Anda di halaman 1dari 13

M AT E R N I T AS

ABORSI

Yusuf Alfath Abdillah


Irsalina Hizwati
Annisa Karunia Fitri
Andini Pefrian Indah Sari
Miftakhul Janah
Nufrida Nur Hidayah
Definisi Aborsi
O Aborsi menurut Kamus Bahasa Indonesia
(2008) adalah terpencarnya embrio yang tak
mungkin lagi hidup (sebelum habis bulan
keempat dari kehamilan).
O Pada UU kesehatan, pengertian aborsi dibahas
secara tersirat pada pasal 15 (1) UU Kesehatan
Nomor 23/1992 disebutkan bahwa dalam
keadaan darurat sebagai upaya untuk
menyelamatkan jiwa ibu hamil atau janinnya,
dapat dilakukan tindakan medis tertentu.
Maksud dari tindakan medis tertentu, yaitu
aborsi.
Jenis-jenis Aborsi
Klasifikasi abortus atau aborsi berdasarkan dunia
kedokteran, yaitu:
1. Abortus spontanea
Abortus spontanea merupakan abortus yang
berlangsung tanpa tindakan/pengeluaran janin
secara spontan sebelum janin dianggap mampu
bertahan hidup. Aborsi ini dibedakan menjadi 3
yaitu :
. Abortus imminens
. Abortus insipiens
. Abortus inkompletus
. Abortus kompletus
Lanjutan..

2. Aborsi buatan/ sengaja/ Abortus Provocatus


Criminalis adalah pengakhiran kehamilan
sebelum usia kandungan 20 minggu atau berat
janin kurang dari 500 gram sebagai suatu akibat
tindakan yang disengaja dan disadari oleh calon
ibu maupun si pelaksana aborsi (dalam hal ini
dokter, bidan atau dukun beranak).

3. Aborsi terapeutik / Abortus Provocatus


therapeuticum adalah pengguguran kandungan
buatan yang dilakukan atas indikasi medik.
Faktor Penyebab
Terjadinya Aborsi
Penyebab-penyebab terjadinya aborsi ada 2 macam
:
1. infeksi akut :
. Virus : misalnya cacar, rubella, hepatitis
. Infeksi bakteri : misalnya streptokokus
. Parasit : misalnya malaria
2. infeksi kronis :
. Sifilis :biasanya menyebabkan abortus pada
trimester kedua
. Tuberkulosis biasanya menyebabkan paru
aktif.
. Keracunan misalnya keracunan tembaga,
timah, air raksa,
Dampak dari Tindakan Aborsi

Aborsi memiliki resiko yang tinggi terhadap


kesehatan maupun keselamatan seorang wanita.
Tidak benar jika dikatakan bahwa jika seseorang
melakukan aborsi ia tidak merasakan apa-apa dan
langsung boleh pulang.
Ada 2 macam resiko kesehatan terhadap wanita
yang melakukan aborsi:
1. Resiko kesehatan dan keselamatan secara
fisik
2. Resiko gangguan psikologis
1. Resiko kesehatan dan keselamatan fisik

Beberapa resiko yang akan dihadapi seorang wanita, seperti yang dijelaskan dalam buku
Facts of Life yang ditulis oleh Brian Clowes, yaitu:
Kematian mendadak karena
pendarahan hebat
Kanker indung telur (Ovarian Cancer)
Kematian mendadak karena pembiusan
Kanker leher rahim (Cervical Cancer)
yang gagal
Kelainan pada placenta/ari-ari (Placenta
Kematian secara lambat akibat infeksi
Previa) yang akan menyebabkan
serius disekitar kandungan
cacat pada anak berikutnya dan
Rahim yang sobek (Uterine pendarahan hebat pada saat kehamilan
Perforation) berikutnya.
Kerusakan leher rahim (Cervical enjadi mandul/tidak mampu memiliki
Lacerations) yang akan menyebabkan keturunan lagi (Ectopic Pregnancy)
cacat pada anak berikutnya.
Infeksi rongga panggul (Pelvic
Kanker payudara (karena Inflammatory Disease)
ketidakseimbangan hormon estrogen
Infeksi pada lapisan rahim
pada wanita)
(Endometriosis)
2. Resiko kesehatan mental

Proses aborsi bukan Pada dasarnya seorang wanita


saja suatu proses yang melakukan aborsi akan
yang memiliki resiko mengalami hal-hal seperti berikut
tinggi dari segi ini:
kesehatan dan Kehilangan harga diri (82%)
keselamatan seorang Berteriak-teriak histeris (51%)
wanita secara fisik,
Mimpi buruk berkali-kali
tetapi juga memiliki
mengenai bayi (63%)
dampak yang sangat
Ingin melakukan bunuh diri
hebat terhadap
keadaan mental (28%)
seorang wanita. Mulai mencoba menggunakan
obat-obat terlarang (41%)
Tidak bisa menikmati lagi
hubungan seksual (59%)
MENURUT HUKUM DI INDONESIA DAN
HUKUM ISLAM TENTANG ABORSI
ABORSI MENURUT HUKUM DI INDONESIA
Pasal 348 : (1) Barang siapa dengan
sengaja menggugurkan atau mematikan
Aborsi Menurut Hukum di kandungan seorang wanita dengan
Indonesia persetujuannya, diancam dengan pidana
Pasal 346 : Seorang wanita yang penjara paling lama lima tahun enam
bulan. (2) Jika perbuatan itu
sengaja menggugurkan atau mengakibatkan matinya wanita tersebut,
mematikan kandungannya atau diancam dengan pidana penjara paling
menyuruh orang lain untuk itu, lama tujuh tahun.
diancam dengan pidana penjara paling Pasal 349 : Jika seorang dokter, bidan
lama empat tahun. atau juru obat membantu melakukan
Pasal 347 : (1) Barang siapa dengan kejahatan berdasarkan pasal 346,
sengaja menggugurkan atau ataupun membantu melakukan salah satu
kejahatan dalam pasal 347 dan 348,
mematikan kandungan seorang wanita
maka pidana yang ditentukan dalam
tanpa persetujuannya, diancam pasal itu dapat ditambah dengan
dengan pidana penjara paling lama sepertiga dan dapat dicabut hak untuk
dua belas tahun.(2) Jika perbuatan itu menjalankan pencarian dalam mana
mengakibatkan matinya wanita kejahatan dilakukan.
tersebut, diancam dengan pidana
penjara paling lama lima belas tahun.
Aborsi Menurut Hukum Islam

Sebagaimana firman Allah


Swt:
Oleh karena itu Kami
Semua ahli fiqih sepakat mengenai tetapkan(suatuhukum) bagiBani
keharaman menggugurkan janin. Israil, bahwa: barangsiapayang
membunuh seorang manusia, bukan
Menggugurkan janin dinyatakan Karenaorang itu (membunuh) orang
haram oleh ijma (kesepakatan ulama) lain, atau bukan Karena
yaitu ketika janin tersebut telah membuatkerusakan di muka bumi,
memiliki ruh, karena pada fase ini, Maka seakan-akan dia Telah
membunuhmanusiaseluruhnya.
janin tersebut telah dapat disebut
(QS.Al-Maidah: 32)
sebagai manusia yang harus dihormati
Dan janganlah kamu membunuh
dan dimuliakan, sehingga jiwa yang diharamkan Allah
membunuhnya merupakan perbuatan (membunuhnya), melainkan dengan
kriminal yang sangat diharamkan suatu (alasan) yang benar
dalam agama. (menurut syara'). (QS Al Isra`: 33)
Lanjutan

Faktor yang membolehkan tindakan aborsi setelah janin berumur 120


hari antara lain:
Adanya penyakit turunan (genetik) pada janin.
Cacat yang tidak bisa disembuhkan.
Penyakit yang bisa menular kepada anak turun.
Berdasarkan dalil-dalil di atas, bahwa aborsi adalah haram pada
kandungan yang bernyawa atau telah berumur 4 bulan. Sebab, aborsi
dalam keadaan demikian adalah suatu tindakan kejahatan pembunuhan
yang diharamkan oleh Islam. Kecuali ada keterangan dari dokter yang
dapat dipercaya mengenai bahaya yang akan dialami oleh sang ibu bila
kehamilannya tetap diteruskan
Contoh Kasus Aborsi yang Terjadi
di Indonesia
Untuk biaya aborsi, R dikenakan
Kasus aborsi ini terjadi di Medan. biaya Rp 2 juta oleh tersangka. Diduga, R
Terkait kasus dugaan melakukan aborsi di melakukan aborsi atas kemauan dirinya
salah satu rumah yang diduga dijadikan sendiri
sebagai tempat praktek aborsi di Jalan Sebagaimana diberitakan
Lubuk Kuda Gang Marco Sentosa Lama sebelumnya, penggerebekan itu berawal
yang digerebek anggota Reskrim Poltabes dari adanya laporan masyarakat yang
Medan, Sabtu (12/12) lalu, dua orang telah menyebutkan bahwa satu rumah di Jalan
dijadikan tersangka dan masih ditahan di Lubuk Kuda Gang Marco Sentosa Lama
Mapoltabes Medan. Kedua tersangka yakni kerap kali dijadikan tempat praktek
Dr J dan Bidan M. aborsi.
Kasat Reskrim Kompol Gidion Arif Kemudian anggota Unit VC Reskrim
Setyawan SIK dan Kanit VC Poltabes Poltabes Medan melakukan penyelidikan
Medan AKP Ronny Nicolas Sidabutar SIK di lapangan sekaligus menggerebek
saat dikonfirmasi SIB, Senin (14/12) rumah tersebut. Dr J dan Bidan M yang
membenarkan bahwa pihaknya telah diduga sebagai pelaku aborsi tersebut
menetapkan Dr J dan Bidan M sebagai selanjutnya diboyong ke Mapoltabes
tersangka dan masih ditahan di Mapoltabes Medan untuk diperiksa. (M16/y)
Medan guna pengusutan lebih lanjut.
TERIMAKASIH