Anda di halaman 1dari 36

BAKTERI

MORFOLOGI BAKTERI, MAKANAN,


AIR, UDARA,ENZIM, METABOLISME,
PERTUMBUHAN DAN
PEMELIHARAAN
Kelompok 4
Nadia Anas Tasya
Ratna Dwi Fatmawati
Suli Lutamiana
BAKTERI

Organisme uniselluler
Prokariot
Umumnya tidak memiliki klorofil
Ukuran tubuh umumnya 1 s/d 5 mikron.
Memiliki bentuk tubuh yang beraneka ragam
Hidup bebas atau parasit
Ada yang hidup di lingkungan ekstrim
Ada yang hidupnya kosmopolit
STRUKTUR BAKTERI
KAPSUL
Sebagai pelindung,
Menjaga sel agar tidak kekeringan,
Membantu pelekatan dengan sel bakteri lain
Pada bakteri patogen, kapsul melindungi bakteri
dari pengaruh sistem kekebalan (antibodi) yang
dihasilkan oleh sel tubuh inang.
DINDING SEL

Mempertahankan bentuk dari sel


Memberikan sebuah perlindungan fisik,
Menjaga sel agar tidak pecah dalam lingkungan yang
memiliki tekanan osmotik yang lebih rendah (hipotonis)
Sel bakteri dapat mengalami plasmolisis jika berada pada
lingkungan yang tekanan osmotik lebih tinggi
(hipertonis).
Bakteri akan mati jika berada pada larutan yang pekat
misalnya mengandung banyak garam atau banyak gula.
MEMBRAN SEL

Membungkus sitoplasma
Mengatur pertukaran zat yang berada di
dalam sel dengan zat yang ada diluar sel.
MESOSOM

Menghasilkan energi
Membentuk dinding sel baru saat terjadi
pembelahan sel
Menerima DNA pada saat konjugasi
SITOPLASMA

Cairan Koloid yang mengandung molekul


organik
Sebagai tempat terjadinya reaksi-reaksi
metabolisme sel
RIBOSOM
Sebagai sintesis protein
Tersusun atas senyawa Protein dan RNA
DNA

Materi genetik yang sebagian besar menentukan sifat-


sifat metabolisme bakteri (DNA Kromosom)
Menentukan sifat patogen, sifat fertilitas (kemampuan
bereproduksi secara seksual), dan sifat ketebalan
terhadap suatu antibiotik (DNA nonkromosom)
FLAGEL
Bulu cambuk yang tersusun dari senyawa protein yang
terdapat pada dinding sel,
Sebagai alat gerak
PHILLI

Seperti flagela tetapi berupa rambut-rambut


yang memiliki diamater lebih kecil, pendek,
dan kaku
Terdapat di sekitar dinding sel
Melekatkan diri dengan sel bakteri lainnya,
sehingga dapat terjadi transfer DNA pada
saat terjadinya konjugasi.
PLASMID

Fungsinya untuk pertukaran atau


perpindahan komponen genetik diantara sel
Memiliki kemampuan mereplikasi diri
NUKLEOID

Sebagai pengendali dan Pengatur Sel


Pebawa informasi genetik (kromosom)
MORFOLOGI BAKTERI

Bentuk sel
Diplokoki : sel berpasangan
Streptokoki : rangkaian sel
membentuk rantai
panjang atau pendek.
Tetrad : empat sel
membentuk persegi
empat.
Stapilokoki : kumpulan sel yang
tidak beraturan seperti
buah anggur.
Sarcinae : kumpulan sel
berbentuk kubus terdiri
Cara perkembangbiakan bakteri bentuk koku
MORFOLOGI BAKTERI

Bentuk sel
MORFOLOGI BAKTERI

Bentuk sel
KLASIFIKASI BAKTERI

1 Pseudomonadales
Sel beberbentuk batang
lurus atau spiral
Mengandung pigmen
fotosintetik yang
berwarna hijau
Bergerak dengan flagel
yang polar
KLASIFIKASI BAKTERI

2 Eubacteriales
Sel berbentuk bulat
dan bergerak dengan
flagel yang peritrik
Koloni berupa rantai
atau terpisah-pisah
KLASIFIKASI BAKTERI

3 Actinomycetales

Sel memanjang dan


hampirmirip hifa jamur
KLASIFIKASI BAKTERI

4 Chlamydobacteriales
Sel-sel berderet membentuk koloni
Didalam penyelubung koloni terdapat senyawa besi

Spaerotilus dichotomus
KLASIFIKASI BAKTERI

5 Myxobacteriales
Sel berbentuk batang
Dapat membentuk tubuh
buah
Membentuk koloni
tampak seperti lendir
KLASIFIKASI BAKTERI

6 Spirochaetales
Sel berbentuk spiral dengan ukuran panjang 6-500
Bergerak bebas dengan membelok-belokkan tubuh
BAKTERI DIBEDAKAN ATAS 2 KELOMPOK
BERDASAKAN KOMPOSISI DINDING SEL SERTA
SIFAT PEWARNAANNYA,

Bakteri Gram Bakteri Gram


Positif Negatif
PERBEDAAN GRAM POSITIF DAN
NEGATIF
Sifat Gram positif Gram negatif
Membran plasma Tunggal Ganda
Dinding sel Tersusun atas peptidoglikan Tersusun atas peptidoglikan
yang tebal dan membran sel yang lebih tipis dan terletak
diantara membran dalam
dan membran luar
Kandungan lipid pada Rendah Tinggi
dinding sel
Penghambat warna basa Lebih dihambat Kurang dihambat
Hasil pemeriksaan Gram Menyerap warna kristal Menyerap warna safranin
staining violet (ungu) (merah)
Contoh Escherichia, Citrobacter Micrococcus,
Staphylococcus
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
PERTUMBUHAN BAKTERI
SUHU DAN PH

Psikrotropik: suhu optimum 14-20C, tetapi dapat tumbuh lambat


pada suhu refrigerator (4oC). Clostridium botulinum tipe E
Mesofilik: suhu optimum 30-37C. Clostridium botulinum
Termofilik: suhu optimum 45-60C. Bacillus stearothermophilus

Ph pertumbuhan bakteri adalah sekitar 4,0-8,0. Kebanyakan


bakteri tidak dapat tumbuh pada pH di bawah 4,0 dan di atas 8,0.
KADAR AIR

Jenis Mikroorganisme Nilai aw

Bakteri Pembusuk 0.91


Bakteri Halofilik 0.88
Bacillus Subtilis 0.95
Clostridium botulinum 0.95
Escherichia coli 0.96

Kadar air bahan makanan berperan dalam pertumbuhan


mikroorganisme, sehingga sangat menentukan kualitas dan
massa penyimpanan. Sebagian bakteri terhambat
pertumbuhanya pada kadar air dibawah 0,9 aw
KETERSEDIAAN OKSIGEN

Berdasarkan kebutuhan oksigen, bakteri dapat dipisahkan menjadi lima


kelompok :

Anaerob obligat yang tumbuh hanya dalam keadaan tekanan oksigen


yangsangat rendah
Anaerob aerotoleran yang tidak terbunuh dengan paparan oksigen.
Anaerob fakultatif, dapat tumbuh dalam keadaan aerob dan
anaerob.
Aerob obligat, membutuhkan oksigen untuk pertumbuhannya.
Bakteri mikroaerofilik yang tumbuh baik pada tekanan oksigen
rendah,tekanan oksigen tinggi dapat menghambat pertumbuhan.
Reproduks
i Bakteri

Seksual Aseksual

Transform Pembelah
Konjugasi Tranduksi
asi an Biner
PEMBELAHAN BINER

Sifat sel anak yang dihasilkan


sama dengan sifat sel induknya.
Pembelahan Biner dapat dibagi
atas tiga fase, yaitu sebagai
berikut:
1. Fase pertama, sitoplasma
terbelah oleh sekat yang tumbuh
tegak lurus.
2. Fase kedua, tumbuhnya sekat
akan diikuti oleh dinding melintang.
3. Fase ketiga, terpisahnya kedua
sel anak yang identik.
TRANSDUKSI

Transduksi adalah rekombinasi


gen antara dua sel bakteri
dengan menggunakan virus
bakteriofag.
Jika virus fag tersebut
menginfeksi bakteri lainnya,
maka terjadilah rekombinasi
gen pada bakteri-bakteri yang
terinfeksi fag.
TRANSFORMASI

Transformasi adalah rekombinasi gen yang terjadi melalui


pengambilan langsung dengan sebagian materi gen dari bakteri
lain yang dilakukan oleh suatu sel bakteri.
ContohnyaRhizobium, Neisseria, Bacillus
KONJUGASI

pemindahan materi gen


melalui jembatan konjugasi.
Sel mengandung materi gen
rekombinan kemudian akan
memisah dan terbentuklah
dua sel bakteri yang bersifat
baru (sifat rekombinan).
Contoh bakteri yang
berkonjugasi
adalahSalmonella
typhidanPseudomonassp.
Bidang Bakteri Peranan
Fiksasi
nitrogen(Azotobacter,
Pertanian Mengikat nitrogen bebas
Clostridium pasteurianum,
Rhodospirillum rubrum)
Membantu proses
Nitrifikasi(Nitrosomonas,
pembentukan senyawa
Nitrosoccus)
nitrat dalam tanah
Farmasi Pseudomonas denitrificans Menghasilkan vitamin B1
Menghasilkan antibiotik
Streptomyces griceus streptomisin untuk

PERANAN Streptomyces aureofaciens


penyakit TBC
Menghasilkan aureomisin

BAKTERI
Streptomyces venezuelae Menghasilkan kloromisetin

Bacillus brevis Menghasilkan tirotrisin


Asam(Acetobacter aceti,
Menghasilkan asam
Propionibacterium acueus)
Menguraikan sisa-sisa
Pengurai(Escherichia coli) organisme menjadi
senyawa organik
Industri
Streptococcus lactis,
Makanan/Minum Pembuatan keju
Lactobacillus casei
an
Lactobacillus bulgaricus,