Anda di halaman 1dari 3

Iodine (Potassium Iodide atau Potassium Iodate)

Karakteristik
Berbentuk bubuk putih atau hampir putih atau kristal tidak berwarna; sedikit bersifat higroskopis.
Kelarutan
Sangat larut dalam air, larut dalam alkohol dan sangat larut dalam gliserol.
Stabilitas
Tidak stabil jika terkena cahaya.
Farmakologi
Berperan dalam produksi hormon tiroid dan pengobatan Iodine Deficiency Disorders. Iodine Deficiency Disorders dapat
menyebabkan pembesaran tiroid, sindrom kretinisme dan gangguan fungsi mental pada anak-anak dan orang dewasa. Anak
yang mengalami defisiensi iodine dilaporkan mengalami gangguan psikomotorik dan berpengaruh pada perkembangan IQ anak.
Bioavailabilitas
Lebih dari 90%
Dosis
Recommended Daily Intake iodine adalah:
50 mikrogram untuk usia lebih dari 12 bulan
90 mikrogram untuk usia 1 sampai 6 tahun
120 mikrogram untuk usia dari 7 sampai 12 tahun
Inkompabilitas
Iodine inkompatibel dengan aseton.

Sumber:
Martindale 36th ed, pp.2169-2171
Hong, L. (2013). The Role of Iodine in Cognitive Development in Children. Topics in Clinical Nutrition, 28(4), pp.364-372.
Omega 3 fatty-acid

Omega 3 merupakan long chain polyunsaturated fatty acids (LCPUFA) yang mengandung DHA (Docosahexaenoic
Acid) dan EPA (Eicosapentaenoic Acid) dapat berasal dari minyak ikan yang dimurnikan dan beberapa minyak
tanaman seperti flaxseed, chia seed, algae, walnut dan sayuran berwarna hijau.

Karakteristik
Omega 3 yang berasal dari minyak ikan yang dimurnikan merupakan campuran trigliserida asam lemak dari ikan
laut yang mengandung sekitar 18% EPA dan 12% DHA, berbentuk cairan kuning terang yang berbau seperti ikan.

Kelarutan
Praktis tidak larut dalam air; sedikit larut dalam alkohol; sangat larut dalam aseton dan heptana.

Stabilitas
Tidak stabil jika terkena cahaya.
Farmakologi
Memiliki aktivitas antithrombotik dan antiinflamasi.
Pengobatan hypertrigliserida dan mencegah infark miokard.
Meningkatkan perkembangan dan fungsi otak
Meningkatkan perkembangan kognitif anak.
Bioavailabilitas
-
Dosis
Untuk pengobatan hipertgliserida: 5 gram 2 kali sehari sediaan yang mengandung 17% EPA dan 11,5 % DHA atau 2
sampai 4 gram sehari sediaan yang mengandung 46% EPA dan 38% DHA.
Untuk pencegahan infark miokard: 1 gram setiap hari sediaan yang mengandung 46% EPA dan 38% DHA.
Untuk anak usia 2-10 tahun dianjurkan konsumsi DHA dan EPA 100-250 mg
Inkompabilitas
-
Efek Samping
Muntah, muntah, gangguan pada pencernaan dan diare

Sumber:
Martidale 36th ed, pp.1362-1363
Osendarp, S. (2011). The role of omega-3 fatty acids in child development.Olagineux, Corps gras, Lipides,
18(6), pp.307-313.