Anda di halaman 1dari 99

FISIKA TERAPAN 1

Oleh :

Ir. Soebyakto, MT.

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 1


UPS Tegal
Pendahuluan
Ilmu Pengetahuan Alam ( IPA ) merupakan hasil
kegiatan manusia berupa pengetahuan, gagasan,
dan konsep yang terorganisasi tentang alam
sekitarnya, yang diperoleh dari pengalaman
melalui serangkaian proses ilmiah. Proses ini
antara lain meliputi penyelidikan, penyusunan
dan pengujian gagasan gagasan.IPA adalah
program untuk menanamkan dan
mengembangkan ketrampilan, sikap dan nilai
ilmiah serta mencintai dan menghargai
kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 2


UPS Tegal
Ilmu Pengetahuan Alam ( IPA ) atau Natural
Science adalah ilmu yang mempelajari
mengenai fenomena (kejadian) alam dan
hukum-hukum alam.
Pada mulanya dalam proses pembagian, empat cabang
ilmu pengetahuan telah diperkenalkan.
a. Kimia : studi sifat sifat zat.
b. Fisika : studi gaya gaya yang bekerja pada zat.
c. Geologi : studi zat sebagaimana yang terjadi di bumi.
d. Biologi : studi zat sebagaimana yang terjadi dalam
organisme hidup.
Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 3
UPS Tegal
Pada mulanya dalam proses pembagian, empat cabang ilmu
pengetahuan telah diperkenalkan.
a. Kimia : studi sifat sifat zat.
b. Fisika : studi gaya gaya yang bekerja pada zat.
c. Geologi : studi zat sebagaimana yang terjadi di bumi.
d. Biologi : studi zat sebagaimana yang terjadi dalam
organisme hidup.

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 4


UPS Tegal
KKNI
(Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia)
Teori Praktek
1) Karakter ( 20 % ) ( 20% )
2) Ketrampilan ( 30 % ) ( 50% )
3) Pengetahuan ( 50 % ) ( 30% )

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 5


UPS Tegal
Materi Fisika Terapan 1
1. Besaran dan Satuan
2. Kinematika dan Dinamika (Mekanika)
3. Usaha dan Energi
4. Getaran dan Gelombang
5. Fluida
6. Suhu dan Kalor
7. Termodinamika

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 6


UPS Tegal
BAB 1 BESARAN DAN SATUAN
Besaran adalah segala sesuatu yang
mempunyai nilai, yang dapat diukur dan
dapat dinyatakan dengan angka.

BESARAN

BESARAN POKOK BESARAN TAMBAHAN BESARAN TURUNAN

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 7


UPS Tegal
BESARAN POKOK
Besaran pokok atau besaran dasar adalah besaran yang digunakan
sebagai dasar untuk mendefinisikan besaran lain. Besaran pokok ini
bebas terhadap besaran pokok lainnya.
SI ( Sistem Internasional), ada 7 Besaran Pokok & 2 besaran
Tambahan :

NO BESARAN POKOK SATUAN DIMENSI


1. Panjang Meter (m) L
2. Massa Kilogram (kg) M
3. Waktu Detik / Sekon (s) S
4. Kuat Arus Ampare (A) I
5. Suhu Kelvin (K)
6. Intensitas Cahaya Candela (Cd) J
7. Jumlah Zat Mole (mol) N

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 8


UPS Tegal
Metrologi Ilmiah dibagi oleh BIPM (Bereau
International des Poids et Measures), Biro
Internasional Timbangan dan Takaran menjadi 9
bidang teknis:
1.massa dan besaran terkait
2.kelistrikan
3.panjang
4.waktu dan frekuensi
5.suhu
6.radiasi pengion dan radioaktivitas
7.fotometri dan radiometri
8.akustik
9.jumlah zat
Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 9
UPS Tegal
BESARAN TAMBAHAN

Besaran yang tidak berdimensi.


Ada 2 jenis besaran tambahan :

NO BESARAN TAMBAHAN SATUAN

1. Sudut Datar Radian (rad)

2. Sudut Ruang Steradian (sr)

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 10


UPS Tegal
SUDUT DATAR

= 360o = 2
90o
180o =
= pi = 3,14
1
180o 0 = 360
o o
1 0

180
60 1
60 0
180 3

270o theta
S 2 .R R = 6371 km

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 11


UPS Tegal
ALFABET YUNANI
Alpha Nu N
Beta B Xi
Gamma Omicron
Delta Pi
Epsilon E Rho P
Zeta Z Sigma
Eta H Tau T
Theta Upsilon
Iota Phi ,
Kappa K Chi X
Lambda Psi
Mu M Omega
Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 12
UPS Tegal
S 2 .Rbumi 1 Jam = 15o

360 o 2 x3,14 x6371km 1 Jam = 60 menit = 60

360 40009,88
o
1 Menit = 60 detik = 60
40009,88
1
o
111,139 km
360

360 o
15o
24

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 13


UPS Tegal
BESARAN POKOK : WAKTU

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 14


UPS Tegal
BESARAN POKOK : PANJANG

Longitude
Latitude

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 15


UPS Tegal
Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 16
UPS Tegal
Tugas 1
1) Mencari jarak antara dua kota di google
map atau google earth, dengan
ketentuan beda posisinya lebih dari 1 o !
2) Buat segiempat beserta diagonalnya
dengan kawat beton d = 6mm. Hitung
diagonalnya !

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 17


UPS Tegal
Cu .........cm

Ch A B ........cm
2 2

C h Cu
Nilai 100 | | x100 .....
Ch

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 18


UPS Tegal
Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 19
UPS Tegal
Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 20
UPS Tegal
SUDUT RUANG

1 bola = 4 steradian = 12,57 steradian

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 21


UPS Tegal
AB ( Ax Bx ) 2 ( Ay B y ) 2

AB ( Ax Bx ) 2 | Ax Bx |

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 22


UPS Tegal
BESARAN TURUNAN

No Besaran Turunan Satuan


Besaran Turunan .
adalah besaran yang 1. Tekanan Pascal ( Pa )
2. Gaya Newton ( N )
diturunkan dari satu 3. Energi Joule ( J )
4. Daya Watt ( W )
atau lebih besaran 5. Frekuensi Hertz ( Hz )
6. Muatan listrik Coulomb ( c )
pokok. 7. Beda Potensial Volt ( V )
8. Hambatan listrik Ohm ( )
9. Fluks magnet Weber ( Wb )
10. Induksi magnet Tesla ( T )
11. Induktansi Henry ( H )
12. Fluks cahaya Lumen ( Ln )
13. Kuat Penerbangan Lux

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 23


UPS Tegal
SISTEM SATUAN

SISTEM SATUAN

SISTEM METRIK SISTEM INGGRIS SISTEM INTERNASIONAL

fps
MKS (m kg s) Foot / feet (ft) Menetapkan
CGS (cm gr s) Pound (lb) 7 besaran pokok dan
Second (s) 2 besaran tambahan

Massa -> Slug

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 24


UPS Tegal
Standar Panjang dan Waktu
.

n n Jumlah getaran
f
t f frekuensi (Hz )
v . f t waktu
L n. n = 1.650.763,73

86
Kr

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 25


UPS Tegal
Standar Massa

Massa jenis zat = Massa zat dibagi Volume


zat
M
M .V
V

airmurni 1gr / cm3 1000kg / m 3


1
V 1liter 10 3 0,001m 3
1000

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 26


UPS Tegal
PENGUKURAN & ALAT UKUR

Cara membaca mistar

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 27


UPS Tegal
JANGKA SORONG / SIGMAT

Ketelitian pengukuran dengan jangka sorong 0,1 mm.

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 28


UPS Tegal
Cara membaca skala nonius pada jangka sorong

Pada kedudukan seperti pada gambar, jangka sorong menunjukkan panjang 3,4
cm lebih. Jika kita perhatikan skala nonius, hanya ada satu garis skala nonius
yang berimpit dengan garis skala utama, yaitu pada angka 9. Dengan demikian,
lebihnya 9 x 0,1 mm = 0,9 mm = 0,09 cm. Jadi hasil pengukuran didapat 3,4 +
0,09 cm = 3,49 cm.

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 29


UPS Tegal
MIKROMETER ULIR (SKRUP)

0,5
Ketelitian Mikrometer Ulir = x 1 mm 0,01 mm
50

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 30


UPS Tegal
Cara membaca mikrometer ulir

Pada skala tetap 5,5 mm


Pada skala putar 0,44 mm

Hasil pengukuran 5,94 mm

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 31


UPS Tegal
BESARAN VEKTOR & BESARAN SKALAR

1) Besaran Vektor adalah besaran yang selain


memiliki besar atau nilai juga mempunyai arah,
misalnya kecepatan, percepatan, gaya,
momentum, momen gaya, medan listrik, medan
magnet, dsb.
2) Besaran skalar adalah besaran yang hanya
mempunyai besar atau nilai saja. Misal :
panjang, waktu, massa, volume, kelajuan,
energi, daya, suhu, potensial listrik, dsb.

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 32


UPS Tegal
BESARAN VEKTOR

Menjumlahkan vektor Perkalian vektor

Cara Jajaran Genjang Dot Product


(Perkalian titik)

Cara Analitik
Cross Product
(Perkalian Silang)
Cara Poligon

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 33


UPS Tegal
Cara Jajaran Genjang

R F1 F2
2 2
| R | | F1 | | F2 | 2 | F1 | . | F2 | . cos


| F2 | | F1 | |R|

sin sin sin( )

R=2+3=5

R Rx i R y j

R 2i 3 j

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 34


UPS Tegal
y
sin
r
x
cos
r
y
tan
x
r r
sec csc
x y

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 35


UPS Tegal
Cara Analitik
F1X = F1 cos
F1Y = F1 sin
F2X = F2 cos
F2Y = F2 sin

Resultan pada masing-masing


sumbu.
Pada sumbu x :
Fx = F1x - F2X
= F1 cos - F2 cos (1-5)
Pada sumbu y :
Fy = F1y + F2y
= F1 sin + F2 sin

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 36


UPS Tegal

| R | F F
X
2
Y
2


R Rx i R y j

tan
F Y

F X

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 37


UPS Tegal
Cara Poligon

tan
Ay B y C y
Ax Bx C x A Axi Ay j

tan 1 (
Ay B y C y
)
B Bx i B y j
Ax Bx C x
C C x i C y j

R A B C ( Ax Bx C x )i ( Ay B y C y ) j
Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 38
UPS Tegal
Perkalian Vektor

Perkalian skalar antara dua vektor ( dot


product = perkalian titik )
Perkalian vektor antara dua vektor ( cross
product = perkalian silang )


a xb c

a.b ab cos | axb | ab sin

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 39


UPS Tegal
Perkalian vektor satuan
ixi = jxj = 0
i x j = k ; j x i = k ; j x k = i
k x j = i
kxi = j
i x k = j
i = j = k =1
Cos 90 = 0 ; Sin 90 = 1
Sin 0 = 0 ; Cos 0 = 1
i x i = 0, karena i x i = i Sin 0 = 0
i . i = 1, karena i . i = i Cos 0 = 1

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 40


UPS Tegal
Pengertian Kinematika & Dinamika

Cara menyelidiki dan menyatakan gerak


benda, tanpa memandang sebab
musababnya, merupakan bagian mekanika
yang disebut Kinematika.
Karena adanya tarikan atau dorongan, yang
disebut gaya, laju dan arah gerak benda
dapat berubah jika kita mengetahui
bagaimana suatu benda bergerak, kita akan
dapat menentukan gaya yang menyebabkan
gerak benda tersebut. Bagian mekanika yang
mencari hubungan antara gaya dan gerak
disebut Dinamika.

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 41


UPS Tegal
Skalar dan Vektor
A+B=C
1+1=2

A B C

1i 1 j C

C x 2 y 2 12 12 2

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 42


UPS Tegal
Kinematika

1) Gerak Lurus Beraturan (GLB)


2) Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)
3) Memadu Gerak GLB dan GLBB
4) Gerak Vertikal
5) Gerak Melingkar Beraturan

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 43


UPS Tegal
S v.t
vt vo a.t
vt vo a.t
S vo .t 1
2 a.t 2

1
S vo .t a.t 2
2

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 44


UPS Tegal
v s

v r

v
v s.
r
v s v
.
t t r

v2
asp
r

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 45


UPS Tegal
Hukum Newton
Hukum I Newton : F = 0
Hukum II Newton : F = m.a = dP/dt
Hukum III Newton : Faksi = - Freaksi
Hukum Newton tentang Gravitasi : M .m
F G
r2
F = gaya (N); m = massa (kg); a = percepatan
(m/s2)
P = momentum (kg.m/s); t = waktu (detik)
P = m.v ; v = kecepatan (m/s)
Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 46
UPS Tegal
Hukum II Newton

Fy = 0

Fy + N W = 0

Fx f = m.a

f . N

koef . gesekan

Fx = F.cos

Fy = F.sin

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 47


UPS Tegal
Hukum I Newton Fy = 0
F = 0
Fx = 0
F-f=0

N-W=0

F = gaya dorong (N)

f = gaya gesekan (N)

N = gaya normal (N)

W = gaya berat (N)

1) Benda diam
2) Benda tepat akan bergerak
3) Keseimbangan statis

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 48


UPS Tegal
Hukum Newton II
Mesin Mobil dimatikan

dP
dP W . sin f
F dt
dt
f .N
dp
Diferensial P terhadap t atau turunan
dt
P terhadap t
Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 49
UPS Tegal
dv
m.g . sin .N m.
dt N = gaya normal
(N)
F y 0 = koefisien
gesekan
N W . cos 0 W = berat benda
(N)
W m.g F = gaya (N)

N m.g . cos
m.g . sin .m.g . cos m.a
a g (sin . cos )
Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 50
UPS Tegal
Jika jalan miring dan licin, = 0, maka

a g . sin
Jika jalan lurus , =0 a = g.sin 0 = 0
F = 0 ( Hukum I Newton )

Jika Mesin Mobil dihidupkan, ada gaya F


dP
F W . sin f
dt
Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 51
UPS Tegal
F m.g . sin .m.g . cos m.a
F
a g (sin . cos )
m
Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 52
UPS Tegal
F
a
m
F m.a
Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 53
UPS Tegal
Latihan
1) Seorang ingin menyeberangi sungai dari A ke
B. Laju air sungai adalah 10 m/s arah ke
kanan. Jika perahu dianggap bergerak dengan
laju tetap, arah tegak lurus tepi sungai.
Tentukan laju dan arah perahu terhadap tanah
agar maksud di atas tercapai.

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 54


UPS Tegal
AB AC BC 50 20 2900
2 2 2 2

AB 53,9m
BC 20
S v.t
t 2 det
vs 10
S AB 53,9
v 26,95m / s
t t 2
Y 50
a tan 1 ( ) tan 1 ( ) 68,2o
X 20 AC
tan a Y
x BC

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 55


UPS Tegal
2) Sebuah benda yang terletak di lantai licin
ditarik oleh dua buah gaya masing-
masing F1 = 5 N dan F2 = 4 N. kedua
buah gaya tersebut berturut-turut
membentuk sudut tetap terhadap lantai
= 30 dan = 45 . (a) Berapakah
besarnya resultan gaya yang dilakukan
oleh kedua gaya tersebut ? (b) Berapa
besar sudut, arah resultan gaya tsb ?

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 56


UPS Tegal

3) Dua buah vektor A 4i 3 j dan

B 6i 6 j

(a) Gambar dua vektor tsb dalam sistem


koordinat kartesius !
(b) Hitung resultan dua vektor tsb !
(c) Tentukan arah resultan vektor !

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 57


UPS Tegal
4) Dua buah mobil A dan B mula-mula berjarak 4
km satu sama lain, keduanya kemudian
bergerak bersamaan, mobil B mengikuti mobil
A. Bila mobil A kecepatannya 36 km/jam dan
mobil B kecepatannya 72 km/jam, kapan dan
dimana mobil A dapat bertemu dengan mobil B
?

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 58


UPS Tegal
S BC Vb .t 72.t 72t 36t 4
S AC Va .t 36.t 36t 4
S BC S AC 4 S BC ........ ?
4 1 1
t jam x3600 400 det ik
36 9 9 S AC ........ ?

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 59


UPS Tegal
Faktor Konversi Ukuran
1 inch ( 1 dim ) = 2,54 cm
1m = 100 cm
1 dm = 100 mm
1 cm = 10 mm
1 ton = 1000 kg
1 kg = 1000 g
1 hg (ons) = 100 g

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 60


UPS Tegal
Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 61
UPS Tegal
4) Sebuah mobil massanya 700 kg, massa
penumpang dan barang bawaannya 300
kg. Koefisien gesekan roda ban mobil
dengan jalan 0,4, percepatan gravitasi
bumi 9,8 m/s2. (a) Lukiskan gaya-gaya
yang bekerja pada mobil ! (b) Berapa
gaya dorong mesin mobil jika mobil
bergerak dengan percepatan 9 km/jam 2 ?

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 62


UPS Tegal
GERAK HARMONIK
(1)Pegas (2) Ayunan Sederhana

Pegas Diam f = 20 20000 Hz


m.g
k Hukum Hooke
x F = k.x

Pegas Bergetar
n
f 2f
t
k m 2
f
1
2
k
m
Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 63
UPS Tegal
Ayunan Sederhana

x L sin
m.g n
k f
L t

k m 2

f
1 g F k .x
2 L
Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 64
UPS Tegal
Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 65
UPS Tegal
KERJA DAN ENERGI

Usaha dalam kehidupan sehari-hari berarti


upaya untuk mencapai suatu tujuan.Usaha
dalam pengertian fisika berarti merupakan
proses suatu perubahan energi.
Usaha yang dilakukan oleh gaya berat
adalah sama dengan pengurangan energi
potensial benda tersebut.
Usaha yang dilakukan oleh sebuah gaya
adalah hasil kali komponen gaya yang
searah dengan perpindahan itu sendiri.
Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 66
UPS Tegal
Usaha = energi potensial awal - energi potensial akhir

Ep = Ep1 - Ep2
= m.g.h1 - m.g.h2
= m.g.( h1 - h2 )
Ep = perubahan energi
potensial ( J )
W = - Ep
= - m.g.( h2 - h1 )
W = Usaha yang dilakukan
oleh gaya berat ( J )
g = percepatan gravitasi ( m/s2 )
h1 = ketinggian benda mula-mula ( m )
h2 = ketinggian benda setelah bergerak
pada saat tertentu ( m )

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 67


UPS Tegal
Usaha = energi kinetik akhir - energi kinetik awal
W = Ek2 - Ek1 `

= .m.v22 .m.v12

= .m.( v22 - v12 )

W = Ek

Ek = perubahan energi kinetik ( J )


W = usaha ( J )
m = massa benda ( kg )
v1 = kecepatan 1 ( m/s )

v2 = kecepatan 2 ( m/s )

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 68


UPS Tegal
Usaha = energi mekanik akhir - energi mekanik awal
W = Em2 - Em1
= Ek2 + Ep2 - Ek1 - Ep1
W = .m.v22 + m.g.h2 .m.v12 - m.g.h1
W = Em
Em = perubahan energi mekanik ( J )

Usaha merupakan besaran skalar dengan satuan joule.


Satuan usaha = satuan gaya x satuan perpindahan
= newton x meter
= Nm
Newton.meter lebih sering disebut Joule disingkat J.
1 joule = 1 N.m = 1 kg m2/s2
1 erg = 10-7 joule
1 ft.lb = 1,355 joule
1 kalori = 4,186 joule

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 69


UPS Tegal
W = F.S
F = gaya (N)
S = perpindahan (m)
W = Usaha (J)

W = F.Cos . S

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 70


UPS Tegal
W = ( Fx - f ).S

f = gaya gesekan (N)


f = .N
= koefisien gaya gesekan
N = gaya normal

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 71


UPS Tegal
ENERGI
Energi seringkali disebut tenaga
Energi dalam kehidupan sehari-hari diartikan dengan
kata gerak.
Energi dalam fisika diartikan sebagai kemampuan
melakukan kerja.

Hukum Kekekalan Energi


- Energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan.
- Jumlah energi seluruhnya selalu konstan, meskipun terjadi
perubahan bentuk dari bentuk yang satu ke bentuk yang
lain.
Em2 = Em1
Ek2 + Ep2 = Ek1 + Ep1

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 72


UPS Tegal
ENERGI MEKANIK
Energi kinetik adalah energi yang dimiliki suatu benda
karena pengaruh geraknya.
Ek = m.v2
Energi potensial adalah energi yang dimiliki oleh suatu
benda karena kedudukan atau keadaan benda itu.
Ep = m.g.h
Ep = k.x2
Energi mekanik adalah jumlah energi kinetik
dengan energi potensial.
Em = Ek + Ep

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 73


UPS Tegal
Daya
Daya adalah jumlah kerja yang dilakukan
per satuan waktu. Daya rata-rata adalah
kerja total yang dilakukan pada benda
tersebut dibagi dengan waktu total yang
digunakan untuk melakukan kerja.
W
P BTU = British Thermal Unit
t
ds
P F . F .v
dt
Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 74
UPS Tegal
FLUIDA
Statika Fluida
Pengertian Tekanan gravitasi standar, g = 9,80665 m/s2.

g o / Po y
P=F/A
P Po e
Ph = Po + .g.h 1 kgf = 9,807 N
Hukum Archimedes
Fa = Wu Wa
Fa = .V.g
g = 9,8 m/s2 ; o=1,2 kg/m3 (pada 20 o C)
Po = 1,01 x 105 N/m2
Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 75
UPS Tegal
P1 = P2 1 tahun cahaya = 9,46 x 1012 km

F1 F2
; A1 A2 F1 F2
A1 A2
F1
P1
A1

F2
P2
A2

1 pon/in2 = 0,06805 atmosfer

1 bar = 106 dyne/cm2 = 0,1 MPa

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 76


UPS Tegal
1 bar = 106 dyne/cm2 = 0,1 MPa
1 milibar =1000 dyne/cm2 = 100 Pa
1 bar = pa = 100 kPa
1 atm = 101325 Pa = 101,325 kPa
1 atm = 1,01325 bars
1 kgf/cm2 = 9,807 N/cm2 = 9,807 x 104 N/m2 = 9,807 x 104 Pa = 0,9807 bar
1 kgf/cm2 = 0,9679 atm = 14,223 psi
Psi = pound.force per square inch = lbf/in2.
1 atm = 14,696 psi
psia = pound.force per square inch for absolute pressure
psig = pound.force per square inch for gage pressure
Torr = in honor of Torricelli
1 torr = 133,3 Pa
1 atm = 760 torr

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 77


UPS Tegal
Persamaan Kontinuitas

A1.v1 = A2.v2

Q = A.v

V
Q
t
Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 78
UPS Tegal
Persamaan Bernoulli
P1 + .v12+.gY1 = P2+ .v22+.gY2
Secara umum dapat ditulis :
P + .v2 + .g.y = tetap
Persamaan ini pertama kali disajikan oleh Daniel Bernoulli (1700
1782) dalam bukunya berjudul Hydrodynamics pada tahun 1738.

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 79


UPS Tegal
SUHU & KALOR

Skala Suhu
C : R : F : K = 100 : 80 : (212-32) : (373-273)
= 100 : 80 : 180 : 100
=5:4:9:5

4 o
t C [ t] R
o

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 80


UPS Tegal
Suhu dalam skala derajat Celcius
menunjukkan angka 25oC. Berapakah
angka yang ditunjukkan dalam skala
derajat Reamur, Fahrenheit dan Kelvin ?
Penyelesaian :
4 o
t oC .t R
5
9
t C .t 32 . o F
o

t C t 273. K
o o

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 81


UPS Tegal
Kalor

Q = m.c.t Q = kalor (kalori) atau (joule)


Q m = massa zat (gram) atau (kg)
c
m.t c = kalor jenis zat ( kal/groC ) atau (
joule/kgoC )
Q = m.L
t= perubahan suhu ( oC )
Q
C C = kapasitas kalor (kal/oC)
t
Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 82
UPS Tegal
TERMODINAMIKA

Proses termodinamika ada empat macam, yaitu :


1. Proses isobarik, adalah proses yang berlangsung pada
tekanan tetap.
2. Proses isokhorik, adalah proses yang berlangsung pada
volume tetap.
3. Proses isotermis, adalah proses yang berlangsung pada
suhu tetap.
4. Proses adiabatik, adalah proses yang berlangsung pada
keadaan tidak ada kalor yang masuk dan yang keluar
atau tidak ada perpindahan kalor.

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 83


UPS Tegal
SIKLUS TERMODINAMIKA

Siklus Carnot

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 84


UPS Tegal
SIKLUS OTTO
Q1 CV .(Tc Tb )
W
Q2 CV .(Ta Td )
Q1

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 85


UPS Tegal
Siklus Mesin Diesel

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 86


UPS Tegal
Latihan Soal
1. Pesawat terbang dari posisi A (5 o 10 30,
119o 25 20) menuju ke posisi B (4o 30
30, 120o 20 10) ke arah timur dengan
kecepatan 540 km/jam. Saat itu
kecepatan angin menuju ke arah utara
dengan kecepatan 72 km/jam. Berangkat
dari posisi A jam 09.30. (a) Berapa
panjang jarak tempuh AB ? (b) Berapa
derajat arah pesawat agar sampai di B ?
(c) Jam berapa pesawat sampai di B ?
Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 87
UPS Tegal
2. Sebuah mobil massanya 700 kg, massa
penumpang dan barang bawaannya 300
kg. Koefisien gesekan roda ban mobil
dengan jalan 0,4, percepatan gravitasi
bumi 9,8 m/s2. Berapa daya mesin mobil
jika mobil tepat akan bergerak dengan
kecepatan 36 km/jam ?
3. Ada dua gaya, masing-masing 100 N
arah 60o dan 150 N arah 30o. (a)
Lukiskan komponen-komponen gaya-
gaya tsb. ! (b) Berapa resultan gayanya ?
Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 88
UPS Tegal
1. Penyelesaian :
Ax = 5o 10 30 = 5,175o
(30/60)=0,5
(10,5/60) = 0,175o
Ay = 119o 25 20 = 119,422o
(20/60) = 0,333
(25,333/60) = 0,422
A(5,175o, 119,422o)
tA = 9.30 = 9,5
Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 89
UPS Tegal
Bx = 4o 30 30 = 4,508o
By = 120o 20 10 = 120,336o

AB ( Ax Bx ) 2 ( Ay B y ) 2

va
tan
vp
va
tan ( ) 1

vp

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 90


UPS Tegal
A(5,175o ; 119,422o)

B(4,508o ; 120,336o )

AB ( Ax Bx ) 2 ( Ay B y ) 2

AB (5,175 4,508) 2 (119,422 120,336) 2

AB (0,667) 2 (0,914) 2

AB 0,445 0,835 1,28 1,13o


AB 1,13 x111,1km 125,543km

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 91


UPS Tegal
va 1 72
tan ( ) tan (
1
) 7,59 o
vp 540

v va2 v 2p 72 2 540 2 5184 291600

v 296784 544,779km / jam


AB AB 125,543
v t 0,23 Jam
t v 544,779

t t B t A t B t A t 9,5 0,23 9,73

t B 10.44

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 92


UPS Tegal
2. Penyelesaian
mmobil = 700 kg
mpenumpang = 300 kg
M = 700 + 300 = 1000 kg
= 0,4 dan g = 9,8 m/s2.
Fx = 0
Ff=0
F = f = .N = .M.g = 0,4 x 1000 x 9,8
= 3920 N

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 93


UPS Tegal
V = 36 km/jam = 36000/3600 = 10 m/s
P = F.v = 3920 x 10 = 39200 Watt
1 HP (Horse Power) = 745,7 Watt
P = (39200/745,7) = 52,57 HP
Tenaga Kijang Super 1500 cc tahun 1990 : 63 Hp
Tenaga Kijang Extra 1800 cc tahun 1995 : 80 Hp
Daya Kijang Kapsul 1800 cc : 94 Hp
Daya Kijang Innova 2005 : 136 Hp
Tenaga Toyota Avanza 1300 cc : 92 Hp
Tenaga Toyota Avanza G 1500 cc : 104 Hp

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 94


UPS Tegal
4. Sebuah bandul dengan massa beban 50
gram dan panjang talinya 40 cm. Apabila
percepatan gravitasi bumi 10 m/s2 dan
bandul diberi simpangan = 10o ( sin 10o
= 0,174). Tentukan :
a) Amplitudo getaran arah mendatar
b) Gaya pada saat simpangan maksimum
c) Frekuensi getaran.

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 95


UPS Tegal
5. Sebuah pegas dengan tetapan gaya k =
40 N/m dengan massa beban m = 100
gram. Dari keadaan setimbangnya,
pegas ditarik dengan gaya 4 N.
Tentukan :
a) Simpangan maksimum pegas
b) Frekuensi getarannya

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 96


UPS Tegal
6. Air terjun yang tingginya 50 m
mengalirkan air sebanyak 1200 m 3 tiap 5
sekon, untuk memutarkan generator
hidrolistrik. Jika g = 10 m/s2, tentukanlah
besarnya daya yang diterima generator !
air 1gr / cm3 1000kg / m 3
m
m V
V
W Ep m.g .h
W
P
Selasa 4 April 2017 t Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 97
UPS Tegal
4. Ahmad mengisi ember yag memiliki kapasitas
20 liter ( 1 liter = 10-3 m3) dengan air dari sebuah
kran seperti gambar berikut! Jika luas
penampang kran dengan diameter D 2 = 2 cm
dan kecepatan aliran air di kran adalah 10 m/s.
Tentukan : a) Debit air; b) Waktu yang
diperlukan untuk mengisi ember
D 2
A ( )
2 Q = A.v
V
Q
t

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 98


UPS Tegal
Biografi Soebyakto
Soebyakto, lahir hari Rabu, tanggal 3 Pebruari 1960 di
Kalisapu, Slawi, Kab. Tegal. Pendidikan SD, SMP dan SMA
di Slawi, dari tahun 1967-1980. Melanjutkan pendidikan S1
ITB dari tahun 1980-1986. Melanjutkan pendidikan S2 di
Univeritas Pancasila Jakarta dari tahun 2009-2011.

1973 1976 2011


1978 1980 1986

Selasa 4 April 2017 Soebyakto, 2014, Fisika 1, FT- 99


UPS Tegal