Anda di halaman 1dari 17

PERPINDAHAN PANAS

SECARA RADIASI
Grup 2 | Akbar Karuniawan | Agung Novianto | Agus Triyono | Budi Setiawan | M. Waris Tegar L.

Dosen Mata Kuliah | Lia Laila, ST., MT


Definisi dan Prinsip Kerja

Radiasi adalah
Radiasi adalah perpindahan
perpindahan energi
energi kalor
kalor
dalam bentuk
dalam bentuk gelombang
gelombang elektromagnetik.
elektromagnetik.
Padaperpindahan
Pada perpindahankalor
kalordengan
dengancara
cararadiasi
radiasi
keduabenda
kedua bendatidak
tidakharus
harusbersentuhan
bersentuhankarena
karena
kalorberpindah
kalor berpindahtanpa
tanpamelalui
melaluizat
zatperantara.
perantara.

Artinya,kalor
Artinya, kalortersebut
tersebutdipancarkan
dipancarkanke
kesegala
segala
araholeh
arah olehsebuah
sebuahsumber
sumberpanas
panasdan
dankalor
kalor
akanmengalir
akan mengalirkekesegala
segalaarah.
arah.
Overview

Secara sederhana, radiasi


berarti perpindahan kalor tanpa
melalui zat perantara atau
medium.
Radiasi termal adalah energi yang
dilepaskan oleh benda sebagai gelombang
elektromagnetik, karena adanya tumpukan
energi termal pada semua benda dengan
suhu di atas nol mutlak.

Radiasi termal muncul sebagai akibat


perpindahan acak dari atom dan molekul
benda. Karena atom dan molekul ini
terdiri dari partikel bermuatan (proton
dan elektron), pergerakan mereka
menghasilkan pelepasan radiasi
elektromagnetik yang membawa energi.
Media Radiasi

Perpindahan kalor secara radiasi dalam bentuk gelombang


Perpindahan kalor secara radiasi dalam bentuk gelombang
elektromagnetik, seperti cahaya tampak (merah, jingga,
elektromagnetik, seperti cahaya tampak (merah, jingga,
kuning, hijau, biru, nila, ungu dll), infra merah dan ultraviolet.
kuning, hijau, biru, nila, ungu dll), infra merah dan ultraviolet.

Semua benda memancarkan kalor. Pada hakekatnya proses


Semua benda memancarkan kalor. Pada hakekatnya proses
perpindahan kalor radiasi terjadi dengan perantaraan foton
perpindahan kalor radiasi terjadi dengan perantaraan foton
dan juga gelombang elektromagnet.
dan juga gelombang elektromagnet.

Semua bahan pada suhu mutlak tertentu akan menyinari


Semua bahan pada suhu mutlak tertentu akan menyinari
sejumlah energi kalor tertentu. Semakin tinggi suhu bahan
sejumlah energi kalor tertentu. Semakin tinggi suhu bahan
tadi maka semakin tinggi pula energi kalor yang disinarkan.
tadi maka semakin tinggi pula energi kalor yang disinarkan.
Proses radiasi adalah fenomena permukaan.
Proses radiasi adalah fenomena permukaan.
Radiasi dalam bentuk gelombang elektromagnetik atau disebut juga
dengan foton, yaitu partikel yang tidak mempunyai massa.
Biasanya foton dianggap sebagai pembawa radiasi elektromagnetik,
seperti cahaya, gelombang radio, dan Sinar-X.
Faktor Pengaruh Radiasi

Faktor-faktor yang mempengaruhi laju


perpindahan kalor secara Radiasi :
Luas permukaan bidang yang mengalami
pancaran kalor, semakin besar luas
permukaan semakin cepat perpindahan kalor
Suhu bidang yang mengalami pancaran
kalor, semakin besar beda suhu semakin
cepat perpindahan kalor
Emisivitas
Emisivitas

Emisivitas diberi lambing (e) adalah koefisien yang disebut emisivitas .


Emisivitas adalah ukuran seberapa besar pemancaran radiasi kalor
suatu benda dibandingkan dengan benda hitam.
Pengertian benda hitam sempurna disini adalah benda yang memiliki
kemampuan menyerap semua kalor yang tiba padanya, atau mampu
memancarkan seluruh energi yang dimilikinya.
Nilai emisivitas (e) bergantung pada jenis permukaan benda. Pemantul
sempurna (penyerap paling jelek, nilai e = 0, sedangkan benda hitam
sempurna dengan nilai e = 1 adalah benda penyerap sempurna sekaligus
pemancar sempurna radiasi kalor. Sedangkan nilai 0 < e < 1, benda yang
dapat menyerap dan pemancarkan radiasi hanya sebagian saja.
Emisivitas

Benda dengan emisivitas 1


disebut dengan black body.
Sementara emisivitas dari
beberapa material pada suhu
300 K dapat dilihat pada tabel
berikut.
Contoh Perpindahan Panas Secara Radiasi

Hangatnya tubuh ketika dekat dengan api unggun


Panas matahari sampai ke bumi meski melewati ruang hampa
Menjemur pakaian memanfaatkan perpindahan panas secara radiasi
Menetaskan telur ayam/bebek dengan cahaya lampu
Rumus Radiasi

JOSEP STEFAN (1835-1893) berdasarkan pada hasil eksperiman menyatakan


bahwa besarnya energy yang dipancarkan oleh suatu permukaan per waktu per
satuan luas sebanding dengan pangkat empat suhu permukaan.

Emisivitas benda (e) menyatakan suatu


ukuran seberapa besar pemancaran
radiasi kalor suatu benda.
Harga emisivitas ini bergantung pada dua
hal, yaitu :
1. Warna benda (Hitam > benda biasa >
Putih)
2. Permukaan Benda (Tingkat Kekasaran)
Rumus Energi Radiasi

Radiasi dari yang keluar dari suatu


permukaan benda juga
memancarkan suatu energi (Joule)
dan dapat ditentukan dengan
persamaan, yaitu :
Energi Persatuan Waktu

Dari dua persamaan diatas didapatkan penurunan rumus yang bisa


menentukan besarnya energy radiasi yang dipancarkan persatuan
waktu (daya radiasi), yaitu :
Energi Persatuan Waktu

Pada umumnya daya emisi (pancar) sama dengan daya


serap/absorbs suatu benda, sehingga dapat disimpulkan bahwa
pemancar yang baik merupakan penyerap yang baik pula.

CONTOH
Besi pada siang hari lebih panas dan pada malam hari lebih mudah
dingin daripada benda-benda lainnya.
Energi Persatuan Waktu

Dari contoh kasus yang ada, dapat disimpulkan bahwa jika suatu
benda permukaaannya bersuhu T dan disekitarnya suhunya TT maka
benda tersebut permukaannya tiap satu satuan luas dan tiap satu
satuan waktu memancarkan energi yang dapat memenuhi
persamaan, yaitu :
Hukum Pergeseran Wien

Untuk sebuah benda hitam, juga berlaku suatu hubungan antara panjang
gelombang dengan suhu mutlak, dapat dinyatakan dengan :

Hubungan diatas juga disebut dengan Hukum pergeseran Wien,


Panjang gelombang untuk intensitas cahaya maksimum berkurang
dengan meningkatnya suhu.
Terima Kasih