Anda di halaman 1dari 19

COELENTERATA

Nama Kelompok
1. Akhmad Fadillah
2. Bella Tiara Rahmah
3. M.Haikel Ramadhan
4. Nana Istiana
A. Ciri-Ciri Coelenterata
Coelenterata memiliki ciri khas dengan karasteristik dari hewan seluruh hewan coelenterata. Ciri-
ciri coelenterata umum adalah sebagai berikut...
Multiseluler, dan radial simetris (memotong bidang melalui pusat menciptakan segmen identik,
mereka memiliki bagian atas dan bawah tapi tidak ada sisi)
Merupakan hewan invertebrata.
Memiliki bentuk seperti tabung
Dikelilingi tentakel di sekitar mulut
Lapisan tubuh coelenterata terdri dari jaringan luar (eksoderm), jaringan dalam (endoderm), serta
sistem otot yang membujur dan menyilang (mesoglea)
Memiliki knidoblast, yaitu sel eksoderm yang berisi racun yang berduri disebut dengan nematocyt.
Hidup di air tawar, air laut, secara solider (melekat pada dasar perairan) dan berkoloni.
Memiliki sel penyengat (nematosis)
Merupakan hewan karnivora (memakan invertebrata kecil)
Tidak memiliki organ atau sistem organ
Tidak memiliki otak, namun hanya impuls saraf yang berjalan melalui tubuh mereka dan dapat
mendeteki sinyal di lingkungannya.
Sistem pencernaan coelenterata : di eksoderm terdapat tentakel berbentuk gelembung disebut
Hipnotoxin yang memiliki kait-kait dari benang. Jika menangkap mangsa, tentakel menarik
makanan
ke arah mulut dan mendorongnya ke dalam rongga tubuh. Makanan dicerna oleh enzim yang
akan
beredar ke seluruh rongga tubuh dan kemudian diserap oleh endoderm. Sistem pencernaan
coelenterata disebut dengan Gastrovaskuler.
Sistem pernapasan adalah sistem saraf difus (baur).
Coelenterata memiliki alat gerak yang berupa tentakel
B. Klasifikasi Coelenterata (Cnidaria)
Coelenterata (Cnidaria) memiliki sekitar 10.000 spesies yang
telah diidentifikas. Coelenterata terbagi dalam beberapa kelas
yaitu sebagai berikut:

1. Hydrozoa: Hydrozoa berasal dari bahasa yunani, dari kata


hydro yang berarti air, dan zoon yang berarti hewan. Hydrozoa
merupakan hewan yang sebagian besar hidup di laut dan
terdapat sebagian dari spesiesnya hidup di air tawar. Hydrzoa
hidup sebagai polip, medusa, atau keduanya. Gastrodermis
Hydrozoa tidak mengandung nematosista.

"Ubur-Ubur"
Polip hidup secara soliter atau berkoloni. Pada saat polip soliter hydra membentuk
tunas yang telah memiliki mulut dan tentakel yang akan lepas dari induknya.
Namun pada polik yang berkoloni seperti Obelia, tunas-tunas tetap menempel
pada induknya dan saling berhubungan, disebut dengan koloni hidroid. Koloni
hidroid menetap pada suatu tempat dengan hidroriza, yaitu percabangan horisontal
(mirip akar) yang tertanam di dalam substrak.

Hydrozoa mempunyai dua macam alat indra, yaitu oseli sebagai pengindra cahaya
dan statosista sebagai alat keseimbangan. Sebagian medusa menunjukkan gerak
fototaksis negatif (menjauhi sinar), namun ada juga yang fototaksis positif
(mendekati sinar). Contohnya Hydrozoa adalah Obelia, Hydra, dan Physalia.
2. Scyphozoa: Istilah Scyphozoa berasal dari bahasa Yunani, dari kata skyphos yang berarti
mangkuk, dan zoon yang berarti hewan. Scyphozoa merupakan hewan yang hidup di laut dan
sebagai ubur-ubur sejati, karena medusa memiliki bentuk dominan dalam siklus hidupnya.
Umumnya medusa berenang secara bebas, dengan membentuk seperti payung dengan ukuran
diamater sekitar 2-40 cm, sampai ada juga yang mencapai 2 m. Medua memiliki warna yang
menarik, misalnya jingga, kecoklatan, kesumba. Ordo Stauromedusae (Lucernariida) mempunyai
medua yang bertangkai pada bagian aboral dan sesil atau menempel pada ganggang dan juga
benda lainnya. Terdapat Scyphozoa tidak mepunyai bentuk polip, seperti atolla, dan pelagia.
Namun terdapat juga yang memiliki benuk polik, tetapi dengan ukuran kecil berupa skifistoma.
contohnya pada aurelia. Scyphozoa umumnya diesis dan gonad terdapat di gastrodermis. Sel telur
atau sperma masuk ke dalam rongga gastrovaskuler dan dikeluarkan melalui mulut. Fertilisasi
dapat terjadi secara eksternal di air luat atau di koral. Contoh Scyphozoa adalah Aurlia, Cyanea,
Perphylla Chrysaora, dan Rhizostoma.
3. Anthozoa: Istilah anthozoa berasal dari bahasa Yunani, dari kata anthos yang berarti
bunga, dan zoon yang berarti hewan. Anthozoa merupakan hewan laut yang memiliki
bentuk mirip bunga. Anthozoa hidup sebagai polip soliter atau berkoloni dan tidak
mempunyai bentuk medusa. Terdapat anthozoa yang membentuk rangka dalam atau
rangka luar dari zat kapur, namun ada juga yang tidak membentuk rangka. Rongga
gastrovaskuler pada Anthozoa bersekat-sekat dan mengandung nematosista. Gonat ada
di gastrodermis. Anthozoa memiliki 6.100 spesies diantaranya sebagai berikut...
Metridium dan Edwardisia, merayap dengan pedal mirip dengan kaki
Acropor, Fungia, Astrangia, mempunyi rangkai luar dari zat kapur yang disebut dengan
karang batu.
Cerianthus, polip dengan bentuk mirip anemon panjang yang bertentakel banyak
dengan dibungkus oleh selubung dari lendir dan pasir yang mengeras.
Antipathes, koral hitam, rangka tersusun dari zat tanduk, dan memiliki bentuk seperti
ranting tumbuhan yang bercabang-cabang dengan warna hitam.
4. Cubozoa: Dulu, Cobozoa terdapat dalam golongan Scyphozoa, namun setelah
ditemukan perbedaan yang mendasar. Kemudian dijadikan kelas tersendiri. Perbedaan
tersebut adalah Cubozoa mengalami metamorfosis lengkap dari polip hingga ke medusa
payung (ytubuh) berbentuk kotak, dan memiliki lensa mata yang kompleks. Cubozoa
merupakan ubur-ubur sejati. Medua memiliki bentuk lonceng dengan empat sisi yang datar,
sehingga menyerupai bentuk kubus. Memiliki tinggi lonceng mencapai 17 cm dengan
jumlah tentakel 4 buah atau empat rumpun yang panjangnya mencapai 2 m. Cubozoa dapat
berenang cepat secara horisontal dengan bagian aboral sebagai anteriornya. Habitat
Cubozoa di laut tropis dan subtropis dengan makanan utamanya adalah ikan. Sebagian
cubozoa berdampak buruk bagi perenang karena sengatan nematosistanya dapat
menyebabkan luka yang sulit disembukan, sampai menyebabkan kematian dalam waktu 3-
20 menit. Contohnya pada Chironex fleckeri (sea waspas) di perairan Indo-Pasifik.
Ciri Masing-masing Kelas Coelenterata
1.Ciri-Ciri Hydrozoa adalah sebagai berikut.
-Hidup di air tawar atau air laut
-Hidup secara koloni atau soliter
-Memiliki bentuk seperti silinder dan dapat bergerak di bebatuan dalam menangkap
makanan
-Berkembangbiak secara aseksual dan seksual
2.Ciri-ciri Scyphozoa adalah sebagai berikut.
Memiliki ukuran yang besar dan terdapat banyak di pantai seperti
ubur-ubur dan hidup di laut
Memiliki saluran bercabang sebagai alat pencernaan
Pada bagian tepi dikelilingi oleh tentakel
Pada sekitar mulut, terdapat empat lengan dengan terdapat nematokist
yang berfungsi melemahkan mangsa.
Sistem saraf yang terbentuk anyaman
3.Ciri-Ciri Anthozoa adalah sebagai berikut.
-Memiliki bentuk yang menyerupai bunga, mempunyai warna yang
beragam
-Mempunyai tentakel dengan jumlah yang banyak dan berkelipatan 8
-Hewan yang hidup air laut yang jernih
-Tidak memiliki bentuk medusa dan ada jua yang berbentuk polip
namun sangat langka
4.Ciri-Ciri Cubozoa adalah sebagai berikut...

-Berbentuk polik dan juga medusa payung,


Memiliki bentuk kotak dan lensa mata yang kompleks.
Mempunyai sis datar yang menyerupai bentuk kubus.
Tinggi lonceng sekitar 17 cm dengan 4 tentakel yang panjang
mencapai 2 m.
Berenang secara horisontal.
Contoh Hewan Coelenterata

koral (terumbu karang) dan anemon (mawar laut).

Koral (Terumbu Karang). Umumnya membentuk massa yang kaku dan kuat,
karena mempunyai kerangka yang terbuat dari kalsium karbonat. Koral hidup di
laut dangkal dengan suhu rata-rata 20oC, hidup berkoloni dan melakukan
reproduksi aseksual dengan tunas. Apabila koral mati maka rangka kapurnya akan
menjadi batu karang (terumbu karang). Contoh hewan koral yaitu Astrangia
denae, Tubiphora musica, Heliopora sp, Acropora sp.
Anemon (mawar laut). Hewan ini memiliki batang tubuh seperti
tabung, biasanya menempel di dasar perairan dengan menggunakan
bagian tubuh yang disebut cakram basal. Pada permukaan atas agak
melebar dan terdapat mulut yang dikeliling tentakel berukuran pendek
yang tersusun seperti mahkota bunga. Tentakel ini berfungsi untuk
mencegah kotoran untuk melekat dan untuk menangkap makanan.
Jenis ini memiliki mesoglea yang tebal dan sistem saraf difus dan
tidak memiliki sistem saraf pusat. Murni dominan berbentuk polip
tanpa fase medusa, namun berkembang biak dengan cara vegetatrif
yaitu dengan tunas. Salah satu contoh anemon yaitu Actiniaria spp.
dan Metridium marginatum. Anemon laut ini pun penting dalam
kaitannya pelestarian biota laut, karena mampu bersimbiosis
mutualisme dengan ikan badut.
Gambar Hewan Coelenterata
Daur Hidup Coelenterata
Cara hidup :
Makanan yang masuk ke gastrosol akan dicerna dengan enzim. Pencernaan tersebut
dinamakan pencernaan ekstraseluler. Hasil pencernaan tadi ditelan oleh sel-sel gastrodermis
kemudian dicerna dalam vakuola makanan. Pencernaan tersebut dinamakan pencernaan
intraseluler. Sari makanan diedarkan secara difusi.
Pengambilan oksigen dengan cara difusi.
Coelenterata terdapat knidosit yang dapat mengeluarkan racun untuk melumpuhkan mangsa.
Reproduksi :
Tipe polip, yaitu tipe tubuh yang hidupnya tak bebas atau menempel pada substrat tertentu.
Tipe medusa (seperti payung ), yaitu tipe yang dapat hidup bebas karena memiliki kemampuan
untuk berenang.
Coelenterata bereproduksi secara generatif (seksual) maupun vegetatif (aseksual). Reproduksi
generatif atau seksual terjadi dengan peleburan antara sel kelamin jantan (sperma) dan sel telur
(ovum). Reproduksi vegetatif (aseksual) melalui pembentukan tunas. Apabila tunas pada
tubuhnya lepas maka akan tumbuh menjadi individu baru.
Peranan coelenterata
Beberapa peran coelenterata dalam kehidupan, diantaranya sebagai berikut.

Coelenterata dari kelas Anthozoa merupakan pembentuk ekosistem terumbu karang yang
menjadi habitat ikan dan hewan laut lainnya.
Beberapa jenis ubur-ubur (jellyfish) yang tidak beracun dapat dikonsumsi dan diperdagangkan
sebagai ubur-ubur asin.
Kerangka luar beberapa jenis Coelenterata dapat digunakan sebagai hiasan akuarium, misalnya
Corallium rubrum (koral merah), Fungia actiniformis (karang piring), Paramuricea (akar
bahar), dan Favia speciosa (karang otak).