Anda di halaman 1dari 28

Masalah

Neonatus, Balita
& Tatalaksana III
Defi Wahyuni S.ST
Seborrhea

Dermatitis seboroik merupakan kelainan


kulit berupa peradangan superfisial dg
papuloskuamosa yg kronik.
Tempat predileksi di daerah seboroik
yakni daerah yg kaya akan kelenjar
sebasea, seperti pd kulit kepala, alis,
kelopak mata, naso labial, bibir, telinga,
dada, axilla, umbilikus, selangkangan &
glutea.
Seborrhea

Didapatkan kelainan kulit yg berupa


eritem, edema, serta skuama yang kering
atau berminyak & berwarna kuning
kecoklatan dlm berbagai ukuran disertai
adanya krusta.
Disebabkan oleh adanya peningkatan
produksi sebum pd daerah kulit kepala &
daerah wajah yg terdapat banyak folikel
sebasea.
Seborrhea

Pada bayi terjadi pd usia antara 2 s d 10


minggu setelah kelahiran (biasanya 3
atau 4 mgg) & dapat juga berlanjut
seumur hidup.
Seborrhea

Etiologi
Jamur yaitu Pityrosporum ovale merupakan
faktor kausatif.
Faktor genetik & lingkungan sekitar mungkin
dapat pula sebagai pemicu dermatitis
seboroik, disamping faktor hormonal & imun.
Hipersensitif terhadap bakeri ataupun
antigen epidermal
Seborrhea

Gambaran Klinik:
Tempat predileksi dari dermatitis
seboroik meliputi kulit kepala, alis, bulu
mata, lipatan nasolabial, bibir, telinga,
dada, ketiak, lipatan bawah payudara,
pusar, lipatan paha, & lipatan bokong.
Bisa dg atau tanpa disertai rasa gatal.
Seborrhea
Gambaran Klinik:
Pada anak sering dimulai dg skuama eritem yg
non eksematous pd kulit kepala (cradle cap)
Di daerah selangkangan yg bermanifestasi
sebagai skuama kering atau bercak bulat/oval
berbatas tegas dg ukuran bermacam-macam yg
ditutupi oleh krusta berminyak berwarna coklat
kekuningan.
Cradle Cap ini biasanya muncul dalam 3 sampai
4 minggu setelah kelahiran & dapat meluas
disertai eritema ke daerah wajah, dada,
selangkangan & daerah-daerah flexural
Seborrhea
Penatalaksanaan:
Pada anak biasanya sembuh sendiri secara
spontan dalam 6 hingga 12 bulan dan
cenderung tidak rekuren hingga mencapai usia
pubertas.
Skuama dihilangkan menggunakan sisir yg
lembut khusus utk bayi.
Pembersihan krusta menggunakan larutan
asam salisilat 3-5% dalam minyak zaitun
ataupun pelarut air
Seborrhea

Penatalaksanaan:
Pengkompresan kulit kepala dg minyak
zaitun hangat (untuk skuama yg teba l
Pengolesan kortikosteroid berpotensi
rendah (hidrokortison 1%) dlm bentuk
krim atau lotion dlm beberapa hari
Penggunaan sampo ringan khusus utk
bayi
Bisulan
Furunkel ( boll = bisul ) adalah pradangan pada
folikel rambut pada kulit dan jaringan sekitarnya
yg sering terjadi pd daerah
bokong,kuduk,aksila,badan & tungkai.
Jika lebih dari satu disebut furunkulosis.
Disebabkan oleh berbagai faktor antara lain
akibat iritasi, kebersihan yg kurang,daya tahan
tubuh kurang & infeksi oleh staphylococcus
Aureus
Bisa juga disebabkan oleh bakteri lainnya atau
jamur.
Bisulan

Gejala Klinis:
Nyeri pd daerah ruam.
Ruam berupa nodul eritematosus, btk
kerucut & memiliki pustul.
Nodul dpt mjd abses yg berisi pus.
Setelah bbrp mgg, kbanyakan dpt pecah
sendiri dan hilang dg sendiri.
Bisulan
Tata laksana:
Kebanyakan furunkel tidak membutuhkan
pengobatan & sembuh dengan sendirinya.
Kebersihan daerah yg sakit & daerah sekitarnya.
Topikal : kompres hangat utk mengurangi nyeri
& melunakkan nodul.
Jangan memijit furunkel terutama pd daerah
sekitar hidung & bibir atas karena dapat
menyebabkan penyebaran kuman secara
hematogen.
Bisulan

Tata laksana:
Bila furunkel terjadi pd daerah yg janggai
seperti pd hidung atau telinga insisi.
Terapi antibiotika & antiseptik diberikan
tergantung kepada luas & beratnya penyakit.
Bila furunkel terjadi secara menetap atau
berulang atau dalam jumlah yg banyak maka
kenali faktor predisposisi adanya Diabetes
Melitus
Milliariasis
Miliariasis merupakan penyakit kulit yg
disebabkan oleh tertutupnya saluran kelenjar
keringat.
Miliariasis adalah kelainan kulit akibat retensi
keringat, ditandai dg adanya vesikel milier .
Milliariasis adalah dermatosis yg disebabkan
oleh retens keringat akibat tersumbatnya pori
kelenjar keringat.
Milliariasis disebut juga sudamina, biang
keringat, keringat buntet, liken tropikus, atau
pickle heat .
Milliariasis
Etiologi:
Udara yg panas & lembab.
Akibat tertutupnya saluran kelenjar keringat
terjadilah tekanan yg menyebabkan
pembengkakan saluran atau kelenjar itu
sendiri
Keringat yg menembus ke jaringan
sekitarnya menimbulkan perubahan-
perubahan anatomis pd kulit berupa papul
atau vesikel.
Milliariasis
Klasifikasi:
1. Miliaria kristalina
Vesikel berukuran 1-2 mm berisi cairan jernih tanpa
disertai kulit kemerahan, terutama pd badan setelah
banyak berkeringat.
Vesikel bergerombol tidak disertai tanda-tanda
radang atau inflamasi
Daerah predileksi lipat siku, lipat lutut, lipat payudara,
lipat paha dan punggung, dahi, leher, & dada.
Vesikel terletak sangat superfisial, kecil & tembus
terang, tidak disertai tanda-tanda inflamasi & mudah
pecah
Milliariasis
Klasifikasi:
2. Miliaria rubra
Lebih berat daripada miliariasis kristalina.
Terlihat papul merah atau papul vesikular
ekstrafolikular yg sangat gatal & pedih.
Kelainan bentuknya dapat berupa gelembung
merah kecil, 1-2 mm, dapat tersebar & dapat
berkelompok.
Lesinya berupa papulo vesikula eritematosa yg
sangat gatal & diskrit, kemudian konfluens dg dasar
merah, sering terjadi maserasi karena terhalangnya
penguapan kelembaban.
Milliariasis
Klasifikasi:
3. Miliaria profunda
Kelainan ini biasanya timbul setelah miliaria rubra.
Ditandai dg papula putih, kecil, keras, berukuran 1-3
mm.
Terutama terdapat di badan ataupun ekstremitas.
Karena letak retensi keringat lebih dalam maka
secara klinik lebih banyak berupa papula daripada
vesikel.
Tidak gatal, & tidak terdapat eritema.
Daerah predileksi dapat dimana saja, kecuali muka,
ketiak, tangan, & kaki.
Milliariasis

4. Miliaria pustulosa
Didahului oleh dermatosis yg
menyebabkan gangguan saluran kelenjar
ekrin & terjadi pustel superfisial.
Lesinya berupa pustula steril yg gatal,
tegas, superfisial & tak berhubungan dg
folikel rambut.
Milliariasis

Tata laksana:
Mayoritas Miliaria akan sembuh sendiri (self
limited) & tidak mebutuhkan pengobatan.
Seluruh bentuk miliaria berespon baik
terhadap pendinginan penderita dg
pengaturan suhu lingkungan.
Preparat calamine, menthol, camphor, dan
krim steroid topikal.
TERIMA
KASIH
WASSALAM