Anda di halaman 1dari 14

MODEL

TETESAN
CAIRAN
Bahasan Analogi antara Inti
dan tetesan cairan

Energi Volume

Energi Permukaan

Energi Coulomb

Energi Pasangan
Analogi
Pada awalnya, dapat dianggap bahwa
masing-masing partikel dalam inti hanya

antara inti
berinteraksi dengan tetangga terdekatnya.
Situasi ini sama dengan atom dalam zat
padat yang secara ideal bervibrasi terhadap

dan tetesan kedudukan tetap dalam kisi kristal, atau


dengan molekul dalam zat cair yang secara

cairan ideal bebas bergerak walaupun jarak


intermolekularnya tetap.
Tahun 1935, C.V Weizacker menjelaskan sifat-sifat inti yang berkaitan dengan
ukuran geometris, massa, dan energi ikatannya yang mirip dengan tetesan
sebuah cairan berdasarkan analogi dengan tetesan caira untuk materi inti
sesuai dengan usulan Bohr. Teori yang dikemukakan adalah:
Inti terdiri dari materi yang termampatkan
Gaya inti identik untuk setiap nukelon dan khususnya tidak bergantung pada
apakah nucleon tersebut neutron atau proton
Gaya inti mengalami kejenuhan
Pada tetesan cairan, kerapatannya selalu konstan, ukuran berbanding lurus
dengan massa atau jumlah molekul dalam tetesan dan energi ikatnya
berbanding lurus dengan massa atau jumlah partikel yang membentuk
tetesan.
Pada tahun 1936, Frish menemukan teori model tetes cairan inti atom berat
usulan Niels Bohr dan Fritz Kalekar yang didengarnya dalam sebuah seminar
di institute Niels Bohr.

Menurut model ini, inti atom berat mirip setetes cairan yang sama sekali tidak
kaku. Kestabilannya tercapai karena ada pertimbangan antara gaya tolak
listrik antar ptoton yang berjangkau jauh dan gaya inti pengikut nucleon yang
berjangkau pendek
Gambaran inti sebagai tetesan cairan dapat menerangkan variasi energi ikat
per nucleon terhadap nomor massanya yang dapat diamati. Berawal dari
anggapan bahwa energi ikat nucleon-nukleon memiliki harga tertentu U
(energi ini sebenarnya berharga negative, karena berkaitan dengan gaya tarik
Coulomb, tetapi biasanya ditulis positif).
Energi
Setiap energi ikat U di antara dua nucleon,
masing-masing berenergi ikat U. Jika

Volume
sekumpulan bola berukuran sama
dimampatkan menjadi volume terkecil.
Masing-masing bola dalam mempunyai 12
bola lain yang bersentuhan denggannya.
Masing masing nucleon dala sebuah inti
berenergi ikat 12 x 1/2U atau 6. Jika semua A
nucleon dalam inti berada di bagian dalam
(interior), energi ikat total dari inti ialah

Atau
Energi
Beberapa
nucleon ada pada permukaan
setiap inti sehigga memiliki tetangga kurang

Permukaan
dari 12. Banyaknya tetangga nucleon seperti
itu bergantung pada luas permukaan yang
ditinjau. Inti berjari-jari R mempunyai luas:

Jadi jumlah nucleon yang jumlah interaksinya


kurang dari maksimumnya berbanding lurus
dengan mereduksi ikat total dengan energi
sebesar.
Energi
Coulomb
Gaya
tolak listrik antara setiap pasangan proton dalam inti memberi pasang proton
dalam inti memberi kontribusi pada pengurangan energi ikat. Energi potensial
sepasang proton yang berjarak r sama dengan

Karena terdapat z(z-1)/2 pasangan proton

dengan (1/r)av ialah harga rata-rata 1/r terhadap semua pasangan proton. Jika proton
terdistribusi serbasama ke seluruh bagian sebuah inti berjari-jari R. (1/r) av berbanding
lurus dengan 1/R sehingga berbanding lurus dengan 1/A 1/3.
Energi

Asimetri
Semakin besar jumlah nucleon dalam inti, lebih kecil jarak selang energi ,
dengan berbanding lurus dengan 1/A. Ini berarti energi asimetri E a yang
timbul dari perbedaan antara N dan Z dapat dinyatakan :

Energi asimetri negative karena mereduksi energi ikat inti


Energi
pasangan
Inti ganjil-ganjil memiliki proton tak berpasangan dan neutron tak
berpasangan dan memiliki energi ikat yang relative rendah. Energi pasangan
Ep positif untuk inti genap-genap dan inti genap-ganjil, dan negative untuk inti
ganjil-ganjil, dan berubah terhadap A menurut A -3/4 dan bertambah sebesar
jumlah nucleon-nukleon tidak berpasangan.
Examples
Jumlah Nukleon tidak
A Z
Berpasangan
Genap Genap 0
He42
Ganjil - 1
Li47
Genap Ganjil 2 (1 netron dan 1 proton)
Li37

Jadi :
Energi Ikat
Rumus
akhir untuk menyatakan energi ikat
sebuah inti bernomor atom Z dan bernomor

Toral
massa A yang pertama kali dikemukakan
oleh C.F Von Weizsacker pada tahun 1935
ialah: