Anda di halaman 1dari 22

Bed Site Teaching

Ulfa Rahmadanti
12100116243

Preseptor:
Hj. Hertika, dr., Sp.PD
IDENTITAS PASIEN
Nama : Ny. O
Umur : 42 tahun
Alamat : Tambakan
Agama : Islam
Suku : Sunda
Pekerjaan : Penjahit
Status Pernikahan : Menikah
Tanggal Masuk RS : 21 Maret 2017
Tanggal pemeriksa: 29 Maret 2017
KELUHAN UTAMA

Demam +
Batuk
ANAMNESIS KHUSUS

Pasien mengeluh demam sejak 9 hari


SMRS, tidak hilang timbul, panas badan
tidak terlalu tinggi, demam disertai
mengigil. Keluhan ini disertai batuk. Batuk
disertai dahak berwarna putih, kental,
dan berbuih. Batuk tidak disertai darah.
KELUHAN PENYERTA
Pasien juga mengeluhkan sesak yang
tidak terlalu parah. Sesak terjadi terus
menerus sepanjang hari tanpa dipengaruhi
adanya aktifitas. Pasien juga mengeluhkan
lemas, penurunan nafsu makan, serta
pasien menyatakan berkeringat pada
malam hari walaupun tanpa aktivitas.
Pasien menyangkal adanya nyeri dada,
mual dan muntah, serta perubahan dari
BAB dan BAK
RIWAYAT
Riwayat
Keluhan ini adalah yang ketiga kalinya dirasakan oleh pasien. Sekitar 3
tahun yang lalu (2014) pasien didiagnosis mengidap TB paru dan telah
mendapatkan pengobatan selama 6 bulan sampai tuntas. Kemudian 2
tahun yang lalu (2015) pasien kembali didiagnosis TB dan mendapatkan
pengobatan 9 bulan sampai tuntas
Pasien menyangkal memiliki riwayat penyakit gastritis, jantung,
asthma, dan ginjal. Pasien menyangkal sering buang air kecil, sering
merasa haus, dan sering lapar. Pasien menyangkal memiliki riwayat
alergi dan pasien tidak mempunyai kebiasaan merokok.
Pasien menyangkal terdapat anggota keluarga yang tinggal satu rumah
mempunyai keluhan yang sama. Namun pasien mengatakan terdapat
bebeapa pelanggannya yang mempunyai keluhan yang sama dengan
pasien.Pasien juga mengatakan bahwa suami dan anaknya sering
merokok dalam rumah.
Pasien menyangkal menggunakan obat steroid
Makanan yang sehari-hari dikonsumsi pasien yaitu nasi, tahu, dan telur.
RIWAYAT
RiwayatPENGOBATAN
Pengobatan

satu tahun yang lalu


pasien telah menjalani
pengobatan TB selama
Sembilan bulan secara
tuntas.
PEMERIKSAAN FISIK
PEMERIKSAAN FISIK
Tanggal pemeriksaan: 29 Maret 2017
Kesan sakit: tampak sakit sedang
Keadaan umum: compos mentis
Tanda-tanda vital:
TD : 110/70 mmHg
Nadi : 96 x/menit
Respirasi : 24 x/menit
Suhu : 36,3 oC
Kepala KEPALA
Rambut: tidak kusam, hitam, lurus, tidak mudah rontok
Tengkorak : Tidak ada benjolan dan deformitas
wajah: Simetris, gerakan involunter (-), pigmentasi (-),
jaringan parut (-), icteric (-), edema (-), massa (-)
Mata: simetris, palpebra edema (-), konjunctiva anemis
(-), sclera icteris (-), pupil bulat isokor, refleks cahaya +/+
Hidung: simetris, deviasi septum (-), sekret (-),
pernapasan cuping hidung (-)
Telinga: deformitas (-), luka (-), benjolan (-), otorrhea (-)
Mulut: bibir lembab, perdarahan gusi (-), lidah bersih dan
tidak tremor.
Gigi: tidak terdapat caries
Leher LEHER
JVP tidak meningkat (5 + 0 cm H2O)
KGB tidak teraba
Trakea tidak deviasi
Pembesaran kelenjar tiroid (-)
Thorax
Inspeksi
Gerak dan bentuk simetris
Warna kulit normal
Iktus kordis tidak tampak dan tidak teraba
Retraksi intercostal +/+

Palpasi
Hangat dan lembab, tidak terdapat kelainan, ICS menyempit
pada ICS 8 dan 9 kanan
Thorax
Jantung

Palpasi:
Iktus kordis teraba pada ICS V LMCS

Perkusi:
Batas jantung:
atas ICS III parasternal sinistra
kanan ICS V Linea Sternalis Dekstra
kiri ICS V Linea midclavicularis sinistra

Auskultasi:
Suara jantung S1 dan S2 normal regular
S3 (-), S4 (-), Murmur (-)
Thorax
Paru-paru
Pulmo Anterior Pulmo Posterior

Palpasi: Palpasi:
VF (+), ka=ki VF (+), ka=ki

Perkusi: Perkusi:
Sonor (+), kiri = kanan Sonor (+), kiri=kanan
Batas paru hepar ICS VI
peranjakan 1 sela iga Auskultasi:
VBS (+), ka=ki
Auskultasi: VR (+), ka<ki
VBS (+), ka=ki Ronchi (+/+) pada bagian
VR (+), ka= ki apeks
Ronchi (+/+) pada bagian wheezing (-/-)
apeks
wheezing (-/-)
Abdomen
Inspeksi:
Datar , lembut
Jejas/jar.parut/luka bekas operasi (-)
Massa abdomen (-)
Palpasi:
Liver dan lien tidak teraba, ginjal tidak teraba
Ginjal CVA -/-
Perkusi:
Tympani di semua kuadran abdomen
Pekak samping (-), pekak pindah (-)
Ruang traube kosong
Auskultasi:
BU (+) Normal
Ekstremitas

ATAS BAWAH
Kekuatan Otot 5/5
Kekuatan Otot 5/5
Edema -/-
Edema -/-
Sianosis (-)
Sianosis (-)
Hiperpigmentasi (-)
Hiperpigmentasi (-)
Hangat
Hangat
Capillary refill < 2
Capillary refill < 2
detik
detik
Clubbing Finger (-)
Clubbing Finger (-)
DIAGNOSIS BANDING

Pneumon
ia

TB paru relaps
USULAN PEMERIKSAAN

Hematologi
Sputum (SPS)
rutin Hb,
LED BTA dan
leukosit, Hct,
gram
trombosit

Tes
Foto thorax
tuberkulin
DIAGNOSIS KERJA

TB
Paru
relaps
PENATALAKSANAAN
Non-farmakologis:
Istirahat
Edukasi
Menutup mulut dengan bagian dalam lengan atas
ketika batuk dan bersin
Tidak meludah sembarangan
Lebih baik memakai masker
Kepatuhan yang tinggi terhadap pengobatan
Meminum obat setiap hari dengan teratur sampai
pengobatan selesai
Efek samping dari pengobatan
Ventilasi ruangan di rumah harus cukup (luas jendela
minimal 15% dari luas lantai)
Komplikasi penyakit
PENATALAKSANAAN
Farmakologis
OAT 2 RHZES/ HRZE / 5 H3R3E3
Tahap Intensif: 3 bulan
2 bulan: HRZE setiap hari
1 bulan: HRZE setiap hari
Tahap lanjutan : 5 bulan dengan HRE yg
diberikan 3 kali dalam seminggu
!! Suntikan streptomisin diberikan
setelah penderita selesai menelan obat
PROGNOSIS
Quo ad vitam: ad bonam
Quo ad functionam: ad bonam
Quo ad sanationam : dubia ad bonam