Anda di halaman 1dari 11

FUNGSI KONSTRUKSI

DAN PROSES KERJA


DAPUR ELEKTRO

Ahmad Hadi Cahyono


120513428477
Ada beberapa tahapan dalam
pembuatan baja melalui proses dapur
elektro, proses-prosesnya adalah
sebagaia berikut :
Proses Pemuatan

Proses Peleburan

Tahap pencairan

Tahap Pembersihan

Tahap Penyelesaian
Proses Pemuatan

Saat proses pemuatan penutup tanur dibuka, dan


setelah material dimuatkan kedalam tanur,
kemudian penutup ditutup kembali, elektroda
diturunkan , dan aliran listrik diberikan. Elektroda
diturunkan sampai dasar sampai cairan logam
mulai terkumpul dan mulai naik. Elektroda
kemudian dinaikan secara bertahap seiring dengan
kenaikan permukaan cairan logam.
Untuk mendapatkan hasil yang optimal dari proses
peleburan dengan menggunakan tanur busur api
dapat dicapai dengan melakukan proses
perencanaan dan pengendalian pemuatan yang
baik.
Proses Peleburan

Proses terak asam


Proses terak basa
Terak asam pada dasarnya mengandung Silika
yang terdapat dalam ikatan ikatan kimia FeMnS
(iron manganese silicate).Terak ini terbentuk
akibat reaksi oksidasi. Pada tahapan ini terjadi
proses pemurnian dari cairan logam yang
dilakukan dengan pengendalian dalam
penghilangan (reduksi) beberapa unsur seperti
carbon, mangan dan silicon melalui proses
oksidasi.
Proses penghilangan phosphor dan sulfur sulit
dilakukan. Pengontrolan kandungan kedua
unsur tersebut hanya dapat dilakukan dengan
pemilihan secara ketat bahan yang dimuat,
dimana bahan yang dimuat harus memiliki
kandungan rendah dari kedua unsur tersebut.
Pada proses terak basa, perhatian pada
kandungan sulfur dan phosphor tidak
perlu dilakukan selama kedua unsur
tersebut dapat dikurangi/dihilangkan
dengan pemilihan material yang tepat.
Pada peleburan baja paduan, dapat
dilakukan dengan melakukan pemuatan
menggunakan bahan baku dengan
kandungan karbon yang rendah, dan
untuk mencapai kandungan kimia akhir
dilakukan dengan menambahkan bahan
paduan.
Pencairan Yaitu tahap pertama peleburan dimana bahan
baku pada diubah menjadi material cai hingga
temperature 15500C 16000C. Disini reaksi-reaksi dalam
terhadap elemen-elemen yang dikandungnya (C, Mn, S,
Si, P, Cr) mulai berlangsung dengan pembubuhan besi
oksid , sebagai pereaksi.
Fe3O4 -----------> 4 FeO
Fe2O3 -----------> 3 FeO
Perhatikan persamaan-persamaan reaksi berikut ini :
C + FeO -----------> Fe + CO ( belum terjadi pendidihan )
Si + 2 FeO -----------> SiO2 + 2 Fe
Mn + FeO -----------> MnO + Fe ( terjadi pada
temperatur relative rendah )
2 P + 5 FeO -----------> 5 Fe + P2O5
2 Cr + 3 FeO -----------> Cr2O3 + 3 Fe
Tahap ini berlangsung selama 1,5 jam dan diakhiri
dengan pembuangan terak.
Tahap Pembersihan
Dilakukan dengan pembubuhan bahan pembawa
CaO dan FeO sebanyak 3% - 4% dari seluruh
berat bahan baku. Pada temperatur tinggi,
reaksi C + FeO ----> Fe + CO akan
mengakibatkan terjadi pendidihan.
Penambahan CaO akan terjadi pengikatan
elemen Cr, V, Ni, W, Al, Zn dan B menjadi
terak. Lama dari tahap ini sekitar 30 menit
setelah pembersihan ini akan menghasilkan :C
turun sampai 0,5%, Si < 0,1%, Mn < 0,1%, P =
0,02 %, S = 0,04 %, Cairan mengandung O2
yang tidak mengambil kotoran ( tidak ada yang
dioksidasi ).
Tahap Penyelesaian
Tujuan tahap ini adalah untuk :
Menyingkirkan O2 dari cairan
Penataan susunan komposisi
Desulfurisasi akhir
Pencapaian temperature ideal untuk
penuangan
Penyingkiran sisa-sisa deoksidasi
Deoksidasi akhir

Pada tahap ini temperature dinaikan hingga


16500C 17000C, dan membutuhkan waktu
sekitar 30 menit.
Terima
Kasih