 – 265 kip)

Baja

Untuk kondisi pemancangan yang sulit seperti pemancangan pada tanah kerikil padat, shale maka tiang baja dipasang “sepatu” pada ujungnya.

Dapat berhubungan dengan korosi seperti pada rawa, gambut atau tanah organik yang bersifat korosif. Untuk menghadapi dampak korosif, disarankan perlu tambahan tebal pada tiang baja (lebih dari desain yang sesungguhnya).

Atau biasanya dilapisi epoxy untuk melawan korosi. Lapisan ini tidak mudah dirusak pd saat proses pemancangan.

Untuk daerah yang sangat korosif, dapat dibungkus dengan beton.

Baja

Baja

Baja

Baja

Copyrights of RAB

Tiang Beton

Tiang

Beton

Copyrights of RAB Tiang Beton Tiang Beton

TIANG BETON

TIANG

BETON

Terbagi atas 2 kategori, yaitu precast pile dan cast in situ.

Precast pile dibuat dengan menggunakan penulangan biasa dan dapat berupa bujursangkar atau oktagonal atau lingkaran.

TIANG BETON

TIANG

BETON

Penulangan dilakukan untuk menahan momen lentur akibat pengangkatan dan pengangkutan , beban vertikal dan momen lentur akibat beban lateral.

Pile dibuat sesuai panjang yang diinginkan dan dirawat sebelum dibawa ke lokasi

TIANG BETON PRECAST

TIANG BETON

TIANG

BETON PRECAST

PRECAST

Precast

reinforced

concrete

pile

adalah

tiang pancang dari beton bertulang yang dicetak dan dicor dalam acuan beton (bekisting), kemudian setelah cukup kuat atau keras lalu diangkat dan dipancangkan.

Panjang yang lazim : 10 – 15 m

Beban yang lazim : 300 – 3000 kN

TIANG BETON

TIANG

BETON PRECAST

PRECAST

Keuntungan :

Dapat diberikan pemancangan keras Tahan korosi

Dapat dengan mudah dikombinasi dengan struktur atas yang terbuat dari beton

TIANG BETON

TIANG

BETON PRECAST

PRECAST

Kerugian

Sulit untuk mendapat hasil pemotongan yang tepat.

Sulit diangkut

Tiang pancang beton ini baru dipancang apabila sudah cukup keras hal ini berarti memerlukan waktu yang lama untuk menunggu sampai tiang pancang beton ini bisa digunakan;

Bila memerlukan pemotongan, maka pelaksanaannya akan lebih sulit dan

membutuhkan waktu yang lebih lama juga;

TIANG BETON

TIANG

BETON PRECAST

PRECAST

Kerugian

Bila panjang tiang kurang dan karena panjang tiang tergantung pada alat pancang (pile driving) yang tersedia, maka akan sukar untuk melakukan penyambungan dan memerlukan alat penyambung khusus;

Apabila dipancang di sungai atau di laut tiang akan bekerja sebagai kolom terhadap beban vertikal dan dalam hal ini akan ada tekuk sedangkan terhadap beban horizontal akan

bekerja sebagai cantilever.

TIANG BETON PRECAST

TIANG BETON PRECAST

PRA TEGANG

PRA TEGANG

Precast prestressed concrete pile adalah tiang pancang dari beton prategang yang menggunakan baja dan kabel kawat (tegangan ultimit sekitar 1800 MN/m2) sebagai gaya prategangnya.

Sebelum dicetak, kabel diberi tegangan sekitar 900-13000 MN/m2 lalu beton dituang di sekelilingnya. Setelah perawatan, kabel

dipotong sehingga menghasilkan gaya tekan

pada tiang.

TIANG BETON PRECAST

TIANG BETON PRECAST

PRA TEGANG

PRA TEGANG

Panjang yang lazim digunakan 10 – 45 m Panjang maksimum : 60 m Beban maksimum : 7500 – 8500 Kn Keuntungan pemakaian precast prestressed concrete pile adalah :

Kapasitas beban pondasi yang dipikulnya tinggi; Tiang pancang tahan terhadap karat; Kemungkinan terjadinya pemancangan keras

dapat terjadi.

TIANG BETON PRECAST

TIANG BETON PRECAST

PRA TEGANG

PRA TEGANG

Kerugian pemakaian precast prestressed concrete pile adalah :

Sukar ditangani; Biaya pembuatannya mahal; Pergeseran cukup banyak sehingga prategangnya sukar disambung.

TIANG BETON PRECAST

TIANG BETON PRECAST

PRA TEGANG

PRA TEGANG

Untuk tiang pancang jenis ini biasanya dibuat oleh pabrik yang khusus membuat tiang pancang, untuk ukuran dan panjangnya dapat dipesan langsung sesuai dengan yang diperlukan.

TIANG BETON PRECAST

TIANG BETON PRECAST

PRA TEGANG

PRA TEGANG

TIANG BETON PRECAST TIANG BETON PRECAST PRA TEGANG PRA TEGANG

TIANG BETON

TIANG

BETON CAST

CAST ININ SITU

SITU

TIANG BETON

TIANG

BETON CAST

CAST ININ SITU

SITU

Tiang pancang cast in place ini adalah pondasi yang dicetak di tempat pekerjaan dengan terlebih dahulu membuatkan lubang dalam tanah dengan cara mengebor.

Jenis tiang pancang ini bervariasi, kebanyakan telah dipatenkan oleh perusahaannya. Ada dua kategori tiang pancang ini, yaitu

dengan casing dan tanpa casing.

TIANG BETON

TIANG

BETON CAST

CAST ININ SITU

SITU

Pelaksanaan cast in place ini dapat dilakukan dengan dua cara :

1) Dengan pipa baja yang dipancangkan ke dalam tanah, kemudian diisi dengan beton dan ditumbuk sambil pipa baja tersebut ditarik ke atas;

2) Dengan pipa baja yang dipancangkan ke dalam tanah kemudian diisi dengan beton, sedangkan pipa baja tersebut tetap tinggal dalam tanah.

TIANG BETON CAST IN SITU

TIANG BETON CAST IN SITU

(cased)

(cased)

Panjang yang lazim digunakan : 5 – 15 m Panjang maksimum : 30-40 m Beban yang umum digunakan : 200 – 500 kN Beban maksimum : 800 kN

TIANG BETON CAST IN SITU TIANG BETON CAST IN SITU (cased) (cased) • Panjang yang lazim

Beban ijin :

TIANG BETON

TIANG

BETON CAST

CAST ININ SITU

SITU

Keuntungan :

Relatif murah

Dapat dilakukan inspeksi setelah penuangan beton

Mudah untuk diperpanjang Pembuatan tiang tidak menghambat pekerjaan;

Tiang tidak perlu diangkat, jadi tidak ada resiko kerusakan dalam pengangkutan;

Panjang tiang dapat disesuaikan dengan

keadaan di lapangan.

TIANG BETON

TIANG

BETON CAST

CAST ININ SITU

SITU

Kerugian :

Penyambungan susah dilakukan setelah beton mengeras

Casing yang tipis mungkin saja mengalami kerusakan akibat pemancangan.

Kebanyakan dilindungi oleh hak patent; Pelaksanaannya memerlukan peralatan khusus;

Beton dari tiang yang dikerjakan secara cast in place tidak dapat dikontrol.

TIANG BETON CAST IN SITU

TIANG BETON CAST IN SITU

(uncased)

(uncased)

Panjang yang lazim digunakan 5 – 15 m Panjang maksimum : 30-40 m Beban yang lazim digunakan 300-500 kN Beban maksimum : 700 kN

Beban ijin :

TIANG BETON CAST IN SITU TIANG BETON CAST IN SITU (uncased) (uncased) • Panjang yang lazim

TIANG BETON CAST IN SITU

TIANG BETON CAST IN SITU

Keuntungan :

(uncased)

(uncased)

Ekonomis Dapat diselesaikan pada berbagai kedalaman Kerugian :

Jika penempatan beton terlalu cepat, akan menghasilkan pori udara

Sulit disambung setelah beton mengeras. Pada lapisan lunak, dinding lubang mungkin

runtuh sehingga memencet/menekan beton

TIANG BETON CAST IN SITU

TIANG BETON CAST IN SITU

(uncased)

(uncased)

Tiang franki adalah termasuk salah satu jenis dari cast in place.

Adapun prinsip kerjanya adalah sebagai berikut :

  • 1. Pipa baja yang pada ujung bawahnya disumbat dengan beton yang dicor di dalam ujung pipa dan telah mengeras;

  • 2. Dengan drop hammer sumbat beton tersebut ditumbuk agar sumbat beton dan pipa masuk ke dalam tanah;

  • 3. Setelah pipa mencapai kedalaman yang direncanakan, pipa

terus diisi dengan beton sambil terus ditumbuk dan pipanya

ditarik ke atas.

TIANG BETON CAST IN SITU

TIANG BETON CAST IN SITU

(uncased)

(uncased)

Selain tiang franki ada beberapa jenis tiang pancang cast in place, yaitu

solid – point pipe piles, steel pipe piles, Raymond concrete pile, simplex concrete pile, based driven cased pile, dropped in shell concrete pile, dropped in shell concrete pile with compressed base section dan button dropped in shell concrete pile.

Jenis Fondasi Ukuran lazim Beban lazim (kN) Panjang Beban Maksimum Maksimum (m) (m) (kN) F. Baja
Jenis Fondasi
Ukuran
lazim
Beban
lazim (kN)
Panjang
Beban
Maksimum
Maksimum
(m)
(m)
(kN)
F. Baja
F. Beton precast
15 – 60
10 – 15
300 – 1200
300 – 3000
F. Beton precast
1 0 - 45
60 7500
– 8500
prestressed
F. Beton cast in
5 – 15
200 – 500
30-40
800
situ (cased)
F. Beton cast in
5 – 15
300-500
30-40
700
situ (uncased)
F. Kayu
10-20

Copyrights of RAB

Tiang Pancang

Komposit

Copyrights of RAB Tiang Pancang Komposit

Tiang Pancang Komposit

Merupakan TP yang terbuat dari 2 macam bahan yang berbeda yang bekerja secara bersama-sama sehingga merupakan satu kesatuan.

Kadang-kadang pondasi tiang dibentuk dengan menghubungkan bagian atas dan bagian bawah tiang dengan bahan yang berbeda, misalnya dengan bahan beton di atas muka air tanah dan bahan kayu tanpa perlakuan apapun disebelah bawahnya. Biaya dan kesulitan yang timbul dalam pembuatan sambungan menyebabkan cara ini diabaikan.

Tiang Pancang Komposit

  • 1. Water Proofed Steel and Wood Pile.

  • 2. Composite Dropped in – Shell and Wood Pile

  • 3. Composite Uncased – Concrete and Wood Pile.

  • 4. Composite Dropped – Shell and Pipe Pile

  • 5. Franki Composite Pile

Tiang Pancang Komposit

1. Water Proofed Steel and Wood Pile. •. Terdiri dari tiang pancang kayu untuk bagian yang di bawah M.A.T sedangkan bagian atas adalah beton. •. Kelemahannya adalah pada tempat sambungan apabila TP ini menerima gaya horizontal yang permanen.

Tiang Pancang Komposit

1. Water Proofed Steel and Wood Pile. •. Cara pelaksanaanya sebagai berikut:

  • a. Casing & core ( inti ) dipancang bersama-sama dalam tanah hingga mencapai kedalaman yang telah ditentukan dan ini harus terletak dibawah M.A.T yang terendah.

  • b. Kemudian core ditarik ke atas dan TP dimasukkan dalam casing & terus dipancang sampai mencapai lapisan tanah keras.

Tiang Pancang Komposit

1. Water Proofed Steel and Wood Pile. •. Cara pelaksanaanya sebagai berikut:

  • c) Setelah mencapai lapisan tanah keras pemancangan dihentikan dan core ditarik keluar dari casing. Kemudian beton dicor ke dalam casing sampai penuh terus dipadatkan dengan menumbukkan core ke dalam casing.

Tiang Pancang Komposit

  • 2. Composite Dropped in – Shell and Wood Pile

•. Hampir sama dengan tipe sebelumnya, hanya TP ini memakai shell yang terbuat dari bahan logam tipis permukaannya di beri alur spiral.

•. Secara singkat pelaksanaanya sebagai berikut:

  • a) Casing dan core dipancang bersama-sama sampai mencapai kedalaman yang telah ditentukan di bawah M.A.T.

  • b) Setelah mencapai kedalaman yang dimaksud core ditarik keluar dari casing dan tiang pancang kayu dimasukkan dalam casing terus dipancang sampai mencapai lapisan tanah keras.

Tiang Pancang Komposit

  • 2. Composite Dropped in – Shell and Wood Pile

    • b) Pada pemancangan tiang pancang kayu ini harus diperhatikan benar-benar agar kepala tiang tidak rusak atau pecah.

    • c) Setelah mencapai lapisan tanah keras core ditarik keluar lagi dari casing.

    • d) Kemudian shell berbentuk pipa yang diberi alur spiral dimasukkan dalam casing. Pada ujung bagian bawah shell dipasang tulangan berbentuk bujursangkar yang mana tulangan ini dibentuk sedemikian rupa sehingga dapat masuk pada ujung atas tiang pancang kayu tersebut. dari kayu.

Tiang Pancang Komposit

  • 2. Composite Dropped in – Shell and Wood Pile
    e) Lalu beton dicor ke dalam shell. Setelah shell cukup penuh dan padat casing ditarik keluar sambil shell yang telah terisi beton tadi ditahan terisi beton tadi ditahan dengan cara meletakkan core di ujung atas shell.

Tiang Pancang Komposit

  • 3. Composite Uncased – Concrete and Wood Pile.

Tiang pancang composit seperti ini sering dibuat oleh The Mac Arthur Concrete Pile Corp. •. Dasar pemilihan tiang composit tipe ini adalah:

•.

. Lapisan tanah keras dalam sekali letaknya sehingga tidak memungkinkan untuk menggunakan cast in place concrete pile, sedangkan kalau menggunakan precast concrete pile terlalu panjang, akibatnya akan susah dalam transport dan mahal.

•.

Tiang Pancang Komposit

  • 3. Composite Uncased – Concrete and Wood Pile.

.MAT terendah sangat dalam shg bila memakai TP kayu akan memerlukan galian yang cukup dalam agar TP tersebut selalu berada di bawah MAT terendah.

Tiang Pancang Komposit

  • 3. Composite Uncased – Concrete and Wood Pile.

•. Prinsip pelaksanaan tiang ini adalah sbb:

  • a. Casing baja dan core dipancang bersama-sama dalam tanah sehingga sampai pada kedalaman tertentu ( di bawah m.a.t )

  • b. Core ditarik keluar dari casing dan tiang pancang kayu dimasukkan casing terus dipancang sampai ke lapisan tanah keras.

  • c. Setelah sampai pada lapisan tanah keras core dikeluarkan dari casing & beton sebagian dicor dalam casing. Kemudian core dimasukkan lagi dalam casing.

Tiang Pancang Komposit

  • 3. Composite Uncased – Concrete and Wood Pile.

•. Prinsip pelaksanaan tiang ini adalah sbb:

d. Beton ditumbuk dengan core sambil casing ditarik ke atas sampai jarak tertentu sehingga terjadi bentuk beton yang menggelembung seperti bola di atas tiang pancang kayu tersebut.

e. Core ditarik lagi keluar dari casing dan casing diisi dengan beton lagi sampai padat setinggi beberapa sentimeter diatas permukaan tanah. Kemudian beton ditekan dengan core kembali sedangkan casing ditarik keatas sampai keluar dari tanah.

Tiang Pancang Komposit

  • 3. Composite Uncased – Concrete and Wood Pile.

•. Prinsip pelaksanaan tiang ini adalah sbb:

f. Tiang pancang composit telah selesai

Tiang Pancang Komposit

  • 4. Composite Dropped – Shell and Pipe Pile

•. Dasar pemilihan tipe tiang seperti ini adalah:

Lapisan tanah keras letaknya terlalu dalam bila digunakan cast in place concrete.

Muka air tanah terendah terlalu dalam kalau digunakan tiang composit yang bagian bawahnya terbuat dari kayu.

•. Cara pelaksanaan tiang tipe ini adalah sebagai berikut:

a. Casing dan core dipasang bersama-sama sehingga casing seluruhnya masuk dalam tanah. Kemudian core ditarik.

Tiang Pancang Komposit

  • 4. Composite Dropped – Shell and Pipe Pile

•. Cara pelaksanaan tiang tipe ini adalah sbb:

  • b. Tiang pipa baja dengan dilengkapi sepatu pada ujung bawah dimasukkan dalam casing terus dipancang dengan pertolongan core sampai ke tanah keras.

  • c. Setelah sampai pada tanah keras, core ditarik ke atas kembali.

  • d. Kemudian shell yang beralur pada dindingnya dimasukkan dalam casing hingga bertumpu pada penumpu yang terletak di ujung atas tiang pipa

Tiang Pancang Komposit

  • 4. Composite Dropped – Shell and Pipe Pile

•. Cara pelaksanaan tiang tipe ini adalah sebagai berikut:

d. baja. Bila diperlukan pembesian maka besi tulangan dimasukkan dalam shell dan kemudian beton dicor sampai padat.

e. Shell yang telah terisi dengan beton ditahan dengan core sedangkan casing ditarik keluar dari tanah. Lubang disekeliling shell diisi dengan tanah atau pasir. Variasi lain pada tipe tiang ini dapat pula dipakai tiang pemancang baja H sebagai ganti dari tiang pipa.

Tiang Pancang Komposit

  • 4. Composite Dropped – Shell and Pipe Pile

  • 5. Franki Composite Pile

•. Prinsip tiang hampir sama dengan tiang franki biasa hanya bedanya disini pada bagian atas dipergunakan tiang beton precast biasa atau tiang profil H dari baja.

•. Cara pelaksanaan tiang ini adalah sebagai berikut:

  • a. Pipa dengan sumbat beton dicor terlebih dahulu pada ujung bawah pipa baja dipancang dalam tanah dengan drop hammer sampai pada tanah keras. Cara pemasangan ini sama seperti pada tiang franki biasa.

Tiang Pancang Komposit

  • 5. Franki Composite Pile

  • b. Setelah pemancangan sampai pada kedalaman yang telah direncanakan, pipa diisi lagi dengan beton dan terus ditumbuk dengan drop hammer sambil pipa ditarik lagi ke atas sedikit sehingga terjadi bentuk beton seperti bola.

  • c. Setelah tiang beton precast atau tiang baja H masuk dalam pipa sampai bertumpu pada bola beton pipa ditarik keluar dari tanah.

  • d. Rongga disekitar tiang beton precast atau tiang baja H diisi dengan kerikil atau pasir.

Terima kasih

Terima

kasih