Anda di halaman 1dari 25

Drilled Shafts, Caissons

& Mandrel
Pemasangan Fondasi Tiang
Kelompok 3

Meldusto Kause
Albiyan P. Pratama
Mario J. M. Wangge
Desy Y. Tungga
Maria S. Pidor
Pengertian Pondasi Sumuran Cor
( Drilled Shaft)
Pondasi sumuran adalah suatu bentuk peralihan
antara pondasi dangkal dan pondasi tiang.
Pondasi ini digunakan apabila tanah dasar terletak
pada kedalaman yang relatif dalam. Jenis pondasi
dalam yang dicor ditempat dengan menggunakan
komponen beton dan batu belah sebagai
pengisinya

Pada umumnya pondasi sumuran ini terbuat dari


beton bertulang atau beton pracetak, yang umum
digunakan pada pekerjaan jembatan di Indonesia
adalah dari silinder beton bertulang dengan
diameter 250 cm, 300 cm, 350 cm, dan 400 cm.
Persyaratan Pondasi Sumuran
Daya dukung pondasi harus lebih besar
daripada beban yang dipikul oleh pondasi
tersebut.
Penurunan yang terjadi harus sesuai
dengan batas yang diijinkan (toleransi)
yaitu 1" (2,54cm).
Alasan Menggunakan Pondasi Sumuran
Pondasi sumuran adalah pondasi yang khusus,
dalam perakteknya terdapat beberapa kondisi yang
dapat dijadikan alasan untuk penggunaannya,
diantaranya adalah sebagai berikut :
Bila tanah keras terletak lebih dari 3 m, pondasi
plat kaki atau jenis pondasi langsung lainnya akan
menjadi tidak hemat (galian tanahnya terlalu dalam
& lebar).
Bila air permukaan tanah terletak agak tinggi,
konstruksi plat beton akan sulit dilaksanakan
karena air harus dipompa dan dibuang ke luar
lubang galian.
Dalam kondisi ini, pondasi sumuran menjadi pilihan
tepat untuk konstruksi yang tanah kerasnya
terletak 3-5 m.
Drilled Shaft
Make Effective Presentations
Using Awesome Backgrounds
Engage your Audience
Capture Audience Attention
Piles(Tiang) versus Drilled Shafts
Piles(Tiang) Drilled
Shafts

Pracetak dipancang ke dalam Cast-


in-situ
tanah
Kayu,baja, beton prategang
Beton bertulang
composite

Diameter maksimum ~24 in.


Diameter 6-8 ft
Keuntungan Drilled Shafts
biaya pemasangan dan
pembongkaran drill rig jauh lebih
murah dari pada peralatan
pancang.
bising dan vibrasi lebih kecil
dapat memeriksa keadaan tanah
diameter/panjang dapat diubah
dengan mudah menyesuaikan
kondisi lapangan
tidak terhalang batu(boulders)
tidak memerlukan pile cap.
Kerugian Drilled Shaft
Kebehasilan pelaksanaan tergantung
pada pengalaman dan kemampuan
kontraktor
Tidak ada soil displacement, sehingga
gesekan(skin friction) kecil.
Tidak menambah kepadatan tanah di
sekitar ujung tiang.
Full-scale load testing sangat mahal.
Drilled Shaft Construction
Drilled Shaft Construction
Caisson
Pondasi tiang bor atau kaison adalah
pondasi yang berbentuk kotak, bulat atau
kombinasi bentuk-bentuk tersebut
dengan tampang melintang melintang
yang relatif besar. Karena tampangnya
yang besar ini, bagian dalam fondasi
sering terbagi-bagi dalam ruangan-
ruangan. Pondasi kaison yang berbentuk
silinder atau kotak beton dibuat dengan
membenamkan silinder beton
ditempatnya, bersamaan dengan
penggalian tanah.
Tipe-Tipe Caisson
Kaison terbuka (open caisson)
Kaison pneumatic (pneumatic caisson)
Kaison apung (floating caisson)
Kaison Terbuka (Open
Caisson)
Kaison terbuka merupakan kaison yang pada
bagian atas dan bawahnya terbuka selama
pelaksanaan. Kaison ini, bila digunakan pada area
yang tergenang air, pelaksanaannya adalah
dengan membenamkan dan menggali tanah di
bagian dasarnya.
Kaison dimanfaatkan dengan memanfaatkan
beratnya sendiri, bersamaan dengan penggalian
tanah. Ketika pembenaman kaison mencapai
tanah keras yang diinginkan, dasar kaison ditutup
dengan beton dengan tebal antara 1,5 sampai 5
m.
Pada kaison terbuka, penutupan dilakukan di
bawah muka air.
Keuntungan Dan Kerugian
Keuntungan kaison terbuka:
1. Dapat mencapai kedalaman yang besar.
2. Biaya pembuatan relatif rendah.
. Kerugian kaison terbuka :
1. Dasar kaison tidak dapat diperiksa dan
di bersihkan.
2. Kualitas beton penutup dasar yang
dicor dalam air tidak bagus.
3. Penggalian pada tanah yang berbatu
sangat sulit.
Gambar Kaison Terbuka
Kaison Pneumatic (Pneumatic Caisson)
Kaison pneumatic merupakan kaison yang tertutup.
Penggalian tanah dilakukan dengan mengalirkan udara
bertekanan kedalam ruang kerja untuk penggalian. Dengan
cara ini penggalian dan pengecoran beton ke dalam
sumuran dilakukan dalam kondisi kering. Bentuk tubuh
kaison pneumatic hampir sama seperti kaison terbuka,
bedanya hanya pada bagian ruang kerja di bawah.
Penggalian dilakukan pada ruang kerja yang diberi tekanan
udara yang sama dengan tekanan air tanah untuk
mencegah aliran air masuk ke ruang kerja. Pintu udara,
kecuali dipakai untuk jalan keluar masuk pekerja juga
untuk mengeluarkan tanah galian. Untuk kaison yang besar
dapat dipakai 2 pintu udara, yang pertama untuk galian
sedang yang kedua untuk keluar masuk pekerja. Ruang
kerja diisi dengan beton pada waktu dasar kaison telah
mencapai kedalaman yang dikehendaki.
Gambar Kaison Pneumatic
Keuntungan dan Kerugian
Keuntungan :
1. Pelaksanaan dalam kodisi kering.
2. Kerena pengecoran beton dalam kondisi kering,
kualitas beton dapat seperti yang diharapkan.
3. Batu-batuan besar dapat dibongkar pada waktu
penggalian untuk membenamkan kaison.
. Kerugian :
1. Penggalian dengan tekanan udara membuat biaya
pelaksanaan tinggi.
2. Kedalaman penetrasi di bawah air terbatas
sampai kedalaman sekitar 40 m atau 400 kPa. Hal
ini karena tenaga manusia mempunyai ketahanan
terhadap tekanan udara yang terbatas
Kaison Apung (Floating
Caisson)
Kaison apung atau kaison box merupakan
kaison yang tertutup pada dasarnya. Kaison
tipe ini terbuat dari tipe beton bertulang
yang dicetak di daratan dan peletakkannya
dilakukan dengan mengapungkan kaison
tersebut setelah beton mengeras.
Pembenaman kaison ke dalam air atau
tanah yang berair, dilakukan dengan
dengan cara mengisikan, pasir, kerikil,
beton atau air ke dalamnya. Permukaan air
harus diperhitungkan selalu berada pada
beberapa meter di bawah puncak kaison
untuk mencegah air masuk ke dalamnya.
Keuntungan dan Kerugian
Keuntungan :
1. Biaya pelaksanaan rendah.
2. Dapat digunakan bila pembuatan tipe kaison
yang lain tidak memungkinkan
. Kerugian :
1. Tanah dasar harus digali atau ditimbun sampai
elevasi yang diinginkan.
2. Tipe ini hanya cocok bila tanah fondasi berada di
dekat permukaan tanah. Penggalian tanah yang
terlalu dalam mahal, karena tanah jenuh
cenderung longsor ke dalam lubang galian.
3. Tanah pendukung sering tidak padat, karena
pemadatan di dalam air sangat sulit.
Gambar Kaison Apung
Pemakaian Fondasi Kaison
Kaison sebagai bangunan fondasi
1. Fondasi jembatan (pilar dan pangkal jembatan)
2. Fondasi bangunan gedung
3. Fondasi mesin
. Kaison sebagai bangunan dibawah tanah
1. Basement bangunan
2. Sumur - sumur tambang
3. Jalan KA dibawah tanah
4. Terowongan
. Kaison sebagai bangunan tembok
1. Dinding dermaga
2. Konstruksi dinding kaison dll.
Mandrel-Driven
Mandrel adalah sebuah inti baja
yang digunakan untuk
menggerakkan shell baja tipis
kedalam tanah kemudian mandrel
ditarik dan sel baja diisi dengan
beton.
KESIMPULAN :
BERDASARKAN CARA PEMASANGAN

Drilled Shafts Dibor lobang silindris


dipasang tulangan dan dicor beton.
Caissons Kotak(box) atau silinder
dimasukkan ke dalam tanah dan diisi
dengan beton.
Mandrel driven shells Shell baja tipis
dipancang ke dalam tanah dan diisi
dengan beton.