Anda di halaman 1dari 30

Kelompok 2:

Endang Amalia
Ernovia Rizky
Farras Amany Husna
Febriliani
Febrina Indah Kesuma

Dosen Pengampu:
Dr. Muslim Suardi, M.S.,Apt

HIGH ALERT MEDICATION


(obat-obat yang perlu diwaspadai)
PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI APOTEKER
FAKULTAS FARMASI
UNIVERSITAS ANDALAS
Selasa, 14 Maret 2017
PENDAHULUAN
PENGERTIAN

High-alert medications adalah obat yang sering


menyebabkan terjadi kesalahan/kesalahan
serius (sentinel event), obat yang berisiko tinggi
menyebabkan dampak yang tidak diinginkan
(adverse outcome) seperti obat-obat yang terlihat
mirip dan kedengarannya mirip (Nama Obat Rupa
dan Ucapan Mirip/NORUM) atau Look Alike Sound
Alike/LASA).
TUJUAN PENGELOLAAN HEM
Mencegah kesalahan pemberian obat akibat nama obat
yang membingungkan ( Look a like and sound a like drugs
) LASA/ SALAD.

Mengurangi/ menghilangkan kejadian kesalahan


pemberian elektrolit konsentrat.

Elektrolit konsentrat hanya disimpan di bagian farmasi,


tidak di ruang rawat, kecuali pada area tertentu sesuai
kebutuhan.

Mengurangi resiko medication error akibat obat-obat


atau cairan lain dalam kontainer yang tidak berlabel
JENIS-JENIS HIGH ALERT MEDICATION

Kelompok obat yang memiliki tampilan dan nama


mirip(Look-Alike Sound-Alike)

Kelompok elektrolit konsentrasi tinggi

Obar-obat sitostatika
LASA ( Look Alike Sound Alike )
LASA(Look Alike Sound Alike)atau NORUM (Nama Obat
Rupa
dan Ucapan Mirip) adalahobat yang memiliki kemasan
yang
terlihat mirip atau obat yang memiliki nama yang
terdengar mirip.

MenurutPermenkes RI No. 1691/MENKES/PER/VIII/2011 Tentang


Keselamatan Pasien Rumah Sakit,Look Alike Sound Alikemasuk
ke dalam obat-obatan
yang perlu diwaspadai (high-alert medications)
CONTOH OBAT-OBAT LASA
ELEKTROLIT KONSENTRAT

Berdasarkan pelayanan medis yang diberikan kepada


pasien maka unit yang dinilai membutuhkan
penempatan elektrolit konsentrasi tinggi di unit
pelayanan hanya berada di Intensive Care Unit (ICU)

Elektrolit konsentrat tidak boleh berada di ruang


perawatan, kecuali di ruang tersebut di atas, dengan
syarat disimpan di tempat terpisah, akses terbatas,
jumlah terbatas dan diberi label yang jelas untuk
menghindari penggunaan yang tidak disengaja.

Peresepan, penyimpanan, penyiapan, pemberian


elektrolit konsentrat di ruangan tersebut sesuai dengan
ketentuan yang berlaku tentang manajemen obat yang
perlu diwaspadai (high-alert medications).
CONTOH ELEKTROLIT KONSENTRASI TINGGI

KCl 7,46 %
MgSO4 50%
Ca Gluconas
Na Bicarbonat 8,4 %
NaCl > 0,9 %
Kalium klorida 2
mEq
Kalium fosfat 3
mmol
OBAT-OBAT SITOSTATIKA

Sebagia
Mengkontamin
Menyebabkan Karsinog n besar
asi pelaku
kematian sel en non
dispensing
targeted

Alkylating Agent (Amsacrine, Busulfan,Chlorambucil,dll), Antibiotik (Epirubicin, Bleomicin), Antimetabolit (Azacytidine, Cytarabin), Mitotic
Spindle (Docetaxel, Vinblastine, Vincristine), Topoisomerase Inhibitor (Irinotecan, Topotecan)
PROSEDUR PENYIMPANAN
Obat yang sering menyebabkan terjadinya kesalahan / kesalahan serius,
digudang farmasi dan di depo-depo farmasi ditempatkan pada tempat
yang terpisah dari obat-obat yang lain dan diberi penandaan/ label high
alert

Obat-obat high alert yang terdapat diruang perawatan harus


ditempatkan pada tempat yang terpisah (lemari khusus) dan diberi
penandaan label high alert

Obat-obat high alert yang harus disimpan pada suhu tertentu


(refrigerator) harus terpisah dari obat obat yang lain dan diberi
penandaan label high alert

Obat-obat hihg alert yang terdapat pada pada trolley emergency harus
ditempelkan label high alert
PROSEDUR PENYIMPANAN

OBAT LASA ELEKTROLIT KONSENTRASI TINGGI


LASA (Look Alike Sound Alike) me
Khusus untuk Elektrolit pekat (KCL 7,6
rupakan sebuah peringatan (warn
4%, MgSO4, NaCl 3%) hanya boleh disi
ing) untuk keselamatan pasien (p mpan diinstalasi farmasi dan diruang ra
atient safety) : obat-obatan yang wat intensif
bentuk / rupanya mirip dan peng Asisten apoteker (logistik farmasi/pelaya
ucapannya / namanya mirip TIDA nan farmasi) yang menerima obat seger
K BOLEH diletakkan berdekatan. a memisahkan obat yang termasuk kelo
Walaupun terletak pada kelompo mpok obat yang High Alert sesuai Daft
k abjad yang sama harus diselingi ar Obat High Alert
dengan minimal 2 (dua) obat den Tempelkan stiker merah bertuliskan Hig
gan kategori LASA diantara atau h Alert pada setiap kemasan obat high
alert
ditengahnya.
Berikan selotip merah pada sekeliling te
Biasakan mengeja nama obat den mpat penyimpanan obat high alert yang
gan kategori LASA saat memberi/ terpisah dari obat lain
menerima instruksi
PROSEDUR PELABELAN
Label untuk obat yang perlu diwaspadai dapat dibedakan menjadi
dua jenis :
1. HIGH ALERT untuk elektrolit konsentrasi tinggi, jenis
injeksi atau
infuse tertentu, mis. Heparin, Insulin, dll. Penandaan
obat High Alert dilakukan dengan stiker High Alert
Double Check pada obat.
2. LASA untuk obat-obat yang termasuk kelompok
LASA/NORUM
-Obat kategori Look Alike Sound Alike (LASA) diberikan
penanda dengan stiker LASA pada tempat penyimpanan
obat.
-Apabila obat dikemas dalam paket untuk kebutuhan
pasien,
maka diberikan tanda LASA pada kemasan primer obat
CONTOH PELABELAN HIGH ALERT
MEDICATION
Vial dan Ampul Kontainer atau Paket produk

LASA
Label High Alert Medication pada rak
penyimpanan di apotek
PENYIAPAN
Apoteker/Asisten Apoteker memverifikasi resep sesuai
Pedoman
Pelayanan Farmasi penanganan High Alert.

Garis bawahi setiap obat high alert pada lembar resep


dengan
tinta merah.

Dilakukan pemeriksaan ulang oleh petugas farmasi yang


berbeda
sebelum obat diserahkan kepada perawat.

Petugas farmasi pertama dan kedua, membubuhkan


tanda
tangan dan nama jelas di bagian belakang resep sebagai
bukti
telah dilakukan double check.

Obat diserahkan kepada perawat/pasien disertai dengan


informasi yang memadai dan menandatangani buku serah
terima obat
rawat inap
PENYERAHAN
PENYERAHAN/ SUPPLY

1. Semua wadah High Alert Medication, pengemasan produk dan sambungan vial
atau ampul yang dimasukkan ke ward/unit harus dilabel dengan HIGH ALERT
MEDICATION kecuali untuk preparasi nutrisi parenteral
2. High Alert Medication yang akan diberikan ke pasien haruslah tidak dilabel
sebagai high alert.
3. High alert Medication harus dicounterchecked sebelum dispensing

4. High Alert Medication harus dicek ketika penerimaan oleh provider pelayanan
kesehatan.
PENYERAHAN OBAT
Verifikasi 7 benar untuk mencapai medication
safety
Benar obat

Benar waktu
Benar dan
dokumentasi frekuensi
pemberian

Benar
Benar dosis
informasi

Benar
Benar rute
identitas
pemberian
pasien
HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKA
N
Setiap depo farmasi, ruang rawat, poliklinik harus memiliki
daftar
obat High alert.
Setiap tenaga kesehatan harus mengetahui penanganan khusus
untuk obat high alert
Prosedur peningkatan keamanan obat yang perlu diwaspadai
mulai dari peresepan, penyimpanan, penyiapan di farmasi dan
pemberian obat.
Obat high alert disimpan ditempat terpisah, akses terbatas,
diberi
label High alert
Tidak menyimpan obat di meja dekat pasien tanpa pengawasan
Melakukan pengecekan ganda
REFERENSI
Cohen MR, Smetzer JL, Tuohy NR, Kilo CM. High-alert medications:
safeguarding against errors. In: Cohen MR, ed. Medication Errors. 2nd
ed. Washington, DC: American Pharmacists Association; 2007.

TERIMA KASIH
R/ Mefinal 500 mg tab X
S 2 dd tab I (k/p)
R/ Omeprazole cap X
S 2 dd cap I (k/p)
R/ Neurosanbe tab XX
S 2 dd tab I
SKRINING ADMINISTRASI
Kesimpulan:
Resep tidak lengkap
Resep tidak lengkap karena SIP dokter dan identitas pasien tidak
lengkap
Solusi:
SIP dokter dapat dikonfirmasi kepada dokter untuk memastikan
keabsahan resep dan jenis kelamin, berat badan dan alamat pasie
n
dapat ditanyakan langsung kepada pasien
KESESUAIAN FARMASETIS

No. Kriteria Permasalahan Pengatasan


1. Bentuk sediaan - Sesuai
2 Stabilitas - Sesuai
3 Inkompatibilitas - Sesuai
4 Cara pemberian - Sesuai
5 Jumlah dan aturan pakai - Sesuai
1. Mefinal
komposisi : Asam Mefenamat 500 mg
Indikasi : Nyeri reumatik akut dan kronis, luka jaringan lunak, pegal
otot dan sendi, disminore, sakit kepala, dan sakit gigi.
Dosis : Dewasa dan anak >14 tahun awal 500 mg, kemudian
250mg/6 jam. Anak >6 bulan 3-6,5 mg/kg BB tiap 6 jam,
maksimal 7 hari.
Kontraindika : Hipersensitivitas, peradangan atau tukak pada pencernaan
makanan, gangguan ginjal/hati.
Perhatian : Hamil, dehidrasi, epilepsi dan asma.
Efek samping : Gangguan GI dan pendarahan, ulkus peptikum, sakit kepala,
mengantuk, pusing, cemas, gangguan visual, ruam kulit,
diskrasia darah, nefropati.
2. Omeprazole
komposisi : Omeprazol
Indikasi : Pengobatan jangka pendek tukak usus dan lambung,
refluks esofagitis yang erosif. Pengobatan jangka panjang
sindroma Zolinger-Ellison.
Dosis : Dewasa sehari satu kali 20-40 mg. Lama terapi : tukak
usus 2-4 minggu ; tukak lambung dan refluks esofagitis
yang erosif 4-8 minggu; sindroma Zolinger-ellison; sehari
sekali 60 mg, maksimal 30-120 mg. Dosis 80 mg harus
diminum dalam dosis terbagi.
Kontraindikasi: Hipersensitif terhadap omeprazol.
Perhatian : Singkirkan kemungkinan/keganasan jika diduga ada tukak
lambung.
Efek samping : Mual, sakit kepala, diare, konstipasi, ruam kulit, urtikaria,
protitus jarang terjadi.
3. Neurosanbe
Komposisi : Vit B1 100 mg, Vit B6 200 mg, Vit B12 200 mcg,
Metampiron 500 mg
Indikasi : Gangguan nyeri neurologis seperti neuritis, neuralgia,
terutama rasa nyeri yang berat.
Dosis : Sehari 3x1 tablet.
Kontraindikasi : Hipersensitivitas, hamil dan menyusui, penderita tekana
n darah sitolik <100 mmHg.
Perhatian : Jangan digunakan pada nyeri otot akibat flu atau
reumatik, gangguan hematologi, gangguan fungsi hati
atau ginjal.
Efek samping : Reaksi hipersensitivitas dan agranulositosis.
COMPOUNDING & DISPENSING

1. Ambil obat dalam jumlah yang dibutuhkan


Mefinal 10 tablet
Omeprazole 10 kapsul
Neurosanbe 20 tablet
2. Beri etiket putih dan serahkan kepada pasien
KONSELING PASIEN
Informasikan nama obat serta kegunaannya.
Obat yang diberikan harus diminum secara teratur, agar terapi pengobat
an yang diinginkan tercapai.
Konfirmasikan mengenai aturan pakai, kegunaan dari obat yang diberik
an dan cara penyimpanan yang benar.
Jelaskan cara pemberian obat
Mefinal diminum sehari dua kali satu tablet setelah makan
Omeprazole diminum sehari dua kali satu kapsul sesudah makan
Neurosanbe diminum sehari dua kali satu tablet setelah makan
Penyimpanan : Beri tahu pasien agar obat disimpan ditempat yang tidak
terkena cahaya matahari langsung, dan pada suhu kamar.
Sarankan pasien untuk menghubungi dokter jika ia merasa efek obat me
mbahayakan atau tidak sesuai dengan seharusnya.
Meminta pasien untuk mengulang seluruh instruksi yang telah diberikan
sebelum nya.
PENETAPAN HARGA
1. Mefinal 10 tablet = Rp. 10.000
laba 20% = Rp. 13.530
PPN 10% = Rp. 12.300

2. Omeprazole 10 kaps = Rp. 11.136


Laba 20% = Rp. 13.363
PPN 10% = Rp. 14.699

3. Neurosanbe 20 tab =Rp.40.000


Laba 20% = Rp. 48.000
PPN 10% = Rp. 52.800

Total = Rp. 12.300 + Rp. 14.699 + Rp. 52.800


= Rp. 79.799