Anda di halaman 1dari 25

Clinical Science Report

Inversio Uteri
Preseptor: dr. Pom Harry Satria,
Sp.OG (K)

Putri
Ramadhani
121031100
1 BAGIAN OBSTETRI DAN GINEKOLOGI
BAB 1
Pendahuluan
PENDAHULUAN LATAR BELAKANG
PENDAHULUAN LATAR BELAKANG

Inversio uteri
keadaan dimana lapisan dalam uterus (endometrium) turun da
BAB 2
Tinjauan Pustaka
Tinjauan
Definisi
Pustaka
Tinjauan
Epidemiologi
Pustaka
Tinjauan
Etiologi
Pustaka

Inversi uteri non obstetri


Inversio uteri karena
tindakan

prosedur yang salah baik kala II ataupun kala III


sangat dominan disebabkan oleh faktor penolong
(4/5 kasus)
Harer dan Sharkly mendapatkan 76% kasus
disebabkan oleh teknik penanganan persalinan
yang salah.
Faktor-faktor yang memudahkan terjadinya inversio
uteri :
1. Tonus otot rahim
yang lemah, yaitu
uterus yang lembek,
lemah, tipis
dindingnya.
2. Tekanan atau
tarikan pada fundus
(tekanan
intraabdominal,
tekanan dengan
tangan, tarikan tali
pusat yang
berlebihan)
Tinjauan
Klasifikasi
Pustaka

Berdasarkan pada waktu kejadian


: Kronis
Berdasarkan derajat kelainan :
Tinjauan
Patofisiologi
Pustaka

Mekanisme patofisiologis yang mendasari


inversio uteri yang sebenarnya masih
belum diketahui
Inversi uteri dapat terjadi bila uterus terus
melanjutkan kontraksi memaksa fundus
terbalik atau massa fundus terbalik ke arah
segmen bawah uterus.

Jika serviks berdilatasi dan kekuatan kontraksi


cukup kuat melalui dinding endometrium
akan menghasilkan inversi lengkap.

Jika kontraksi kurang kuat fundus akan


terjebak dalam rongga rahim menghasilkan
inversi parsial
Tinjauan
Patofisiologi
Pustaka

inversi lengkap pada fundus melalui serviks


jaringan serviks berfungsi sebagai band
konstriksi dan edema akan cepat terbentuk
Massa kemudian tumbuh semakin prolaps
menghalangi aliran vena dan arteri edema
lambat ditangani nekrosis jaringan.

karena servik mendapatkan pasokan


darah yang sangat banyak inversio
uteri yang total renjatan vasovagal dan
memicu perdarahan pasca persalinan
yang masif akibat atonia uteri yang
menyertainya.
Tinjauan
Gejala Klinis
Pustaka
Inversio uteri sering kali tidak
menampakkan gejala yang khas,
sehingga diagnosis sering tidak dapat
ditegakkan pada saat dini.

Syok merupakan gejala yang sering


menyertai suatu inversio uteri

Syok dapat disebabkan karena perdarahan,


nyeri hebat, akibat ligamentum yang terjepit
di dalam cincin serviks dan rangsangan serta
tarikan pada peritoneum atau akibat syok
kardiovaskuler
Tinjauan
Diagnosis
Pustaka
Tinjauan Diagnosis
Pustaka banding
Tinjauan Penatalaksana
Pustaka an
Tinjauan Penatalaksana
Pustaka an
Penatalaksanaa
n
Reposisi
Tinjauan
Pustaka
Komplikasi

1. Keratinisasi mukosa vagina dan


portio uteri
2. Dekubitis
3. Hipertropi serviks uteri dan
elongasioa
4. Gangguan miksi dan stress
inkontenensia
5. Infeksi saluran kencing
6. Infertilitas
7. Gangguan partus
8. Hemoroid
9. Inkarserasi usus
Tinjauan
Prognosis
Pustaka

Kematian karena kasus inversio uteri cukup tinggi


yaitu 15 75% dari kasus

Walaupun inversio uteri kadang-kadang terjadi


tanpa banyak gejala dan penderita tetap dalam
keadaan baik, tetapi sebaliknya dapat pula terjadi
keadaan darurat sampai terjadi kematian
penderita baik karena syoknya sendiri ataupun
karena perdarahannya.
BAB 3
Penutup
Penutup Kesimpulan

Inversio uteri adalah salah satu dari kejadian


pendarahan post partum.
Perdarahan Postpartum adalah suatu
kejadian mendadak dan tidak dapat
diramalkan yang merupakan penyebab
kematian ibu di seluruh dunia
Sebab yang paling umum dari pendarahan
seorang ibu dengan pendarahan hebat akan
cepat meninggal jika tidak mendapat
perawatan medis yang sesuai, termasuk
pemberian obat-obatan, prosedur klinis
sederhana, transfusi darah dan atau operasi.
TERIMA
KASIH