Anda di halaman 1dari 13

KONFIGURASI ELEKTRON

&
SISTEM PERIODIK UNSUR
Tujuan
Pembelajaran :
1. Siswa dapat menuliskan konfigurasi
elektron
berdasarkan aturan Aufbau,
larangan Pauli dan kaidah Hund
2. Siswa dapat mengetahui hubungan
konfigurasi elektron dengan sistem
periodik
unsur
ATURAN AUFBAU
Menurut asas AufBau,
pada kondisi normal
atau pada tingkat dasar,
elektron akan
menempati orbital yang
memiliki energi
terendah terlebih
dahulu dan diteruskan
ke orbital yang memiliki
energi lebih tinggi

1s, 2s, 2p, 3s, 3p, 4s, 3d, 4p, 5s, 4d,
5p,...dst.
LARANGAN PAULI
Wolfgang Pauli (1900 1958) mengemukakan
bahwa tidak ada dua elektron dalam satu atom
yang boleh mempunyai keempat bilangan
kuantum yang sama. Orbital yang sama akan
mempunyai bilangan kuantum n,l, dan m yang
sama sehingga hanya dapat dibedakan dengan
bilangan kuantum spin (s).

Jadi, setiap orbital hanya dapat berisi 2 elektron


dengan spin yang berpasangan.
Subkulit s (1 orbital) maksimum 2
elektron
Subkulit p (3 orbital) maksimum 6
elektron
Subkulit d (5 orbital) maksimum 10
elektron
Subkulit f (7 orbital) maksimum 14
elektron
KAIDAH HUND
Dalam kaidah Hund, dikemukakan oleh
Friedrich Hund (1894 1968) pada tahun
1930, disebutkan bahwa elektron-elektron
dalam orbital-orbital suatu subkulit cenderung
untuk tidak berpasangan. Elektron-elektron
baru berpasangan apabila pada subkulit itu
sudah tidak ada lagi orbital kosong.
CONTOH :

1. Tuliskan konfigurasi dari :


a. Si (Z = 14) c. Ru (Z = 44)
b. Se (Z = 34) d. Co (Z = 22)

Jawab :

a. 14Si :

b.
34Se :
PENYIMPANGAN KONFIGURASI

Berdasarkan eksperimen, terdapat


penyimpangan konfigurasi elektron dalam pengisian
elektron yang terdapat pada orbital subkulit d dan f.
KONFIGURASI ION

Elektron dapat terlepas dari suatu atom netral


oleh adanya pengaruh energi luar, sehingga atom
tersebut berubah menjadi ion. Elektron yang
terlepas umumnya merupakan elektron yang
terikat paling lemah atau terdapat pada kulit
(subkulit) terluar.
12Mg : 1S2 2S2 2P6 3S2

Mg2+ : 1S2 2S2 2P6


S:
16

S2- :
HUBUNGAN KONFIGURASI
ELEKTRON DAN
SISTEM PERIODIK UNSUR

Blok S Golongan IA dan


Blok P IIA
Golongan IIIA, IVA,
VA, VIA, VIIA dan
Blok d VIIIA
Golongan B

Blok f Golongan transisi


dalam
Nomor periode = jumlah
kulit

5 B : 1s2, 2s2, 2p1 periode 2


15 P : 1s 2
, 2s 2
, 2p 6
, 3s 2
, 3p 3

periode 3
25Mn : [Ar], 3d , 4s periode
5 2
1. Jika konfigurasi elektrin berakhir pada Sn maka unsur
4 berada pada golongan nA
tersebut
2. Jika konfigurasi elektron berakhir pada pn maka unsur
tersebut terdapat pada gol. (n + 2)A
3. Jika konfigurasi eektrin berakhir pada dn maka unsur
tersebut berakhir pada gol. (n+ 2) B
4. Jika konfigurasi elektron berakhir pada fn maka unsur
tersebut terdapat pada gol. Lantanida dan aktinida
Contoh :

1. Tentukan letak unsur 15P, dan 56Ba dalam


sistem periodik unsur
2. Diketahui unr-unsur dengan konfigurasi
elektronnya sebagai berikut :

A : 1s2 2s2 2p6 D : [Ar] 4s2 3d10 4p1


B : [Ne] 3s2 E : [Ar] 4s1
C : [Ne] 3s2 3p5

Diantara unsur-unsur tersebut,


tentukanlah:
a. unsur-unsur yang terletak dalam satu periode
b. Unsur-unsur yang terletak dalam satu
golongan