Anda di halaman 1dari 9

BAGIAN/SMF ILMU KEDOKTERAN JIWA

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA


BANDA ACEH
2017

Sindrom Psikotik
Sindrom Psikotik
Adalah sindrom gangguan jiwa yang ditandai dengan RTA
(Reality Testing Ability) terganggu. Tanda RTA terganggu Terdapat
gejala halusinasi, waham, afek inappropriate, kekacauan perilaku.
RTA terganggu :
Pasien tidak mampu membedakan antara fantasi dan kenyataan.

Contoh:
Pasien berfantasi sangat menyakini dirinya sebagai seorang
presiden (waham kebesaran) padahal dia hanya rakyat kecil biasa.
Pasien berfantasi bahwa ada suara-suara yang berbisik menyuruh
ini dan itu (halusinasi auditorik) kenyataannya tidak ada yang
berbisik-bisik.
Sindrom Psikotik dapat ditemukan pada :
Gangguan Mental Organik (F0)
Gangguan Psikotik Organik
- F06.2 Gangguan Waham Organik (lir Skizofrenia ) : Pasien memiliki gejala
skizofrenia tetapi ada gejala fisik / gangguan pada organ yang mendasarinya,
baik yang bersumber dari intrakranial maupun ekstrakranial (yang pada
akhirnya mempengaruhi fungsi otak)
- F06.0 Gangguan Halusinasi Organik
(Lihat PPDGJ iii hal. 20)
Singkirkan penyebab organik merupakan hal yang wajib dilakukan dalam
anamnesa.
Ex : riwayat kejang?, riwayat trauma kepala?, nyeri kepala?, omsk?, dll.
Gangguan Mental Perilaku ec. NAPZA (F1)
F1x.5 Gangguan Psikotik et causa NAPZA (hal. 35 PPDGJ III)

-F1x.50 Lir Skizofrenia


-F1x.51 Predominan Waham
-F1x.52 Predominan Halusinasi
-Note:
Sindrom psikotik akibat NAPZA biasanya muncul saat
intoksikasi yaitu aktif memakai (baru pertama kali atau kronis
namun biasanya terjadi saat dosisnya mulai ditingkatkan)
Saat putus zat (withdrawal) kurun waktu terakhir pemakaian zat
30 hari.
F2 Ini merupakan blok yang di dominasi oleh sindrom psikotik.
- Gangguan Psikotik akut
- Gangguan Psikotik Lir Skizofrenia Akut (Gejala Skizofrenia menonjol,
tetapi belum memenuhi kriteria waktu skizofrenia karena masih < 1 bulan.
- Skizofrenia : Paranoid, Katatonik, Hebefrenik, Residual, YTT (1 bulan)
- Skizoafektif tipe : Mania, Depresi, Campuran
Catatan : Kriteria skizofrenia dapat dijadikan acuan untuk membuat diagnosa
1. Gangguan waham organik (lir skizofrenia)
2. Gangguan psikotik lir skizofrenia ec napza
3. Gangguan psikotik lir skizofrenia akut
4. Skizofrenia (lihat ppdgj iii hal.46)
5. Skizoafektif
Gangguan waham menetap : Wahamnya tidak boleh bizzare (aneh dan tidak
dapat diterima akal/logika) gejala wahamnya sudah berlangsung minimal
selama 3 (tiga) bulan. Halusinasi umumnya (-), kalaupun (+) tidak
menonjol, fungsi individu biasanya baik. Sering sekali di DD dengan
Skizofrenia Paranoid.
F3Gangguan Afektif Bipolar
Episode kini apapun yang disertai gejala psikotik.
Pada Bipolar yang ada gejala psikotik biasanya sering
di DD dengan Skizoafektif tipe..........(tergantung
episode kini bipolarnya apa)
F4 Tidak ada sindrom psikotik
F5 Psikotik Post Partum

- Wanita
- Onset Pasca Persalinan
- Bukan eksaserbasi gangguan psikotik sebelumnya
- Kondisi persalinan normal, sepsis (-), toksemia
gravidarum (-), anemia (-), dengan kehamilan tidak melebihi
40 minggu (Post Date)
Terapi
Haloperidol, dosis 2-100 mg, dosis anjuran 5-15
mg/hari
Sediaannya yang lazim 1,5 mg dan 5 mg
Risperidone, dosis anjuran 2-6 mg/hari

Sediannya yang lazim 2 mg