Anda di halaman 1dari 9

ASSALAMMUALAIKUM Wr.

Wb
NAMA KELOMPOK :
1. Viktoria Roberto
2. Andro Irawan
3. Indra Saputra Harahap
Tema :
Manajemen Olahraga Tentang
Kepercayaan Diri
A. Definisi Manajemen
Manajemen adalah proses bekerjasama dengan individu atau kelompok untuk
mencapai tujuan-tujuan organisasi. Lebih lanjut dijelaskan manajemen adalah suatu
proses yang terdiri atas tindakan-tindakan yang meliputi perencanaan,
pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan yang dilakukan untuk menentukan
serta mencapai sasaran-sasaran yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan sumber
daya manusia dan sumber-sumber lainnya (Terry dalam Hasibuan 2005: 3).

manajemen adalah ilmu dan seni mengatur proses pemanfaatan sumber daya
manusia dan sumber-sumber lainnya secara efektif dan efisien untuk mencapai tujuan
tertentu. Dari beberapa definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa manajemen pada
organisasi olahraga adalah suatu tindakan yang dilakukan oleh pimpinan yang
berhubungan dengan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, pengontrolan, dan
penganggaran untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan.
B. Definisi Kepercayaan Diri

Maslow (dalam Alwisol, 2004:24), mengatakan bahwa kepercayaan diri itu diawali
oleh konsep diri. Menurut Centi (1993:9) konsep diri adalah gagasan seseorang tentang
diri sendiri, yang memberikan gambaran kepada seseorang mengenai dirinya sendiri.
Sullivan (dalam Bastaman, 1995:123) mengatakan bahwa ada dua macam konsep diri
yaitu, konsep diri positif dan konsep diri negatif. Konsep diri yang positif terbentuk
karena seseorang secara terus menerus sejak lama menerima umpan balik yang positif
berupa pujian dan penghargaan. Sedangkan konsep diri yang negatif dikaitkan dengan
umpan balik negatif seperti ejekan dan perendahan.
C. Aspek-Aspek dan Karakteristik Kepercayaan Diri
Menurut Lauster (1997) aspek- aspek orang yang memiliki kepercayaan diri yang positif adalah
Keyakinan akan kemampuan diri yaitu sikap positif seseorang tentang dirinya bahwa mengerti sungguh sungguh
akan apa yang dilakukannya.
Optimis yaitu sikap positif seseorang yang selalu berpandangan baik dalam menghadapi segala hal tentang diri,
harapan dan kemampuan.
Obyektif yaitu orang yang percaya diri memandang permasalahan atau segala sesuatu sesuai dengan kebenaran
semestinya, bukan menurut kebenaran pribadi atau menurut dirinya sendiri.
Bertanggung jawab yaitu kesediaan seseorang untuk menanggung segala sesuatu yang telah menjadi
konsekuensinya.
Rasional dan realistis yaitu analisa terhadap suatu masalah, suatu hal, sesuatu kejadian dengan mengunakan
pemikiran yang diterima oleh akal dan sesuai dengan kenyataan.
D. Faktor faktor yang Mempegaruhi dan Cara Menciptakan Kepercayaan Diri
Kepercayaan diri dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor yang dapat digolongkan menjadi dua, yaitu faktor
internal dan faktor eksternal.
1. Faktor internal
.Harga diri
.Kondisi fisik
.Pengalaman hidup
1. Faktor Eksternal
.Pendidikan
.Pekerjaan
.Lingkungan dan Pengalaman hidup
E. Cara Meningkatkan Kepercayaan Diri
Untuk mengembangkan rasa percaya diri yang proporsional maka individu harus memulainya dari dalam diri sendiri.
Hal ini sangat penting mengingat bahwa hanya individu yang bersangkutan yang dapat mengatasi rasa kurang
percaya diri yang sedang dialaminya. Berikut tips-tips untuk mengembangkan rasa percaya diri :
1. Evaluasi diri secara obyektif
2. Beri penghargaan yang jujur terhadap diri sendiri
3. Positive thinking
4. Gunakan self-affirmation
5. Berani mengambil resiko
6. Belajar mensyukuri dan menikmati rahmat Tuhan