Anda di halaman 1dari 36

TEGANGAN TINGGI

PENDAHULUAN

Monika Audiya Pratiwi


Muhammad Ridho

TEKNIK KONVERSI ENERGI


POLITEKNIK NEGERI JAKARTA
April, 2016
Apa itu
Tegangan
Tinggi???

Semua tegangan yang dianggap cukup tinggi oleh


kaum teknisi listrik sehingga diperlukan pengujian
dan pengukuran dengan tegangan tinggi yang
semuanya bersifat khusus dan memerlukan teknik
teknik tertentu (subjektif) atau dimana gejala
gejala tegangan tinggi mulai terjadi (objektif)
BATAS
TEGANGAN
TINGGI

Extra
High
Voltage
(E.H.V)
Ultra High
Voltage
(U.H.V)
Gambar 1.1 Grafik Jarak Terhadap Daya
yang Disalurkan
PENERAPAN TEGANGAN
TINGGI PADA SISTEM
TENAGA
Persoalan
Persoalan
Tegangan Tinggi

Persoalannya menyangkut segala hal yang


ditimbulkan oleh adanya tegangan tinggi, atau
oleh adanya perubahan dari tegangan yang
relatif rendah ke tegangan tinggi, dan
persoalan-persoalan teknis yang timbul karena
adanya tegangan tinggi tersebut.
Persoalan Persoalan
Pokok
Klasifikasi pengujian H.V dalam lab
Teknik Pembangkitan dan pengujian dengan tegangan AC
Pembangkitan Pembangkitan dan pengujian dengan tegangan DC
dan Pengujian Pembangkitan dan pengujian dengan tegangan impuls

Hubungan antara peralatan listirik dan alat alat


pelindung listrik yang akan menyangkut pada
Koordinasi Isolasi persoalan persoalan gelombang gelombang
berjalan (travelling waves) yang sumber dari petir
atau suja hubung dan persoalan sistem grounding
Persoalan Persoalan Pokok

Korona
Gejala Tegangan Gangguan Radio (Radio Interferance)
Tinggi Gangguan Televisi (Television Interference)
Gangguan Berisik (Audible Noise)

Komponen Isolator
Peralatan Bahan bahan dielektrik
Tegangan Tinggi Bushing, dsb
Persoalan Persoalan Pokok

Osilograf
Instrumentasi Meter meter khusus untuk pengukuran
Tegangan Tinggi
tegangan tinggi

Surja hubung yang berhubungan dengan naiknya


Surja Hubung tegangan sejalan dengan tenaga yang disalurkan
untuk penetapan isolasi
Dasar Dasar
Pengujian
Tegangan
Tinggi

Pada umumnya kegagalan alat alat listrik pada waktu


sedang dipakai disebabkan karena kegagalan
isolasinya dalam menjalankan fungsinya sebagai
isolator tegangan tinggi (misalnya bahan isolasi,
fenomena udara sebagai bahan isolasi (korona, dll),
alat alat tegangan tinggi yang komponennya adalah
isolator, dll)
Kegagalan isolasi (insulation breakdown, insulation
failure) ini disebabkan karena beberapa hal antara lain :
Isolasi tersebut sudah dipakai untuk waktu yang
lama
Kerusakan mekanis
Berkurangnya kekuatan dielektriknya
Karena isolasi tersebut dikenakan
EN = Tegangan
Normal
EL = Tegangan
Lebih
Grafik hasil pengujian
tegangan
tiggi disamping,
dimaksudkan
untuk:
a. Menemukan bahan yang
kwalitasnya tidak baik atau yang
b. Memberikan jaminan bahwa alat
cara membuatnya
alat listrik dapat dipakai
salah
pada tegangan normalnya untuk waktu yang tidak terbatas
c. Memberikan jaminan bahwa isolasi alat alat listrik dapat
tahan terhadap tegangan lebih untuk waktu terbatas
PENGUJIAN YANG MERUSAK

1. Pengujian ketahanan pada


tegangan EW selama t
menit/Pengujian ketahanan
(withstand test) : sebuah tegangan
tertentu diterapkan untuk waktu
yang ditentukan. Bila tidak terjadi
lompatan api (flashover,
disruptive discharge ), maka
pengujiannya dianggap
memuaskan.

2. Pengujian lompatan dengan tegangan lompatan EF /Pengujian pelepasan


(discharge test) : tegangan dinaikkan sehingga terjadi pelepasan pada benda
yang diuji. Sudah barang tentu tegangan pelepasan ini lebih tinggi dari
tegangan ketahanan. Pengujiannya dapat dilakukan dalan suasana kering
(udara biasa) dan suasana basah (menirukan keadaan hujan).
3. Pengujian kegagalan dengan tegangan
gagal EB /Pengujian kegagalan (breakdown
test) : tegangan dinaikkan sampai terjadi
kegagalan (breakdown) didalam benda
(specimen) yang diuji.
Beberapa Pengertian
Dasar
isolasi tersebut mengalami
Discharge kegagalan karena tekanan
(pelepasan dielektrik. Kegagalan ini
muatan) menyebabkan hilangnya tegangan
dan mengalirnya arus
tidak menyangkut permukaan
bahan isolasi (cair atau padat).Co/
Sparkover pelepasan antara dua elektroda
(percikan api) udara (seperti pada sela batang
dan sela bola), antara elektroda
dengan tanah dan sebagainya
menyangkut permukaan bahan
Flashover tersebut. Contoh lompatan adalah
(lompatan api) pelepasan pada pengujian isolator
gantung.
Tegangan Tinggi
Searah

Mula-mula memang penyaluran tenaga listrik


dilakukan dengan tegangan searah. Tetapi,
waktu beban naik dengan cepat dan jarak
penyaluran bertambah jauh, kelemahan sistim
ini mulai terasa

Keluwesan (flexibility) sistim tegangan bolak-


balik (AC) antara lain mudahnya
mentransformasi tegangan.
KEUNTUNGAN MENGGUNAKAN TEGANGAN
TINGGI SEARAH

Dengan tegangan puncak (creat)


dan rugi daya yang sama kapasitas
penyaluran dengan tegangan
searah bolak balik.

Pengisolasian tegangan searah


lebih sederhana.

Daya guna (efficiency) lebih tinggi


karena faktor dayanya = 1

Pada penyaluran jarak jauh dengan


tegangan searah tidak ada
persoalan frekuensi dan stabilitas.
Pada sistim tegangan searah tidak
ada masalah arus pemuatan
(charging current) yang berat
seperti pada sistim penyaluran
jarak jauh dengan tegangan tinggi
sekali (E.H.V).

Untuk rugi korona yang sama dan


tingkat gangguan radio (radio
interference) tertentu tegangan
searah dapat dinaikkan lebih tinggi
daripada tegangan bolak balik
lebih rendahnya biaya saluran
udara (overhead line ) dan biaya
kabel bawah tanah (underground)
atau kabel bawah laut (submarine)
serta tidak diperlukan kapasitor
seri atau shunt.
MEKANISME PENYALURAN DENGAN
TEGANGAN DC.

Genera Tegang Penyalur


tor an DC an

Disear
Tegang ah Tegang
an AC an AC
kan
Soal - soal
1. Jelaskan tiga tahap pengujian
merusak (destructive test)
dengan bantuan grafik tegangan
uji sebagai fungsi dari waktu
pengujian. Jelaskan dari grafik ini
mengapa isolator yang kelihatan
baik sebenarnya tidak
memenuhi syarat.
Jawab

1. Pengujian tegangan pada


tegangan EW selama t menit
2. Pengujian lompatan dengan
tegangan lompatan EF
3. Pengujian kegagalan dengan
tegangan gagal EB
2. sebutkan dua kemungkinan
pelepasan
( discharge )?

Dalam teknik tegangan tinggi dikenal dua jenis


pelepasan, sparkover dan flashover
sparkover applies to a discharge through air
or gas wich does not involve the surface of
insulating materials
flashover applies to a discharge through air or
gas along, or very close to the surface of
insulating materials
3. sebutkan dua contoh
pengujian merusak ?
Pengujian
ketahanan
Pengujian
pelepasan
Pengujian
kegagalan.
4. Sebutkan dua contoh
pengujian tidak merusak ?

Pengukuran tahanan isolasi,


pengukuran faktor daya dielektrik
,pengukuran korona dsb.
5. apa penyebabnya kegagalan
isolasi pada tegangan tinggi ?

karena beberapa hal antara lain ,


isolasi tersebut sudah dipakai
untuk waktu yang lama,
kerusakan mekanis berkurangnya
kekuatan dielektriknya dan isolasi
tersebut dikenakan tegangan lebih
.
6. Klasifikasi tegangan tinggi
mungkin bersifat subyektif.
Mengapa ?

karena banyak faktor kemungkinan,


yang terjadi pada tegangan tinggi ,
misalnya kegagalan pada isolasi
.kegagalan dalam pengujian , atau
salah pada pengukuran , terhadap
alat ukur.
7.Klasifikasi tegangan tinggi mungkin
juga bersifat obyektif. Jelaskan !

Maksud dari tegangan bersifat


obyektif adalah gejala gejala
tegangan tinggi mulai terjadi
dan tidak memerlukan teknik
teknik tertentu.
8.Pengujian tegangan tinggi antara lain
bertujuan untuk mengetahui kemampuan
peralatan tegangan yang diuji pada tegangan
normal dan tegangan lebih ( overvoltage).
Jelaskan hal ini dengan bantuan grafik
tegangan uji sebagai fungsi waktu pelepasan.
Pengujian ketahanan (withstand test ) : sebuah
tegangan tertentu diterapkan untuk waktu yang
ditentukan. Bila tidak terjadi lompatan api
( flashover, distruptive discharge ), maka
pengujiannya dianggap memuaskan.
Pengujian pelepasan (discharge test): tegangan
dinaikkan sehingga terjadi pelepasan pada benda
yang diuji. Sudah barang tentu tegangan
pelepasan ini lebih tinggi dari tegangan
ketahanan. Pengujiannya dapat dilakukan dalam
suasana kering (udara biasa) dan suasana basah (
menirukan keadaan hujan)
Pengujian kegagalan ( breakdown test): tegangan
dinaikkan sampai terjadi kegagalan (breakdown )
di dalam benda (speciemen ) yang diuji.
9.Jelaskan apa teknik tegangan tinggi
terutama dalam kaitannya dengan
pertanyaan no 5 dan no 6

Yang dimaksud tegangan tinggi dalam dunia


teknik tenaga listrik (electric power
engineering)ialah semua tegangan yg dianggap
cukup tinggi oleh kaum teknisi listrik sehingga
diperlukan pegujian dan pengukuran dengan
tegangan tinggi yang semuanya bersifat khusus
dan memerlukan teknik teknik tertentu
(subyektif),atau dimana gejala gejala tegangan
tinggi mulai terjadi (objektif).
10.klasifikasi tegangan lebih menurut
bentuk tegangan, sebab terjadinya
dan sifat atau asal mulanya tegangan
lebih terjadi.
klasifikasi menurut bentuk tegangan :
- tegangan periodik
- tegangan a-periodik
berdasarkan sebabnya :
- external overvoltage yaitu terjadi tegangan tinggi karena
petir, yang datangnya tiba - tiba
- internal overvoltage yaitu terjadi tegangan tinggi karena
"switching surges", atau karena adanya gelombang
gelombang radio atau suara bising lainnya.
berdasarkan sifatnya atau asal mulanya :
- alamiah (natural) atau disebut juga tegangan lebih luar
karena peristiwa petir yang dimana alamiah dan tidak
dapat dikendalikan oleh manusia.
- buatan ( man made ) atau disebut juga tegangan lebih
dalam karena proses switching itu dikarenaka perbuatan
manusia sendiri.
11.Apakah maksud pengujian tegangan
tinggi ?
yang dimaksud dengan pengujian tegangan
tinggi adalah ,
- Menemukan bahan ( di dalam atau yang
menjadi komponen suatu alat tegangan tinggi
yang kwalitasnya tidak baik atau yang cara
membuatnya adalah :
- Memberikan jaminan bahwa alat- alat listrik
dapat dipakai pada tegangan normalnya
waktu yang tak terbatas.
- Memberikan jaminan bahwa isolasi alat alat
listrik dapat tahan terhadap tegangan lebih
( yang didapati dalam praktek operasi sehari
hari ) untuk waktu terbatas.
12.Berikan perbedaan pelepasan
( lucutan , discharge ), percikan
( sparkover ) dan lompatan ( flashover ).

bahwa perbedaan pokok dari kedua jenis


pelepasan ini adalah bahwa sparkover
( percikan api ) tidak menyangkut permukaan
bahan isolasi ( cair atau padat ), sedang
flashover ( lompatan api ) menyangkut
permukaan bahan tersebut. Contoh percikan
adalah pelepasan antara dua elektroda udara
( seperti pada sela batang dan sela bola ),
antara elektroda dengan tanah dan sebagainy,
contoh lompatan adalah pelepasan pada
pengujian isolator gantung.